Sujendra, Bima
Universitas Tanjungpura

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) SEMANGAT BARU DI DESA PARIT BARU KECAMATAN SELAKAU KABUPATEN SAMBAS DAMAYANTI, INDRI; Triyono, Joko; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i3.4263

Abstract

Indri Damayanti: Peran PemerintahDesaDalamPengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) SemangatBaru di DesaParitBaruKecamatanSelakauKabupaten Sambas. SkripsiProgram StudiIlmuPemerintahan, FakultasIlmuSosial Dan IlmuPolitik, Universitas Tanjungpura. 2023.Penelitianinibertujuanuntukmengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan. Pada penelitianinimenggunakanjenispenelitiandeskriptifdenganmenggunakantipekualitatif yang ditujukanuntukmendapatkangambaranataupemahaman yang mendalammengenaipermasalahan yang terjadi di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di DesaParitBaru. Denganteknikpengumpulan data yaituobservasi, dokumentasi dan wawancara. Sumber data dalampenelitianiniadalahsubjekpenelitian yang terdiridari 10 orang sertadokumentasi yang berkaitandenganpenelitian.Teori yang digunakandalampenelitianiniadatentangperanpemerintahdesaadatigayaitu Regulator, Dinamisator dan Fasilitator. Hasil penelitianberdasarkanhasilanalisisdapatditarikkesimpulan, menunjukkanbahwaBUMDes yang ada di DesaParitBarubelumefektifuntukmembantuperekonomianDesaParitBaru, karena Peran PemerintahDesadalammembimbing dan mengawasi para pengelolaBUMDeskurang optimal. PengelolaBUMDeskurangkreatifdalammengembangkan dana yang ada, padahalDesaParitBarumempunyaipotensi yang bisadikembangkan, sepertipengelolaankegiatanpembibitansapipotong. Tidakadanyatransaparansi dan kurangnyakomunikasiantarapenasehat, pengawas dan pengelolaBUMDesbahkankepadamasyarakatsehinggapengelolaanBUMDestidakterarah. Kata Kunci: Peran, PemerintahDesa, Badan Usaha Milik Desa.
KOORDINASI PEMERINTAH DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA MAMEK KECAMATAN MENYUKE KABUPATEN LANDAK Enjella, Tri Yansi; Triyono, Joko; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i3.4314

Abstract

Penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui Koordinasi Pemerintah Dalam Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Di Desa Mamek Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Permasalahan mengenai Koordinasi Pemerintah dalam Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Mamek ini cukup menarik untuk diteliti, mengingat Program Keluarga Harapan (PKH) ini merupakan program bantuan bersyarat yang dibuat oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia khusus untuk masyarakat miskin. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif Kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Hasibuan (2011,88) sebagai pedoman, adapun menurut Hasibuan (2011,88) terdapat 4 faktor yang mempengaruhi koordinasi, yaitu Kesatuan Tindakan, Komunikasi, Pembagian Kerja, dan Disiplin. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa data masyarakat yang tidak diproses untuk menjadi anggota Program Keluarga Harapan (PKH) adalah data yang sudah diproses namun berstatus data antri. Kemudian data masyarakat yang tiba-tiba tidak terdaftar lagi menjadi anggota Program keluarga Harapan (PKH) adalah data yang bermasalah dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga harus diperbaiki ke Disdukcapil. Serta keluhan-keluhan dari masyarakat yang bermunculan adalah karena ketidakpahaman masyarakat mengenai prosedur pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH). Adapun saran dalam penelitian ini adalah perlu dilakukan evaluasi pada kinerja pendamping, agar terjadi perbaikan pendampingan secara konsisten. Perlu adanya pelatihan pemberdayaan kepada pendamping agar lebih siap melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pendamping yang profesional, untuk mendampingi masyarakat. Serta verifikasi dan pemutakhiran data oleh pendamping dan operator SIKS-NG  harus di maksimalkan lagi agar pembaharuan data dilaksanakan secara berkala dan tidak terjadi keterlambatan dalam menginput data ke aplikasi SIKS-NG. Kata Kunci: Kesatuan Tindakan, Komunikasi, Program Keluarga Harapan, Koordinasi, Pemerintah.  
KINERJA APARATUR PEMERINTAH DALAM PELAYANAN PUBLIK DITENGAH PANDEMI COVID-19 DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA PONTIANAK Pudjianto, Pudjianto; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3467

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menjelaskan fenomenakinerja pelayanan pemerintah ditengah kasus Covid-19 pada Dinas Kependudukan dan Catatan SipilKota Pontianak dengan menggunakan pendekatan proses (internalprocess approach), terutama memahami dan menjelaskan fenomena dalam halefisiensi pelayanan, produktivitas, responsibilitas, dan akuntabiltas. Variabelkinerja ini penting diteliti karena didasarkan atas alasan bahwa kinerja outputyang diberikan kepada lingkungan akan sangat tergantung pada tinggi rendahnyakinerja. Hal ini berarti organisasi birokrasi pemerintah tak dapat meningkatkebertanggungjawabannya (accountability), kepercayaan, menciptakan keadilan,efektivitas eksternal dan kepuasan masyarakat sebagai indikator kinerjaeksternalnya tanpa memiliki kinerja internal yang baik. Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan analisa data secara kualitatif serta dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kinerja Aparatur Sipil Negara  (ASN) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak sudah hampir cukup baik dalam pelayanan terhadap masyarakat, namun masih ada bagian yang sepenuhnya belum optimal. Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat kebingungan masyarakat dalam pendaftaran Online. Masyarakat sempat kebingungan dengan alur pendaftaran yang dilakukan mengingat keterbatasan jumlah kuota yang dilakukan Disdukcapil Kota Pontianak di masa Pandemi Covid-19. Hal tersebut yang membuat masyarakat malas untuk mendaftar secara online karena selain kuota yang terbatas juga terkendala dengan Smartphone yang mereka gunakan. Sehingga mengakibatkan penumpukan antrian secara offline. Kata Kunci : ASN, Covid-19, Kinerja, Pelayanan  
EFEKTIVITAS KERJA LEMBAGA PEMASYARAKATAN DALAM PEMBINAAN NARAPIDANA ANAK PADA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II SUNGAI RAYA NURHIDAYAT, ASTRI; Patriani, Ira; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i3.4327

Abstract

Penelitianinidiangkatberdasarkanbanyaknyatingkatkejahatantindakpidana yang dilakukananak-anak. Usiaanakmasihperlumendapatkanpendidikan, keterampilan, dan pembinaansosial agar dapathidupbermasyarakatkembalisetelahkeluardari masa pembinaan. Penelitianinimenggunakanmetodepenelitiankualitatifdenganmpendekatandeskriptif. Tujuandaripenelitianiniyaitumendeskripsikan dan menganalisisefektivitaspembinaannarapidanaanak di Lembaga PembinaanKhususAnak (LPKA) Kelas II Sungai Raya. Teknik pengumpulan data yang dilakukandengancaraobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diambilpenelitidalammenentukaninformanmenggunakanteknik sampling non-probability denganpengambilansampelmenggunakan purposive sampling. Pengujiankeabsahan data menggunakanteknikTriangulasi. Penelitianinimenggunakanteoriefektivitas, yaitupemahaman program, tepatsasaran, tepatwaktu, tercapainyatujuan, dan perubahannyata. Hasil penelitianinibahwaterdapatempatindikator yang sudahterpenuhiyaitupemahaman program, ketepatanwaktu, tercapainyatujuan, dan perubahan yang nyata. Satu indikator yang belumterpenuhiyaituketepatansasaran. Simpulandaripenelitianiniyaitu LPKA Kelas II Sungai Raya belumsepenuhnyaefektifdalammelaksanakan program pembinaan. Kata Kunci: Efektivitas, Lembaga Pemasyarakatan, Anak-anak                                                           
PEMBINAAN DISIPLIN PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN EMPANANG KABUPATEN KAPUAS HULU VERY, LEBERTUS; Rahim, Abdul; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i1.4284

Abstract

Lebertus Very : Penelitian ini berfokus pada pembinaan disiplin pegawai di Kantor Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, terkait kurangnya ketegasan dalam memberikan hukuman kepada pelanggar peraturan absensi kehadiran, yang saat ini hanya berupa teguran lisan. Akibatnya, hukuman tersebut tidak menghasilkan efek jera bagi para pegawai yang melanggar aturan dan rendahnya motivasi dan apresiasi dari pimpinan kepada bawahan menyebabkan pegawai cenderung mengabaikan tanggung jawab mereka dalam mematuhi jam kerja,. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsi dan merujuk pada teori pembinaan disiplin menurut Tohardi, mencakup konsep punishment and reward, adil dan tegas, motivasi, keteladanan, dan lingkungan yang kondusif. Hasil penelitian bahwa di Kantor Kecamatan Empanang, pemberian reward yang dapat memotivasi semangat kerja pegawai belum diimplementasikan secara efektif. Selain itu, hukuman yang diberikan belum sepenuhnya sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Meskipun Camat sudah adil dalam memberikan tugas dan wewenang, namun kurang tegas dalam memberikan sanksi yang lebih efektif selain hanya teguran lisan. Teguran lisan bukanlah satu-satunya faktor motivasi bagi pegawai. Disarankan agar Kantor Kecamatan Empanang juga menyelenggarakan workshop atau seminar, serta membangun keterbukaan antara pimpinan dan bawahan untuk memperkuat kepercayaan terhadap pemimpin. Keteladanan, sikap, dan perilaku seorang pemimpin memiliki peran penting dalam membentuk kondisi lingkungan di Kantor Kecamatan Empanang. Pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif dengan memberikan dukungan dan fasilitas juga menjadi faktor kunci dalam meningkatkan disiplin pegawai di Kantor Kecamatan Empanang.Kata Kunci: Pembinaan, Disiplin Pegawai, Kecamatan.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DESA SUNGAI SENA KECAMATAN SILAT HILIR KABUPATEN KAPUAS HULU NATALIA, NATALIA; Rusdiono, Rusdiono; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4264

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Desa Sungai Sena Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan publik di Kantor Desa Sungai Sena Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini terdiri dari Lima aspek pelayanan publik, yaitu sebagai berikut: Berwujud (Tangible), pada aspek ini sarana dan prasarana Kantor desa masih belum memadai dan kedisiplinan aparatur masih kurang baik. Kehandalan (Reliability) pada aspek ini aparatur desa masih memiliki kekurangan didalam kecermatan, standar pelayanan masih belum jelas. Ketanggapan (Responsiveness), pada aspek ini aparatur desa memiliki kekurangan didalam menanggapi keluhan masyarakat. Jaminan (Assurance), pada aspek ini aparatur desa sudah cukup baik. Empati (Empathy), pada aspek ini aparatur desa sudah cukup memuaskan. Saran yang dapat peneliti berikan pada penelitian ini adalah sebagai berikut: pada aspek Tangible perlu dilakukan pembenahan atau penambahan sarana dan prasarana, serta meningkatkan kedisiplinan. Pada aspek Reliability perlu dilakukan peningkatan kecermatan petugas dan membuat aturan standar pelayanan yang jelas. Pada aspek Responsiveness aparatur perlu meningkatkan ketanggapan dan merespon pendapat atau keluhan masyarakat dengan menyediakan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan tanggapan mereka. Pada aspek Assurance aparatur perlu meningkatkan jaminan kepastian waktu, biaya dan juga legalitas pelayanan sehingga tingkat kepercayaan masyarakat kepada aparatur desa semakin meningkat. Pada aspek Empathy, aparatur desa harus mempertahankan sikap melayani yang ramah, sopan, santun, tidak mendeskripsikan masyarakat dan juga menghargai. Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan Publik, Kantor Desa Sungai Sena
EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA DALAM MENANGGULANGI DAMPAK PANDEMI COVID-19 DI DESA PULAU JAYA KECAMATAN TEMPUNAK KABUPATEN SINTANG SETIAWAN, DEDY; Sujendra, Bima; Sihaloho, Nahot Tua Parlindungan
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i1.4289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas dari program bantuan langsung tunai dana desa dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19 bagi masyarakat kurang mampu di Desa Pulau Jaya Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya yang kurang dipahami oleh masyarakat dan penyaluran program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya  dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali sedangkan penyaluran program BLT dana desa dapat dilakukan setiap 1 (satu) bulan sekali. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas program menurut Sutrisno yang terdiri dari : 1) Pemahaman Program, kesimpulannya adalah program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa ini hanya dipahami oleh pemerintah Desa Pulau Jaya sedangkan masyarakat kurang memahami dikarenakan tidak dilakukannya sosialisasi; 2) Tepat Sasaran, kesimpulannya adalah pelaksanaan program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya sudah tepat sasaran; 3) Tepat Waktu, kesimpulannya adalah penyaluran program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya yang dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku; 4) Tercapainya Tujuan, kesimpulannya adalah program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya sudah mencapai tujuan; 5) Perubahan Nyata, kesimpulannya adalah program BLT dana desa di Desa Pulau Jaya sudah memberikan perubahan yang baik walaupun belum terlihat signifikan. Adapun saran penulis yaitu pemerintah Desa Pulau Jaya dan masyarakat harus saling bekerjasama dan berpartisipasi penuh agar program BLT dana desa yang dilaksanakan dapat terlaksana dengan efektif dan memberikan dampak yang baik khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Kata Kunci : Efektivitas, BLT dana desa, Pandemi Covid-19.  
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DI DESA SUNGAI BESAR KABUPATEN KETAPANG NINGRUM, DHEA TRISUKMA; Hardilina, Hardilina; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 2 (2024): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i2.4303

Abstract

Di dalam Peraturan Pemerintah No. 72 tahun 2005 tentang desa, memberi peluang kepada masyarakat desa untuk mengurus dan mengatur otonominya melalui syarat yang diamanahkan yaitu memperhatikan keberagaman daerah, potensi daerah, keadilan, pemerataan, partisipasi masyarakat, dan prinsip-prinsip demokrasi. Dalam rangka mendukung penyelenggaraan pembangunan desa maka pemerintah desa perlu untuk mengoptimalkan peran dalam pembangunan dan menggembangakan segala potensi-potensi sumber daya ekonomi yang ada.Pemerintah desa harus memiliki peran yang banyak dalam pembangunan agar pembangunan dapat berjalan dengan optimal.Stabilisator, Inovator, Modernisator dan Pelopor merupakan bagian yang sangat penting dalam menjalankan peran pemerintah desa dalam optimalisasi pembangunan ini dikarenakan Stabilisator, Inovator, Modernisator dan Pelopor merupakan dasar untuk mencapai suatu optimalisasi peran dalam hal ini. Stabilisator, Inovator, Modernisator dan Pelopor tersebut dilakukan oleh pemerintah desa Sungai Besar bersama dengan beberapa pihak terkait seperti tokoh masyarakat dan pihak swasta serta tidak lupa dukungan dari masyarakat desa itu sendiri.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif Kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Adapun yang menjadi unit analisis adalah pemerintah desa Sungai Besar, BPD, dan tokoh masyarakat.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa pelaksanaan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah desa Sungai Besar telah dilakukan dengan baik akan tetapi belum sepenuhnya terpenuhi. Dalam penelitian ini memang proses pembangunan dalam seluruh tahap sudah lancar akan tetapi masih kurangnya pemerintah desa dalam memberikan inovasi dan modernisasi dibidang pertanian. Meskipun demikian pemerintah desa Sungai Besar sudah melaksanakan optimalisasi suatu peran dalam pelaksanaan pembangunan. Kata Kunci: Peran, Pemerintah Desa, dan Pembangunan.
KINERJA KEPALA DESA DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA DI DESA DERANUK KECAMATAN JELAI HULU KABUPATEN KETAPANG BAYU, BAYU; Pudjianto, Pudjianto; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3468

Abstract

 Penelitian ini berjudul “ Kinerja Kepala Desa Dalam Pengelolaan Anggaran Pebdapatan Dan Belanja Desa Di Desa Deranuk Kabupaten Ketapang”. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kinerja Kepala Desa Dalam Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Deranuk Kabupaten Ketapang.Penelitianinimenggunakanpendekatankualitatifdenganjenispenelitiandeskiptif. Subjekpenelitianiniterdiridari 2 (dua) unsur, yaitu 4 (empat) dariunsuraparaturDesadan 2 (dua) darimasyarakatDesaDeranukadapunteknikpengumpulan data dilakukandenganObsevasi, wawancara, dandokumentasi. Berdasarkanhasilpenelitiandapatdisimpulkan.Berdasarkan analisis data yang diuraikan pada bab sebelumnya, penulis memyimpulkan bahwa: Indikator produktivitas terlihat bahwa produktivitasnya tidak baik karena pada tahun pertama dalam masa jabatan kepala desa masih ada masalah dan kurangnya koordinasi antara kepala desa dengan masyarakat yang mengakibatan keterlambatan dalam pembangunan dan masalah lainya adalah pandemi covid 19 yang mengaibatkan terganggunya aktivtas dalam pembangunan di Desa Deranuk. Oleh karena itu, kinerja aparatur desa masih harus melakukan perbaikan demi terciptanya kinerja yang efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat desa tersebut. Indikator kualitas kinerja Kepala Desa Deranuk adalah baik sehingga membuat kinerja aparatur dalam pengelolaan desa dapat berjalan lebih maksimal. Indikator responsivitas terlihat bahwa masyarakat memiliki partisipan dalam membangun desanya sendiri. Indikator responsibilitas terlihat bahwa pelaksanaan tugas dan fungsi dalam Pengelolaan APBDesa di Desa Deranuk sudah cukup baik karena sudah berdasarkan pada prinsip-prinsip administrasi pemerintahan dalam pelaksanaan program pemerintah Desa. Kemudian indikator akuntabilitas cukup optimal seperti usulan-usulan masyarakat yang disampaikan diterima dan bertanggungjawab penuh terhadap tugas dan wewenang yang ada. Sehingga untuk mencapai sebuah kinerja desa yang baik ini sangat sulit tanpa dorongan akuntabilitas pimpinan yang baik. Kata Kunci:   Kinerja kepala Desa, Akuntabilitas, Kualitas Layanan, Responsibilitas, Responsivitas.
PENGARUH KEPEMIMPINAN CAMATTERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAIDI KANTOR KECAMATAN SOMPAKKABUPATEN LANDAK TAHUN 2023 Heri, Florianus; Sujendra, Bima; Sihaloho, Nahot Tua
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4270

Abstract

Penulisan skripsi bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Kecamatan Sompak Kabupaten Landak. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif jenis asosiatif. Populasi terdiri dari 15 orang dan sampel yang diteliti dan mengisi kuesioner berdasarkan tabel Krajie dan Morgan sebanyak 14 orang pegawai. Teknik pengumpulan data yang dilakukan untuk memperolah informasi yang dibutuhkan yaitu dengan cara: observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan skala likert untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara kepemimpinan (X) terhadap displin kerja (Y) sebesar 0,148. Nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh kepemimpinan (X) tehadap disiplin kerja (Y) adalah sebesar 14,8%. Nilai signifikasi pada Deviation from Linearity 0,141 yang mana lebih dari 0,05 maka berarti ada hubungan yang linier secara signifikan antara variable independent (Kepemimpinan) dengan variable dependent (Disiplin kerja Pegawai). Saran untuk Kantor Kecamatan Sompak dapat menerapkan kepemimpinan dan displin kerja secara bersamaan, agar tercapai tingkat kedisiplinan kerja pegawai yang tinggi. Ada faktor lain atau variabel lainnya yang mempengaruhi disiplin kerja pegawai sehingga diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan variabel lainnya tersebut sehingga mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik lagi.Kata Kunci : Kepemimpinan, Disiplin, Pegawai, Camat, Kuantitatif, Pearson Product Moment.