Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

KARAKTER MORFOLOGI BUNGA ANGGREK DENDROBIUM HIBRIBIDA HASIL PERSILANGAN TETUA ANGGREK SPESIES Dendrobium stratiotes Rchb.f. Ni Kadek Dwipayani Lestari; Ni Wayan Deswiniyanti; Ni Made Virginia
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.429 KB)

Abstract

ABSTRAKAnggrek Dendrobium stratiotes Rchb.f. merupakan anggrek spesies Indonesia yang berasal dari Maluku dan Papua . Jenis anggrek ini merupakan jenis yang banyak digunakan sebagai tetua persilangan. Terdapat 169 persilangan yang telah terdaftar pada Royal Horticultura Society, 104 persilangan sebagai tetua jantan dan 65 sebagai tetua betina dan merupakan hasil persilangan interspesifik dan interseksional. Hasil persilangan menunjukan karakter morfologi yang berbeda berdasarkan dari tetua persilangan yang digunakan, namun terdapat beberapa sifat karakter yang selalu muncul pada anggrek hasil persilangan dengan tetua yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mencari sifat karakter morfologi dari anggrek Dendrobium hIbrida hasil persilangan D. stratiotes. Sampel yang digunakan dipilih secara purposive sampling berdasarkan jenis persilangan yaitu sebagai tetua jantan persilangan interspesifik (D. gadjah mada ),persilangan interseksional (D.caesar), persilangan sebagai tetua betina interspesifik (D. salak) dan persilangan interseksional (D.pantai bambang). Pengamatan yang dilakukan yaitu berdasarkan sifat karakter bunga pada sampel anggrek hibridisasi. Hasil menunjukkan pada tetua baik pada persilangan jantan dan betina secara interspesifik karakter yang selalu muncul pada bunga yaitu pada bentuk dan tinggi petal, bentuk sepal dan labellum. Sedangkan pada persilangan tetua jantan dan betina persilangan interseksional sifat karakter morfologi yang muncul yaitu tinggi petal dan bentuk labellum, karakter morfologi warna bunga, lebar sepal dan petal didominasi oleh tetua lainnya ataupun gabungan dari karakter morfologi tetua jantan dan betina.Kata kunci: morfologi, anggrek, dendrobium, dendrogram, D.stratiotes
EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN JINTEN (Coleus amboinicus L.) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT Staphylococcus epidermidis DAN Propionibacterium acnes Ni Kadek Dwipayani Lestari; I Kadek Eka Jaya Efendi; Ni Wayan Deswiniyanti; A.A Ayu Permatasari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.763 KB)

Abstract

ABSTRAKJerawat merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada remaja hingga dewasayang disebabkan oleh bakteri. Salah satu bakteri yang menyebabkan jerawat adalahStaphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Adanya sifat resinten bakteripenyebab jerawat pada antibiotic, maka diperlukan bahan alami untuk mengurangi infeksijerawat yang ditimbulkan oleh bakteri penyebab jerawat, salah satunya yaitu daun jinten(Coleus amboinicus L.). Daun jinten mengandung berbagai jenis antioksidan seperti saponin,flavonoida, polivenol dan minyak atsiri yang mampu sebagai metabolit sekunder antibakteri.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun jinten dapatmenghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnesserta pada konsentrasi berapakah yang lebih efisien menghambat bakteri Staphylococcusepidermidis dan Propionibacterium acnes. Rancangan penelitian yang digunakan yaituRancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan dua kontrol. Perlakuan diulangsebanyak 3 kali dengan berbagai konsentrasi 50%, 70%, 90%, kontrol (-) menggunakanetanol 70% dan kontrol (+) menggunakan salep antibiotik enbatic dengan kandunganneomycin sulfate dan bacitracin zinc. Hasilnya diketahui bahwa pada bakteri Staphylococcusepidermidis diperoleh diameter zona hambat pada 50% 4,0 mm, 70% 4,0 mm dan 90% 4,1mm. Pada bakteri Propionibacterium acnes diperoleh diameter zona hambat padakonsentrasi 50% 2,8 mm, 70% 4,3 mm dan 90% 4,8 mm.Kata kunci: antijerawat, daun Jinten, Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis,zona hambat.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS TAS ROTAN DAN BAMBU PADA UMKM TAS ROTAN DAN BAMBU DI DESA DANGIN PURI DENPASAR Ni Wayan Deswiniyanti; Ni Kadek Dwipayani Lestari; I Wayan Rosiana; I Gusti Ngurah Manik Nugraha
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.984 KB)

Abstract

ABSTRAKPutu Sosiawan merupakan pemilik usaha UMKM tas rotan dan bambu yang telah berjalan selama 6 tahun. Permasalahan yang dihadapi yaitu kurangnya pengetahuan tentang meningkatkan nilai kualitas produk, metode pengemasan untuk meningkatkan kualitas tas rotan dan bambu yang dipasarkan, penyimpanan hasil kerajinan dengan metode yang tepat agar tidak mudah rusak atau berjamur. Solusi dari hasil diskusi dengan kelompok mitra dan tim PKM yaitu pertama pendampingan pembaruan tas yang telah rusak, kedua pendampingan pengaplikasian antijamur pada produk, ketiga pengembangan kemasan produk dan silica gel agar tidak mudah berjamur dan rusak, keempat pendampingan prosedur penyimpanan produk dan pengadaan penyimpanan yang sesuai untuk produk didalam gudang. Metode evaluasi dengan persentase peningkatan kualitas produk, nilai jual dan kuisioner kebermanfaatan kegiatan. Evaluasi dari kegiatan ini yaitu adanya pengurangan jumlah tas yang rusak (42,8%), peningkatan ketahanan produk terhadap jamur sebanyak 100%, peningkatan nilai jual (15%) produk tas rotan dan bambu, memiliki prosedur pengemasan dan penyimpanan produk yang baik untuk menjaga kualitas produk dan nilai kuisioner kebermanfaatan sebesar 100%. Manfaat tambahan dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan jumlah tas rotan dan bambu yang dikirim memenuhi standar ekspor.Kata kunci: Tas, Rotan, Bambu, Ekspor, Pengrajin
PENDAMPINGAN PETANI ANGGREK DI DESA BATURITI, TABANAN - BALI Ni Kadek Dwipayani Lestari; Ni Wayan Deswiniyanti
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 4 (2021): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.291 KB)

Abstract

ABSTRAKBudidaya anggrek yang selama ini dikenal sebagai bagian dari hobi tanaman hias, merupakanprospek yang cukup menguntungkan, harga relatif stabil dan peminatnya hampir di segala usia.Hal inilah yang menjadikan salah satu mitra kami mengoptimalkan kualitas perawatan padatanaman anggreknya. Kebun anggrek yang dikelola oleh Bapak Gede Ardika (41 tahun) berdiritahun 2016 di Desa Baturiti Tabanan Bali yang sekarang ini memiliki 3 pegawai, kebun yangdikelola terdiri dari 2 jenis kebun anggrek yaitu untuk pembibitan anggrek spesies dan anggrekhibridisasi. Kendala utama yang dihadapi oleh petani anggrek di Desa Baturiti Tabanan yaitukurangnya pengetahuan di bidang aklimatisasi pembibitan anggrek dari hasil kultur jaringananggrek hibridisasi, kurangnya pengetahuan tentang teknik pembuatan dan pengemasan pupukorganik cair siap jual. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini yaitu pelatihan danpendampingan metode aklilmatisasi pembibitan anggrek hasil kultur jaringan dan pendampinganpembuatan produk pupuk organik cair untuk budidaya anggrek. Hasil evaluasi kegiatan yaituadanya pre-test dan post-test serta hasil produk setelah kegiatan. Hasil post-test kegiatanmenunjukan hasil adanya 25% peningkatan pengetahuan di bidang budidaya aklimatisasi danpembuatan pupuk organik, sedangkan untuk produk yakni pembibitan hasil kultur jaringanmemiliki persentase hidup 90% setelah masa tanam aklimatisasi dan adanya pemanfaatan pupukorganik cair untuk budidaya anggrek.Kata kunci: Anggrek, aklimatisasi, petani, kultur jaringan
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN WEBSITE UNTUK MENDUKUNG PEMASARAN SECARA ONLINE OBJEK WISATA CAMPING DI DESA BATURITI BEDUGUL TABANAN BALI Ni Kadek Dwipayani Lestari; Nyoman Ngurah Adisanjaya; Agus Tommy Adi Prawira Kusuma; I Komang Alit Wijaya; Aimatun Nisfia Rizqy
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.864 KB)

Abstract

ABSTRAKObjek wisata camping menjadi salah satu daya tarik pada konsumen. Wisata alam menjadi pilihan yang paling diminati beberapa tahun ini. Salah satunya adalah area camping ground Bedugul Di Desa Candi Kuning Tabanan Bali. Pemiliknya bernama Bapak Komang Adi Indrawan, usaha ini telah berjalan selama 4 tahun dengan dibantu oleh 3 karyawan yang merupakan penduduk lokal setempat. Permasalahan yang ada pada area camping berdasarkan analisis situasi yaitu promosi online yang masih terbatas pada social media. Solusi yang ditawarkan pada kegiatan ini yaitu melakukan pendampingan dalam pembuatan konsep pembuatan website, pelatihan pengelolaan website dan promosi menggunakan website. Diharapkan dari kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah pengunjung karena website memiliki jangkauan yang lebih luas. Evaluasi dari kegiatan ini yaitu adanya website dan yang kedua dengan kuisioner mengukur tingkat pengetahuan pengelola untuk mengelola website dan meningkatnya jumlah pengunjung dari mancanegara. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pengelola terhadap mengelola website sebesar 40% dan peningkatan jumlah pengunjung setelah promosi yaitu sebesar 28%.Kata kunci: Pengelolaan, Website, Online, Camping, Bedugul
Pendampingan Pemasaran Kain Tenun Songket Kelompok Tenun Songket Cagcag Jembrana Ni Kadek Dwipayani Lestari; Ni Wayan Deswiniyanti; Nyoman Ngurah Adisanjaya; I Wayan Rosiana; I Made Murna; Gerson Feoh; I Gusti Manik Nugraha
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2517

Abstract

Kelompok tenun songket cagcag Yastiti Rupa berasal dari Desa Sangkar Agung KabupatenJembrana. Kelompo tenun ini sudah berdiri sejak tahun 2008 yang diketuai oleh Ibu NengahSulasih. Kelompok ini terdiri dari 12 orang penenenun yang aktif menenun berdasarkanpesanan. Dalam 1 bulan 1 orang penenun dapat menyelesaikan 2-3 kain pesanan. Namunterdapat kendala dalam hal pemasaran yaitu penjualan terbatas dengan hanya menunggupesanan datang atau langsung menjual kepada tengkulak. Untuk meningkatkan omzet penjualanmaka dilakukan pendampingan dalam hal pemasaran. Dimana kegiatan pendampingan ini terdiridari 3 kegiatan yaitu 1) Sosialisasi kegiatan pemasaran online dengan media sosial dan carapenggunaannnya 2) Pemasaran dengan katalog penjualan 3) Pemasaran dengan bekerjasamadengan artshop untuk menunjang keberlanjutan usaha 4)Evaluasi. Luaran dari kegiatan ini yaitu1) ada peningkatan omzet penjualan sebesar 44% 2) Terjalinnya kerjasama antara penenundengan artshop 3) memiliki media sosial 4) Publikasi dalam jurnal ber-ISSN.
PKM PENDAMPINGAN STANDARISASI BAHANALAMBAGIGURU DAN SISWA SMK KESEHATAN BALI MEDIKA, DENPASAR I Made Gde Sudyadnyana Sandhika; Ni Kadek Yunita Sari; Anak Agung Ayu Putri Permatasari; I Gede Widhiantara; I Wayan Rosiana; Putu Angga Wiradana; I Made Wisnu Adhi Putra; Ni Kadek Dwipayani Lestari; Rahmadi Prasetijo; I Made Murna
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan terkait proses standarisasi bahan alamdi SMKKesehatan Bali Medika kurang diperhatikan karena kurikulumnya lebih banyak memuat matapelajaran produktif keperawatan, teknik laboratorium medik dan farmasi. Sebagai salahsatusekolah swasta di Kota Denpasar, sekolah ini masih memiliki alat dan bahan penunjangpraktikum di bidang Sains yang masih sangat terbatas. Konsep dasar standarisasi bahanalam termasuk penting diberikan di Sekolah ini mengingat sekolah ini merupakan sekolahkesehatan dan memiliki jurusan farmasi. Keterampilan standarisasi bahan alamberguna bagisiswa pada saat magang di dunia industri dan pada saat melanjutkan ke jenjang pendidikanyang lebih tinggi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu: 1)Memberikanwawasan mengenai standarisasi meliputi jenis standarisasi, fungsi standarisasi dan metodestandarisasi pada bahan alam khususnya tanaman obat, 2)Memberikan pengetahuanmengenai teknik-teknik standarisasi baik secara spesifik dan non spesifik pada bahan alamkhususnya tanaman obat, dan 3)Mempraktekan secara langsung dalam membuat sediaanekstrak yang berbahan dasar tanaman obat. Hasil dari Pengabdian Masyarakat ini adalah1)Wawasan mitra terkait standarisasi bahan alam meningkat dari rata-rata nilai 55 menjadi86 setelah posttest, 2)Tingkat pengetahuan mitra meningkat dari tidak tahu menjadi tahuakan teknik-teknik standarisasi dan semua anggota mitra yang mengikuti sosialisasimendapatkan rerata nilai pemahaman 84 pada post-test, 3)Penyampaian materi pembuatansediaan ekstrak bahan alam khususnya tanaman obat meningkat dari rata-rata nilai 45 padapretest menjadi 83 setelah posttest.
PKM EDUKASI PENGENALAN PEMANFAATAN HEWAN COBA UNTUK RISET ILMIAH BAGI GURU DAN SISWA SMA N 2 MENGWI, BADUNG Wiradana , Putu Angga; Sari, Ni Kadek Yunita; Permatasari , A.A. Ayu Putri; Widhiantara, I Gede; Lestari, Ni Kadek Dwipayani; Sandhika, I Made Gde Suadnyana; Putra, I Made Wisnu Adhi; Murna, I Made; Rosiana, I Wayan; Prasetijo, Rahmadi
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMAN 2 Mengwi merupakan salah satu sekolah menegah atas yang berlokasi di Kabupaten Badung, Bali yang mendukung adanya kegiatan pengembangan diri Karya Ilmiah Remaja (KIR) sebagai wadah siswa untuk meningkatkan prestasi. Namun dalam pelaksanaanya terutama dalam KIR untuk terus dapat mengikuti dan dapat meraih juara dalam berbagai lomba olimpiade dan lomba penulisan artikel ilmiah dan lainnya terkendala dalam kurangnya pengetahuan mengenai potensi penggunaan laboratorium di sekolah untuk melakukan mini riset dalam mendukung berbagai lomba sains yang akan diikuti. Kurangnya pengetahuan dalam melaksanakan riset ilmiah dan menyusun artikel ilmiah yang sesuai dengan kaidah ilmiah. Oleh karena itu tim PKM melakukan pendampingan dan pelatihan terhadap mitra yaitu: 1)memberikan penyuluhan terkait jenis-jenis hewan coba yang digunakan dalam riset ilmiah bagi guru dan siswa; 2)memberikan penyuluhan terkait terkait teknik penggunaan hewan coba dalam riset ilmiah bagi guru dan siswa; 3)melakukan pendampingan terkait praktek secara langsung teknik penggunaan hewan coba dalam riset ilmiah bagi guru dan siswa; 4)memberikan penyuluhan terkait tenik penulisan artikel ilmiah bagi guru dan siswa; 5) melakukan pendampingan terkait praktek membuat proposal riset ilmiah bagi guru dan siswa. Hasil PKM ini adalah: 1) Wawasan mitra terkait jenis-jenis hewan coba yang digunakan dalam riset ilmiah meningkat setelah sosialisasi dari rata-rata nilai 52 pada pre test menjadi 87 setelah post test; 2)Pengetahuan mitra terkait teknik penggunaan hewan coba dalam riset ilmiah meningkat setelah sosialisasi dari rata-rata nilai 50 pada pre test menjadi 80 setelah post test; 3)Keterampilan mitra terkait teknik penggunaan hewan coba dalam riset ilmiah meningkat setelah pelatihan dari rata-rata nilai 60 pada pre test menjadi 80 setelah post test; 4)Pengetahuan mitra terkait tenik penulisan artikel ilmiah meningkat setelah sosialisasi dari rata-rata nilai 53 pada pre test menjadi 83 setelah post test; 5)Keterampilan mitra dalam membuat proposal ilmiah meningkat setelah pendampingan dari rata-rata nilai 62 pada pre test menjadi 87 setelah post test.
PENDAMPINGAN KELOMPOK PETERNAK UDANG GALAH DI DESA BEDULU BLAHBATUH GIANYAR Lestari, Kadek Dwipayani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.11863

Abstract

Prospek pengembangan  budidaya udang galah diperkirakan lebih baik dari pada ikan konsumsi dan jenis udang lainnya. Peluang inilah yang dilihat oleh Bapak I Wayan Gunawan dan Bapak Putu Agus Ciptayasa peternak tambak udang galah di Banjar Margasengkala, Desa Bedulu, Blahbatuh Gianyar Bali. Daerah Banjar margasengkala Desa Bedulu, banyak lahan sawah yang sudah tidak produktif, maka bendesa adat setempat berinisiatif untuk membuat kelompok ternak udang galah. Ternak udang galah mulai dimulai sejak tahun 2010 hingga sekarang, dan kelompok ini aktif mensuplai udang galah kepada tengkulak, yang akan dipasarkan di restoran – restoran di wilayah Gianyar (Gianyar kota, ubud, tegalalang dan lainnya). Kelompok udang galah ini pun semakin menjamur di wilayah ini, banyak yang mengikuti untuk menjadi peternak udang yang sekarang menjadi 2 kelompok yang diketuai oleh Bapak I Wayan Gunawan dan Bapak Putu Agus Ciptayasa .Kendala utama yang dihadapi oleh peternak udang galah di Banjar Margasengkala yaitu bibit udang yang tidak membesar sesuai dengan ukuran penjualan sebelumnya yaitu hingga mencapai 40 gram. Pengetahuan tentang budidaya udang galah masih minim dan kesediaan alat untuk membantu kegiatan operasional pun masih kurang. Solusi dari hasil diskusi dengan kelompok mitra dan tim IbM yaitu pendampingan teknik budidaya pembesaran udang galah yang tepat dari segi syarat kolam dan kualitas air dan tanah, pemilihan bibit udang yang tepat. Kedua,pendampingan transfer ilmu mengenai pemilihan pakan udang galah yang tepat dan pakan alami alternatif serta vitamin. 
PENDAMPINGAN KELOMPOK TANI BUNGA PACAR AIR DI DESA BAKAS KLUNGKUNG lestari, kadek dwipayani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.176 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i1.21006

Abstract

Kelompok tani bunga pacar air (Impatiens balsamina) di desa bakas kabupaten klungkung yang terdiri dari 10 orang diketuai oleh Bapak Made Sudiarta (52) ini sudah selama 5 tahun bertani bunga pacar air yang sebelumnya kelompok ini bertani padi. Namun, karena terus mengalami kegagalan dan harga saing di pasar yang tidak sesuai membuat para petani beralih ke tanaman bunga pacar air. Khususnya di Bali bunga pacar air  sangat diperlukan untuk pembuatan canang atau banten untuk setiap hari pemujaan dipura, sehingga mudah untuk dipasarkan seperti padi yang dijadikan konsumsi setiap hari. Penanganan dalam penanaman yang lebih mudah di lapangan dibanding padi para petani beralih ke petani bunga. Namun saat ini, terdapat masalah dalam hal berkurangnya produksi bunga, penanganan pasca panen bunga agar tidak mudah membusuk, pengetahuan penggunaan bahan kimia pertanian peningkatan kualitas bunga yang minim, masih kurangnya peralatan pertanian, belum adanya manajemen pengelolaan, Maka kami dari tim dosen Universitas Dhyana Pura akan membantu memberikan solusi dari setiap permasalahan yang telah dikemukan tersebut. Solusi yang akan diberikan yaitu 1). Rehabilitasi tanah untuk memperbaiki kualitas tanah untuk meingkatkan produksi 2). Pendampingan perbaikan kualitas bunga dengan menggunakan pupuk dan benih pacar air tumpuk 3). Pendampingan pelatihan pembuatan pupuk alami 4).Pemberian dan pendampingan penggunaan alat semprot hama dan teknik penanggulangan hama.