Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penguatan Model Kompetensi Guru sesuai Perdirjen 2626/B/HK.04.01/2023 pada Komunitas Belajar di Madiun Sapta Widayanti; Rosyida Nurul Anwar
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v5i2.4929

Abstract

Guru harus memiliki kompetensi yang kuat karena guru memiliki peran penting dan multidimensi dalam dunia pendidikan. Model kompetensi pada guru penting karena memberikan kerangka kerja yang jelas tentang kualitas dan keterampilan pembelajaran yang diperlukan secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki tujuan agar guru mengetahui regulasi terbaru tentang model kompetensi guru. Metode pelaksanaan dilakukan dengan tahapan input meliputi analisis kebutuhan, menetukan sasaran tahapan proses meliputi pelaksanaan dan refleksi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada komunitas belajar pada lembaga PAUD yang ada di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Peserta sebanyak 48 orang yang terdiri dari kepala sekolah dan guru. Hasil pelaksanaan kegiatan memberikan gambaran pada peserta mengenai model kompetensi guru sesuai Perdirjen 2626/B/HK.04.01/2023. Guru mengetahui bahwa adanya perubahan model kompetensi guru sebagai bagian dari adanya transformasi pendidikan guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pendidikan yang berpusat pada peserta didik.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence pada Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran di Kota Kediri Rosyida Nurul Anwar
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v5i2.4976

Abstract

In the era of globalization driven by the acceleration of advances in information technology, mastery and implementation of technology enable teachers to adapt and innovate in learning. Artificial intelligence in Islamic Religious Education (PAI) learning has great potential to increase the effectiveness and efficiency of the learning process. The purpose of implementing this community service is to provide an introduction and understanding to Islamic religious education teachers in learning the Islamic religion. The research stages were carried out in three phases: preparation, implementation and evaluation. The method for carrying out activities is through lectures, discussions, and direct practice using artificial intelligence. The activity participants were Islamic teachers at schools in Kediri City. The result of implementing the activity is that participants know the tools to learn Islamic religious education. Artificial intelligence allows teachers to develop skills in integrating artificial intelligence technology into learning, especially in Islamic religious education subjects.
Keterlibatan Orang Tua di Lembaga PAUD Annisa Putri Noerviana; Dian Ratnaningtyas Afifah; Rosyida Nurul Anwar
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Khususnya dalam pendidikan anak usia dini, keterlibatan orang tua dalam semua kegiatan anak-anak mereka lebih dari sekadar mendaftarkan mereka ke sekolah, tetapi juga termasuk mendidik anak-anak mereka secara pribadi. Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk terlibat dalam pendidikan anak usia dini, baik di dalam maupun di luar kelas. Penelitian kepustakaan digunakan dalam pendekatan penelitian ini. Para peneliti mengumpulkan informasi dari buku, jurnal, serta artikel dari berbagai sumber. Beberapa sumber data digunakan oleh para peneliti. Versi digital dari buku sebagai sumber data primer. Para peneliti juga menggunakan sumber data sekunder, seperti publikasi ilmiah dan jurnal yang diterbitkan baik di dalam maupun di luar negeri. Menurut temuan, keterlibatan orang tua mencakup berbagai kegiatan, tetapi tidak terbatas pada memberikan perhatian dan dukungan, berkomunikasi secara efektif, menjadi sukarelawan, membantu pembelajaran di rumah, ikut serta dalam pengambilan keputusan, dan bekerja sama dengan masyarakat. Partisipasi orang tua di sekolah, keterlibatan orang tua di rumah, pembelajaran, dan keterlibatan orang tua dalam kegiatan masyarakat adalah bagian dari pengasuhan anak.
Hubungan Game Online Dengan Interaksi Sosial Dimasa Pandemi Pada Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun Harni Dwi Astuti; Dian Ratnaningtyas Afifah; Rosyida Nurul Anwar
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game Online merupakan software pada smartphone, pada masa pandemi semua aktifitas dilakukan dari rumah termasuk pembelajaran yang dilakukan secara daring, sehingga interaksi sosial dibatasi demi memutus rantai penyebaran covid-19. Anak menggunakan smarphone untuk mengisi waktu selama belajar daring dengan bermain game online. Hal ini berdampak pada kemampuan sosial anak, anak kurang melakukan interaksi sosial di rumah, sekolah maupun masyaraka bahkan hingga sekolah mulai masuk secara luring.
Faktor Kemampuan Bantu Diri Anak Usia Dini yang Beraktivitas Bersama Orang Tua di Pasar Besar Madiun Dwinda Damayanti; Dian Ratnaningtyas Afifah; Rosyida Nurul Anwar
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 1 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan bantu diri (self-help) merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dimiliki individu untuk menjalani hidup secara mandiri dan tidak bergantung dengan orang lain. Manfaat memiliki kemampuan bantu diri antara lain membentuk anak memiliki kepribadian yang baik seperti rasa peduli dan menerima tanggung jawab yang dimilikinya, mampu bersosisalisai dengan kelompok, dan mampu menyelesaikan masalah serta membuat keputusan secara mandiri. Kemampuan yang dimiliki anak tentunya tidak lepas dari faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa faktor yang mempengaruhi kemampuan bantu diri anak usia 2-4 tahun yang beraktivitas bersama orang tua. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian pada pasar besar di Kota Madiun. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan model Milies dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang dominan mempengaruhi kemampuan bantu diri anak adalah faktor eksternal atau faktor yang berasal dari luar diri anak. Faktor yang mempengaruhi adalah lingkungan orang-orang di sekitar yang berinteraksi dengan anak dan stimulasi yang diberikan orang tua.
Implementasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan pada Satuan Pendidikan Enik Susiana; Rosyida Nurul Anwar
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 1 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ditulis dengan font TNR, 10pt, antara 100 sampai 200 kata. Abstrak memuat tujuan Fenomena maraknya satuan pendidikan yang mengharuskan siswa kelas satu untuk dapat membaca, menulis dan berhitung sebagai syarat Penerimaan Peserta Didik Baru seperti bola salju yang tidak terkendali sedangkan anak usia pra sekolah belum memiliki persiapan yang baik guna menerima materi membaca, menulis, dan berhitung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi Gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Metode penelitian adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik Penelitian ini dilakukan pada beberapa satuan pendidikan di Kabupaten Madiun yaitu SD Negeri Glonggong 04. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumnetasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satuan pendidikan menerima siswa dengan menghilangkan test calistung, menerapkan masa pengenalan selama dua minggu, serta membangun kemampuan peserta didik pada pembelajarannya. Gerakan transiisi PAUD ke SD yang menyenangkan mampu menjadikan peserta didik untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Analisis Kegiatan Sosial Sebagai Pengembangan Kemampuan Sosial Emosional Pada Anak Usia Dini Di Paud Cendekia Kids School Kota Madiun Wiwik Widayati; Alisa Alfina; Rosyida Nurul Anwar
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 1 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini berada pada masa keemasan. Pada masa ini perkembangan anak mengalami proses yang sangat cepat dalam berbagai aspek baik dalam aspek kognitif,psikomotorik ataupun afektif.  Sehingga diperlukan desain pendidikan yang menyeluruh dengan harapan dapat membentuk peserta didik yang berkualitas. Dan diantara potensi yang perlu dikembangkan pada anak usia dini adalah kemampuan sosial emosional. Hal  ini dirasa penting untuk dikembangkan di pendidikan usia dini karena dapat menjadi pondasi pembentukan karakter yang sekaligus menjadi tempat pengembangan kecerdasaan emosional anak, sehingga anak dapat menjalankan norma-norma yang berlaku di masyarakatnya. Dan diantara sekolah yang melaksanakan desain pendidikan yang komperhensif  ini adalah PAUD Cendekia Kids School Kota Madiun. Dan hal ini yang menjadi motivasi untuk menganalisis kegiatan sosial sebagai upaya pengembangan kemampuan sosial emosional anak usia dini di PAUD Cendekia Kids School Kota Madiun. Jenis peneltian ini adalah kualitatif dan metode yang digunakan adalah induktif. Sementara pendekatan yang digunakan adalah pendidikan anak usia dini. Dan diantara progam pendidikan yang dilaksanakn di PAUD Cendekia Kids School Kota Madiun adalah Jum’at Berkah. Jum’at Berkah terdiri dari tiga jenis kegiatan, yaitu jum’at sehat,jum’at bersih dan jum’at sedekah. Hasilnya, progam jum’at berkah dapat memotivasi anak untuk menjaga dan peduli akan kesehatan jasmani. Menanamkan rasa peduli dan tanggung-jawab akan kebersihan lingkungan. Dan menstimulasi rasa empati dan iba kepada orang lain yang yang membutuhkan dengan berbagi kepada orang-orang yang perlu uluran bantuan, dimana hal ini juga menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang telah Tuhan berikan, terima-kasih dan sayang kepada orang tua yang telah memberikan segala-galanya kepada mereka.
Manfaat Modul Ajar Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Tiara Natasia Putri; Rosyida Nurul Anwar; Dian Ratnaningtyas Afifah
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modul ajar merupakan bahan ajar yang harus ada dalam kurikulum merdeka dan membantu guru dan siswa selama proses pembelajaran. Sejatinya, guru akan mengalami kesulitan jika dalam menyampaikan materi tidak disandingkan dengan modul ajar..Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat modul ajar terhadap hasil belajar peserta didik di Lembaga PAUD. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, yakni mengumpulkan data dari berbagai refrensi seperti buku, jurnal, artikel dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu jurnal dan artikel ilmiah yang dipublikasikan dijurnal nasional dan internasional. Pengumpulan data menggunakan teknik membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukan bahwa manfaat modul ajar adalah pertama memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran,kedua tujuan pembelajaran menjadi jelas dan terarah, pendidik memiliki motivasi untuk tercapainya proses pembelajaran, memudahkan peserta didik dalam menguasai pembelajaran dan memberikan metode penggajaran sesuai dengan karateristik peserta didik.
Tantrum Behavior of Children Aged 3-7 Years Viewed from Parental Parenting Manda Oktafia Wulandari; Hermawati Dwi Susari; Rosyida Nurul Anwar
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4 No 1 (2022): Child Education Journal: April
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v4i1.2431

Abstract

A temper tantrum is an emotional disorder in children through excessive emotional outbursts such as shouting and crying and is characterized by aggressive body movements caused by parenting. Parenting patterns significantly impact the next child's growth and development. The purpose of the study was to determine how much influence parenting styles have on temper tantrum behavior in children aged 3-7 years. The research was conducted in Garon Village, Kawedanan District, Magetan Regency. The research method uses a descriptive quantitative approach. The number of samples in this study was 40 parents who have children aged 3-7 years. The sampling technique used was a simple random sampling technique. They are collecting data in the study using a questionnaire. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis with SPSS. The results showed that authoritarian parenting significantly influences physical, aggressive tantrum behavior in children with a t-count = 1.906, greater than the t table = 1.689. Second, democratic parenting substantially influences children's physical, aggressive tantrum behavior with a t-value = 1.743, which is greater than the t-table value = 1.689. Third, permissive parenting substantially affects children's physical, aggressive tantrum behavior with at count = 3.067, which is greater than the t table = 1.689. Parenting applied by parents has a significant influence on children's behavior, so it is hoped that parents will pay more attention to the parenting used according to the child's development to avoid temper tantrums.