Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISA PENGARUH KINERJA MANDOR TERHADAP KUALITAS PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TUBAN ., Mushthofa
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 02 (2015)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.884 KB)

Abstract

This study analyzed the effect of the performance of supervisors on the quality of construction projects in the city of Tuban. Population of this research is the foreman who led the work force in the execution of a construction project in the city of Tuban. The number of samples in this study were 34 people foreman in construction projects with a value of more than Rp. 250 million and below a value of Rp. 5 Billion. Data collection techniques in this study by taking primary data to find data directly in construction projects and take a secondary data by searching the literature related to this research. Analysis of the data used in this study using multiple linear regression with a comparison of two methods, namely Enter and Stepwise method. Results were analyzed by both methods are equally demonstrate that capability foreman work has a significant influence on the quality of construction projects in the city of Tuban with sig. 0.000 <0.05. Predictive power of the regression model with the Enter method (R-square) which is formed in this test has a value of 94.1%, meaning that the foreman working ability has contributed to the quality of construction projects amounted to 94.1%, while the remaining 5.9% was influenced by variables other than a model. While stepwise (R-square) which is formed in this test has a value of 93.6%, meaning that the foreman working ability has contributed to the quality of construction projects amounted to 93.6%, while the remaining 6.4% is influenced by other variables outside the model. The conclusion from this study is that among the factors foreman performance which include: the ability to work foreman, work discipline foreman, the foreman relationship with the project organization and work motivation foreman, the most dominant influence on the quality of construction projects is the capability of working foreman.Keywords: ability, performance, quality
ANALISA PENGARUH KINERJA MANDOR TERHADAP KUALITAS PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TUBAN ., Mushthofa
EXTRAPOLASI Vol 8 No 02 (2015)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v8i02.984

Abstract

This study analyzed the effect of the performance of supervisors on the quality of construction projects in the city of Tuban. Population of this research is the foreman who led the work force in the execution of a construction project in the city of Tuban. The number of samples in this study were 34 people foreman in construction projects with a value of more than Rp. 250 million and below a value of Rp. 5 Billion. Data collection techniques in this study by taking primary data to find data directly in construction projects and take a secondary data by searching the literature related to this research. Analysis of the data used in this study using multiple linear regression with a comparison of two methods, namely Enter and Stepwise method. Results were analyzed by both methods are equally demonstrate that capability foreman work has a significant influence on the quality of construction projects in the city of Tuban with sig. 0.000 <0.05. Predictive power of the regression model with the Enter method (R-square) which is formed in this test has a value of 94.1%, meaning that the foreman working ability has contributed to the quality of construction projects amounted to 94.1%, while the remaining 5.9% was influenced by variables other than a model. While stepwise (R-square) which is formed in this test has a value of 93.6%, meaning that the foreman working ability has contributed to the quality of construction projects amounted to 93.6%, while the remaining 6.4% is influenced by other variables outside the model. The conclusion from this study is that among the factors foreman performance which include: the ability to work foreman, work discipline foreman, the foreman relationship with the project organization and work motivation foreman, the most dominant influence on the quality of construction projects is the capability of working foreman.Keywords: ability, performance, quality
Strategi Mitigasi Resiko Supply Chain Dengan Metode House of Risk Eko Wahyu Abryandoko; Mushthofa Mushthofa
Rekayasa Sipil Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2020.014.01.4

Abstract

CV. Asri Tehnika is a company engaged in the construction, one of the projects that is now in the work by CV. Asri Tehnika is a project building construction of SDN Tlogoagung in Bojonegoro district. This research aims to identify various risks that occur in CV. Asri Tehnika at the time of construction of the building of SDN Tlogoagung District Kedungadem District Bojonegoro, along with the cause. The method used in this research is House of Risk, this method consists of two phases, namely the first phase to identify risk and risk agent, while the second phase is risk management. This research is expected to assist in the problem of supply chain activities within the company.
SUBSTITUSI AGREGAT BETON MENGGUNAKAN TANAH URUG LIMESTONE DARI KECAMATAN RENGEL KABUPATEN TUBAN Mushthofa Mushthofa; Amanda Pradhani Yanwar
Teknika Vol 16, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.246 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v16i1.2829

Abstract

Tujuan dari penelitian ini antara lain adalah untuk  memanfaatkan tanah urug limestone sebagai pengganti agregat beton, untuk menghitung kuat tekan beton yang dihasilkan dari pembuatan beton dengan agregat tanah urug limestone dan mengetahui lebih optimal mana pemakaian beton dengan agregat tanah urug limestone dengan beton konfensional      Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari literature-literatur baik buku maupun jurnal dan penelitian-penilitian terdahulu. Selain data sekunder juga menggunakan data primer yaitu dengan melakukan pengujian bahan dan pembuatan benda uji di laboratorium teknik sipil dan kemudian menganalisis hasil pengujian. Alat analisis yang digunakan adalah peralatan-perltan untuk pengujian bahan di laboratorium mekanika tanah dan laboratorium beton, untuk menghitung dengan menggunakan rumus-rumus baku  untuk setiap jenis pengujian bahan yaitu dengan menguji kadar air, kadar lumpur, kadar organik, uji berat jenis dan uji saringan. Pengujian benda uji dilakukan dengan 3 waktu yaitu pada beton dengan usia 7 hari, 14 hari dan 28 hari.      Dari hasil Analisa penggunaan tanah urug limestone sebagai pengganti agregat beton cukup optimal dengan hasil uji kuat tekan  umur 28 hari sebesar 14,181 kg/m3 dan kuat tekan  yang berumur 24 hari sebesar 12,009 kg/m3. Di lihat dari hasil uji tersebut beton Limestone masih belum layak untuk di gunakan untuk struktur namun beton ini setara Beton K175. Beton Mutu K175 merupakan salah satu jenis beton standar pembangunan di Indonesia, dimana beton jenis ini cocok untuk digunakan sebagai pondasi bangunan. Mutu k175 sendiri dinilai mampu menahan beban sebanyak 14,5 Mpa, tentunya kapasitas tersebut beton ini mampu menahan bangunan bertingkat sekalipun. Sedangkan perbandingan hasil uji kuat tekan beton normal dengan beton Limestone lebih optimal beton normal dengan hasil uji diperoleh 33,5 kg/m3 untuk beton norma dan 14,181 kg/m3 untuk beton Limestone.
Rehabilitasi dan Perencanaan Saluran Drainase di Komplek Wisata Dieng Plateau Nasyiin Faqih; Suharto Suharto; Eviani Eviani; Musthofa Musthofa
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 6 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v6i2.5429

Abstract

Drainase perkotaan merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang secara sistematis guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan perkotaan (khususnya perencanaan infrastruktur). Perancanaan drainase pada penelitian ini disusun dengan beberapa langkah seperti pengamatan lapangan, pengumpulan data primer, data sekunder, dilanjutkan dengan perhitungan analisa hidrologi, debit rencana, dan dimensi saluran. Berdasarkan penelitian ini, debit curah hujan di Kawasan Dieng Plateau dihitung menggunakan, metode gumbel tipe sebesar 197,526 mm/hari, dan perhitungan debit pada perencanaan dengan jumlah 58 saluran. Hasil debit saluran (Qsaluran) pada daerah Kawasan Wisata Dieng Plateau mempunyai nilai Qsaluran terbesar yaitu 25,805 m3/dt yang terdapat pada saluran 33 dengan tinggi saluran 3,5 m dan lebar saluran 3,5 m, dan Qsaluran terkecil yaitu 0,006 m3/dt yang terdapat pada saluran 51 dengan tinggi saluran 0,3 m dan lebar 0,3 m.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG BARU LIMA LANTAI RS PKUM WONOSOBO Ahmad Muzaki; Nasyiin Faqih; Ahmad Alfin; Mushthofa Mushthofa; Mochammad Qomaruddin
Device Vol 14 No 1 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i1.7032

Abstract

Melonjaknya kebutuhan pelayanan kesehatan di RS PKUM Wonosobo diperlukan peningkatan layanan kesehatan. Direncanakan gedung lima lantai menggunakan struktur beton rigid serta atap menggunakan struktur baja profil. Perencanaan struktur gedung mengacu pada SNI 2847:2019 dan SNI 1729:2020. Beban yang bekerja ditinjau berdasarkan SNI 1727:2019 dan SNI 1726:2019. Pengambilan data perencanaan, menentukan standart acuan, menentukan sistem struktur, preliminary design, menganalisa menggunakan program SAP2000 dan SPColumn, menentukan kebutuhan tulangan, serta mendesain fondasi.Perencanaan konstruksi terlebih dahulu menentukan sistem rangka pemikul momen. Struktur pada gedung dianalisa menggunakan aplikasi SAP2000 dan dihitung berdasarkan gaya dalam yang terjadi. Dari pengolahan data digunakan atap: WF 390.300, profil kanal 150.75.9.12,5; balok: B1 50×70 cm, B2 40×60 cm, B3 35×50 cm, BA1 25×50 cm, BA2 25×45 cm, BA3 20×40 cm, BA4 15×25 cm, BC1 30×40 cm; tebal pelat: P-1 120 mm, P-2 120 mm, P-3 120 mm, P-T 120 mm, P-B 120 mm, P-Atap 100 mm, P-Dasar 100 mm; tebal shearwall 350 mm; kolom: K1 70×70 cm, K2 60×60 cm; dan fondasi footplate 250×250×80 cm.
Analisis Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Pengguna Jalan Dan Lingkungan Masyarakat: Studi Kasus: Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro mushthofa
Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2021): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.328 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v6i1.269

Abstract

Perkembangan sektor industri di Indonesia beberapa tahun belakang menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Dalam pendistribusian suatu barang sektor industri tentu saja membutuhkan sebuah transportasi. Agar transportasi juga berjalan dengan baik dibutuhkan akses jalan yang maksimal dan mudah untuk dilalui. Salah satu kabupaten dengan potensi perkembangan industri yang cukup pesat yaitu Kabupaten Bojonegoro. Bojonegoro merupakan salah satu wilayah yang saat ini sedang berkembang dalam Industri Migas. Banyak truk-truk besar yang melewati kawasan jalan Raya Pemuda Timur dengan melebihi kapasitas. Dalam penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh yang ditimbulkan akibat dari kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur. Akibat yang ditimbulkan dari Kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro bagi pengguna jalan dan lingkungan masyarakat adalah berdampak pada aspek keamanan, kenyamanan dan aspek biaya. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,675 yang berarti bahwa variabel bebas yaitu aspek keamanan, aspek kenyamanan dan aspek biaya dapat menjelaskan variasi variabel terikat (kerusakan jalan) sebesar 67,5% sedangkan sisanya sebesar 32,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel yang mempengaruhi kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro yaitu aspek keamanan, aspek kenyamanan dan aspek biaya. Hal ini dibuktikan dengan hasil Uji Regresi Linier Berganda dimana variabel Aspek Keamanan memiliki nilai koefisien sebesar 0,216, variabel Aspek Kenyamanan memiliki nilai koefisien sebesar 0,663 dan variabel Aspek Biaya memiliki nilai koeefisien sebesar 0,276. Variabel yang paling dominan terhadap kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro adalah aspek kenyamanan dengan nilai koefisien sebesar 0,663.
Studi Eksperimen Pembuatan Genteng Beton Ringan Dengan Penambahan Foam Agent: Experimental Study Of Manufacturing Lightweight Concrete Tile With The Addition Of Foam Agent Mushthofa; Rizkiana, Vina
Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2021): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.226 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v6i2.309

Abstract

Atap adalah pelindung rangka atap suatu bangunan secara keseluruhan terhadap pengaruh cuaca: panas, hujan, angin dsb. Persyaratan penutup atap yang baik adalah awet dan kuat tahan lama. Kejelekan beton adalah mempunyai sifat getas dan kurang mampu menahan tegangan tarik dan berat sendirinya besar. Usaha peningkatan kualitas beton sampai sekarang ini masih terus dilakukan baik peningkatan kuat tekan, Tarik maupun lentur, bahkan sampai upaya untuk membuat beton itu ringan tetapi mempunyai kekuatan tinggi. Serat ijuk merupakan serat alami yang dihasilkan oleh pangkal pelepah pohon enau (arenga pinnata) yaitu tumbuhan bangsa palma. Melihat karakteristik serat ijuk yang mempunyai kekuatan tarik yang bagus, maka peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh penambahan serat ijuk sebagai bahan campuran dalam pembuatan genteng beton ditinjau dari kuat lentur, porositas dan impermeabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Bahan tambah dalam pembuatan genteng beton yang ditinjau dari kuat lentur, penyerapan air (porositas) dan ketahanan terhadap rembesan air (impermeabilitas). Benda uji dibuat dengan Tiga variasi pencampuran yaitu 0%; 4%; 8 dari volume (pasir) genteng beton. Dari pengujian bahan penyusun genteng beton yang berupa pasir Muntilan, semen dan air. Hasilnya yaitu pasir Muntilan masuk pada gradasi pasir agakkasar (zona 2), air tidak berwarna dan berbau, kemasan semen tidak cacat dan butiran semen tidak menggumpal. Hasil pengujian genteng beton sebagai berikut untuk pengujian kuat tekan 8.982 mpa; 3.409 mpa; 8.523 mpa dengan berat sempel genteng beton secara berurutan yaitu 233 gr; 336 gr; 241 gr. Untuk hasil pengujian penyerapan air semuanya tidak ada tetesan air dibagian bawah permukaan genteng. Dari hasil pengujian, genteng beton dengan variasi penambahan bahan kimia yaitu foam agent sebesar 0,5% memenuhi persyaratan yang ada di SNI 0096:2007.
Optimasi Irigasi Dengan Penyesuaian Pola Tanam (Studi Kasus Daerah Irigasi Desa Temayang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban) : Optimization Of Irrigation With Adjustment Of Planting Patterns (Case Study Of The Irrigation Area Of Temayang Village, Kerek District, Tuban Regency) Musthofa; Zainul Ikhwan, Mohamad
Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2022): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.718 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v7i2.394

Abstract

Desa Temayang memiliki Daerah pertanian yang cukup luas yaitu 293.02 Ha dan yang berstatus sawah adalah 98.8 Ha. Pada musim penghujan tanaman pokok yang ditanam petani di desa tersebut adalah tanaman padi dan itupun hanya satu kali tanam. Sedangkan setelah tanaman padi biasanya petani menanam palawija jenis jagung, dan terdapat beberapa area pertanian yang dibiarkan bera karena ketersediaan air tidak dapat memenuhi kebuthan air untuk seluruh area yang ada. Daerah Irigasi Desa Temayang Seluas 98.8 Ha dengan sumber air utama Brubulan yang terletak di Desa Temayang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. Saluran induk Brubulan sudah dibangun dengan dimensi yang sudah di sediakan untuk mengalirkan debit air maksimum (247 L/dtk). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air irigasi dengan jenis tanaman padi-jagung-kedelai. Dari luas wilayah Daerah Irigasi Desa Temayang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban sebesar 98.8 Ha dengan kebutuhan air irigasi pola tanam padi – jagung – kedelai dimulai awal pengolahan lahan pada awal bulan Desember maka dengan menggunakan aplikasi Cropwat versi 8.0 kebutuhan air irigasi maksimum didapat sebesar 128.0 ltr/dtk/ha. Terjadi pada periode ke 3 bulan April. Untuk minimum didapat sebesar 4.0 lt/dtk/ha. Terjadi pada periode ke 1 bulan September. Ketersediaan air pada Sumber Mata Air Brubulan yang ada di Desa Temayang Data debit maksimal sumber mata air brubulan desa temayang adalah 247 lt/dtk. Data debit minimal sumber mata air brubulan desa temayang adalah 66 lt/dtk. Dan Data debit rata rata sumber mata air brubulan desa temayang adalah 156,5 lt/dtk.
Analisis Debit Andalan Pada Sungai Pacal Di Hulu Bendung Klepek Untuk Kebutuhan Air Irigasi (Studi Kasus Daerah Irigasi Pacal Kiri): Analysis of Mainstay Discharge on Pacal River In Upper Klepek Weir For Irrigation Water Needs (Case study of Pacal Kiri Irrigation Area) Setiawan, Awang; Mushthofa
Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2022): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.446 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v7i1.397

Abstract

Kekeringan dan kurangnya suplay pembagian air dimusim kemarau masih menjadi sebuah permasalahan yang dialamai oleh banyak petani khususnya petani yang berada di daerah irigasi sungai Pacal selain itu kurangnya pemahaman masyarakat tentang RTTG ( Rencana Tata tanam Global) mengakibatkan kurang maksimalnya hasil dan gagalnya panen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan irigasi dan besarnya debit andalan di daerah irigasi Pacal kiri. Perhitungan dan Analisis kebutuhan air irigasi menggunakan metode FPR-LPR sedangkan untuk debit andalan menggunakan metode FJ Mock dan Basic year karakteristik aliran. Dari hasil analisis didapatkan bahwa kebutuhan air irigasi di daerah irigasi pacal kiri ± 5.918 m3/Ha. Debit tahun kering keandalan (97.30%) didapatkan debit maksimum sebesar 11.49 m3/dt, debit minimum sebesar 0.01 m3 /dt dengan debit rata-rata sebesar 3.34 m3/dt. Debit tahun rendah keandalan (75.34%) didapatkan debit maksimum sebesar 10.76m3/dt, debit minimum sebesar 0.04 m3 m3/dt dengan debit rata-rata sebesar 3.79 m3/dt. Debit tahun normal keandalan (50.68%) didapatkan debit maksimum sebesar 14.22 m3/dt, debit minimum sebesar 0.08 m m3/dt dengan debit rata-rata sebesar 5.60 m3/dt.Debit tahun cukup keandalan (26.02%) didapatkan debit maksimum sebesar 10.34 m3/dt, debit minimum sebesar 0.76 m3/dt dengan debit rata- rata sebesar 5.52 m3/dt.