Claim Missing Document
Check
Articles

PEMENUHAN GIZI DAN PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DENGAN BUDIDAYA SAYURAN DI LAHAN PEKARANGAN Idham, Idham; Khasanah, Nur; Lasmini, Sri Anjar; Nasir, Burhanuddin Haji; Tangkesalu, Dance
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1421

Abstract

Pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat banyak menghadapi kendala terutama karena akibat perubahan kondisi lingkungan, seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan semakin banyaknya kasus serangan hama dan penyakit tanaman yang menyebabkan terjadinya penurunan hasil panen. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman.  Selain dapat digunakan untuk konsumsi sehari-hari, hasil panen dari lahan pekarangan juga dapat dijual sebagai usaha sampingan anggota keluarga. Program pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mendampingi masyarakat sasaran dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal untuk budidaya tanaman sayuran. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan: penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kelompok masyarakat sasaran secara partisipatif.  Hasil pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam melakukan budidaya tanaman sayuran di lahan pekarangan. Penanaman tanaman sayuran di lahan pekarangan dapat menjadi sumber pangan, obat dan keasrian lingkungan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
PENERAPAN BUDIDAYA PADI ORGANIK UNTUK MENGHASILKAN PANGAN YANG SEHAT DAN KEBERLANJUTAN USAHA TANI Toana, Moh. Hibban; Mile, Yuldi; Pasaru, Flora; Khasanah, Nur; Haji Nasir, Burhanuddin
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1494

Abstract

Organic rice cultivation is a way of growing rice without using inorganic fertilizers and synthetic chemical pesticides. The fertilizer used is organic fertilizer and pest and disease control is carried out using the concept of integrated pest control. The "Tunas Harapan" farmer group, Sejahtera Village, Palolo District, Sigi Regency, with 20 members, is one of the farmer groups active in rice farming activities. The partners' problems in promoting organic rice cultivation are: not being able to prepare organic fertilizer and non-chemical pesticides as needed, and the low productivity of the rice produced. The community service program aims to assist partner farmers in preparing organic production facilities in the form of developing organic fertilizer, developing synthetic non-chemical pesticides made from local raw materials, and improving rice cultivation technology based on organic farming. The method applied is training and technology demonstration. The results of community service show that partners know the techniques for developing local microorganisms as liquid organic fertilizer and utilizing plants that have insecticidal properties as botanical pesticides. The application of liquid organic fertilizer in the organic rice cultivation demonstration plot showed better plant growth compared to without the application of liquid organic fertilizer. The knowledge and skills of participants in implementing organic rice cultivation increased to 45% of farmers who really understand organic rice cultivation technology.
DISEMINASI TEKNOLOGI BIOCHAR DAN BIOURIN UNTUK MENINGKATKAN DAYA DUKUNG LAHAN MARGINAL DI KABUPATEN SIGI Sri Anjar Lasmini; Nur Hayati; Dance Tangkesalu; Moh. Hibban Toana; Burhanuddin Haji Nasir; Asgar Taiyeb
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i3.7777

Abstract

Kelompok tani “Sinar Bahari” di Desa Potoya Kecamatan Dolo sebagai mitra dalam Program pengabdian kepada masyarakat ini,  beranggotakan  20 orang umumnya adalah petani lahan kering.  Masalah yang dihadapi oleh mitra  adalah kondisi fisik lahan  kering yang kurang subur sehingga produktivitas lahan sangat rendah. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan teknologi usahatani yang sesuai dengan kondisi setempat.  Teknologi yang ditawarkan adalah penggunaan biochar sebagai pembenah tanah dan penggunaan biourin sebagai pupuk organik guna mendukung peningkatan produksi pertanian. Program pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya penggunaan  biochar sebagai bahan pembenah tanah  terutama pada lahan marginal  dan biourin sebagai pupuk organik. Selain itu juga mendampingi kelompok tani mitra membuat dan mengaplikasikan biochar dan biourin di lahan usaha taninya. Metode yang diterapkan adalah pelatihan, demplot percontohan dan pendampingan kepada masyarakat.  Hasil yang dicapai adalah masyarakat mengetahui manfaat biochar dan biourin serta trampil dalam mengembangkan dan mengaplikasikan kedua sarana produksi tersebut ke lahan usaha taninya sehingga  lahan marginal dapat difungsikan  secara optimal