Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : compact spatial development journal

Pola Sebaran Permukiman Terdampak Lumpur Lapindo Sidoarjo Moch Shofwan; Rahmatullah Agustina
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 1 (2023): COMPACT- Special Issue "Seminar Nasional Compact"
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i1.842

Abstract

The Lapindo mud disaster is a hot mudflow event that has occurred since May 29, 2006, which caused various problems such as flooding of residential areas, agriculture, changes in population settlement patterns, limited housing supply, and migration. This study aims to determine the distribution pattern of population settlements affected by the Lapindo mudflow by taking study areas in 16 villages/kelurahan affected by the Lapindo mudflow including Besuki Village, Gempolsari Village, Glagaharum Village, Kalisampurno Village, Kalitengah Village, Keboguyang Village, Kedungbendo Village, Kedungcangkring Village, Gedang Village, Jatirejo Village, Mindi Village, Porong Village, Siring Village, Ketapang Village, Pejarakan Village, and Renokenonggo Village. By knowing the pattern of settlements, it is hoped that it will help in the process of equitable distribution of residential area development by stakeholders. With the results of the analysis of the distribution pattern, the research method used is the quantitative method using the Nearest Neighbor Analysis analysis technique using ArcMap 10.4 software. then the final result of this research will know the distribution pattern of population settlements affected by the Lapindo mudflow. The results of this study indicate that the pattern of settlements affected by the Lapindo mudflow consists of 2 (two) settlement patterns, namely clustered and random with varying NNR index values. Settlement patterns are dominated by clustered settlement patterns, namely Besuki Village, Gempolsari Village, Glagaharum Village, Keboguyang Village, Kedungcangkring Village, Gedang Village, Mindi Village, Porong Village, Ketapang with the highest NNR value in the clustered settlement pattern, namely Gedang Village. of 0.68 and the lowest NNR value is in Besuki Village of 0.25 while for random settlement patterns it is found in Kalitengah Village with an NNR value of 0.87 and Keboguyang Village with an NNR value of 0.80.
Karakteristik Kerentanan Banjir Di Kecamatan Driyorejo Moch. Shofwan; Lendra Maghandi Prabhaswara
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 1 (2023): COMPACT- Special Issue "Seminar Nasional Compact"
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i1.850

Abstract

Beberapa kawasan banjir sebelumnya di daerah Kecamatan Driyorejo pernah teridentifikasi sebagai akibat dari penyempitan ruang pada daerah sempadan sungai yang terjadi diakibatkan dari pembangunan gudang dan ruko dari City Nine dan pembangunan perudi Desa Cangkir. Penyempitan ruang sungai juga terdapat pada kawasan Kali Afvoer sebagai kawasan peruntukan industri bagi Desa Sumput di Kecamatan Driyorejo. Penyempitan ruang pada sungai dan berkurangnya tanah serapan yang berada pada kawasan peruntukan industri di beberapa desa Kecamatan Driyorejo menyebabkan luapan air dari curah hujan yang tinggi tidak dapat terbendung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kerentanan banjir di Kecamatan Driyorejo. Metode penelitian yang digunakan adalah teknik overlay union yang terdiri dari 4 parameter yakni curah hujan, penggunaan lahan, struktur tanah dan kemiring lereng. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei instansi, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah wilayah Kecamatan Driyorejo masuk dalam kelas kerentanan yang rentan terhadap banjir. Hasil menunjukkan bahwa luasan wilayah dengan kerentanan yang rentan adalah sebesar 2427,60 Ha atau sekitar 47% dari dari luas keseluruhan wilayah Kecamatan Driyorejo. Hasil tersebut berasal dari beberapa indikator yaitu jumlah curah hujan 2020 mm/tahun yang termasuk dalam kategori curah hujan tinggi, bentuk penggunaan lahan sebagai besar merupakan pemukiman, sawah, lahan kosong, maupun semak belukar, jenis struktur tanah adalah alluvial kelabu dan grumusol yang mana termasuk tanah dengan kualitas liat yang cukup tinggi, dan nilai kemiringan lereng di wilayah Kecamatan Driyorejo berada pada kisaran 0-2 % dan 2-15 % yang merupakan tingkat kemiringan yang curam.
Co-Authors A.A. Sagung Alit Widyastuty Achmad Fariq Rohman Addin Albariki, Muhammad Aini, Farida Nur Akbar Sujiwa Alit W, Anak Agung Sagung Anak Agung Gede kamajaya Waisnawayadnya Anak Agung Sagung Alit Widyastuti Anak Agung Sagung Alit Widyastuty Anang Ma’ruf Angriani, Wiwin Annisa Bhudiyani Tribhuwaneswari Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari Ariel Sirajuddin Ibrahim Arif Darmawan Arif Rahman Nugroho Denianto, Mochamad Dian Majid Dian Majid Enny Widyaningrum, Mahmudah Erni Mulyanie Farida Nur Aini Farida Nur’Aini Farida Nur’Aini Fariq Rohman, Achmad Febrianto, Muhammad Akbar Fintarto, Wahyu Dwi Guruh Mahardika Purnama Putra Hafid Syaifudin, Wawan Hanifah Mahat Hilmi Zain Muafi Ilham Setiawan Indah Nuhayati Indah Nurhayati Jelita Citrawati Jihan Khoirul Bariyah, Diah Laila Azmi Lendra Maghandi Prabhaswara M. Nushron Ali Mukhtar Mahmudah Enny Widyaningrum Mochamad Denianto Muhammad Al Kholif Muhammad Al Kholif Muhammad Asyroful Mujib Muhammad Malthuf Muslichah Erma Widiana Nasobi Niki Suma Nazwa Noor Fitria NUGROHO HARI PURNOMO Nur Hamid Nur Sinta Aulya Nur’Aini, Farida Oktafiana Wahyu P Olandina De Rosari Lede Pake, Pius Prima Vera Harung, Eugnestia Pungut Pungut Pungut Raditya Anindyajati Rahmatullah Agustina Rhenny Ratnawati Rizky Darmadi Rohmadiani, Linda Dwi Rudy Handoko Sagung Alit Widyastuti Sentot Didik Surjanto Shofia Mutiara Nur Alif Siti Nuurlaily Rukmana, Siti Nuurlaily Slamet Budiono Soehardjoepri Soehardjoepri Soehardjoepri, Soehardjoepri Sri Widyastuti Sugito Sugito Suhud Wahyudi Suning, Suning Tatang Sopandi Tribhuwaneswari, Annisa Bhudiyani Wahyu Dwi Fintarto Wahyu Gerhana, Sony Eka Wawan Hafid Syaifudin Widyastuti, Sagung Alit Widyastuty, A.A. Sagung Alit Wiwin Angriani Yoga Pratama Yogi Prasakti