Claim Missing Document
Check
Articles

Program Kemitraan Masyarakat Pada Kelompok Nelayan Sumber Ayu Mandasari, IA Cynthia Saisaria; Idawati, Ida Ayu Agung; Mahendrawati, Ni Luh Made
International Journal of Community Service Learning Vol 4, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.463 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i4.29630

Abstract

Daerah Pantai Kedonganan merupakan daerah tujuan wisata di Bali yang juga memiliki hasil laut yang tinggi. Perekonomian masyarakat sekitar didukung oleh hasil laut dan pariwisata tersebut. Pendapatan masyarakat tergantung pada jumlah kunjungan wisatawan. Biasanya, penurunan penjualan terjadi saat low season. Tujuan pengabdian masyarakat ini membantu mitra untuk meningkatkan penjualan khususnya pada low season. Mitra dari program pengabdian masyarakat ini adalah “Kelompok Nelayan Sumber Ayu” yang terletak di Desa Kedonganan, Kabupaten Badung. Kelompok nelayan ini menjual hasil olahan ikan. Permasalahan yang dihadapi kelompok nelayan ini adalah: 1) Penurunan penjualan saat low season. 2) Teknik pemasaran yang masih manual. 3) Adanya perselisihan dengan konsumen. Metode yang digunakan adalah pembinaan dan pendampingan sistem digital marketing dalam memasarkan olahan ikan serta tata cara penyelesaian preventif dan represif terhadap perselisihan yang terjadi dengan konsumen. Hasil dari pengabdian ini adalah pembinaan mengenai risiko yang mungkin dihadapi saat terjadinya penurunan penjualan. Pemaparan tentang strategi digital marketing dan pembentukan website yang diharapkan akan mampu menunjang pemasaran produk kelompok nelayan tersebut. Terakhir, pembinaan tata cara preventif dan represif dalam menghadapi konsumen. Pendampingan ini diharapkan mampu membantu penjualan nelayan tetap stabil khususnya saat low season.
Pkm Pada Koperasi Simpan Pinjam Mas Sedana Merta Sempidi, Kelurahan Sempidi Mahendrawati, Ni Luh Made; Budiartha, I Nyoman Putu; Antara, I Wayan Wesna; Mandasari, IA Cynthia Saisaria
International Journal of Community Service Learning Vol 4, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.763 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i4.29764

Abstract

Koperasi ini timbul dari adanya keinginan untuk mengembangkan dan membantu perekonomian para anggota bahkan masyarakat di Kabupaten Badung. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan koperasi dan UMKM di Bali di masa pandemic covid-19 secara baik dan benar agar kedepannya dapat memenuhi pasar baik dalam negeri maupun luar negeri. Mengupayakan agar koperasi di Bali terus tumbuh sehingga dapat memberi kesejahteraan dan kebermanfaatan bagi anggotanya.   Lokasi Pengabdian adalah Koperasi Simpan Pinjam Mas Sedana Merta  Sempidi   Kelurahan Sempidi   Kecamatan  Mengwi Kabupaten Badung. isu permasalahan yang ada di koperasi tersebut  yaitu: (1) administrasi manajemen koperasi yang masih belum baik ;(2)  permasalahan kredit macet yang disebabkan adanya kondisi covid – 19 ,dan  (3) masih lemahnya perjanjian simpan pinjam serta keinginan dari pihak anggota untuk melaksanakan hak dan kewajibannya. Dari data yang diperoleh maka diperlukan suatu penataan yang baik bagi Koperasi Mas Sedana Merta Sempidi melalui pendekatan pembinaan , pendampingan, dan penyuluhan ,dengan hasil akhir berupa sistem manajemen administrasi berbasis TI dari KSP yang baru, serta adanya model perjanjian simpan pinjam dan pola penyelesaian masalah kredit  yang lebih tepat agar tidak ada lagi permasalahan kredit bermasalah.
PKM PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM SHANTI PRAPTA SEDANA , KELURAHAN BENG, KECAMATAN GIANYAR, KABUPATEN GIANYAR Mahendrawati, Ni Luh Made
International Journal of Community Service Learning Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i3.37047

Abstract

Pengabdian Kemitraan Masyarakat Universitas Warmadewa  dimasa Pandemi Covid -19 ini bertujuan untuk mengembangkan koperasi di Bali di mana sekarang ini sangat  penuh dengan tangtangan.   Mengupayakan agar koperasi di Bali terus tumbuh sehingga dapat memberi kesejahteraan dan kebermanfaatan bagi anggotanya. Koperasi ini timbul dari adanya keinginan untuk mengembangkan dan membantu perekonomian para anggota bahkan masyarakat di Kabupaten Gianyar   Lokasi Pengabdian adalah Koperasi Simpan Pinjam Shanti Prapta  Sedana,      Kelurahan Beng, Kecamatan  Gianyar, Kabupaten Gianyar . menunjukkan beberapa isu permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian yaitu: (1) administrasi manajemen koperasi yang masih manual ;(2) ada permasalahan kredit yang disebabkan adanya kondisi covid – 19 ,dan format  perjanjian koperasi simpan pinjam yang disesuaikan,  serta keinginan dari pihak anggota untuk melaksanakan hak dan kewajibannya. Dari data yang diperoleh maka diperlukan suatu penataan administrasi berbasis online  bagi Koperasi Shanti Prapta  Sedana melalui pendekatan pembinaan , pendampingan ,dan sosialisasi, Dengan hasil akhir berupa sistem manajemen administrasi berbasis TI dari KSP yang baru, serta adanya Format perjanjian simpan pinjam dan pola penyelesaian masalah kredit  yang lebih tepat agar tidak ada lagi permasalahan kredit bermasalah.
LAW ENFORCEMENT OF ILLEGAL BUSINESS TRANSACTION ON THE BORDER AREA BETWEEN INDONESIA AND TIMOR LESTE IN A DILEMMA NLM Mahendrawati; I Gde Suranaya Pandit; IN Sujana; S Nahak; C.A. Soares; A. M. Telman
Jurnal Hukum dan Peradilan Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25216/jhp.10.1.2021.115-138

Abstract

This study is a type of empirical legal study conducted based on the discrepancy between the existing provisions and theories and the legal facts occurring among the society, that is, the transaction of goods carried out by crossing the border between two countries.Any hindering obstacles and barricades to the law enforcement over illegal businesses can be settled through social and cultural, economic, political, and security approaches. Alternative solutions that should be applied in dealing with such legal issues can be establishing buildings in the border area, which are specifically directed to help accelerate the handling of three fundamental problems faced in the scope of the development of the border area in question, one of which is delimitation and delineation aspects of the state's boundaries, the aspect of affirming national borders on watershed areas between Indonesia and Timor Leste, the aspect of development discrepancy in the form of fulfilling infrastructure needs in the economic field to foster opportunities for the border areas to participate and compete amid both global and regional markets.
Perlindungan Hukum Terhadap PT. Pos Indonesia Dalam Perjanjian Kerjasama Kemitraan Dengan Agen Pos Indonesia (Studi Kasus DI PT. Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Denpasar) Lia Siti Sawaliah; Ni Luh Made Mahendrawati; I Made Arjaya
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Vol. 1 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Publikasi Ilmu Hukum 
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/deposisi.v1i1.640

Abstract

This study aims to examine the implementation of the partnership agreement between the Indonesian Pos Agent and PT Pos Indonesia (Persero) as well as the legal protection provided to PT. Pos Indonesia if there is a default from the postal agent. The research method used is an empirical legal method with a Fact, Sociological and Legislative approach. The results of this study indicate that the implementation of the partnership cooperation agreement between Pos Indonesia agents and PT Pos Indonesia (Persero) faces several problems, both in the operational and non-operational sections. One of the problems outside of operations is an error in the weight of the scales made by the postal agent which causes losses. In this case, PT. Pos Indonesia is given preventive and repressive legal protection. Preventive legal protection is carried out to prevent negligence, while repressive legal protection is carried out through reprimands, sanctions and compensation until the termination of the agreement permanently.
LEGAL PROTECTION FOR INVESTORS AND BUSINESS ACTORS WHO HAD THOROUGH BANKRUPTCY DUE TO FORCE MAJEURE IN MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMES) Dewi, Gusi Ayu Arya Anindyanari Auliani; Mahendrawati, Ni Luh Made; Styawati, Ni Komang Arini
IUS POSITUM: Journal of Law Theory and Law Enforcement Vol. 3 Issue 1 (2024)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/jlte.v3i1.499

Abstract

This research examines the legal protection provided to investors and business actors regarding bankruptcy caused by force majeure in micro, small and medium enterprises (MSMEs). Force majeure is a condition beyond control that may lead to the inability to fulfill financial obligations. The primary objective of this research is to examine the existing legal protection mechanisms for investors and MSME businesses in handling bankruptcy situations caused by force majeure. Through a normative law approach and literature study, this research investigates the legal framework governing the responsibilities and protections for investors and MSME businesses against force majeure. The research findings are expected to provide a better comprehension of the legal measures that can be taken to protect the interests of investors and MSME businesses in handling the risk of bankruptcy due to force majeure. Although there are several regulations that provide a framework to protect investors and MSME businesses in bankruptcy situations, implementation and enforcement often causes challenges. Hence, it is significant to have more active endeavors from the government, financial institutions, and other stakeholders to strengthen legal protection for investors and MSME businesses in handling the risk of bankruptcy due to force majeure.
RESOLUTION OF NON-PERFORMING LOANS IN CREDIT AGREEMENTS WITHOUT MORTGAGE DEED AT THE CUSTOMARY VILLAGE CREDIT INSTITUTION (LPD) OF PADONAN TIBUBENENG, NORTH KUTA, BADUNG Dewi, Ni Kadek Marantina; Mahendrawati, Ni Luh Made; Sukandia, I Nyoman
YURIS: Journal of Court and Justice Vol. 3 Issue 1 (2024)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/jcj.v3i1.503

Abstract

The enactment of Law No. 4/1996 on Mortgage Rights mandates that any action establishing land rights under Law No. 5/1960 on Agrarian Principles must involve the granting of mortgage rights via APHT as debt repayment security, with the Mortgage Rights Deed being a crucial part of the debt agreement. Despite this, some financial institutions like LPD Padonan Tibubeneng Customary Village extend credit without APHT. Researchers are interested in LPD Padonan’s response to defaulted agreements, which pose a legal discrepancy. Similar cases arise in various LPDs in Bali, where credit is granted with collateral but lacks a mortgage deed, leading to legal issues upon default. LPD Padonan faces the same challenge, hindering collateral execution upon default. Empirical legal research, using legal concepts and theories, is conducted, supplemented by data from LPD Padonan. Steps taken upon default, before non-performing loan status, involve warning letters and subpoenas. If unsuccessful, credit settlement by Padonan LPD occurs through two channels: non-litigation avenues such as deliberations and credit restructuring, particularly for Padonan residents, and customary settlement through paruman.
Program Kemitraan Masyarakat Pada Kelompok Nelayan Sumber Ayu Mandasari, IA Cynthia Saisaria; Idawati, Ida Ayu Agung; Mahendrawati, Ni Luh Made
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.463 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i4.29630

Abstract

Daerah Pantai Kedonganan merupakan daerah tujuan wisata di Bali yang juga memiliki hasil laut yang tinggi. Perekonomian masyarakat sekitar didukung oleh hasil laut dan pariwisata tersebut. Pendapatan masyarakat tergantung pada jumlah kunjungan wisatawan. Biasanya, penurunan penjualan terjadi saat low season. Tujuan pengabdian masyarakat ini membantu mitra untuk meningkatkan penjualan khususnya pada low season. Mitra dari program pengabdian masyarakat ini adalah “Kelompok Nelayan Sumber Ayu” yang terletak di Desa Kedonganan, Kabupaten Badung. Kelompok nelayan ini menjual hasil olahan ikan. Permasalahan yang dihadapi kelompok nelayan ini adalah: 1) Penurunan penjualan saat low season. 2) Teknik pemasaran yang masih manual. 3) Adanya perselisihan dengan konsumen. Metode yang digunakan adalah pembinaan dan pendampingan sistem digital marketing dalam memasarkan olahan ikan serta tata cara penyelesaian preventif dan represif terhadap perselisihan yang terjadi dengan konsumen. Hasil dari pengabdian ini adalah pembinaan mengenai risiko yang mungkin dihadapi saat terjadinya penurunan penjualan. Pemaparan tentang strategi digital marketing dan pembentukan website yang diharapkan akan mampu menunjang pemasaran produk kelompok nelayan tersebut. Terakhir, pembinaan tata cara preventif dan represif dalam menghadapi konsumen. Pendampingan ini diharapkan mampu membantu penjualan nelayan tetap stabil khususnya saat low season.
Pkm Pada Koperasi Simpan Pinjam Mas Sedana Merta Sempidi, Kelurahan Sempidi Mahendrawati, Ni Luh Made; Budiartha, I Nyoman Putu; Antara, I Wayan Wesna; Mandasari, IA Cynthia Saisaria
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.763 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i4.29764

Abstract

Koperasi ini timbul dari adanya keinginan untuk mengembangkan dan membantu perekonomian para anggota bahkan masyarakat di Kabupaten Badung. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan koperasi dan UMKM di Bali di masa pandemic covid-19 secara baik dan benar agar kedepannya dapat memenuhi pasar baik dalam negeri maupun luar negeri. Mengupayakan agar koperasi di Bali terus tumbuh sehingga dapat memberi kesejahteraan dan kebermanfaatan bagi anggotanya.   Lokasi Pengabdian adalah Koperasi Simpan Pinjam Mas Sedana Merta  Sempidi   Kelurahan Sempidi   Kecamatan  Mengwi Kabupaten Badung. isu permasalahan yang ada di koperasi tersebut  yaitu: (1) administrasi manajemen koperasi yang masih belum baik ;(2)  permasalahan kredit macet yang disebabkan adanya kondisi covid – 19 ,dan  (3) masih lemahnya perjanjian simpan pinjam serta keinginan dari pihak anggota untuk melaksanakan hak dan kewajibannya. Dari data yang diperoleh maka diperlukan suatu penataan yang baik bagi Koperasi Mas Sedana Merta Sempidi melalui pendekatan pembinaan , pendampingan, dan penyuluhan ,dengan hasil akhir berupa sistem manajemen administrasi berbasis TI dari KSP yang baru, serta adanya model perjanjian simpan pinjam dan pola penyelesaian masalah kredit  yang lebih tepat agar tidak ada lagi permasalahan kredit bermasalah.
Program Kemitraan Masyarakat Pada Kelompok Perajin Perak Dharma Batubulan, Kabupaten Gianyar Mandasari, IA Cynthia Saisaria; Paramananda, N; Mahendrawati, Ni Luh Made
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.717 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i3.36128

Abstract

Kunjungan wisatawan menurun, misalkan seperti saat low season, ini juga akan memberikan dampak penurunan penjualan bagi para penjual. Fenomena ini tentu akan berpengaruh langsung kepada Kelompok perajin peraki.Tujuan pengabdian untuk mengatasi masalah penurunan pemasaran, ketergantungan mantra, mengubhan teknik pemasaran dan mengatasi perselisihan atar konsumen. Jenis kegiatan ini adalah kemitraan kepda masyarakat. Mitra pengabdian ini adalah kelompok perajin beranggotakan 12 orang ini mengerjakan berbagai jenis perhiasan berbahan perak yang dipesan  kemudian dikirimkan ke mitra yakni UC Silver. Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah pendampingan, strategi pemasaran dan strategi penanggulangan perselisihan dengan konsumen. Hasil menunjukkan adalah strategi digital marketing yang kami berikan pada Kelompok Perajin Perak Dharma memiliki dampak peningkatan penjualan dan perluasan pangsa pasar. Implikasi  PKM ini dapat digunakan sebagai masukan bagi Kelompok Perajin Perak Dharma untuk membenahi pemasaran produknya.
Co-Authors A. A. Rai Sita Laksmi A. M. Telman A.A.Gde Oka Wisnumurti ABDULLAH, Mohd Kamarulnizam Bin Acacio Fevucrules Alarico Mendona Telman Anak Agung Ayu Indira Diana Dewi. S Anak Agung Ayu Krisna Dewi Anak Agung Gede Agung Manuana Putra Anak Agung Gede Candra Kusuma Anak Agung Gede Rizky Pramana Anak Agung Istri Agung Anak Agung Ngurah Bagus Krisna Pratama Antara, I Wayan Wesna Arimastanaya, I Gede Arini, Desak Gde Dwi Bongon, Miel S. C.A. Soares Cesaltina Angela Soares Dessy Lina Oktaviani Suendra Dewa Ayu Agung Laksmi Dewi Dewi, A.A Sagung Laksmi Dewi, Gusi Ayu Arya Anindyanari Auliani Dewi, Ni Kadek Marantina Dinda Aurelia Danian Elisabeth Ayustina Putri Korassa Sonbai Erawati, Ni Putu Tina Gede Angga Prawirayuda Gofin Sahensa Pradana Gusti Ayu Ade Diah Gamatri I Gde Suranaya Pandit I Gede Edy Korneawan I Gede Raka Ramanda I Gusti Ngurah Bagus Maha Iswara I Gusti Ngurah Bagus Maha Iswara I Gusti Ngurah Md Rama Andika I Gusti Putu Ghosadhira Vedhastama I Kadek Wahyu Fajar Sutoya I Ketut Irianto I Ketut Sugiartha I Made Aditya Mantara Putra I Made Arjaya I Made Mardika I Made Mardika I Made Suniasta Amertha I Nyoman Alit Puspadma I Nyoman Alit Puspadma I Nyoman Budiartha I Nyoman Gallan Tri Prasuta Purwanta I Nyoman Kardana I Nyoman Putu Budhiartha I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Sujana I Nyoman Sukandia I Putu Deny Adistanaya Putra I Putu Gede Seputra I Wayan Arthanaya I Wayan Dodi M. Putra I Wayan Kartika Jaya Utama I Wayan Rideng I Wayan Sujana I Wayan Wesna Astara Ida Ayu Agung Idawati Ida Ayu Anggita Pradnyandari Ida Ayu Ratna Kumala Ida Bagus Agung Putra Santika Ida Bagus Udayana Putra Indah Permatasari Iswara, I Gusti Ngurah Bagus Maha Korneawan, I Gede Edy Kristian Ananta Dion Laksmi, Anak Agung Rai Sita Lia Siti Sawaliah Liang Ning, Ni Luh Nita Mey lsye Aprilia Made Dilla Nitya Nirmala Made Wiryani Mahaputra, IB Gede Agustya Mandasari, IA Cynthia Saisaria Manuel, Julio Marta, I Dewa Gd Mahardika Muliana, I Wayan Mulyawati, Kade Richa Nengah Renaya Ni Kadek Erika Manggala Ni Kadek Prasetya Dewi Ni Kadek Vikka Ayu Swandewi Ni Komang A. Styawati Ni Komang Arini Styawati Ni Made Dwi Gayatri Putri Ni Made Isadhanti Nawangsari Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutri Ujianti Ni Nengah Seri Ekayani Ni Putu Purnama Wati Ni Wayan SITIARI Ningsih, Ni Luh Anik Puspa Novanda, Ni Putu Rosita Paramananda, N Pillipe Das Silva Pradnyandari, Ida Ayu Anggita Premasanti, Nyoman Asri Putri, Ni Made Dwi Gayatri Putu Ayu Sriasih Wesna Putu Budiartha, I Nyoman Putu Gede Surya Dharma Sadana Putu Suryani . Raymundo, Carlos M. Reiro, Leonito Renaya, Nengah S Nahak Saisaria Mandasari, I.A. Cynthia Sang Nyoman Angga Diputra Senastri, Ni Made Jaya Sentelices, Leovigildo C. Setyawati, Ni Komang Arini Simon Nahak Simon Nahak Simon Nahak Styawati, Ni Komang Arini Sugiati, Gusti Ayu Susanthi, I Gusti A.A. Dian Ujianti, Ni Made Puspasutari Vibandor, Demosthenes B. Vibandor Villafuerte, Marcelo Roland C. widia, ketut Widiastari, Ketut Ayu Widiati, Ida Ayu Putu Wisnumurti, AA Gede Oka Yuli Utomo, Yuli