Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS MEMPENGARUHI PENGETAHUAN REMAJA Afri Diana; ledy Octaviani Iqmy; Yulistiana Evayanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.1732

Abstract

ABSTRAK   Latar Belakang Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia bekerja sama dengan Sentra Kawla Muda Perkumpulan Keluarga Berencana Indaonesia Lampung dan World Population Foundation Indonesia,  diketahui remaja di perkotaan memiliki perilaku seks yang memprihatinkan. Dari 634 responden remaja Bandar Lampung 13,1% pernah melakukan petting, 6,5% pernah melakukan hubungan seks melalui oral, 4,6% pernah berhubungna seks melalui vaginal, 3,5% pernah masturbasi bersama dan 1,1 % pernah berhubungan seks via anal (BKKBN, 2017). Angka kejadian seks bebas di SMA Negeri 14 Bandar Lampung pada tahun 2018 yaitu sebanyak 3 siswi, dimana 3 siswi tersebut di keluarkan karena mengalami kehamilan diluar pernikahan. Prasurvey melalui wawancara terpimpin dari 10 remaja, 6 diantaranya belum mengatahui bahaya dari seks bebas, dimana selama ini tidak dilakukan penyuluhan di sekolah khususnya penyuluhan tentang seks bebas.   Tujuan ialah mengetahui Pengaruh Penyuluhan Tentang Bahaya Seks Bebas Terhadap Pengetahuan Remaja di SMA Negeri 14 Bandar Lampung Tahun 2019.  Metode Jenis penelitian kuantitatif, pendekatan quasi eksperimen one group pretest posttest. Waktu penelitian pada bulan April-Agustus 2019. Tempat penelitian di SMA N 14 Bandar Lampung.Populasi yaitu siswa kelas X dan XI di SMA N 14 Bandar Lampung yang berjumlah 206 orang. Sampel sebanyak 136 orang menggunakan systematic random sampling. Analisa data menggunakan uji t-Test independent Hasil Rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan yaitu sebesar 40,571, setelah dilakukan penyuluhan sebesar 83,227. 05  Kesimpulan Ada Pengaruh Penyuluhan Tentang Bahaya Seks Bebas Terhadap Pengetahuan Remaja di SMA Negeri 14 Bandar Lampung Tahun 2019, uji t didapat (p value 0,000 <a 0.  Saran bagi tenaga kesehatan untuk melakukan komunikasi informasi edukasi (KIE) kepada remaja sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya seks bebas. Bagi para responden agar mau menerapkan hidup sehat tanpa seks bebas.  Kata Kunci: Seks Bebas   
PENGARUH KONSUMSI BUAH KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA)DAN TABLET FeTERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb)PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA Dessy Hermawan; Yohana Christine Simatupang; Susilawati Susilawati; Devi Kurniasari; Ledy Octaviani Iqmy
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i3.1707

Abstract

Background AKI cases in Lampung continue to increase, based on information from the Lampung Provincial Health Office in 2015 there were 122 AKI in Lampung. That number increased to 144 cases in 2015 and in 2016 it reached 138 cases and in 2017 it reached 142 cases. While the incidence of anemia in pregnant women in Pesawaran Regency in 2016 was 14.4%, and in 2017 it was 15.4%.The purpose of this study was to determine the effect of consuming dates and Fe tablets on the increase in hemoglobin levels in pregnant women with anemia at the Hanura Health Center, Teluk Pandan District, Pesawaran Regency in 2019.Methods Types of Quantitative Research, the research design is a quasi-experimental method with a pretest-posttest approach with a control group. The population in this study were all pregnant women in the second and third trimesters with anemia who performed Antenatal Care (ANC) at the Hanura Health Center, Teluk Pandan District, Pesawaran Regency, namely 56 pregnant women who experienced anemia. With a sample of 30 people made into 2 groups, 15 people were treated with dates and Fe tablets, and 15 people were treated with Fe tablets, with the inclusion criteria of all pregnant women with mild anemia, Respondents with full awareness, Willing to be research subjects, Respondents taking FE tablets. By using purposive sampling technique. Analysis of univariate and bivariate data with independent T-test.The results showed the average hemoglobin level before consumption of dates and Fe tablets was 9.907 g/dl., the average hemoglobin level after consumption of dates and Fe tablets was 11.320 g/dl., the average hemoglobin level before consumption of Fe tablets was 9.867. gr/dl., the average hemoglobin level after consuming Fe tablets was 10,667 gr/dl.The conclusion is that there is an influence of the consumption of dates and Fe tablets on the increase in hemoglobin levels in pregnant women with anemia at the Hanura Health Center, Teluk Pandan District, Pesawaran Regency in 2019. The t test results obtained p value 0.000 < (0.05).Suggest for health workers, especially midwives, to recommend pregnant women to consume dates as a supplement for Fe because it can increase hemoglobin levels in pregnant women. Keywords: Dates, Fe tablets, hemoglobin levels ABSTRAK Latar Belakang Kasus AKI di Lampung terus meningkat, berdasarakan keterangan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pada 2015 terdapat 122 AKI di Lampung. Jumlah itu meningkat menjadi 144 kasus di tahun 2015 dan tahun 2016 mencapai 138 kasus dan pada tahun 2017 mencapai 142 kasus. Sedangkan angka kejadian anemia pada ibu hamil di Kabupaten Pesawaran pada tahun 2016 sebanyak 14,4%, dan pada tahun 2017 sebanyak 15,4%.Tujuan dari penelitian iUntuk mengetahui pengaruh konsumsi buah kurma  dan tablet fe terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Tahun 2019.Metode Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan trimester III dengan anemia yang melakukan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran yaitu sebanyak 56 ibu hamil yang mengalami anemia. Dengan jumlah sampel 30 orang  di buat dalam 2 kelompok yaitu 15 orang diberikan perlakuan dengan kurma dan tablet fe, dan 15 orang diberikan perlakun dengan tablet fe, dengan kriteria inklusi seluruh ibu hamil dengan anemi ringan, Responden dengan kesadaran penuh, Bersedia menjadi subjekpenelitian, Responden mengkonsumsi tablet FE. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariate  dengan uji T-test independent.Hasil penelitian menunjukan rata-rata kadar hemoglobin sebelum konsumsi kurma dan tablet Fe sebesar 9,907 gr/dl.,rata-rata kadar hemoglobin setelah konsumsi kurma dan tablet Fe sebesar 11,320 gr/dl., rata-rata kadar hemoglobin sebelum konsumsi tablet Fe sebesar 9,867 gr/dl., rata-rata kadar hemoglobin setelah konsumsi tablet Fe sebesar 10,667 gr/dl.Kesimpulan diketahui ada perngaruh konsumsi buah kurma dan tablet Fe terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05).Sarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi kurma sebagai pendamping Fe karena dapat menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kata Kunci : Kurma, Tablet Fe, Kadar hemoglobin 
FAKTOR RESIKO IBU HAMIL PADA KEJADIAN PREEKLAMPSIA Juniar Eka Budiyani; Susilawati Susilawati; ledy Octaviani Iqmy
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.1720

Abstract

ABSTRACT  Background Pre eclampsia is hypertension that occurs after 20 weeks of pregnancy accompanied by proteinuria. Based on Mangunang Kotaagung's Regional General Hospital, Mangunang Kota Agung itself obtained data from 1 January 2017 to 30 April 2019, there were 84 cases of preeclampsia from 677 cases who entered the Midwifery Hospital in Batin Mangunang, Agung City.  The Purpose of the study was the relationship between the risk factors of pregnant women and the incidence of preeclampsia and eclampsia in the Batin Mangunang Hospital in the Great City of Tanggamus Regency in 2019.  MethodsThis type of research is quantitative analytical research with a cross sectional approach. This population is all pregnant women who experienced preeclampsia as many as 54 cases for cases and 54 samples for control because this study uses a comparison of cases 1: 1. the sampling technique used is total sampling. Data collection using observation sheet and data analysis used is univariate and bivariate using the chi-square test.  The results showed that the frequency distribution of non-risk age was 66 people (61.1%), non-risky parity as many as 60 people (55.6%), respondents with a history of non-risky diseases as many as 81 people (75.0%), risky education (SD, SMP) as many as 54 people (50.0%), risk antenatal care as many as 55 people (50.9%), the incidence of preeclampsia cases as many as 54 people (50%), while respondents with preeclampsia control as many as 54 people (50%),  CoclusionThere is a relationship between risk factors for pregnant women based on age pvalue = 0.001, parity pvalue = 0.012 and antenatal service pvalue = 0.007 with the incidence of pre eclampsia, there is no relationship between risk factors for pregnant women based on maternal education p value = 0.847 and history of chronic disease 182, with the incidence of pre-eclampsia. Suggestion Can be used as knowledge, information, and references in subsequent studies related to factors related to the incidence of preeclampsia in labor by adding different variables and adding the number of samples with primary data.  Keywords: risk factors for preeclamptic events  ABSTRAK   Latar Belakang Pre eklampsia adalah hipertensi yang timbul setelah 20 minggu kehamilan disertai dengan proteinuria. Data Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang Kota Agung Periode 1 Januari 2017 sampai dengan 30 April 2019 terdapat  84 pasien dengan kasus preeklampsia dari 677 kasus yang masuk ke Ruang Kebidanan RSUD Batin Mangunang Kota Agung.  Tujuan penelitian untuk mengetahui  hubungan Antara Faktor Resiko Ibu Hamil dengan kejadian preeklamsi dan eklamsia Di RSUD Batin Mangunang  Kota Agung Kabupaten Tanggamus Tahun 2019.  Metode Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi ini adalah semua ibu hamil yang mengalami preeklampsi sebanyak 54 kasus untuk kasus dan 54 sampel untuk kontrol karena penelitian ini menggunakan perbandingan kasus 1:1.teknik sampling yang digunakan total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa Distribusi frekuensi usia tidak berisiko sebanyak 66 orang (61,1%), paritas yang tidak berisiko sebanyak 60 orang (55.6%), responden dengan riwayat penyakit yang tidak berisiko sebanyak 81 orang (75,0%), pendidikan berisisiko (SD, SMP) sebanyak 54 orang (50.0%), pelayanan antenatal berisiko sebanyak 55 orang (50,9%), kejadian preeklampsia kasus sebanyak 54 orang (50%), sedangkan responden dengan preeklampsia kontrol sebanyak 54 orang (50%),  Kesimpulan Ada hubungan antara Faktor resiko ibu hamil berdasarkan umur pvalue = 0,001, paritas pvalue = 0,012 dan pelayanan antenatal pvalue= 0,007 dengan Kejadian pre eklamsia, tidak ada hubungan antara Faktor resiko ibu hamil berdasarkan pendidikan ibu pvalue = 0,847 dan riwayat Penyakit kronik pada ibu  pvalue = 182, dengan Kejadian pre eklamsia.  Saran Dapat dijadikan sebagai pengetahuan, informasi, dan referensi dalam penelitian selanjutnya terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada persalinan dengan menambahkan varibel yang berbeda dan menambahkan jumlah sampel dengan data primer.  Kata Kunci : Faktor Risiko kejadian preeklampsi  
PENGARUH KONSUMSI JAMBU BIJI TERHADAP KADAR HB PADA IBU HAMIL ANEMIA Ani Mustika; Rosmiyati Rosmiyati; Ledy Octaviani Iqmy; Anggraini Anggraini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.5060

Abstract

Background : Data on visits of pregnant women who perform Antenatal Care (ANC) at BPM Okdiah Betty Kec. Trimurjo Kab. Lampung Tengan from December 2020 to January 2021, as many as 59 people. Based on the results of a pre-survey conducted at BPM Okdiah Betty, Amd. Keb Kec. Trimurjo Kab. Central Lampung in January 2021, there were 59 pregnant women in the I-III trimester who made ANC visits in December 2020 to January 2021. The purpose : of this research is to prove the effect of guava consumption (Psidium Guajava L) on hemoglobin levels in anemic pregnant women.Method :The type of research is quantitative, research design methods Experiment withapproach. two-group pretest posttest. Data on visits from pregnant women at BPM Okdiah Betty, Trimurjo District, Central Lampung Regency, obtained the number of pregnant women TM I-III from December 2020 to January 2021 as many as 59 people, purposive sampling technique was used, univariate and bivariate data analysis using t-test.Result : The average HB levels in pregnant women before being given guava and Fe tablets with a mean of 10,533 g/dlthe min value is 9.00 gr/dl and the max value is 11.40 gr/dl.The average Hb level after being given guava and fe tablets with a mean of 11.580gr/dlmin value 11.50 gr/dl and max value 11.80gr/dl,the results of statistical tests obtained P-value = 0.000 (<0.05). Conclusion : which means that there is an effect of guava consumption on Hb levels in anemic pregnant women.There is an effect of guava consumption on Hb levels in anemic pregnant women at BPM Okdiah Betty, Trimurjo District, Central Lampung Regency.As information material for respondents that consuming guava can increase hemoglobin levels in pregnant women so as to prevent anemia in pregnant womenSuggestion it is hoped that pregnant women will eat guava as a food choice that contains high vitamin C which can increase Fe absorption in pregnant women. so that the absorption of Fe can be maximized so that anemia does not occur. Key words : Guava, Hb Levels, Anemia Pregnant Women ABSTRAK Latar belakang :Data kunjungan ibu hamil yang melakukan Antenatal Care (ANC) di BPM Okdiah Betty Kec. Trimurjo Kab. Lampung Tengan sejak bulan desember 2020 sampai dengan januari 2021 yaitu sebanyak 59 orang. Berdasarkan hasil pre survey yang peneliti lakukan di BPM Okdiah Betty,Amd.Keb Kec.Trimurjo Kab.Lampung Tengah pada bulan Januari 2021 terdapat 59 ibu hamil trimester I-III yang melakukan kunjungan ANC pada bulan Desemder 2020 hingga Januari 2021.Tujuan penlitian ini adalah diketahuipengaruh konsumsi jambu biji (Psidium Guajava L) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia.Metode:Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian metode Eksperiment dengan pendekatan two group pretest posttest. Data Kunjungan ibu hamil di BPM Okdiah Betty Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, didapat jumlah ibu hamil TM I-III sejak bulan desember 2020 sampai dengan januari 2021 sebanyak 59 orang, teknikpengambilan sampel purposive sampling., analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-test.Hasil :Rata-rata kadar HB pada ibu hamilsebelum diberi jambu biji dan tablet Fe dengan Mean10,533gr/dlnilai min 9,00 gr/dl dan nilai max 11,40gr/dl.Rata-rata kadar Hb setelah diberi jambu biji dan tablet fe dengan Mean11,580gr/dlnilai min 11,50 gr/dl dan nilai max 11,80gr/dl,Hasil uji statistik didapatkan nilai P-value = 0.000 (<0,05) yang artinya terdapat pengaruh konsumsi jambu biji terhadap kadar Hb pada ibu hamil anemia.Kesimpulan :Terdapat pengaruh konsumsi jambu biji terhadap kadar Hb pada ibu hamil anemia di BPM Okdiah Betty Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Sebagai bahan informasi bagi responden bahwa dengan mengonsumsi jambu biji dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil sehingga dapat mencegah terjadinya anemia pada ibu hamilSaran diharapkan ibu hamil mau mengonsumsi jambu biji sebagai pilihan makanan yang mengandung vitamin C tinggi yang dapat meningkatkan absorpsi Fe pada ibu hamil sehingga absorpsi Fe dapat maksimal sehingga tidak terjadi anemia. Kata Kunci : Jambu Biji, Kadar Hb, Ibu Hamil Anemia 
Turmeric Tamarind Tonic Effect On Dysmenorrhea In Premarital Women Eni Farida; Sunarsih Sunarsih; Ledy Octaviani Iqmy; Susilawati Susilawati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i4.7748

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling banyak diderita oleh wanita berbagai usia, dialami oleh 30-50% wanita usia subur, dan 10-15% diantaranya kehilangan kesempatan kerja dan mengganggu aktivitas belajar di sekolah dan kehidupan keluarga. . Beberapa cara dapat meredakan gejala nyeri haid, salah satunya dengan menggunakan produk herbal yang biasa dikonsumsi dan familiar di masyarakat, yaitu tonikum kunyit asam.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tonikum kunyit asam pada wanita pranikah dengan dismenore di wilayah kerja Puskesmas Makartitama Kecamatan Gedung Aji Baru Kabupaten Tulang Bawang.Jenis penelitian: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah 38 responden yang mengalami dismenore, dengan sampel diambil sebanyak 30 responden secara purposive sampling. Variabel penelitian ini adalah tonikum kunyit asam dan dismenore. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Makartitama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, pada tanggal 15 Maret sampai dengan 15 Juli 2022. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, sedangkan analisis dilakukan secara univariat dan bivariat (Wilcoxon uji).Hasil: Diketahui rerata dismenore pada wanita pranikah adalah 5,4 sebelum diberikan tonikum kunyit asam dan 2,9 setelah diberikan tonikum kunyit asam.Kesimpulan: Tonik asam kunyit berpengaruh pada wanita pranikah dengan dismenore di wilayah kerja Puskesmas Makartitama Kecamatan Gedung Aji Baru Kabupaten Tulang Bawang (p-value = 0,000).Rekomendasi: Disarankan kepada wanita pranikah dapat mengkonsumsi tonikum kunyit asam sebagai terapi komplementer dalam mengurangi dismenore. Kata kunci: Dismenore, Tonik Asam Kunyit, Wanita Pranikah  ABSTRACT Background: Dysmenorrhea is one of the most common gynecological problems suffered by women of various ages, experienced by 30-50% of women of reproductive age, and 10-15% of them lose job opportunities and interfere with learning activities at school and family life. Several ways can relieve the symptoms of menstrual pain, one of which is by using herbal products commonly consumed and familiar to the community, i.e., turmeric tamarind tonic.Purpose: This study aims to determine the effect of turmeric tamarind tonic on premarital women with dysmenorrhea in Puskesmas Makartitama working area, Gedung Aji Baru Sub-district, Tulang Bawang Regency.Research type: This quantitative research used a quasi-experimental research design. The population of this study was 38 respondents who experienced dysmenorrhea, with samples taken from as many as 30 respondents by purposive sampling. This study’s variables were turmeric tamarind tonic and dysmenorrhea. This research was conducted in Puskesmas Makartitama working area, Gedung Aji Baru Sub-district, Tulang Bawang Regency, from March 15 to July 15, 2022. The data were collected using observation sheets, while the analysis was carried out by univariate and bivariate (Wilcoxon test).Results: It was revealed that the mean dysmenorrhea in premarital women was 5.4 before being given turmeric tamarind tonic and 2.9 after being given turmeric tamarind tonic.Conclusion: Turmeric tamarind tonic affects premarital women with dysmenorrhea in Puskesmas Makartitama working area, Gedung Aji Baru Sub-district, Tulang Bawang Regency (p-value = 0.000).Recommendation: It is suggested that premarital women can consume turmeric tamarind tonic as a complementary therapy in reducing dysmenorrhea. Keywords: Dysmenorrhea, Premarital Women, Turmeric Tamarind Tonic
PERAN PENYULUHAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DI KECAMATAN TELUK BETUNG TIMUR KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2022 Ledy Octaviani Iqmy; Vida Wira Utami
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No 2 November 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i2.8466

Abstract

Secara garis besar program keluarga berencana (KB) ini merupakan salah satu upaya yang paling efektif diterapkan untuk mengendalikan jumlah penduduk sekaligus meningkatkan kehidupan masyarakat yang lebih baik khususnya bagi keluarga yang kurang mampu (miskin). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Peran Penyuluhan Program Keluarga Berencana (KB) dan untuk mengetahui terkait faktor pendukung serta penghambat dalam pengendalian pertumbuhan penduduk di Kecamatan Teluk betung Timur Kota Bandar Lampung.Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian dari Peran Penyuluhan Program Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung berjalan kurang baik karena masih terdapat banyak masyarakat yang kurang mengerti pentingnya KB dan kinerja dari PKB yang kurang maksimal. Faktor pengambat Peran Penyuluhan Program Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung ialah masih kurangnya sosialisasi penyuluh KB kepada masyarakat, belum adanya kerjasama antara PKB dan pemerintah dalam anggaran dana untuk program KB.
Perbedaan Penggunaaan Birth Ball Terhadap Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif Yulianti Yulianti; Ledy Octaviani Iqmy; Achmad Farich
ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies) Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Berdasarkan data dari Dinas Provinsi Lampung, sebanyak 37.264 ibu mengalami nyeri persalinan sebesar 30,0%. di Kota Bandar Lampung sebesar 20,0%.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui Perbedaan penggunaan birth ball terhadap nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif di Klinik Krakatau Bandar Lampung Tahun 2020.Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif, rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen yaitu kegiatan percobaan (experiment), Quasy Eksperimen yaitu Two Group Pretest-Postest Design. Populasi sebanyak 38 orang. Sampel sebanyak 30 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol 15 orang, 15 orang untuk kelompok intervensi. Pengambilan sample teknik purposive sampling. Analisa data univariat untuk mengetahui rata-rata nyeri pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol, analisa bivariat menggunakan uji T-test independent.Hasil : Hasil penelitian adalah diketahui rata-rata nyeri pada kelompok intervensi sebelum menggunakan birth ball sebesar 6,67, sesudah menggunakan birth ball sebesar 3,73, pretest pada kelompok kontrol sebesar 6,73, rata-rata nyeri posttest pada kelompok kontrol sebesar 6,13Simpulan : Diketahui ada Perbedaan menggunakan birth ball terhadap nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif di Klinik Krakatau Bandar Lampung Tahun 2020, hasil uji t-test independent didapat p value 0,000 0,05.Saran dalam penelitian ini adalah agar menggunakan birth ball pada ibu bersalin kala I fase aktif sebagai salah satu alternatif menurunkan nyeri dalam persalinan.Kata Kunci :Birth Ball, Nyeri Persalinan, Persalinan Background: Based on data from the Lampung Provincial Office, as many as 37,264 mothers experienced labor pain at 30.0%. in the city of Bandar Lampung by 20.0%.Purpose: The purpose of this study was to know the difference in using a birth ball for pain in the first stage of labor at the Krakatau Clinic in Bandar Lampung in 2020.Methods: This type of research is quantitative, the design used in this study is a quasi-experimental, namely experimental activities (experiment), Quasy Experiment, namely Two Group Pretest-Postest Design. Population of 38 people. A sample of 30 people divided into 2 groups, namely the control group 15 people, 15 people for the intervention group. Purposive sampling technique sampling. Univariate data analysis to determine the average pain in the intervention group and control group, bivariate analysis using the independent T-test.Results: The results showed that the average pain in the intervention group before using the birth ball was 6.67, after using the birth ball was 3.73, pretest in the control group was 6.73, the average posttest pain in the control group was 6.13.Conclusion: It is known that there is a difference in using a birth ball for pain in the first stage of labor in the active phase of the Krakatau Clinic in Bandar Lampung in 2020, the results of the independent t-test obtained p value 0.000 0.05. The suggestion in this research is to use a birth ball for mothers who give birth during the first phase of the active phase as an alternative to reduce pain during labor.Keywords :Birth Ball, Labor Pain,Labor  
The Factors Related To The Incidence Of Anemia In Pregnant Women Elya Susmita; Astriana Astriana; Lady Octaviani Iqmy; Zarma H
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i1.7910

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan salah penyumbang angka kematian ibu. Prevalensi anemia di Indonesia pada ibu hamil yaitu 40,1%. Anemia pada ibu hamil juga berkontribusi terhadap peningkatan kematian perinatal, berat badan lahir rendah, kematian janin serta terjadinya abortus. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat tahun 2022.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang usia kehamilannya ≥20 minggu di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Krui pada bulan Juli 2022 dengan jumlah 142 orang dengan sampel 110 orang. Teknik sampel yang digunakan yaitu accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan univariat dan bivariat (chi-square). Hasil: Ada hubungan pendidikan (p=0,000), pengetahuan (p=0,000), pendapatan keluarga (p=0,002), status gizi (p=0,004), konsumsi tablet Fe (p=0,021), paritas (p=0,000), dan jarak kehamilan (p=0,000) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Sedangkan variabel usia (p=0,523) tidak berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil.Kesimpulan: Ada hubungan pendidikan, pengetahuan, pendapatan keluarga, status gizi, konsumsi tablet Fe, paritas, dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Sedangkan variabel usia tidak berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil.           Saran untuk ibu hamil agar lebih proaktif dalam memperoleh informasi tentang pencegahan anemia dan rutin mengkonsumsi tablet Fe. Kata Kunci  :  Anemia, Jarak Kehamilan, Konsumsi Tablet Fe, Pengetahuan, Status Gizi ABSTRACT Background: Anemia in pregnant women was a contributor to maternal mortality. The prevalence of anemia in pregnant women in Indonesia was 40.1%. Anemia in pregnant women also contributed to an increase in perinatal mortality, low birth weight, fetal death and the incidence of abortion.Purpose: To determine the factors related to the incidence of anemia in pregnant women at Regional Technical Implementing Unit's Work Area of Krui Community Health Center, West Pesisir Regency in 2022.Methods: This study was quantitative research with a cross sectional design. The population in this study were all pregnant women whose gestational age was in 20 weeks in the Regional Technical Implementing Unit's Work Area of Krui Community Health Center in July 2022. This study used 142 pregnant women as total population with a sample of 110 pregnant women. The sampling technique used was accidental sampling. Data analysis in this study used univariate and bivariate with chi-square test.Results: Was a relationship between education (p=0.000), knowledge (p=0.000), family income (p=0.002), nutritional status (p=0.004), consumption of Fe tablets (p=0.021), parity (p= 0.000), pregnancy spacing (p=0.000), and age (p=0.523).Conclution: There was a relationship between education, knowledge, family income, nutritional status, consumption of Fe tablets, parity, and pregnancy spacing and the incidence of anemia in pregnant women. While the variable of age was not related to the incidence of anemia in pregnant women. Suggestions for pregnant women to be more proactive in obtaining information about anemia prevention and regularly consuming Fe tablets. Keywords    :  Anemia,  Consumption of Fe, Knowledge, Nutritional Status, Pregnancy Spacing  
The Effect Of Cold Compress On Perineum Pain Reduction In Public Women Merinda Sari; Anggraini Anggraini; Sunarsih Sunarsih; Ledy Octaviani Iqmy
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.7763

Abstract

Latar Belakang : Wilayah Kerja Puskesmas Desa Tri Tunggal Jaya Kec. Banjar Agung dengan melihat data persalinan tahun 2021 didapatkan total persalinan sebanyak 823 ibu bersalin, dan didapat 31 ibu (3,77%) dengan laserasi perineum dan 2 ibu mengalami infeksi post partum pada perineum akibat tidak baiknya perbaikan luka dan kebersihan perawatan organ perineum ibu. Selanjutnya dilakukan wawancara bebas terpimpin, terhadap 3 ibu bersalin dengan laserasi perineum ke 3 ibu menyatakan jika tidak menggunakan pengobatan lain, melainkan resep obat yang diberikan oleh bidan saat persiapan pulang dan pemeriksaan yang dilakukan dirumah pada 1 minggu pasca bersalin.Tujuan : Diketahui pengaruh kompres dingin terhadap pengurangan nyeri perineum pada ibu nifas di Desa Tri Tunggal Jaya Kec. Banjar Agung Kab. Tulang Bawang Tahun 2022.Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif,  desain penelitian metode pra eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah perata ibu nifas di Desa Tri Tunggal Jaya Kec. Banjar Agung Kab. Tulang Bawang, penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Juli 2022.Hasil :Rata-rata nyeri perineum pada ibu nifas sebelum diberi kompres dingin terhadap 30 responden, dengan mean 6,07 standar deviasi 0,907 standar eror 0,166 dan nilai min-max 5-8 sesudah  diberi kompres dingin dengan mean 2,83 standar deviasi 1,085 standar eror 0,198 dan nilai min-max 1-5.Hasil uji statistik menggunakan tes-dependen didapat nilai p-value 0.000 (α<0.05) yang artinya terdapat pengaruh kompres dingin terhadap pengurangan nyeri perineum pada ibu nifas di Desa Tri Tunggal Jaya Kec. Banjar Agung Kab. Tulang Bawang Tahun 2022.Saran : Dapat memberi informasi bagi perkembangan keperawatan maternitas/ kebidanan tentang tehnik kompres dingin dengan metode ice pack pada ibu yang mengalami nyeri laserasi perineum, hingga dapat mengurangi kejadian stress akibat nyeri yang ditimbulkan Kata Kunci : Kompres Dingin, Nyeri Perineum, Ibu Nifas ABSTRACT Background : The Working Area of Tri Tunggal Jaya Village Health Center, Kec. Banjar Agung by looking at the delivery data in 2021, a total of 823 mothers gave birth, and 31 mothers (3.77%) with perineal lacerations and 2 women experienced post partum infection in the perineum due to poor wound repair and cleanliness of maternal perineal organ care. After that, free guided interviews were conducted, for 3 mothers who gave birth with perineal laceration, the 3 mothers stated that if they did not use other treatments, they had prescription drugs given by the midwife when preparing to go home and examinations were carried out at home 1 week after giving birth.Objective: To know the effect of cold compresses on the reduction of perineal pain in postpartum mothers in Tri Tunggal Jaya Village, Kec. Banjar Agung Kab. Onions 2022.Research Methods: This type of research is quantitative, the research design is a pre-experimental method with a one group pretest - posttest approach. The population in this study was the average postpartum mother in Tri Tunggal Jaya Village, Kec. Banjar Agung Kab. Tulang Bawang, this research was conducted in February-July 2022.Results: The average perineal pain in postpartum women before being given cold compresses to 30 respondents, with a mean of 6.07 standard deviations of 0.907 standard errors of 0.166 and a min-max value of 5-8 after being given cold compresses with a mean of 2.83 standard deviations of 1.085 standard error 0.198 and min-max value 1-5. The results of statistical tests using dependent tests obtained p-value 0.000 (α<0.05) which means that there is an effect of cold compresses on reducing perineal pain in postpartum mothers in Tri Tunggal Jaya Village, Kec. Banjar Agung Kab. Onions 2022.Suggestion: Can provide information for the development of maternity/midwifery nursing about the cold compress technique with the ice pack method on mothers who experience perineal laceration pain, so as to reduce the incidence of stress due to pain caused Keywords : Cold Compress, Perineal Pain, Postpartum Mother 
SOSISALISASI DETEKSI, INTERVENSI, EDUKASI DENGAN KUNJUNGAN RUMAH DI DESA MERBAU MATARAM KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2023 Sumiasih, Sumiasih; iqmy, ledy octavia
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i2.12671

Abstract

Masalah gizi anak dan risiko tinggi pada ibu hamil memiliki dampak signifikan terhadap angka kematian ibu dan bayi. Gizi anak yang tidak mencukupi dapat menyebabkan pertumbuhan yang terhambat, penurunan daya tahan tubuh, dan perkembangan kognitif yang terganggu. Sementara itu, risiko tinggi pada ibu hamil seperti hipertensi, diabetes gestasional, dan komplikasi obstetrik lainnya, dapat menyebabkan kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah, dan masalah kesehatan pada bayi baru lahir. Metode dalam inovasi ini meliputi deteksi, edukasi, pemberian makanan tambahan bagi bayi balita, pemberian bahan makanan bagi ibu hamil, serta pemberian vitamin. Penanganan yang holistik dan terintegrasi diperlukan untuk mengatasi masalah ini, melibatkan perbaikan gizi bayi balita melalui pendidikan dan akses terhadap makanan bergizi, serta perawatan medis yang cermat selama kehamilan untuk mengurangi risiko pada ibu dan bayi. Upaya kolaboratif dari berbagai sektor sangat penting guna mengurangi angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari inovasi adalah untuk mengevaluasi survei mawas diri dalam memantau gizi anak dan kondisi ibu hamil, serta dampaknya terhadap penurunan angka kematian maternal dan neonatal. Hasil inovasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pencegahan kematian ibu dan bayi melalui pendekatan partisipatif dan pemantauan berkala. Kata Kunci: Gizi Anak, Ibu Hamil Resiko Tinggi, Survei Mawas Diri.