Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALYSIS OF MAPPING OF THE LEVEL OF FLOOD PRONECTION IN BOJONEGORO REGENCY BASED ON GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM Mushthofa, Mushthofa; Qomaruddin, Mochammad
Journal of Green Science and Technology Vol 7 No 1 (2023): JOURNAL OF GREEN SCIENCE AND TECHNOLOGY VOL.7 NO.1 MARET 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jgst.v7i1.13

Abstract

Floods are natural disasters that often occur in various parts of the world, especially in flood-prone areas. Floods occur when water from rivers, lakes or seas overflows beyond its holding capacity. Floods can cause great damage to infrastructure, plants, animals and people. To overcome floods that occur frequently every year, it is necessary to map areas prone to flooding accurately and quickly using GIS which can be used to accurately monitor the location and area of ​​the area that is experiencing flooding. This study aims to analyze flood-prone areas and compile maps of flood-prone areas and describe the conditions of flood-prone areas in Bojonegoro Regency based on Geographic Information Systems (GIS). Data processed using GIS include: RBI Map of Bojonegoro Regency, River Map, Soil Type Map, Rainfall Data, Landsat Imagery Data, Flood incident data in Bojonegoro Regency. From the results of data processing, the results of the analysis are as follows: The level of flood-prone areas in Bojonegoro Regency is divided into 3 classes, namely: very vulnerable class of 49,963.671 Ha or around 21.66% of the sub-districts in Bojonegoro including the District: Margomulyo , Ngraho, Padangan, Kasiman, Malo, Purwosari, Trucuk, Kalitidu, Ngasem, Bojonegoro, Kapas, Dander, Balen, Kanor, Baureno, Sumberrejo, Kepohbaru and Gondang. The vulnerable class of 173,162.171 Ha or around 75.05% is in sub-districts including: Margomulyo, Ngraho, Tambakrejo, Kedewan District, Malo, Trucuk, Sekar, Ngambon, Ngasem, Gondang, Bubulan, Dander, Temayang, Sugihwaras and Kedungadem. The non-prone class is 7,580.157 ha or 3.29% in the sub-districts including: Margomulyo, Ngraho, Tambakrejo, Kedewan, Malo, Trucuk, Sekar, Ngambon, Gondang, Temayang, Sugihwaras and Kedungadem. Areas that have a high level of vulnerability are around the Bengawan Solo River which crosses Bojonegoro Regency. This can be caused because the area around the Bengawan Solo River has a height of <25 m and frequent flooding from the upstream and tributaries of the Bengawan Solo River.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG BARU LIMA LANTAI RS PKUM WONOSOBO Muzaki, Ahmad; Faqih, Nasyiin; Alfin, Ahmad; Mushthofa, Mushthofa; Qomaruddin, Mochammad
Device Vol 14 No 1 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i1.7032

Abstract

Melonjaknya kebutuhan pelayanan kesehatan di RS PKUM Wonosobo diperlukan peningkatan layanan kesehatan. Direncanakan gedung lima lantai menggunakan struktur beton rigid serta atap menggunakan struktur baja profil. Perencanaan struktur gedung mengacu pada SNI 2847:2019 dan SNI 1729:2020. Beban yang bekerja ditinjau berdasarkan SNI 1727:2019 dan SNI 1726:2019. Pengambilan data perencanaan, menentukan standart acuan, menentukan sistem struktur, preliminary design, menganalisa menggunakan program SAP2000 dan SPColumn, menentukan kebutuhan tulangan, serta mendesain fondasi.Perencanaan konstruksi terlebih dahulu menentukan sistem rangka pemikul momen. Struktur pada gedung dianalisa menggunakan aplikasi SAP2000 dan dihitung berdasarkan gaya dalam yang terjadi. Dari pengolahan data digunakan atap: WF 390.300, profil kanal 150.75.9.12,5; balok: B1 50×70 cm, B2 40×60 cm, B3 35×50 cm, BA1 25×50 cm, BA2 25×45 cm, BA3 20×40 cm, BA4 15×25 cm, BC1 30×40 cm; tebal pelat: P-1 120 mm, P-2 120 mm, P-3 120 mm, P-T 120 mm, P-B 120 mm, P-Atap 100 mm, P-Dasar 100 mm; tebal shearwall 350 mm; kolom: K1 70×70 cm, K2 60×60 cm; dan fondasi footplate 250×250×80 cm.
ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE BINAMARGA, PCI DAN SDI bakhri, M.faisol; Saputro, Yayan Adi; Rohmanto, Decky; Roehman, Fatchur; Mushthofa, Mushthofa
Pasak: Jurnal Teknik Sipil dan Bangunan Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/pasak.v1i1.5652

Abstract

Ruas jalan jepara – bangsri merupakan jalan kolektor yang berada di wilayah kabupaten jepara, akan tetapi dapat ditemukan kondisi jalan pada segmen tertentu masih terdapat kerusakan-kerusakan yang bisa mengganggu aktifitas pengguna jalan. Maka dari itu, perlu diadakan penelitian analisis kerusakan perkerasan jalan. Menurut hasil analisis Jenis kerusakan yang terdapat pada ruas jalan Jepara-Bangsri meliputi retak memanjang, retak kulit buaya, pengelupasan, amblas dan lubang. Jenis kerusakan yang dominan adalah pengelupasan dengan luas kerusakan 124.33 m2 dan persentase kerusakan 66.72 % serta kerusakan terendah adalah jenis amblas luas kerusakan 6.49 m2 dengan persentase kerusakan 2.13 %. Untuk metode Bina Marga diperoleh nilai urutan prioritas sebesar 5 termasuk dalam kondisi Sedang dengan program penanganan pemeliharaan berkala. Pada metode PCI diperoleh nilai rata-rata sebesar 66.47 yang merupakan kondisi Baik (Good)) termasuk kategori pemeliharaan rutin. Sedangkan metode SDI diperoleh nilai total sebesar 18.67 kategori baik termasuk program pemeliharaan rutin. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kondisi jalan yang hampir sama, yaitu masih dalam keadaan cukup baik namun memerlukan pemeliharaan agar tidak memperburuk kondisi jalan.
PENGUATAN SWASEMBADA PANGAN SANTRI MELALUI TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN DAN GREENHOUSE DI PONDOK PESANTREN SAYYID ABDULLAH SAJAD BANCAR Setyaningrum, Dyah; Mushthofa, Mushthofa; Saputra, Ichwan Hadi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3145

Abstract

Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan sasaran para santri dari ponpes Sayyid Abdullah Sajad Bancar. Pemberdayaan kepada para santri diperlukan untuk meningkatkan kapasitas diri masing-masing. Serta dapat menjadi bekal ketika mereka sudah lulus. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mewujudkan pesantren hijau dan memberi solusi atas tantangan perubahan iklim melalui pemanenan air hujan dan pertanian berkelanjutan dengan greenhouse. Adapun tahapan yang dilakukan adalah dengan survey awal untuk mengetahui masalah prioritas mitra, justifikasi solusi yang disepakati bersama mitra, pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, serta adanya monitoring dan evaluasi dari kegiatan ini. Kepemilikan aset untuk memenuhi kebutuhan swasembada pangan, dalam hal ini adalah IPAH dan greenhouse menjadi target akhir kegiatan. Luaran setelah adanya Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada pengurus dan santri terkait konservasi air dan swasembada pangan, sehingga dapat menjadi bekal para santri saat lulus. Selain itu, dampak lebih luasnya adalah dapat dijadikan percontohan dalam konservasi air kepada masyarakat/ ponpes lainnya. Secara kuantitasi, terlihat bahwa terjadi peningkatan pengetahuan mitra, dimana sebelum adanya penyuluhan dan pelatihan, pemahaman peserta masih di bawah 20%. Namun, setelah diberikan sosialisasi dan pelatihan pemahaman peserta mengalami peningkatan hingga 80%.
Literature Review: Water Spinach Variety KK-09 for Irrigation Optimization in Dry Land Mushthofa; Suripin; Dyah Ari Wulandari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.11380

Abstract

The increasing need for food due to population growth demands the optimization of dry land through efficient irrigation strategies. One approach is the selection of alternative crops with low water requirements but high economic value. This study aims to assess the potential of the KK-09 water spinach variety as an alternative cropping pattern in optimizing dry land irrigation. The method used is a literature review based on the Scopus database with relevant keyword searches and topic mapping using the Vos viewer tool. A total of 70 articles related to irrigation optimization in dryland were identified. In addition, an analysis of water requirements was conducted based on plant growth phases (germination, vegetative, flowering, and ripening). The results show that KK-09 water spinach only requires ± 720 mm of water in one planting cycle (110 days), with an average discharge requirement of ± 0.069 liters/second/hectare. The economic water efficiency reaches IDR 68/mm and a profit of IDR 100,400/m³, making it superior to other secondary crops such as corn, sorghum, and mung beans. These findings indicate that the KK-09 variety has the potential to be a sustainable irrigation solution for areas with limited water availability.
INTEGRASI BUILDING INFORMATION MODELING UNTUK EVALUASI AKURASI VOLUME, BIAYA, DAN WAKTU PADA PEKERJAAN STRUKTUR GEDUNG: STUDI KASUS RSUD KAJEN PEKALONGAN Muhamad Hilman Nafi Syaroif; Ashal Abdussalam; Nasyiin Faqih; Mochammad Qomaruddin; Mushthofa Mushthofa
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 5, No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v5i1.232

Abstract

Industri konstruksi memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga membutuhkan estimasi biaya dan perencanaan waktu yang akurat untuk mencegah pemborosan material, pembengkakan biaya, serta keterlambatan proyek. Building Information Modeling (BIM) merupakan teknologi pemodelan digital 3D terintegrasi yang mampu menghasilkan data volume, estimasi biaya, dan penjadwalan secara lebih presisi. Penelitian ini membahas penggunaan konsep Building Information Modeling dalam menganalisis dan membandingkan volume pekerjaan struktur, estimasi biaya, serta durasi pelaksanaan pekerjaan. Pemodelan elemen struktur dibuat menggunakan Autodesk Revit untuk memperoleh volume pekerjaan secara otomatis melalui Quantity Take Off (QTO), sedangkan estimasi biaya diolah menggunakan Microsoft Excel. Penjadwalan disusun melalui Microsoft Project dan disimulasikan dalam bentuk 4D menggunakan Autodesk Navisworks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BIM mampu memberikan volume pekerjaan yang lebih akurat dengan selisih volume beton sebesar 0,16% dan volume pembesian 0,12% jika dibandingkan metode konvensional. Perbedaan tersebut berdampak pada selisih biaya pekerjaan beton sebesar Rp 3.785.493,55 dan pekerjaan pembesian sebesar Rp 7.401.634,03. Selain itu, metode BIM menghasilkan total durasi pekerjaan struktur selama 157 hari, yang terintegrasi secara langsung dengan model digital sehingga memudahkan proses koordinasi dan evaluasi jadwal proyek. Secara keseluruhan, penerapan BIM terbukti dapat memberikan data volume yang lebih akurat, memudahkan koordinasi jadwal, serta meningkatkan ketepatan dan efisiensi proses perencanaan maupun pelaksanaan dibandingkan metode konvensional
Smart Cropping Pattern: A Systematic Study of Sustainable Agriculture Optimization Model Mushthofa Mushthofa; Suripin Suripin; Dyah Ari Wulandari; Mochammad Qomaruddin
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i3.1132

Abstract

Irrigated agriculture accounts for more than 40% of global food production despite covering only about 20% of the world's agricultural land. However, climate change, water constraints, and multisectoral pressures on natural resources demand greater efficiency in the management of agricultural systems. One key strategy is determining optimal cropping patterns under conditions of water and land constraints. This study aims to review mathematical approaches, especially Linear Programming (LP)-based optimization models, in developing efficient and sustainable cropping pattern strategies. This study was conducted through a systematic literature review of 185 scientific articles from the Scopus and ScienceDirect databases in the period 2014–2025. The analysis was carried out using the PRISMA method and visualization of research trends through VOS viewer software. The results of the review indicate that optimization models, especially Linear Programs, have been widely used to develop data-based land and water allocation strategies, considering agronomic, economic, and environmental aspects. The increasing number of publications in the last decade reflects the urgency of this theme and the shift towards quantitative-based decision-making in agricultural systems. This study provides a conceptual and applicative basis for the development of sustainable planting strategies that are adaptive to environmental changes.