Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Analogi Hukum

Perjanjian Sewa Menyewa Hak Tanah Jangka Waktu Seumur Hidup (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 376 PK/PDT/2019) Nyoman Surya Bramantya; Anak Agung Istri Agung; Ni Gusti Ketut Sri Astiti
Jurnal Analogi Hukum 239-244
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ah.5.2.2023.239-244

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu berdasarkan aturan pasal 1548 KUH perdata menjelaskan bahwasanyapersetujuan yang menyebabkan satu pihak mengikatkan diri dengan memberi kenikmatan barang untuk pihaklainnya dalam kurun waktu tertentu, melalui pembayaran harga yang telah disanggupi pihak lainnya tersebut.Dalam hal ini terdapat kekaburan dan penafsiran atas pasal tersebut tentang pengertian dengan suatu waktutertentu pada perjanjian sewa menyewa. Studi ini membahas terkait ketentuan jangka waktu dalam perjanjiansewa berdasarkan KUHPerdata dan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 376PK/pdt/2019 terkait ketentuanjangka waktu seumur hidup dalam perjanjian sewa menyewa hak atas tanah. Penelitian ini memakai metodedengan tipe penelitian hukum normatif dan jenis pendekatan undang-undang dan kasus. Hasil penelitianmenunjukan bahwa ketentuan “Waktu Tertentu” dalam Pasal 1548 KUHPerdata menimbulkan adanyapenafsiran dan berpotensi melahirkan adanya sengketa diantara para pihak terkait jangka waktu sewa menyewa,sebagaimana pandangan R. Subekti bahwa “Waktu Tertentu” Memunculkan adanya pertanyaan terkaitpengertian dari waktu tertentu sebab pada konteks sewa-menyewa tidak diharuskan untuk menyebutkan jangkawaktu barang tersebut disewa, asalkan telah terdapat persetujuan harga dalam perharinya, perbulannya maupunpertahunnya.Mahkamah Agung RI Nomor 376PK/pdt/2019 adalah sah telah berakhir, karena jangka waktuseumur hidup dalam sewa menyewa bertentangan dengan undang-undang, menciderai rasa keadilan dan nilaikepatutan.
Keabsahan Akta Notaris Berbasis Dokumen Cyber Notary Ditinjau Dari Asas Tabellionis Officium Fideliter Exercebo Adnyana, Ni Luh Ari Andini; Budiartha, I Nyoman Putu; Agung, Anak Agung Istri
Jurnal Analogi Hukum 236-242
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jah.6.2.2024.236-242

Abstract

In the notarial world, the concept of Cyber Notary has emerged which is currently not fully regulated in law, causing uncertainty among Notaries. In making authentic deeds, Notaries use electronic and non-electronic documents as a legal basis, but there are still doubts regarding the validity of the deeds produced. The principle of Tabellionis Officium Fideliter Exercebo emphasizes notaries to work traditionally, adding to the complexity of the problem. This research aims to The problems are: 1) How is the Regulation of the Use of Cyber Notary Documents in Legislation? 2) How is the validity of deeds made with Cyber Notary documents viewed from the principle of Tabellionis Officium Fideliter Exercebo? The normative legal research method is used, where the ITE Law regulates Cyber Notary, and Permen PSrE regulates the authority of Notary. Cyber Notary documents are considered not to violate the validity of authentic deeds, in line with the principle of Tabellionis Officium Fideliter Exercebo.