Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS SENAM DISMENORRHEA DAN SENAM AEROBIC LOW IMPACT TERHADAP NYERI HAID (DISMENORRHEA) PADA REMAJA AWAL Roihatul Zahroh; Istiroha Istiroha; Natasya Nadhita Larasati
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.27 KB) | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1040

Abstract

Dampak nyeri dismenore pada remaja akan menimbulkan kecemasan berlebih sehingga mempengaruhi terjadinya penurunan kecakapan dan keterampilan remaja yang akan sangat mempengaruhi terhadap penurunan aktivitas dan prestasi. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan efektivitas senam dismenore dan senam aerobic low impact terhadap nyeri haid (dismenorrhea) pada remaja awal.Penelitian ini menggunakan design Pra Eksprimental dengan pendekatan Pre Post Test Two Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja awal yang mengalami dismenore yang berjumlah 26 siswi. Responden dibagi menjadi dua kelompok, 12 responden diberikan senam dismenore dan 12 responden diberikan senam aerobic low impact.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian lembar observasi skala nyeri Bourbanis, SOP senam dismenore dan SOP senam aerobic low impact. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon dan Man-Whitney. Variabel independen adalah senam aerobic low impact dan senam dismenore dan variabel dependen adalah nyeri haid (dismenorrhea).Hasil analisis dengan Wilcoxon signed test dengan nilai standar <0,05, didapatkan nilai senam dismenore p = 0,014  nilai senam aerobic low impact p = 0,005 artinya senam aerobic low impact lebih efektif daripada senam dismenore. Sedangkan hasil uji statistic Mann-whiney didapatkan p = 0,190  artinya tidak ada perbedaan tingkat nyeri setelah dilakukan intervensi antara kelompok senam dismenore dan senam aerobic low impact.Senam aerobic low impact lebih efektif daripada senam dismenore karena memiliki ritme gerakan relatif pelan sehingga responden lebih mudah menirukan. Disarankan penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan nyeri dismenore.Kata kunci : Dismenore, senam dismenore, senam aerobic low impact.DOI: 10.5281/zenodo.4724277
PEMBERIAN SLOW SROKE BACK MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA I Roihatul Zahroh; Elizabeth Zue Rema
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1325

Abstract

Nyeri saat persalinan merupakan proses yang fisiologis. Sebagian besar wanita merasa khawatir dengan nyeri yang akan dialami saat persalinan.Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri persalinan adalah dengan pemberian slow sroke back masage. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian slow sroke back masage terhadap penurunan intensitas nyeri kala 1 ibu bersalin. Desain penelitian ini menggunakan pra eksperimental (one group pre-post test design). Populasi pada penelitian ini adalah 21 ibu bersalin fisiologis di VK bersalin RS Muhammadiyah Gresik dengan besar sampel sebanyak 20 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen yaitu slow sroke back masagge sedangkan variabel dependen yaitu penurunan intensitas nyeri persalinan kala I. Instrumen penelitian ini menggunakan SOP Slow Sroke Back Massage dan lembarobservasi skala nyeri Bourbanis untuk mengukur intensitas nyeri. Hasil penelitian menunjukkan nyeri sangat berat sebanyak 12 orang (60%) sebelum diberikan intervensi dan nyeri sedang sebanyak 15 0rang (75%)  sesudah diberikan intervensi. Analisis data uji menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Testdengan nilai signifikan (2-tailed) = 0,000 yang berarti Slow Sroke Back Masagge dapat menurunkan rasa nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin fisiologis. Pemberian slow sroke back masagge sebagai alternatif terapi non farmakologi yang dapat menurunkan nyeri persalinan kala 1 pada ibu bersalin fisiologis. DOI: 10.5281/zenodo.5225856
GANGGUAN TIDUR DAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI WILAYAH KABUPATEN GRESIK Istiroha, Istiroha; Sutrisno, Sutrisno; Basri, Ahmad Hasan; Zahroh, Roihatul
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i1.604

Abstract

Hemodialisis pada pasien dengan Penyakit Ginjal Kronik (PGK) dapat menimbulkan komplikasi yang mencakup gangguan tidur. Gangguan tidur juga dapat berdampak pada kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran gangguan tidur dan kualitas hidup pasien PGK di Unit Hemodialisis RS Petrokimia Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Data diambil di Unit Hemodialisis Rumah Sakit Petrokimia Gresik pada tanggl 1-30 Oktober 2023 dengan populasi pasien PGK sebanyak 83 pasien. Teknik purposive sampling digunakan dalam memilih sampel dan didapatkan 68 responden. Instrument untuk mengambil data gangguan tidur adalah kuisioner Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI) dan instrument untuk mengukur kualitas hidup menggunakan Kidney Disease Quality of Life Shorts Form (KDQOL-SF). Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis meggunakan analisis univariat dengan menggunakan SPPS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 68 responden sebagian besar responden mengalami gangguan tidur ringan dan sebagian kecil responden mengalami gangguan tidur berat. Sebagian besar memiliki kualitas hidup kategori sedang dan sebagian kecil memiliki kualitas hidup kategori buruk. Gangguan tidur yang terjadi pada pasien PGK dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup. Diharapkan perawat dapat mengajarkan latihan fisik yang dapat dilakukan pasien secara teratur untuk kebugaran fisik sehingga dapat mengurangi gangguan tidur dan meningkatkan kualitas hidup.
Senam Kaki Diabetes dalam Menurunkan Kontraktur Sendi Ankle Pasien Ulkus Diabetikum Istiroha, Istiroha; Sasongko, Hardian Adi; Suwanto, Suwanto; Zahroh, Roihatul; Gustomi, Mono Pratiko
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i1.855

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Komplikasi ulkus kaki dibetikum salah satunya adalah kontraktur sendi ankle yang mengakibatkan sulit untuk berjalan. Senam kaki diabetes dapat meningkatkan kekuatan otot. Tujuan riset ini adalah menjelaskan pengaruh senam kaki diabetes terhadap penurunan kontraktur sendi ankle pada pasien ulkus kaki diabetikum. Metode: Metode Quasy Eksperiment digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah pasien ulkus kaki diabetikum sebanyak 28 orang di Klinik Bedah Umum RSUD Bhakti Dharma Husada. Sampel pada penelitian ini adalah 28 pasien ulkus kaki diabetikum, dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol serta yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Intervensi yang diberikan adalah senam kaki diabetes selama 6x dalam 2 minggu. Data penelitian diambil dengan lembar observasi dan goniometer. Hasil: Uji Wilcoxon sign rank menunjukkan nilai r=0,003 < 0,05, maknanya ada perbedaan penurunan kontraktur sendi ankle sebelum dan setelah diberikan intervensi senam kaki diabetes. Kesimpulan: Senam kaki diabetes berpengaruh dalam menurunkan kontraktur sendi ankle karena sirkulasi darah membaik dan otot-otot kecil lebih kuat dari sebelumnya. Hasil penelitian ini dapat dipakai sebagai sumber informasi sehingga perawat dapat melakukan penanganan pasien ulkus kaki diabetikum agar kejadian kontraktur sendi ankle dapat dicegah.
THE INFLUENCE BOILING OF FRAGRANT PANDAN AND CINNAMON TO REDUCING BLOOD GLUCOSE LEVELS IN DIABETES MELLITUS Zahroh, Roihatul; Istiroha, Istiroha; Suwanto, Suwanto; Dewi Zulfiatu Rohmah, Dewi Zulfiatu Rohma
Lux Mensana: Journal of Scientific Health Vol. 2 Issue 1 (2023)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/jsh.v2i1.232

Abstract

Introduction. Diabetes mellitus is a metabolic disease characterized by high levels of glucose in the blood, if not treated many body systems can be damaged, especially nerves and blood vessels. The purpose of this study was to explain the effect of pandan leaves and cinnamon decoction on random blood glucose reduction in patients with diabetes mellitus. Method.This research design uses Quasy-Experimental with a pre post test control group design approach. The study population was 35 respondents in Gurangwetan Hamlet. In the selection of samples using purposive sampling method which amounted to 32 respondents. The independent variable in this study is a decoction of fragrant pandanus and cinnamon, while the dependent variable is random blood glucose levels in patients with diabetes mellitus. Instruments used SOP fragrant pandanus and cinnamon decoction, observation sheet, Glucose meter (Esay touch). Data analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test and Mann Whitney U-test. Result & Analysis. The results of the Wilcoxon Signed Rank Test statistical test of random blood glucose in the intervention group (p=0.001) means that there is an effect of fragrant pandanus and cinnamon decoction on reducing random blood glucose levels, in the control group (p=0.008) means that there is a difference in random blood glucose levels before and after intervention. Discussion. The results of the Mann Whitney U-test showed no difference in the intervention and control groups after being given the intervention to reduce random blood glucose levels (p=0.382). Discussion. The intervention of fragrant pandanus and cinnamon decoction has the same effectiveness as pharmacological drugs that can reduce random blood glucose levels, so this complementary therapy of fragrant pandanus and cinnamon decoction can be used as a companion therapy for people with diabetes mellitus.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Ruangan Terhadap Kinerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap Zahroh, Roihatul; Gustomi, Mono Pratiko; Istiroha, Istiroha; Kasiyadi, Oti
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i2.8734

Abstract

Gaya kepemimpinan demokratis banyak disukaioleh para bawahan sehingga dapat mempengaruhi kinerja perawat, dimana gaya kepemimpinan demokratis ditemukan adanya peran serta dari bawahan dalam mengambil sebuah keputusan yang dilakukan dengan bermusyawarah.Kinerja perawat dalam hal ini sangat mempengaruhi citra pelayanan suatu rumah sakit di masyarakat. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh gaya kepemimpinan demokratis kepala ruangan terhadap kinerja perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Petrokimia Gresik. Desain penelitian ini adalah pre-experimental, dengan pendekatan one group pre-test-post test design. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di Instalasi Rawat Inap RS Petrokimia Gresik sebanyak 44 perawat. Sampel diambil dengan teknik total sampling diperoleh responden sebesar 44 orang.Variabel penelitian terdiri dari variabel independen dan dependen. Pengumpulan data menggunakan instrumen penilaian kinerja dari alat ukur SPO dan lembar penilaian kinerja. Data yang terkumpul diolah dan diuji menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan α<0,05. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon menunjukkan α = 0,000 sehingga α < 0,05 yang berarti H1 diterima dan Ho ditolak yang berartiter dapat pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan demokratis terhadap kinerja perawatdi Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Petrokimia Gresik. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan perawat dapat menjaga kepercayaan pimpinan, meningkatkan potensi diri, dan dapat menempatkan diri sebaik-baiknya dalam pekerjaannya. Pihak rumah sakit hendaknya membuat kebijakan yang mendukung terlaksananya kepemimpinan kepala ruangan dengan gaya demokratis yang terbuka dapat meningkatkan kinerja perawat.
KINERJA PERAWAT DALAM PEMASANGAN AV FISTULA DENGAN KEPUASAN KLIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS Zahroh, Roihatul; Muhibbuddin, Muhibbuddin
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.6

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan meningkatnya permintaan pelayanan kesehatan yang berkualitas dankepuasan klien terhadap kinerja perawat yang bertujuan agar perawat mampu bertindakprofesional dengan didukung oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap membuatkepuasan klien lebih maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungankinerja perawat dalam penyisipan AV fistula dengan kepuasan klien yang menjalanihemodialisis di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Gresik.Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional untuk mengetahui hubunganantara variabel independen dan dependen, populasi responden adalah klien di UnitHemodialis yang sesuai kriteria inklusi sebanyak 70 responden diperoleh dengan teknikPurposive Sampling, variabel dalam penelitian ini adalah kinerja perawat dalampemasangan AV fistula sebagai variabel independen dan kepuasan klien menjalanihemodialisis sebagai variabel dependen, pengumpulan data menggunakan kuesioner yangdibagikan kepada responden, hasil dari pengumpulan data dianalisis dengan Uji SpearmanRho dengan tingkat kemaknaan ρ (0.05).Dari analisis uji Spearman Rho didapatkan ρ = 0,004 dengan koefisien korelasi 0,343.Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kinerja perawatdalam penyisipan AV fistula dengan kepuasan klien mengalami hemodialisis.Berdasarkan data di atas bahwa kinerja yang baik akan mampu memberikan pelayananparipurna, dengan harapan kinerja perawat lebih ditingkatkan demi psikologi kepuasan danfisik klien.Kata kunci : Kinerja Perawat, Kepuasan, AV FistulaABSTRACTAlong with the increasing of demand of service of health which with quality andsatisfaction of client cause nurse performance is more optimal, for the purpose nurse isclaimed to act professional with supported by is knowledge, skill and attitude makingsatisfaction of client is more maximal. These research aim to know the relation of nurseperformance in insertion of AV fistula with satisfaction of clien experiencinghaemodialysis in Unit Hemodialisa Gresik Hospital.This research used cross sectional design for knowing relation between variableindependent and dependent, responder population was client in Unit Hemodialisamatching criteria inclusion was 70 respondents which obtained by the way of purposivesample, variable which checked was nurse performance in insertion of AV fistula asindependent variable and satisfaction of client experiencing haemodialysis as variabledependent, data collecting apply questionnaire to respondents, result from the datacollecting here in after analyzed with Test Sperarmans rho with level of meaning ρ (0.05).From test analysis Spearmans Rho in getting meaning ρ=0.004 with correlationcoefficient of 0.343. So concluded that was lower relationship which significant betweennurses performance in insertion of AV fistula with satisfaction of clients experiencinghaemodialysis.Based on data above that good performance will be able to give plenary service, onthe chance of nurse performance was more improved for the shake of satisfaction clientpsychology and also physical.Keywords : Nurse Performance, Satisfaction, AV Fistula
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SEKS PRANIKAH MENCEGAH PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH Zahroh, Roihatul; Indrawati, Desinta Luluk
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.7

Abstract

ABSTRAK Remaja adalah masa transisi emosional dan sosial yang terjadi sekitar 2 tahun setelah pubertas. Cinta dan seks adalah masalah terbesar bagi remaja. Seks bebas, hamil muda, pernikahan di masa muda, penyakit seksual menular adalah efek negatif dari hubungan cinta di masa muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang seks pranikah terhadap perilaku pencegahan seks SMA Siswa Sekolah.Penelitian ini menggunakan pra eksperimental dengan satu kelompok pra test - post test. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 30 responden. Variabel independen adalah pendidikan kesehatan dan variabel dependen adalah pencegahan perilaku seks bebas (pengetahuan, sikap, dan tindakan). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi ρ ≤ 0,05.Hasil uji menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan seks bebas pada siswa SMA (pengetahuan ρ = 0,000, sikap ρ = 0,000, tindakan ρ = 0,005).Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang seks bebas terhadap perilaku pencegahan seks bebas pada siswa di salah satu SMA di Menganti. Semua lembaga terutama Kepala Sekolah, guru-guru yang mengajar SMA, harus memberikan pendidikan kesehatan seks bagi siswa mereka untuk mencegah seks bebas dan memiliki hidup yang lebih baik. Kata kunci: Pendidikan Kesehatan, Free Sex Pencegahan Perilaku (Pengetahuan, Sikap, Tindakan), Mahasiswa SMA. ABSTRACT Youth is time that teenagers experience emotional and social transition which is only happened about 2 years after puberty. Love and sex are biggest problems for teenagers where ever in this world. Free sex, pregnant in youth, marriage in youth, sexual disease infectious was the negative effect from love affair in youth. The aim of this research is to know the influence of health education about free sex to wards free sex prevention behaviour on Senior High School Students.This research uses pra experimental with one group pre test – post tes design. Sample was taken in purposive sampling as much as 30 respondents. The independent variable is health education and the dependent variable is free sex prevention behaviour (knowledge, attitude, and action). The instrument that used is quetionaire. And the data analize uses Wilcoxon Signed Rank Test with foult grade significancy ρ ≤ 0.05.With Wilcoxon Signed Rank Test, shows the result from the influence of health education about free sex prevention behaviour on Senior High School Students (knowledge ρ = 0.000, attitude ρ = 0.000, action ρ = 0.005).The conclution of this research was that there were influences of health education about free sex to wards free sex prevention behaviour to students in one of others Senior High School in Menganti. To all institution especially to Head Master, teachers who teach in Senior High School in Menganti, ought to give health and sex education for their students in order to prevent free sex and have better live. Keywords: Health Education, Free Sex Prevention Behaviour (Knowledge, Attitude, Action), Senior High School Students.
PERAWATAN LUKA MENGGUNAKAN HYDROPHOBIC DRESSING TANPA SALEP MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA INFEKSI Suyanto, Suyanto; Zahroh, Roihatul; Gustomi, Mono Pratiko
Journals of Ners Community Vol 3 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i2.10

Abstract

ABSTRAK Perawatan luka adalah penggantian sel yang rusak atau mati dengan sel baru. Teknik perawatan luka dengan menggunakan teknik hidrofobik atau tenik perawatan yang mempertahankan area luka tetap lembab. Prinsip membersihkan luka adalah menghilangkan nanah, bakteri, dan jamur saat mengganti perban. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perawatan luka dengan menggunakan teknik hidrofobik tanpa salep terhadap kecepatan penyembuhan luka infeksi.Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen. Populasi adalah semua klien luka infeksi pada Dahlia, bangsal bedah RSUD Ibnu Sina Gresik. Sampel terdiri dari 19 responden dengan teknik purposive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi. Variabel independen adalah perawatan luka menggunakan teknik hidrofobik tanpa salep, dan variabel tergantung adalah kecepatan penyembuhan luka infeksi. Pengumpulan data dengan observasi mulai hari kedua sampai hari ke-14 satu kali setiap dua hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan menggunakan teknik dressing hidrofobik tanpa salep terhadap percepatan penyembuhan luka infeksi. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik wilcoxon dengan tingkat standart r <0,05. Hasil dari uji statistik adalah: dressing hidrofobik: 0,001, tidak ada exudat: 0,001, tidak ada rasa sakit 0,000, ada tanda-tanda merah: 0,000, dan tidak ada edema: 0,000.Hasil penelitian ini bisa sebagai panduan perawatan luka dengan menggunakan dressing hidrofobik tanpa salep untuk luka infeksi, sehingga membantu mempercepat penyembuhan luka Kata kunci: Perawatan Luka, Dressing hidrofobik, Penyembuhan Luka, Infeksi. ABSTRACT Wound care is replacement of death or broken cells by strength cells and traumatic organs. Wound care technic using hydrophobic dressing no ointment is a care technic ointment less with maintain humidity wound area. In principle, that material can cleaning removed wound, pus, debris, bacterial, fungus when dressing replacement. The purpose of this research is knowing effect of wound care using Hydrophobic Dressing no ointment to wound velocity.This research design is pre-experiment. The population is all of client wound infection at Dahlia, surgery ward of RSUD Ibnu Sina Gresik. And sample consist of 19 respondent with purpose sampling technic as inclusion criteria. Independent variable is wound care using hydrophobic dressing no ointment, and dependent’s one is infection wound care. Data collection take with observation starting second to 14th day every once in two day.The research result shows that there is an effect wound care significant using hydrophobic dressing no ointment to period of, degree of healing and infection signs. Data analyzed using wilcoxon rank test statistic with standart level r <0,05. From result number with healing sign are: joint wound care side: 0.001, no exudat: 0.001, no pain 0.000, no red sign: 0.000, no oedema: 0.000.At this research could be as a wound care manual using hydrophobic dressing no ointment to wound infection, so that help wound healing velocity Keywords : Wound Care, Hydrophobic Dressing, Wound Healing, Infection.
TEKNIK RELAKSASI PERNAFASAN (BENSON) TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PENDERITA GLAUKOMA Ainurrohman, Ainurrohman; Gustomi, Mono Pratiko; Zahroh, Roihatul
Journals of Ners Community Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v4i1.20

Abstract

ABSTRAK Glaukoma adalah penyakit yang memberikan gejala klinis dalam bentuk tekanan bola mata yang meninggi, kerusakan saraf mata sehingga lapang pandang menyempit. Penanganan nyeri pada pasien glaukoma masih belum seperti yang diharapkan, sehingga perlu alternatif lain dalam penanganan nyeri yaitu teknik pernafasan relaksasi (Benson). Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh teknik pernafasan relaksasi (Benson) terhadap intensitas nyeri pasien glaukoma.Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian Pra Eksperimen pre-post test. Sampel diambil menggunakan purposive sampling pada pasien glaukoma sebanyak 19 responden. Penelitian ini menggunakan teknik pernafasan relaksasi (Benson) sebagai variabel independen dan intensitas nyeri pasien glaukoma sebagai variabel dependen.Hasil tes Wilcoxon Signed Rank Test, level signifikan α<0,05, p= 0,000. Ada teknik pengaruh pernafasan berelaksasi (Benson) terhadap intensitas nyeri pada pasien glaukoma.Teknik pernafasan relaksasi (Benson) terhadap intensitas nyeri pada pasien glaukoma menunjukkan hasil yang signifikan, teknik pernafasan relaksasi (Benson) dapat digunakan sebagai protap di rumah sakit atau pelayanan kesehatan lain untuk mengatasi nyeri pada pasien glaukoma. Kata kunci: Teknik pernafasan relaksasi (Benson), nyeri Intensitas, pasien Glaukoma. ABSTRACT             Glaucoma is a disease giving clinical sign in the form high of eyeball pressure, chasm of papil of optic nerve by defect is spacious of sight. Handling of pain in glaucoma patients still not yet as expected, so that need the other alternative in handling pain that is technique of relaxes exhalation (Benson). This objectives research to explain the influence of relaxes exhalation techniques (Benson) to intensity of pain glaucoma patients.            To execute this research use method  of pre and post test by purposive sampling in glaucoma patients counted 19 respondents. This research use the technique of relaxes exhalation (Benson) as independent variable and intensity of pain glaucoma patients as dependent variable.            From result test the Wilcoxon Signed Rank Test, significant lecel α < 0.05, sig.(2 tailed)= 0.000. There is influence technique of relaxes exhalation (Benson) to intensity of pain in glaucoma patients.            Even treatment of technique of relaxes exhalation (Benson) to intensity of pain in glaucoma patients, there is a significant result, should be able to used as protap at hospital or Puskesmas in physic overcome the pain in glaucoma patients. Keywords: Technique of Relaxes Exhalation (Benson), Intensity pain, Glaucoma patients.