Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres dan Body Image terhadap Risiko Eating Disorder pada Remaja SMK Kesehatan Fahd Islamic School pada Masa Pandemi Kusumowati, Dwi; Noerfitri, Noerfitri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 15 No 2 (2023): JIKM Vol. 15, Edisi 2, Mei 2023
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v15i2.451

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Gangguan makan yang terjadi pada remaja saat masa pandemi terdapat peningkatan sekitar 20%. Remaja yang mengalami gangguan makan pada masa pandemi dapat dipengaruhi dari tingkat stres sehingga merasakan keinginan makan secara berlebihan serta dapat berpengaruh terhadap body image. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dan citra tubuh terhadap gangguan makan pada remaja SMK Kesehatan Fahd Islamic School di masa pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 260 responden usia 15-17 tahun di SMK Kesehatan Fahd Islamic School. Pengambilan data menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner PSS-10 (Perceived Stress Scale-10), BSQ-34 (Body Shape Questionnare-34), dan EAT-26 (Eating Attitudes Test-26). Analisis data berupa uji regresi logistik berganda. Hasil: Berdasarkan hasil analisis regresi logistik berganda, diperoleh p-value = 0,0001 dengan nilai OR = 4,736 untuk hubungan tingkat stres dengan risiko eating disorder dan diperoleh p-value = 0,017 dengan nilai OR = 2,182 untuk hubungan body image dengan risiko eating disorder. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan body image dengan risiko eating disorder pada remaja SMK Kesehatan Fahd Islamic School pada masa pandemi. Relationship of Stress Level and Body Image to the Risk of Eating Disorder in Adolescents at SMK Kesehatan Fahd Islamic School During Pandemic Abstract Background: Eating disorders in adolescents increased by around 20% during the pandemic. Stress levels can influence adolescents who experience eating disorders during a pandemic, so their desire to overeat can affect body image. This study aims to analyze the relationship between stress level and body image to the risk of eating disorders of students during the pandemic at SMK Kesehatan Fahd Islamic School. Methods: This study used a quantitative method with a cross-sectional design. The sample used was 260 respondents aged 15-17 years at the SMK Kesehatan Fahd Islamic School. Retrieval of this data using a consecutive sampling technique. Data was collected using the PSS-10 (Perceived Stress Scale-10), BSQ-34 (Body Shape Questionnaire-34), and EAT-26 (Eating Attitudes Test-26) questionnaires. In this study, data analysis was carried out as a multiple logistic regression. Results: The results of the multiple logistic regression, obtained p-value = 0.0001 with OR = 4,736 for the relationship between stress levels and risk of eating disorders and obtained p-value = 0.017 with OR = 2.182 for the relationship between body image and risk of eating disorders. Conclusion: The conclusion of this study is that there is a significant relationship between the level of stress and body image with the risk of eating disorders with among adolescents at SMK Kesehatan Fahd Islamic School during pandemic.
PENANGGULANGAN BALITA WASTING DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS) PENGASINAN KOTA BEKASI Noerfitri, Noerfitri; Nurrohmah, Firdha Safinah; Krisila Soegoto, Afifah Dania; Nurbaiti, Alissa; Meilasari, Cici; Amer, Fadhilaiasha; Kirana, Nabila Adzra; Hutapea, Steffi Florencia; Volanda, Tiara
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.917 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v6i2.1231

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu kegiatan yang berupa implementasi program pendidikan di kampus dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung di dunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu. Selain itu PKL merupakan salah satu kegiatan akademik yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa pada program studi tertentu. Pelaksanaan PKL bidang gizi masyarakat ini berlangsung selama satu bulan dimulai dari tanggal 27 Desember 2021 sampai dengan 21 Januari 2022 dan bertempat di Puskesmas Pengasinan Kota Bekasi. Berdasarkan data e-PPGBM, didapatkan posyandu yang memiliki jumlah masalah gizi balita tertinggi yaitu posyandu Camar dan Perkutut 1. Masalah gizi yang banyak ditemukan yaitu pendek, beresiko gizi lebih, dan obesitas, sedangkan berdasarkan data primer didapatkan masalah gizi yang banyak ditemukan yaitu balita kurus atau wasting. Intervensi yang diberikan yaitu berupa penyuluhan guna meningkatkan pengetahuan ibu terkait status gizi balita kurus (wasting). Dengan adanya kegiatan PKL ini diharapkan dapat membantu ibu balita dalam mengatasi masalah gizi balita yang dialami. Berdasarkan uji statistik terdapat peningkatan pengetahuan ibu terkait masalah gizi ditujukan dengan peningkatan nilai median pada uji saphiro-wilk antara hasil pre-test dengan hasil post-test.