Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analysis of Biennial Peak Discharges in the Lower Kening River Using the Nakayasu Method Novita Putri, Ayuning Tyas; Mushthofa; Yulia Indriani
Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 3 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 3
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2024.018.03.11

Abstract

Flooding is a persistent and challenging issue in many regions, requiring precise methods for estimating peak flood discharge to improve flood management strategies. Accurate discharge estimates are essential for designing effective flood control infrastructure and implementing mitigation measures. This study uses the Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph (SUH) method to estimate peak flood discharge for a 2-year return period in the Kening River Flow Area, Parengan sub-district, Tuban district, and East Java Province. This research used various methods for rainfall analysis, including the Gumbel, Pearson III, and log-normal distributions. In contrast, rainfall intensity calculations were carried out using the Mononobe and ABM methods. The research highlights the effectiveness of these methods in predicting rainfall intensity and peak discharge, providing valuable insights for flood management practices. The results show that the Nakayasu SUH method predicts a peak discharge of 206.62 m³/second. By improving the accuracy of flood discharge predictions, this study supports better planning and design of flood control structures, which is crucial for managing flood risks and enhancing infrastructure resilience in flood-prone areas. These findings are expected to improve flood management practices and infrastructure planning.
Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Kalikarung Kalibawang Wonosobo Faqih, Nasyiin; Kharianto, Aan; hermawan, hermawan; Qomaruddin, Mochammad; Mushthofa, Mushthofa
Device Vol 14 No 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i2.7651

Abstract

Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten wonosobo, Jawa Tengah merupakan salah satu desa yang sumber mata airnya melimpah namun karena kurangnya pengelolaan dari pihak desa sehingga desa kalikarung mengalami krisis air bersih ketika musim kemarau datang . Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jaringan air bersih di Desa Kalikarung di rencanakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sampai 15 tahun. Proyeksi Jumlah Penduduk renncana di lakukan dengan menggunakan 3 metode yaitu Geometrik, Arimatika dan eksponensial. Dan kemudian di lanjutkan perhitungan secara manual dan analisis menggunakan softwere QGIS dan EPANET 2.2.Perencanaan jaringan air bersih ini memerlukan data-data seperti keadaan sumber air, pengukuran debit, jumlah konsumen serta lokasi peletakan bak. Untuk menentukan elevasi dan panjang pipa dapat menggunakan aplikasi QGIS dan EPANET untuk memodelkan jaringan di lapangan. Mata air di Desa Kalikarung memiliki debit 13,51 lt/dt yang akan di gunakan untuk mengaliri penduduk sebanyak 3719 di tahun 2039 dengan metode perhitungan Exsponensial dengan rasio pertumbuhan 0,36% Dengan debit rencana yang akan di alirkkan ke Desa Kalikarung sebesar 6,86 lt/dt sampai tahun 2039. Kemudian gambar pemodelan di lakukan di aplikasi QGIS kemudian di export ke EPANET Perencanaan jaringan pipa distribusi tersebut menggunakan pipa jenis PVC dengan besarnya diameter disesuaikan dengan kebutuhan aliran debit.Berdasarkan hasil analisis EPANET dibutuhkan 1 PRV(Pressure Reducing Valve) untuk mmengatur tekanan air pada jaringan pipa yang mempunyai tekanan besar pada pipa dan untuk biaya perencanaan dibutuhkan sebesar Rp 2.416.867.000 dengan tarif seting per sambungan sebesar 2.200.00/m3
Pemberdayaan Masyarakat HIPPAM Tirta Bahari dengan Sanitasi yang Baik untuk Hidup yang Laik Setyaningrum, Dyah; Elvania, Nindy Callista; Mushthofa, Mushthofa
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i1.23694

Abstract

Clean water sanitation is an effort to maintain cleanliness and prevent the transmission of waterborne diseases to achieve community welfare in an area. This community service aims to increase the knowledge of the managers and consumers of HIPPAM Tirta Bahari Banjarjo Village, Bancar Subdistrict, Tuban Regency in managing clean water to fulfill basic proper sanitation. There are two activities to achieve this goal, the first activity was carried out on 19 August 2024 and related to the socialization of basic sanitation for a decent life. The second activity was carried out on 16 September 2024 related to making filtration with natural filters. Evaluation of the success of the socialization of this activity was carried out through pre-test and post-test. The pre-test and post-test results showed that the participants' understanding had increased to 95%, meaning that the participants could receive the material well. However, there is still a need for long-term evaluation regarding the sustainability of the program. Cooperation from all parties in implementing clean living is the most important factor, so that the effectiveness of basic sanitation can be fulfilled.
IMPLEMENTATION OF EPANET TECHNOLOGY IN THE DESIGN OF A CLEAN WATER SYSTEM IN DAMARKASIAN VILLAGE Faqih, Nasyiin; Herlambang, Sigit; Sulistyowati, Yuli; Roehman, Fatchur; Mushthofa, Mushthofa
Jurnal Disprotek Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v16i1.7166

Abstract

Water is a fundamental necessity that must be utilized wisely. This study was conducted in Damarkasian Village, located at the foot of Mount Sindoro and characterized by its hilly terrain. The village has a very limited supply of clean water, forcing residents to rely on a neighboring village for their water needs. Although there is a water distribution system in place, only wealthier residents can afford to build their own networks, while those less fortunate must rely on public facilities along the roadside. To address the uneven water distribution, a well-planned clean water distribution system based on gravity flow is essential. Field data collected includes spring water discharge, water quality, distance, and elevation, as well as population data from official statistics. Water discharge was measured using the volumetric method, and elevation and distance were recorded using the Q-GIS application. Network evaluation, conducted using EPANET 2.0 software, indicated a water discharge rate of 12.2 liters per second. To meet the village's water needs through 2037, a discharge rate of 10.57 liters per second is required. A total of 39 service tanks and appropriately sized PVC pipes are planned without the need for pumps, reducing costs. The total budget is estimated at IDR 1.4 billion, with a tariff of IDR 1,300/m³, cheaper than the PDAM rate.PENERAPAN TEKNOLOGI EPANET DALAM RANCANGAN SISTEM AIR BERSIH DI DESA DAMARKASIANAir adalah kebutuhan mendasar yang harus dimanfaatkan secara bijak. Penelitian ini dilakukan di Desa Damarkasian, yang terletak di kaki Gunung Sindoro dan memiliki kontur perbukitan. Sumber air bersih di desa ini sangat terbatas, sehingga penduduk bergantung pada desa tetangga untuk pasokan air. Meskipun ada distribusi air, hanya masyarakat yang mampu yang dapat membangun jaringan sendiri, sementara warga kurang mampu menggunakan fasilitas umum di pinggir jalan. Untuk mengatasi masalah distribusi air yang belum merata, diperlukan perencanaan sistem distribusi air bersih dengan sistem gravitasi. Data lapangan yang dikumpulkan mencakup debit mata air, kualitas air, jarak, dan elevasi, serta data penduduk dari badan statistik. Debit air diukur dengan metode volumetrik, dan elevasi serta jarak dengan aplikasi Q-GIS. Evaluasi jaringan menggunakan software EPANET 2.0 menunjukkan debit air sebesar 12,2 lt/detik. Untuk memenuhi kebutuhan penduduk hingga 2037, diperlukan debit 10,57 lt/detik. Sebanyak 39 bak pelayanan dan pipa PVC dengan diameter yang sesuai direncanakan tanpa pompa, yang menghemat biaya. Total anggaran sebesar Rp. 1,4 miliar, dengan tarif Rp. 1.300/m3, lebih murah dari PDAM.
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) MENGGUNAKAN METODE HIRA DAN FTA (Studi Kasus Proyek Gedung SDN Sendangharjo 4 Tuban) Eko wahyu abryandoko dan Mushthofa
Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2018): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.156 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v3i1.139

Abstract

Occupational Safety and Health is the most important part of the company especially in construction work. This study establishes a procedure based on observations with reference to HIRA and FTA approaches that occur to workers in the work. This study aims to determine the level of risk and potential hazards in construction project work and the most potential category in project work. This research is expected to follow up the biggest cause factor that happened to worker in project work of SDN Sendangharjo 4 Tuban.
ANALISIS KINERJA SIMPANG EMPAT BERSINYAL (Simpang di Jl. Untung Suropati – Jl. Dr. Soetomo – Jl. Panglima Polim) Mushthofa.,ST.,MT
Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2018): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2783.542 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v3i2.145

Abstract

Kota Bojonegoro merupakan Ibukota Kabupaten Bojoengoro yang segala aktivitasnya didukung oleh jaringan jalan kota. Dari aktivitas-aktivitas sektor-sektor perkantoran, pendidikan, dan jasa akan menimbulkan pergerakan lalulintas yang sangat padat. Salah satu wilayah padat lalu-lintas di Bojonegoro adalah simpang Jalan di wilayah Untung Suropati. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk me nganalisa kinerja simpang bersinyal dan berlengan empat dan berpedoman pada Kapasitas Jalan Indonesia 2014. Hasil analisis dari Kinerja simpang Jl. Untung Suropati, Jl. Dr. Soetomo, dan Jl. Panglima Polim untuk kondisi saat ini dapat diperoleh kapasitas(C) simpang sebesar 3443,344 skr/jam, derajat kejenuhan (DJ) = 1,156, Tundaan (T) = -26,02 det/skr dan peluang antrian (PA) = 90,702-213,24%. Dapat dikatakan bahwa kondisi simpang saat ini sudah tidak mampu melayani arus lalulintas yang lewat.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN TEMBOK PENAHAN TANAH DENGAN KONSTRUKSI BETON BERTULANG DI DESA SIMO KECAMATAN SOKO KABUPATEN TUBAN Mushthofa.,ST.,MT
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1979.283 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i1.153

Abstract

Jalan di desa tersebut merupakan jalan arteri dan merupakan jalur akses yang digunakan warga sekitar untuk kegiatan sehari-hari., maka saat hujan rawan terjadi kelongsoran atau pergeseran tanah akibat beban-beban kerja yang dapat menjadikan tanah terjadi penurunan sehingga menjadi rusak dan berdampak menghambatnya aktivitas warga sehari-hari yang melewati jalan tersebut. Berdasarkan uraian dan latar belakang masalah yang telah dikemukakan didepan dapat diidentifikasi beberapa permasalahan antara lain apakah tembok penahan tanah stabil terhadap gaya geser, guling dan daya dukung tanahnya. Adapun maksud dari penulisan skripsi ini adalah untuk menghitung stabilitas dinding penahan tanah pada kegiatan pembangunan TPT di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, apakah stabil terhadap gaya geser, guling dan stabil terhadap daya dukung tanah. Batasan masalah dikhususkan pada perencanaan dinding penahan tanah dengan simulasi dinding kantilever, perencanaan TPT di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, dan tidak memperhitungkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dalam perencanaan dinding penahan tanah di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Dari hasil pembahasan di BAB IV dapat disimpulkan beberapa hal mengenai perencanaan dinding penahan tanah yang berada di Desa Simo kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Dapat disimpulkan Stabilitas Geserdiperoleh 2,07, Stabilitas Guling diperoleh 0,31, dan Daya Dukung Tanah diperoleh 51246,3 , dari perhitungan tersebut telah memenuhi angka aman. Sehingga jenis TPT tersebut dapat diaplikasikan di lokasi tersebut.
Analisis Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Pekerja Proyek Konstruksi: Studi Kasus: Proyek Pembongkaran dan Pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III PT. Garuda Joyo Kusumo mushthofa
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.5 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i2.263

Abstract

Penelitian ini mengambil lokasi yaitu pada proyek pembongkaran dan pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III berlokasi di Desa Sumberarum Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran angket/kuesioner dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja proyek konstruksi sebanyak 100 dengan teknik sampel yang digunakan yaitu simple random sampling (sampel acak sederhana), sehingga jumlah sampel diperoleh sebanyak 50 responden. Metode analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan Regresi Linier Berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja pekerja proyek konstruksi pembongkaran dan pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III PT. Garuda Joyo Kusumo secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil jawaban responden dimana variabel Sistem Manajemen Keselematan dan Kesehatan Kerja (K3) masuk dalam kategori setuju dengan nilai rerata sebesar 3,70. Variabel Alat Pelindung Diri (APD) masuk dalam kategori sangat setuju dengan nilai rerata sebesar 4,05. Sedangkan variabel risiko kecelakaan kerja masuk dalam kategori sangat setuju dengan nilai rerata sebesar 4,22. Variabel yang berpengaruh terhadap kinerja pekerja proyek konstruksi pembongkaran dan pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III PT. Garuda Joyo Kusumo yaitu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan nilai ????ℎ???????????????????? 2,334, untuk variabel Alat Pelindung Diri (APD) diperoleh nilai ????ℎ???????????????????? 2,037 sedangkan untuk variabel Risiko Kecelakaan Kerja diperoleh nilai ????ℎ???????????????????? 2,053. Variabel yang berpengaruh paling dominan terhadap kinerja pekerja proyek konstruksi pembongkaran dan pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III PT. Garuda Joyo Kusumo adalah variabel Risiko Kecelakaan Kerja dengan hasil nilai rerata sebesar 4,22.
REVIEW PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK UNTUK ENERGI DAN BAHAN KONSTRUKSI Qomaruddin, Mochammad; Tristan, Alfian; Faqih, Nasyiin; Roehman, Fatchur; Mushthofa, Mushthofa
(JITEK)Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 10, No 2/Nov (2024): Jitek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v10i2/Nov.20048

Abstract

The problem of plastic waste has become a global concern due to its negative impact on the environment. Plastic, as a non-biodegradable material, results in significant pollution of soil and water. As plastic production increases, efforts to find innovative solutions in reducing environmental impact are important. This article discusses the use of plastic waste as an alternative energy source and construction material. Using a liter-tour review method from various sources that explores the potential of plastics to be converted into energy as well as their use in building materials and as aggregates in concrete. The results of the analysis show that the use of plastic waste can not only reduce pollution, but also provide economic and social benefits, especially as fuel oil and building materials such as paving plastic, plastic aggregate, asphalt plastic mixture. 
Smart Cropping Pattern: A Systematic Study of Sustainable Agriculture Optimization Model Mushthofa, Mushthofa; Suripin, Suripin; Wulandari, Dyah Ari; Qomaruddin, Mochammad
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i3.1132

Abstract

Irrigated agriculture accounts for more than 40% of global food production despite covering only about 20% of the world's agricultural land. However, climate change, water constraints, and multisectoral pressures on natural resources demand greater efficiency in the management of agricultural systems. One key strategy is determining optimal cropping patterns under conditions of water and land constraints. This study aims to review mathematical approaches, especially Linear Programming (LP)-based optimization models, in developing efficient and sustainable cropping pattern strategies. This study was conducted through a systematic literature review of 185 scientific articles from the Scopus and ScienceDirect databases in the period 2014–2025. The analysis was carried out using the PRISMA method and visualization of research trends through VOS viewer software. The results of the review indicate that optimization models, especially Linear Programs, have been widely used to develop data-based land and water allocation strategies, considering agronomic, economic, and environmental aspects. The increasing number of publications in the last decade reflects the urgency of this theme and the shift towards quantitative-based decision-making in agricultural systems. This study provides a conceptual and applicative basis for the development of sustainable planting strategies that are adaptive to environmental changes.