Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

BERSIH PANTAI UNTUK KESEHATAN: MENINGKATKAN KESADARAN KEBERSIHAN LINKUNGAN DI MASYARAKAT KABUPATEN BANTAENG Fadli, Muhammad; Fatoni, Fatoni; Zakaria, Ahmad; Karim, Achmad; Irfan, Irfan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat Bersih Pantai untuk Kesehatan: Meningkatkan Kesadaran Kebersihan Lingkungan di Masyarakat Kabupaten Bantaeng dilaksanakan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya menjaga kebersihan pantai demi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Permasalahan utama di wilayah pesisir Kabupaten Bantaeng adalah penumpukan sampah, terutama plastik, yang berdampak pada pencemaran laut dan risiko kesehatan masyarakat. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Rangkaian kegiatan meliputi aksi bersih pantai, penyuluhan kesehatan lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, serta pembentukan Kelompok Sadar Lingkungan (KSL) sebagai penggerak kebersihan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, dengan pengurangan volume sampah di pantai hingga 60%. Masyarakat mulai menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memanfaatkan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam membangun kesadaran ekologis, tanggung jawab sosial, dan kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungan. Melalui kolaborasi lintas pihak, tercipta lingkungan pantai yang bersih, sehat, dan produktif sebagai langkah menuju pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng.
EDUKASI DETEKSI DINI KASUS NYERI LEHER PADA KALANGAN DEWASA MUDA Azzahra. M, Sitti Fatimah; Wildayati, Wildayati; Alfarizi, Muhammad Rizky; Almufarid, Andi Muhammad Rizky; Fadli, Muhammad
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri leher merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang semakin meningkat prevalensinya pada populasi dewasa muda, khususnya pada wanita. Kondisi ini berkaitan erat dengan perubahan gaya hidup modern yang ditandai dengan penggunaan teknologi digital secara intensif, postur kerja yang tidak ergonomis, dan kurangnya aktivitas fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan deteksi dini nyeri leher melalui edukasi komprehensif. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi melalui presentasi interaktif, demonstrasi teknik pemeriksaan mandiri, pengisian kuisioner menggunakan Neck Disability Index. Peserta kegiatan adalah 20 wanita dewasa muda dengan rentang usia 20-35 tahun. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta tentang faktor risiko, gejala, dan cara deteksi dini nyeri leher. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam sesi praktik dan menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat aplikatif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam upaya preventif gangguan muskuloskeletal pada dewasa muda dan diharapkan dapat menjadi model edukasi kesehatan berbasis komunitas
SOSIALISASI BEACH HANDBALL PADA MAHASISWA FIKK UNM Fadli, Muhammad; Rizky Al Mufarid, Andi Muhammad; Zakaria, Ahmad; Hardi, Alif Aryadi; Achmad Karim
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6190

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memperkenalkan olahraga beach handball kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Beach handball merupakan salah satu cabang olahraga turunan dari handball yang dimainkan di atas pasir pantai, dengan karakteristik permainan yang dinamis, atraktif, serta menuntut kemampuan teknik, fisik, dan kreativitas yang tinggi. Meskipun olahraga ini telah berkembang pesat dan dipertandingkan secara resmi di berbagai ajang internasional, termasuk kejuaraan dunia dan multi-event olahraga, popularitas beach handball di Indonesia masih tergolong rendah dan belum banyak dikenal, khususnya di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi teoritis dan praktik lapangan. Pada sesi teori, peserta diberikan pemahaman mengenai sejarah perkembangan beach handball, perbedaan antara handball indoor dan beach handball, peraturan permainan, sistem penilaian, serta pengenalan teknik dasar dan posisi pemain. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab guna meningkatkan pemahaman dan ketertarikan peserta terhadap olahraga ini. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan pasir, di mana peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik dasar beach handball seperti passing, shooting, catching, footwork, serta gerakan bertahan (defensive movement) sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 45 mahasiswa FIKK UNM yang berasal dari berbagai program studi, sehingga mencerminkan keterwakilan lintas disiplin dalam bidang keolahragaan dan kesehatan. Hasil evaluasi kegiatan yang dilakukan melalui post-test menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan mencapai 85%, yang mengindikasikan bahwa kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan efektif. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan beach handball dapat semakin dikenal dan diminati di lingkungan kampus, khususnya di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNM. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan beach handball secara berkelanjutan, baik melalui pembentukan unit kegiatan mahasiswa, program pembinaan, maupun integrasi dalam kurikulum pembelajaran olahraga. Lebih lanjut, pengenalan beach handball sejak dini di lingkungan akademik diharapkan dapat membuka peluang lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
PENGARUH LATIHAN TERHADAP KEMAMPUAN PUKULAN DRIVE PADA PERMAINAN TENIS MEJA Fadli, Muhammad
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.6083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan koordinasi mata tangan dan latihan daya ledak tungkai terhadap kemampuan pukulan drive pada permainan tenis meja. Kemampuan melakukan pukulan drive yang efektif merupakan salah satu keterampilan fundamental yang harus dikuasai oleh atlet tenis meja untuk dapat bersaing di level kompetitif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian adalah atlet tenis meja dengan sampel sebanyak 40 orang yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan. Kelompok pertama diberikan latihan koordinasi mata tangan tinggi dan daya ledak tungkai tinggi, kelompok kedua diberikan latihan koordinasi mata tangan tinggi dan daya ledak tungkai rendah, kelompok ketiga diberikan latihan koordinasi mata tangan rendah dan daya ledak tungkai tinggi, dan kelompok keempat diberikan latihan koordinasi mata tangan rendah dan daya ledak tungkai rendah. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pukulan drive yang telah divalidasi. Analisis data menggunakan ANOVA dua jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan pukulan drive (p < 0,05), terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan daya ledak tungkai terhadap kemampuan pukulan drive (p < 0,05), dan terdapat interaksi antara koordinasi mata tangan dan daya ledak tungkai terhadap kemampuan pukulan drive (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah kombinasi latihan koordinasi mata tangan dan daya ledak tungkai secara bersama-sama memberikan kontribusi optimal terhadap peningkatan kemampuan pukulan drive pada permainan tenis meja.
EDUKASI STRETCHING DAN STRENGTHENING UNTUK MENCEGAH CEDERA OLAHRAGA PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Sitti Fatimah Azzahra.M; Wildayati; Muhammad Fadli; Miftahul Janna; Andi W. Fajriansyah Al-Ghifari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6260

Abstract

Mahasiswa merupakan kelompok usia produktif yang memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi, namun seringkali mengalami cedera olahraga akibat kurangnya pengetahuan tentang teknik pencegahan yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam melakukan stretching dan strengthening sebagai upaya preventif cedera olahraga. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Negeri Makassar dengan melibatkan 60 mahasiswa dari fakultas ilmu keolahragaan dan kesehatan yang aktif dalam kegiatan olahraga. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, workshop praktik, dan pendampingan berkelanjutan selama empat minggu. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan mahasiswa sebesar 82% tentang teknik stretching dan strengthening yang benar, dengan 88% mahasiswa mampu mempraktikkan gerakan dengan teknik yang tepat dan melaporkan penurunan keluhan nyeri otot serta peningkatan performa. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membangun budaya pencegahan cedera di kalangan mahasiswa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya persiapan fisik yang komprehensif sebelum berolahraga.
Pengaruh Program Core Stability Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Atlet Senam Sitti Fatimah Azzahra M; Wildayati; Muhammad Fadli
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5813

Abstract

Keseimbangan merupakan komponen biomotorik yang sangat krusial dalam cabang olahraga senam, mengingat hampir seluruh gerakan senam menuntut kemampuan atlet untuk mempertahankan posisi tubuh secara stabil baik dalam kondisi statis maupun dinamis. Core stability exercise merupakan program latihan yang berfokus pada penguatan otot-otot inti tubuh yang meliputi otot perut, punggung bawah, panggul, dan pinggul sebagai fondasi utama dalam menghasilkan gerakan yang efisien dan terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program core stability exercise terhadap peningkatan keseimbangan atlet senam. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan pre-test dan post-test control group design. Subjek penelitian terdiri dari 30 atlet senam aktif yang dibagi secara acak menjadi kelompok eksperimen (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Program latihan core stability exercise diberikan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Instrumen pengukuran keseimbangan menggunakan Balance Error Scoring System (BESS) dan Star Excursion Balance Test (SEBT). Hasil analisis menggunakan uji paired t-test menunjukkan terdapat peningkatan keseimbangan yang signifikan pada kelompok eksperimen (p < 0,05) dengan nilai rerata pre-test pada BESS 18,6 ± 3,2 dan post-test 10,3 ± 2,7. Sementara kelompok kontrol nilai rerata pre-test pada BESS 18,1 ± 3,5 dan posttest 17,4 ± 3,3). nilai rerata pre-test pada SEBT 69,2 ± 4,7dan post-test 80,7 ± 4,4. Sementara kelompok kontrol nilai rerata pre-test pada SEBT 68,9 ± 4,9 dan posttest 68,9 ± 4,9). Disimpulkan bahwa program core stability exercise secara signifikan dapat meningkatkan keseimbangan atlet senam. Kata Kunci: Core Stability Exercise, Keseimbangan, Atlet Senam, BESS, SEBT
MENGUNGKAP MEKANIKA DI BALIK SERVIS PANJANG: STUDI DESKRIPTIF PADA SISWA SEKOLAH Mohammad Fandi Kurnia; Fadli, Muhammad; Fathurrahman
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan servis panjang badminton siswa laki-laki dan perempuan serta menginterpretasikan hasilnya melalui pendekatan biomekanika dasar. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan instrumen tes servis panjang yang mengacu pada norma Poole. Subjek penelitian terdiri dari siswa laki-laki (n=16) dan perempuan (n=12). Analisis data menggunakan statistik deskriptif meliputi nilai rata-rata, simpangan baku, nilai minimum–maksimum, serta distribusi kategori berdasarkan norma. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori Tinggi (Interval Nilai = 21 – 30). Secara biomekanika, performa servis panjang dipengaruhi oleh produksi impuls, koordinasi rantai kinetik, dan sudut proyeksi shuttlecock. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan servis panjang siswa masih perlu ditingkatkan melalui pendekatan latihan yang menekankan koordinasi gerak dan efisiensi transfer energi.
PENGARUH LATIHAN BOX JUMP DAN LATERAL JUMP TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA Fadli, Muhammad; Andi W Fajriansyah Al-Ghifari; Mohammad Fandi Kurnia
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6517

Abstract

This study aims to determine the effect of box jump and lateral jump training on shooting ability in soccer games. The method used is an experiment with a pretest-posttest control group design. The study sample consisted of 30 soccer players aged 17–20 years who were divided into two groups, namely the box jump training group and the lateral jump training group. The instrument used was a test of shooting ability towards the goal by measuring accuracy and speed of the shot. Data were analyzed using a paired t-test and ANOVA test with a significance level of ? = 0.05. The results showed that both training methods had a significant effect on improving shooting ability (p < 0.05). Box jump training showed an average increase of 18.7%, while lateral jump training showed an increase of 14.3%. There was a significant difference between the two groups, where the box jump group was more effective in improving shooting ability than the lateral jump group. It was concluded that box jump training was more dominant in improving shooting ability because it involved more vertical explosive movements that supported kick power.
Laboratorium Virtual dalam Biomekanika: Tinjauan dan Validitas Fisika Simulasi Gerak Manusia Miftahul Janna; Sitti Fatimah Azzahra; Muhammad Fadli
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Maret Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i3.5226

Abstract

Laboratorium virtual (VL) telah berkembang menjadi komponen pedagogis sentral dalam pembelajaran biomekanika olahraga, terutama sebagai respons terhadap keterbatasan aksesibilitas dan biaya sistem penangkapan gerak (MoCap) konvensional. Artikel ini menyajikan tinjauan sistematis dan analitis terhadap perkembangan VL dalam pembelajaran biomekanika (2018–2026), dengan fokus utama pada validitas fisika simulasi gerak manusia. Melalui metode library research dengan pendekatan kualitatif-naratif, studi ini mengidentifikasi empat kategori utama teknologi VL, yaitu estimasi pose berbasis video (markerless), sensor inersia (IMU), pemodelan muskuloskeletal, serta realitas virtual dan tertambah (VR/AR), dan mengevaluasi kesesuaian output kinematika dan kinetikanya dengan prinsip mekanika Newtonian. Temuan menunjukkan bahwa VL yang mengintegrasikan kendala berbasis fisika dalam alur pemrosesan data menghasilkan output yang lebih konsisten dengan data referensi standar dibandingkan pendekatan tanpa kendala fisika. Kerangka kontrol optimal berbasis IMU mampu mendekati akurasi sistem MoCap optik dengan galat RMSE yang signifikan lebih rendah, sementara konfigurasi sensor jarang yang dikombinasikan dengan model muskuloskeletal sagital dapat merekonstruksi gerak secara valid hanya dengan dua hingga tiga sensor. Secara pedagogis, VL terbukti meningkatkan pemahaman konseptual melalui visualisasi kausalitas gaya-gerak, memfasilitasi pengulangan eksperimen aman tanpa risiko cedera, dan mendukung implementasi blended learning. Kesenjangan penelitian yang tersisa mencakup evaluasi longitudinal transfer pembelajaran, standardisasi protokol validasi VL lintas platform, dan kajian ekuitas akses.
Development of Handball Athletes' Potential: Coaches' Strategies in Training Beginner Handball Athletes Muhammad Fadli
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga: PEJUANG Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66968/s8tkrx16

Abstract

This study aims to examine coaches’ strategies in developing the potential of beginner handball athletes comprehensively, covering technical, tactical, physical, and psychological aspects. Early-age athlete development is an essential foundation in building a competitive handball sports ecosystem at both national and international levels. The research employed a descriptive qualitative method with a case study approach conducted at beginner handball clubs in South Sulawesi Province. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with certified coaches and athletes, and analysis of training program documents. The findings indicate that effective coaching strategies include the design of structured and progressive training programs, the application of individualized approaches based on athletes’ ability profiles, the development of character and competitive mentality, and the implementation of regular performance monitoring. Athlete-centered coaching has been proven to significantly enhance the intrinsic motivation and technical abilities of beginner athletes. The conclusion of this study emphasizes that the success of beginner handball athlete development is highly determined by the quality of coaching strategies that are adaptive, communicative, and grounded in scientific evidence