Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Pada By. Ny. O Dengan Penerapan Pelaksanaan Pijat Bayi Tehadap Kualitas Tidur Bayi Di PMB Dince, Kota Pekanbaru Widiawati; Safitri, Yunni
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 4 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026 (In Progress)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v4i1.1123

Abstract

Kualitas tidur bayi merupakan faktor penting dalam tumbuh kembang, regulasi emosi, dan pematangan sistem saraf pusat. Tujuan laporan kasus ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penerapan pijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur bayi sebagai bagian dari asuhan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care/CoC) berbasis Evidence-Based Practice (EBP). Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu bayi cukup bulan yang dilakukan intervensi pijat bayi selama dua minggu, masing-masing tiga kali pada minggu pertama dan dua kali pada minggu kedua. Prosedur pijat meliputi gerakan lembut pada kaki, perut, dada, tangan, wajah, dan punggung bayi selama 15–20 menit menggunakan minyak bayi steril. Penilaian dilakukan dengan mencatat durasi tidur malam dan frekuensi terbangun sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan durasi tidur malam dari rata-rata 2 jam menjadi 5 jam, serta penurunan frekuensi terbangun dari 4–5 kali menjadi 1–2 kali per malam. Ibu juga melaporkan bayi tampak lebih tenang dan mudah tidur kembali. Kesimpulan: pijat bayi yang dilakukan secara terstruktur dan konsisten dapat meningkatkan kualitas tidur bayi, meskipun hasil ini perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian dengan jumlah subjek yang lebih besar untuk memperkuat validitas temuan.
Edukasi Bullying Pada Remaja Untuk Mencegah Perilaku Menyimpang di SMPN 3 Pekanbaru Zakiah Zulfa, Siti; Wahyuni, Islah; Hayati, Susani; Safitri, Yunni; Nindya Kirana, Desi; Ingelia, Ingelia; Septalia Dale, Dewinny
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v2i2.418

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mencegah perilaku menyimpang pada kasus bullying remaja dengan cara meningkatkan pengetahuan melalui pemberian edukasi atau penyuluhan pada siswa-siswi kelas 8.1 SMP Negeri 3 Pekanbaru. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu (1) melakukan sosialisasi dan penyuluhan menggunakan media leaflet, video dan Power Point (PPT) tentang materi bullying, (2) melakukan diskusi dan pembinaan konseling dengan pola dialog dan sharing terkait permasalahan bullying, dan (3) melakukan evaluasi pengetahuan siswa tentang bullying menggunakan dua metode, yaitu (1) secara kualitatif dengan melakukan tanya jawab dalam bentuk pertanyaan terbuka, dan (2) secara kuantitatif dengan pengisian lembar kuesioner Pre-test dan Post-tes yang terdiri dari 10 pertanyaan dalam bentuk multiple choice. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 8.1 SMP Negeri 3 Pekanbaru yang berjumlah 40 orang dan didampingi oleh 1 orang guru wali kelas. Pengetahuan siswa tentang bullying mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi atau penyuluhan, sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi atau penyuluhan memberikan dampak positif pada pengetahuan siswa. Pengetahuan siswa dalam kategori baik hanya 1 orang (2,5%) sebelum diberikan edukasi atau penyuluhan dan mayoritas pengetahuan siswa dalam kategori baik menjadi sebanyak 26 orang (65%) setelah diberikan edukasi atau penyuluhan.
Pengaruh Pemberian Edukasi Melalui Media E-leaflet terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Imunisasi Dasar Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Melur Kota Pekanbaru Tahun 2025 Aminarti, Dini; Safitri, Yunni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi melalui media e-leaflet terhadap pengetahuan dan sikap ibu mengenai imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Melur Kota Pekanbaru tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 65 ibu yang memiliki bayi berusia 0–12 bulan, dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur pengetahuan dan sikap responden sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan ibu dari 59,12% menjadi 71,68%, serta peningkatan nilai rata-rata sikap dari 64,34% menjadi 76,77%. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai signifikansi p < 0,05 pada kedua variabel, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, pemberian edukasi melalui media e-leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif ibu mengenai imunisasi dasar. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media edukasi digital seperti e-leaflet sebagai alternatif strategi komunikasi kesehatan, khususnya bagi kelompok ibu muda yang akrab dengan teknologi, guna mendukung keberhasilan program imunisasi dasar.
Analisis Pengetahuan Remaja Putri Mengenai Anemia Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Safitri, Yunni
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 3 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v3i1.578

Abstract

The nutritional problem of adolescents in Southeast Asia is anemia, which is 25-40% of adolescent girls experiencing mild to severe levels of anemia. Lack of knowledge about it causes young women to be anemic because nutrition is essential for growth and development. The study aims to know the difference in young women's knowledge of anemia before and after counseling. This type of research is a quantitative with a descriptive design. The study was conducted at a new high school on November 15, 2021. The study population was an x-class young woman of 248 with a sample number of 71. Sampling techniques using random stratified sampling. Research instruments use questionnaires assessed from pretest and posttest results. The treatment of anemia started before the posttest. Young women knowledge before good counseling 54 people (76%) and after the good advice of 70 people (99%). Young women knowledge covers the understanding of anemia before good practice 43 (61%) and after the good practice of 67 people (94%), the knowledge that causes anemia before counseling enough 30 people (42%) and after the good practice of 58 (82%), the knowledge of the signs and symptoms of anemia before the good 52 (73%) and after the good enlightenment of 60 (85%), Knowledge of the impact of anemia before counseling is just 38 people (54%) and after the good 46 (65%) and the knowledge of the initial treatment of anemia before the good at 67 (94%) and after the good at 70 (99%). There is an increase in young women's knowledge of anemia after counseling. It is best for educational institutions to improve health education especially on anemia in young women by facilitating school vessels such as the formation of pik KRR or other vessels that could answer students' questions about anemia and counseling.
De Cream Acne Pemanfaatan Ekstrak Kulit Pisang Pada Adolescence Terhadap Acne Vulgaris Safitri, Yunni; Melani, Firna Asri; Fadilah, Fadilah; Suhariyati, Eli; Amanda, Thasya; Alawiyah, Tuti; Asri Melani, Firna
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v4i1.6117

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah acne vulgaris yang sering dialami oleh banyak orang, baik wanita maupun pria, terutama pada usia muda. Acne vulgaris sering kali diatasi dengan produk kecantikan yang mengandung bahan kimia atau bahan aktif lainnya, namun hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan kulit. Oleh karena itu, kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif untuk pencegahan acne vulgaris, khususnya dengan menggunakan kulit pisang yang kaya akan antioksidan dan senyawa flavonoid yang bermanfaat bagi kulit. Metode pengabdian masyarakat ini meliputi beberapa tahapan, dimulai dengan pengolahan dan ekstraksi kulit pisang sebagai bahan baku. Selanjutnya, dilakukan sterilisasi alat untuk memastikan kebersihan, kemudian pembuatan formula gel untuk De Cream Acne. Kegiatan ini dilaksanakan selama enam bulan, dari Mei-Oktober 2023. Hasil dari kegiatan ini berupa produk perawatan kulit yang diberi nama De Cream Acne, yang telah melalui uji coba dan terbukti efektif. Selain berfungsi untuk mengatasi masalah kulit, De Cream Acne juga merupakan inovasi pemanfaatan bahan alami yang selama ini terabaikan dan menjadi limbah, sehingga kegiatan ini berkontribusi dalam pengelolaan limbah organik dan pelestarian lingkungan. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan kulit masyarakat maupun untuk kelestarian lingkungan.
Pengetahuan dan Sikap Remaja Akhir Tentang Depresi di SMP IT Al-Hafit Pekanbaru Safitri, Yunni; Septiani hamid, Putri; Toyibi SP , Arrifta; indriani Hutasoit, Ayu
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v2i1.630

Abstract

Pendahuluan: Depresi adalah gangguan psikologis yang ditandai dengan penyimpangan perasaan, kognitif, dan perilaku individu. Depresi adalah gangguan mental yang umumnya ditandai dengan perasaan depresi, kehilangan minat atau kesenangan, penurunan energi, perasaan bersalah atau rendah diri, sulit tidur atau nafsu makan berkurang, perasaan kelelahan dan kurang konsentrasi. Kondisi tersebut dapat menjadi kronis dan berulang, dan secara substansial dapat mengganggu kemampuan individu dalam menjalankan tanggung jawab sehari hari Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Selain itu berdasarkan Sistem Registrasi Sampel yang dilakukan Badan Litbangkes tahun 2016, diperoleh data bunuh diri pertahun sebanyak 1.800 orang atau setiap hari ada 5 orang melakukan bunuh diri, serta 47,7% korban bunuh diri adalah pada usia 20 - 40 tahun yang merupakan usia dewasa awal. Depresi berat akan mengalami kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri (self harm) hingga bunuh diri. Sebesar 80 – 90% kasus bunuh diri merupakan akibat dari depresi dan kecemasan, Kasus bunuh diri di Indonesia bisa mencapai 10.000 atau setara dengan setiap satu jam terdapat kasus bunuh diri.Dengan diketahui perilaku yang ditunjukkan dan permasalahan yang umum dialami, diharapkan dapat membuat lingkungan sekitar diarapkan lebih peka dalam mengenali perilaku yang menjadi gejala depresi dan mengetahui kejadian-kejadian yang berisiko menyebabkan depresi pada remaja akhir.
S STRATEGI KELAS IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS SIMPANG TIGA PEKANBARU Kirana, Nindya; Wahyuni, Islah; Safitri, Yunni; Putri, Violita Dianatha; Zulfa, Siti Zakiah; Amran, Husna Farianti; Ariyani, Dany
JURNAL ABDIMAS DOSMA (JAD) Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : IKATAN ALUMNI DOSEN MAGANG KEMENRISTEKDIKTI TAHUN ANGKATAN 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70522/jad.v3i1.49

Abstract

Antenatal care (ANC) is preventive care which aims to prevent and reduce complications for pregnant women. Pregnant women ensure that it is very important to have an ANC examination for healthy mothers and babies. Mothers who do not receive antenatal care have a higher risk of maternal death, other pregnancy complications and stillbirth. A strategy is needed so that pregnant women regularly check their pregnancy every month. The aim of the Pregnancy Class was developed for mothers to gain knowledge regarding their pregnancy. The aim of this activity is to provide knowledge and examination of ANC. P4S method (pre-test, counseling and sharing, SGD (Small group discussion), post-test and examination). The results showed an increase in the knowledge of pregnant women after community service. 90% (9 people) of pregnant women had good knowledge after being given counseling about Antenatal Care. Pregnant Women Class as a strategy to increase knowledge and utilization of maternal health services for Pregnant Women. Effort to visit ANC regularly. It is recommended that midwives remain optimistic and committed by continuing to empower Pregnant Women's Classes routinely, regularly and with direction.