Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Efek Latihan Balance Terhadap Keseimbangan Pada Mahasiswa Di Universitas Negeri Makassar Wildayati; Sitti Fatimah Azzahra M; Muhammad Fadli
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.5818

Abstract

Keseimbangan merupakan kemampuan fundamental yang mempengaruhi kualitas aktivitas fisik dan akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek latihan balance terhadap peningkatan keseimbangan pada mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest-posttest control group design yang melibatkan 60 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok perlakuan (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Kelompok perlakuan mendapatkan program latihan balance selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, durasi 45 menit per sesi, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi khusus. Pengukuran keseimbangan menggunakan Balance yatiu One Leg Stand Test (OLST). Data dianalisis menggunakan paired t-test untuk membandingkan hasil pre-test dan post-test, serta independent t-test untuk membandingkan kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada keseimbangan kelompok perlakuan sebelum dan sesudah intervensi (p<0,001). Skor OLST meningkat dari 14,32±4,56 detik menjadi 26,87±3,42 detik. Terdapat perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol setelah intervensi (p<0,001). Latihan balance efektif meningkatkan keseimbangan statis dan dinamis pada mahasiswa, sehingga dapat direkomendasikan sebagai program latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan fungsional dan mencegah risiko cedera. Kata kunci: latihan balance, keseimbangan statis, keseimbangan dinamis, mahasiswa, intervensi latihan
Sosialisasi dan Pengembangan Olahraga Kabaddi di Kabupaten Jeneponto Achmad Karim; Ikadarny; Irfan; Suwardi; Muhammad Fadli
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.4848

Abstract

Olahraga kabaddi merupakan salah satu cabang olahraga tradisional yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Jeneponto. Namun, tingkat pengetahuan dan partisipasi masyarakat terhadap olahraga ini masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses sosialisasi serta upaya pengembangan olahraga kabaddi di Kabupaten Jeneponto. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pengurus olahraga, pelatih, serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan kabaddi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi dilakukan melalui kegiatan demonstrasi, pelatihan dasar, dan pengenalan di lingkungan sekolah serta komunitas masyarakat. Sementara itu, pengembangan olahraga kabaddi dilakukan melalui pembinaan atlet, penyediaan sarana dan prasarana, serta dukungan dari pemerintah daerah dan organisasi olahraga. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, minimnya sumber daya manusia yang kompeten, serta kurangnya dukungan pendanaan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih terstruktur dan kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkan popularitas serta prestasi olahraga kabaddi di Kabupaten Jeneponto.
The Influence of Traditional Games on Students' Emotional Intelligence in Physical Education Learning Muhammad Fadli
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga: PEJUANG Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of the traditional game of hadang on improving students' emotional intelligence in physical education learning at SDN 21 Tangnga-Tangnga. Emotional intelligence is an important aspect in the development of elementary school-aged children that needs to be developed through various learning methods, one of which is through traditional games. This study used a quasi-experimental design method with a pretest-posttest control group design approach. The research subjects consisted of 60 students of grades IV and V who were divided into an experimental group (30 students) who received the traditional game of hadang treatment and a control group (30 students) who followed conventional learning. Data collection used a validated emotional intelligence scale with a reliability of 0.89. The results showed a significant difference between the experimental and control groups with a t-value of 8.742 > t-table 2.002 at a significance level of 0.05. The increase in emotional intelligence in the experimental group reached 32.4% covering aspects of self-awareness, emotional management, motivation, empathy, and social skills. The traditional game of hadang has been proven effect in improving students' emotional intelligence because it involves social interaction, teamwork, emotional control, and decision-making in a competitive yet enjoyable game situation.
Analysis of the Level of Upper Service Skills in Volleyball Games of Junior High School Extracurricular Students Muhammad Fadli
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga: PEJUANG Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the level of overhand serve ability in volleyball among students of SMP Negeri 24 Makassar. A quantitative approach with a descriptive method was employed. The sample consisted of 20 students selected through total sampling, meaning the entire population served as research subjects. The research instrument was an overhand serve skill test conducted with the involvement of an observer, supported by observation and interviews as supplementary data. The results revealed that the overhand serve ability of students at SMP Negeri 24 Makassar falls under the good classification with a percentage of 35.0%. This study concludes that the overhand serve skills of students at SMP Negeri 24 Makassar are generally considered good; however, further improvement remains necessary given that the serve is a fundamental technique that every player must master, as it directly influences the opportunity to score points in a match. Therefore, integrated training encompassing basic techniques such as passing, blocking, smashing, serving, and physical conditioning needs to be consistently maintained to support more optimal overhand serve performance.
PERAN REMAJA DALAM KESADARAN BEROLAHRAGA DI MASYARAKAT Muhammad Fadli; Andi W Fajriansyah Al-Ghifari; Muhammad Rizky Alfarizi; Sitti Fatimah Azzahra; Wildayati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 02 (2026): MARET 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran berolahraga di masyarakat Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di era digital yang cenderung mendorong gaya hidup sedentari. Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran berolahraga di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan peran remaja sebagai agen perubahan dalam membudayakan aktivitas olahraga di komunitas lokal. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan, pelatihan kepemimpinan olahraga, serta pembentukan komunitas olahraga berbasis remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa remaja yang diberdayakan mampu menjadi penggerak utama dalam menginisiasi program olahraga rutin, mengajak peer group dan keluarga untuk berolahraga, serta menciptakan lingkungan yang suportif terhadap aktivitas fisik. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga meningkat sebesar 45% setelah adanya intervensi melalui remaja. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah remaja memiliki potensi besar sebagai katalisator perubahan perilaku kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi berolahraga. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk mempertahankan dan mengembangkan peran remaja dalam ekosistem olahraga masyarakat.
Pengaruh Indeks Massa Tubuh, Daya Ledak Tungkai dan Pengetahuan Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Siswa SMP Muhammad Fadli; Sitti Fatimah Azzahra M; Ikadarny Ikadarny
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i1.4115

Abstract

Murid seringkali mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran lompat jauh. Pada proses pembelajaran penekanan pada komponen-komponen penunjang utama yang berperan dalam lompatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh indeks massa tubuh, daya ledak tungkai, dan pengetahuan terhadap kemampuan lompat jauh murid SMPN 1 Bantaeng. Penelitian yang akan digunakan adalah Path analisis. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang kemudian dipilih menjadi dua kelompok secara ramdom sampling. Teknik pengumpulan data questioner serta mengukur kemampuan variabel indeks massa tubuh, daya ledak tungkai dan pengetahuan terhadap kemampuan lompat jauh. Hasil analisis dalam pengelolaan data diketahui bahwa Indeks Massa Tubuh (XI) dipengaruhi oleh Pengetahuan (X3) hasil analisis yang diperoleh yaitu 0,194 dengan signifikansi (p) = 0,005 (p < 0,05). Daya Ledak Tungkai (X2) dipengaruhi oleh pengetahuan (X3) hasil analisis yang diperoleh yaitu 0,109 dengan signifikansi (p) = 0,004 (p < 0,05). Indeks massa tubuh (XI) berpengaruh terhadap kemampuan lompat jauh (Y) hasil analisis yang diperoleh yaitu 0,209 dengan signifikansi (p) = 0,008 (p < 0,05). Daya Ledak Tungkai (X2) berpengaruh terhadap kemampuan lompat jauh (Y) hasil analisis yang diperoleh yaitu 0,607 dengan signifikansi (p) = 0,000 (p < 0,05). Motivasi (X3) berpengaruh terhadap kamampuan lompat jauh (Y) hasil analisis yang diperoleh yaitu 0,192 dengan signifikansi (p) = 0,003 (p < 0,05). Indeks massa tubuh (XI) melalui pengetahuan (X3) berpengaruh terhadap kemampuan lompat jauh (Y) nilai yang diperoleh yaitu 0,209 atau 20,9 % dan signifikansi (p) sebesar (p) 0,008 (p < 0,05). Daya Ledak Tungkai (X2) melalui Pengetahuan (X3) berpengaruh terhadap lompat jauh (Y) Nilai yaitu 0,607 atau 60,7 % dan signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa indeks massa tubuh, daya ledak tungkai dan pengetahuan berpengaruh terhadap kemampuan lompat jauh murid.
Small Ball Game Learning Model Through the Application of Simple Tools for Elementary School Students Muhammad Fadli; M. Imran Hasanuddin; Andi Muhammad Rizky Al Mufarid
JIPES - JOURNAL OF INDONESIAN PHYSICAL EDUCATION AND SPORT Vol. 11 No. 02 (2025): JIPES (Journal of Indonesian Physical Education and Sport)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIPES.112.04

Abstract

This study aims to develop a small-ball game learning model through the use of simple equipment for elementary school students. The common problems encountered in teaching small-ball games include limited facilities and infrastructure, as well as the lack of learning modifications suited to the characteristics of elementary school students. The research method used is a development study with a Research and Development (R&D) approach. The subjects of the study were 60 fourth- and fifth-grade elementary school students. The learning model was developed by modifying game equipment using simple, easily obtainable materials adjusted to students’ motor abilities. The results show that the small-ball game learning model using simple equipment is effective in improving basic motor skills, learning motivation, and students’ active participation in physical education learning. Expert validation indicates that the model is feasible to implement, with a feasibility rate of 87.5%, and the effectiveness of learning increased by 78.3%. This learning model can serve as an alternative solution for schools with limited facilities to optimize small-ball game learning in elementary schools.
The Effect of Circuit Training and Fartlek Training on the VO₂max of Handball Athletes Muhammad Fadli; Andi Muhammad Rizky Al Mufarid; Sitti Fatimah Azzahra M; Wilda Yati; Muhammad Rizky Alfarizi
Journal of Physical Education, Sport, and Human Performance Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Physical Education, Sport, and Human Performance (JPESHP)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is an experimental research type that uses a "pre test and post test group design" research design. This research aims to determine; (1) Is there an effect of circuit training on VO2Max of handball athletes; (2) Is there an effect of fartlek training on VO2Max of handball athletes; (3) Is there a difference in the effect of circuit training and fartlek training on VO2Max of handball athletes. The population is all handball athletes. The sample used is 20 handball athletes. The sampling technique is a sample population divided into 2 groups using a block system. The data analysis technique used is descriptive analysis, inferential analysis of the t-test at a significance level of α = 0.05. The results of the study show that; (1) There is an effect of circuit training on VO2Max of handball athletes, with an observation value = -5.093 (Pvalue <0.05); (2) There is an effect of fartlek training on VO2Max of handball athletes, with an observation value = -5.750 (Pvalue <0.05); (3) There is a difference in the effect of circuit training and fartlek training on VO2Max of handball athletes, with tobservation value = 2.205 (Pvalue < 0.05).
Walking For Health: Improving Exercise Awareness Among The Community Of Malilingi Muhammad Fadli; Ahmad Zakaria; Fathurrahman Fathurrahman; Alif Hariyadi Hardi
Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Dharma Abdi Lestari
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public health is strongly influenced by lifestyle, including exercise habits. Walking for health (jalan sehat) is a simple, low-cost physical activity that can be performed by people of all ages. This community service study aims to increase awareness of exercise and optimize the use of public facilities through walking activities in Malilingi Village, Bantaeng Regency. A participatory action approach was employed, involving the community as planners, implementers, and evaluators. Activities included health education, organized walking sessions, and evaluation of facilities and community participation. Results showed increased community participation, the establishment of the Malilingi Healthy Walking Community, and more effective use of public spaces. In addition to improving physical fitness, the activities strengthened social interactions, solidarity, and environmental awareness. These findings align with the Health Promotion Model and the concept of social capital, emphasizing the importance of environmental interventions and active community participation in fostering healthy behaviors. Walking for health in Malilingi Village proves to be an effective community-based health promotion strategy.
Tingkat Kemampuan Servis Forehand Permainan Tenis Meja Mahasiswa FIKK UNM Muhammad Fadli; Fathurrahman; Miftahul Janna
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.182

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti hanya ingin mengetahui servis forehand pada mahasiswa FIKK UNM. Adapun Sampel dalam penelitian ini pada mahasiswa FIKK UNM, dengan jumlah 20 orang. Dalam pengambilan sampel ini menggunakan teknik diambil dengan menggunakan total sampling. Analisis dalam penelitian ini dilakukan oleh peneliti bersama pengamat merefleksi hasil observasi terhadap wawancara dan tes servis forehand. Data yang di peroleh dari penelitian ini adalah hasil dari servis forehand pada mahasiswa FIKK UNM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Hasil penelitian servis forehand pada mahasiswa FIKK UNM berada pada klasifikasi yang cukup dengan persentase sebesar (35,0%). Karena pada dasarnya latihan yang perlu dilakukan dengan pukulan forehand yang intens, servis dan fisik. Karena teknik dasar tenis meja seperti itu, digunakan bersama dengan teknik forehand dan dilakukan untuk mengatur tempo permainan dan memudahkan untuk pukulan dan sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan kemampuan teknik dasar servis maupun Kemampuan pukulan mahasiswa. Selain itu juga para mahasiswa harus tetap menjaga fisik dan tubuh, sehingga fisik memiliki kemampuan servis. Karena pada dasarnya servis merupakan salah satu teknik dasar permainan tenis meja yang sangat dibutuhkan dan harus dikuasai oleh setiap permainan tenis meja kerena dengan servis yang baik dan ukuran lapangan yang kecil di butuhkan servis yang tepat, dan akurat.