cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SUKAMANDI KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PEMANFAATAN SUMBER TENAGA BARU TERBARUKAN Herman Budi Harja; Emma Dwi Ariyani; Yogi Muldani Hendrawan; Rizka Savitri K.D.
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.22019

Abstract

Sukamandi Village is a village that has the potential to become a tourism destination. The beautiful atmosphere and the presence of tourist attractions, namely Bukit Jamali and Curug Cibingbin, can attract tourists to visit and enjoy the lovely natural atmosphere. However, some problems can make tourists uncomfortable while enjoying the natural beauty of Sukamandi Village, namely the uneven distribution of electricity around the waterfall. The community service program through student community service activities that have been carried out in Sukamandi Village, Sagalaherang District, West Java Province, has been running well and smoothly. Through training, community empowerment can improve knowledge and basic concepts in using new and renewable energy sources. The activity partners, namely the residents of Sukamandi Village, have tried to utilise new renewable energy sources from water, air and solar energy in lighting media in their village. --- Desa Sukamandi merupakan desa yang memiliki potensi untuk dijadikan destinasi pariwisata. Suasananya yang asri serta adanya tempat wisata yaitu Bukit Jamali dan Curug Cibingbin, dapat menarik hati para wisatawan untuk berkunjung dan menikmati suasana alam yang asri. Namun, terdapat permasalahan yang dapat membuat wisatawan kurang nyaman pada saat sedang menikmati keindahan alam yang dimiliki Desa Sukamandi, yaitu tidak meratanya penyaluran listrik di wilayah sekitar curug. Program pengabdian masyarakat melalui kegiatan KKN mahasiswa yang telah dilaksanakan di Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Propinsi Jawa Barat telah berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan konsep dasar dalam memanfaatkan sumber energi baru terbarukan dengan baik.  Mitra kegiatan yaitu warga masyarakat Desa Sukamandi telah mencoba memanfaatkan sumber energi baru terbarukan yang berasal dari energi air, udara dan cahaya matahari dalam media penerangan di desanya.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MINUMAN HERBAL DI DESA MUNGGU KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN DESA WISATA I Putu Darmawijaya
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.22040

Abstract

In 2010, Munggu Village was designated as a tourist village by the Badung Regency government of Bali Province by having six tourism potentials that are unique and closely related to local wisdom traditions, including Mekotek Tradition Cultural Tourism, Green Rice Field Tourism, Penet River Tourism, and Religious Tourism. melukat), Swing Tour and the most famous is the Munggu Beach Tour. The method applied in implementing this community partnership program is Society Participatory, namely increasing partners in utilizing and processing herbal plants into herbal drinks with high economic value so that people can live healthy lives by consuming herbal drinks and can also increase family income. This community partnership program provides training and assistance in utilizing and packaging herbal drinks into herbal products with high economic value. The products produced are then marketed around the village area and marketing using social media. This activity results in an increase in community income to improve the village community's family economy.  ---  Pada Tahun 2010, Desa Munggu telah ditetapkan sebagai desa wisata oleh pemerintah Kabupaten Badung Propinsi Bali dengan memiliki 6 potensi pariwisata yang sangat unik dan lekat dengan tradisi kearifan lokal antara lain Wisata Budaya Tradisi Mekotek, Wisata kawasan Hijau Persawahan, Wisata Sungai Penet, Wisata religi (melukat), Wisata Ayunan, dan yang paling terkenal adalah Wisata Pantai Munggu. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini Society Participatory yaitu peningkatan mitra dalam memanfaatkan dan mengolah tanaman herbal menjadi minuman herbal yang bernilai ekonomi tinggi sehingga masyarakat dapat hidup sehat dengan mengkonsumi minuman herbal serta dapat juga meningkatkan pendapatan keluarga. Dalam program kemitraan masyarakat ini dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam pemanfataan, dan pengemasan minuman herbal menjadi produk herbal yang bernilai ekonomi tinggi. Dari produk yang dihasilkan kemudian dipasarkan ke sekitar wilayah desa serta pemasaran menggunakan media sosial. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya penigkatan pengetahuan dan pendapatan masayarakat sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga masyarakat desa.
PENINGKATAN KAPASITAS GURU GEOGRAFI KOTA SURAKARTA DALAM PEMBUATAN PETA DIGITAL BERBASIS QGIS Rita Noviani; Chatarina Muryani; Sugiyanto; Sarwono; Ahmad; Singgih Prihadi
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.22091

Abstract

There has been a shift in the need for low-skilled Human Resources (HR) (handwork) towards highly creative HR jobs. To build high creativity, human resources must start from the education bench. In recent years, digital maps have become popular and are often used to complement everyday life. Most geography teachers in Surakarta have difficulty explaining the material on Geographic Information Systems because of limited knowledge and software that requires high specifications. This service activity aims to provide training on developing website-based learning media for the Geography MGMP of Surakarta City. The method used in this service is the lecture and question and answer method using an active participatory approach and technical guidance—the implementation of this activity on June 9, 2022, at SMAN 3 Surakarta City. Participants who participated in this activity were 36 teachers of geography in the city of Surakarta. Learning media development training activities benefit teachers because they add insight and knowledge about media and types of learning media and can develop them following the creativity and theme of the material taught by the teacher. Give to students at school. The result of the training is that teachers' level of understanding of digital mapping at the level of understanding very understanding has increased from 3.13% to 21.88%.  ---   Pergeseran kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) berketerampilan tingkat rendah (pekerjaan tangan) menuju ke pekerjaan SDM berdaya kreativitas tinggi telah terjadi. Untuk membangun SDM berkreativitas tinggi harus dimulai sejak berada dibangku pendidikan. Beberapa tahun terakhir peta digital menjadi populer dimana seringkali digunakan sebagai pelengkap untuk kehidupan sehari-hari. Sebagian besar guru geografi di Surakarta kesulitan dalam menjelaskan materi Sistem Informasi Geografi karena keterbatasan pengetahuan dan software yang membutuhkan spesifikasi tinggi. Tujuan dari   kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis website bagi MGMP Geografi Kota Surakarta. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan pendekatan partisipatif aktif dan bimbingan teknis.  Pelaksanaan kegiatan ini pada tanggal 9 Juni 2022 bertempat di SMAN 3 Kota Surakarta. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 36 orang guru yang merupakan guru geografi Kota Surakarta. Kegiatan pelatihan pengembangan media   pembelajaran berbasis   website   sangat   dirasakan   manfaatnya   bagi   guru-guru karena   menambah wawasan dan pengetahuan mengenai media dan jenis media pembelajaran khususnya media pembelajaran berbasis website serta cara membuat media pembelajaran berbasis website serta  mampu  mengembangkan media  tersebut  sesuai dengan kreatifitas  dan  tema  materi yang  guru berikan  kepada peserta  didik di  sekolah. Hasil dari pelatihan adalah tingkat pemahaman guru pada pemetaan digital pada tingkat pemahaman sangat paham mengalami peningkatan persentase dari 3,13% menjadi 21,88%.
PENDAMPINGAN KELOMPOK PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS SUMBER DAYA BUDAYA DI TAMAN ARKEOLOGI LEANG-LEANG MAROS, SULAWESI SELATAN Muhammad Nur; Yusriana; Andi Muhammad Saiful; Khadijah Thahir Muda; Yadi Mulyadi; Nur Ihsan D; Erwin Mansyur Uga Saraka; Ayuningsih; Balqis Az Zahrah; Raihan Mahadwika
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.22124

Abstract

Leang-Leang Archaeological Park is one of the popular tourist attractions and is visited by many tourists both from within the country and from abroad. Although it has many visitors, based on observations in Leang-Leang prehistoric park during our visit, it is known that this attraction only relies on the main attractions, namely ancient images and karst landscaping. In addition, the local carrying capacity has yet to be fully utilized. This is evidenced by the absence of other tourist attractions and the incompleteness of the tourism development component, namely amenities. Although youth groups have been involved in the creative business field, there still needs to be more in exploring existing cultural resources to be used as typical souvenirs of Leang-Leang. Based on these problems, this mentoring aims to provide partners with an understanding of the cultural resources in Leang-Leang Maros and improve their skills in producing Leang-Leang souvenir products. The results of this activity increased knowledge of the community and advanced skills in manufacturing and packaging leang-leang Maros souvenirs.  ---  Taman Arkeologi Leang-Leang merupakan salah satu objek wisata yang populer dan banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari mancanegara. Meskipun memiliki jumlah pengunjung yang terhitung tinggi, namun berdasarkan pengamatan di Taman Prasejarah Leang-Leang selama kami melakukan kunjungan, diketahui bahwa objek wisata ini hanya mengandalkan atraksi utama, yaitu gambar purba dan lansekap karst. Selain itu, daya dukung lokal belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya atraksi wisata lain dan tidak lengkapnya dalam komponen pengembangan pariwisata, yaitu amenitas. Meskipun telah ada kelompok pemuda yang berkecimpung dibidang usaha kreatif namun masih minim dalam mengksplorasi sumber daya budaya yang ada untuk dijadikan sebagai cinderamata khas dari Leang-Leang. Berdasarkan pada permasalah tersebut, pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra terkait sumber daya budaya yang ada di Leang-Leang Maros dan meningkatkan keterampilan dalam menghasilkan produk cinderamata khas Leang-Leang. Hasil kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman kepada masyarakat, peningkatan keterampilan dalam pembuatan dan pengemasan cinderamata khas Leang-Leang Maros.
PELATIHAN PLATFORM DESAIN GRAFIS CANVA BAGI GURU MAN 1 PALEMBANG DI ERA DIGITALISASI MEDIA Pandu Jati Laksono; Indah Wigati; Ravensky Yurianty Pratiwi; Resti Tri Astuti; Moh. Ismail Sholeh; Etrie Jayanti
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.22155

Abstract

Changes in learning patterns at MAN 1 Palembang using a limited face-to-face system make the learning media less effective. The learning media used are still based on hardfiles, so they are less practical and flexible than digital-based learning media. Based on this, the chemistry education study program service team provided service in the form of the Canva platform for digitizing learning media. Canva assists teachers in designing and creating learning media according to the characteristics and circumstances of students. The purpose of this community service is that teachers can design digital media for learning with the Canva platform. The method used in this service is the active participation of the participants. This activity consists of 5 stages: preparation, design, presentation, work practice, and evaluation. The results of the activity showed an increase of more than 50% during pre and post-service activities. Service activities show success, with teachers gaining knowledge and skills in designing the Canva platform for digital media that will be used in learning.  ---  Perubahan pola belajar di MAN 1 palembang yang memakai sistem tatap muka terbatas membuat media belajar yang digunakan kurang efektif. Media belajar yang digunakan masih berbasis pada hardfile sehingga tidak sepraktis dan flexibel dibandingkan media pembelajaran yang berbasis digital. Berdasarkan hal tersebut tim pengabdian prodi pendidikan kimia memberikan pengabdian berupa platform canva untuk digitalisasi media pembelajaran. Canva membantu guru dalam mendesain dan membuat media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan keadaan siswa. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru dapat mendesain media digital untuk pembelajaran dengan platform canva. Metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah partisipasi aktif peserta. Kegiatan ini terdiri atas 5 tahap kegiatan : persiapan, perancangan, pemaparan, praktek kerja, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang lebih dari 50% pada saat pra dan pasca kegiatan pengabdian. Kegiatan pengabdian menunjukkan keberhasilan dengan guru memperoleh pengetahuan dan memiliki keterampilan dalam desain platform canva untuk media digital yang akan digunakan dalam pembelajaran.
PELATIHAN PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS MASYARAKAT DESA WIROMARTAN KEBUMEN Nuha Nadhiroh; Dezetty Monika; Kusnadi; Muchlishah; Devid Gilberd Siregar; Saswiki Parawansa; Winda Yuniasih
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.22222

Abstract

The wind is renewable energy. Wind energy is used in wind power plants (PLTB) to generate electricity. At PLTB, a generator will convert wind energy into electrical energy. This community service was conducted in Wiromartan Village, Mirit District, Kebumen Regency. The area is located in the southern coastal area of ​​the Java Sea, so the location has sufficient wind potential to turn wind turbines. The conditions at night in Wiromartan Village still lack street lighting, so the PLTB construction is used to load street lighting. This service is carried out between May and July 2022 with activities in the form of training on PLTB construction and road lighting on the access that connects Daendels Street and the South Coast Route. PLTB installed with a capacity of up to 500 Watts uses a horizontal wind turbine with five blades and one battery with a 12 V 100 Ah capacity. The result of the dedication is in the form of the residents' skills of Wiromartan Village, who can operate and maintain the PLTB with a load of 7 street lighting lamps for 12 hours (18.00 to 06.00 local time) every day. Street lighting can support community travel activities and increase people's productivity at night.  ---  Angin merupakan salah satu energi terbarukan. Energi angin digunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) untuk menghasilkan listrik. Pada PLTB terdapat generator yang akan mengkonversi energi angin menjadi energi listrik. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Daerah tersebut berada di wilayah pesisir pantai selatan Laut Jawa sehingga lokasi tersebut memiliki potensi angin yang cukup untuk memutar turbin angin. Kondisi malam hari di Desa Wiromartan masih minim penerangan jalan sehingga pembangunan PLTB dimanfaatkan untuk beban lampu penerangan jalan. Pengabdian ini dilaksanakan antara bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2022 dengan kegiatan berupa pelatihan pembangunan PLTB dan penerangan jalan pada akses yang menghubungkan antara Jalan Daendels dan Jalur Pantai Selatan. PLTB terpasang berkapasitas hingga 500 Watt menggunakan turbin angin tipe horizontal dengan jumlah blade sebanyak 5 buah serta satu buah baterai berkapasitas 12 V 100 Ah. Hasil pengabdian berupa keterampilan warga Desa Wiromartan yang dapat mengoperasikan dan memelihara PLTB dengan beban 7 buah lampu penerangan jalan dengan durasi penyalaan selama 12 jam (pukul 18.00 hingga 06.00 waktu setempat) setiap harinya. Dengan adanya lampu penerangan jalan tersebut dapat mendukung aktivitas perjalanan masyarakat dan menambah produktifitas masyarakat di malam hari.
PENYULUHAN BUDIDAYA KUBIS BUNGA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DI DESA RANGDUMULYA KABUPATEN KARAWANG Devie Rienzani Supriadi; Rika Yayu Agustini
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.23109

Abstract

Cauliflower as a vegetable commodity is still high enough to be developed. One of the locations that have the opportunity for the development of cauliflower is Rangdumulya Village, Pedes District, Karawang Regency. So far, the village only knows rice plants as agricultural commodities; therefore, the importance of public knowledge related to other crop commodities is to be developed. The aim is to provide counselling and expertise and train KWT  in growing cauliflower to establish it in the environment around the house. This community service is carried out with several stages of activities, consisting of providing pre-test and post-tests regarding the cultivation of cauliflower in the yard of the house using polybags, counselling using lecture and discussion methods, as well as distribution of pamphlets, training and practice of planting cauliflower in polybags using demonstration methods, monitoring and evaluation of activities. This activity was attended by participants, namely mothers of the peasant women's group (KWT), as many as 21 people located in the Rangdumulya Village Hall. The results of this activity are that participants are willing and able to cultivate their cauliflower in their respective yards for household food needs. ---  Kubis bunga sebagai salah satu komoditas sayuran masih cukup tinggi untuk dikembangkan. Salah satu lokasi yang berpeluang untuk pengembangan kubis bunga adalah Desa Rangdumulya Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang. Selama ini di desa tersebut hanya mengenal tanaman padi saja sebagai komoditas pertanian, oleh karena itu pentingnya pengetahuan masyarakat terkait komoditas tanaman lain untuk dikembangkan. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan, pengetahuan dan melatih ibu-ibu kelompok wanita tani (KWT) dalam bercocok tanam kubis bunga sehingga dapat dikembangkan di lingkungan sekitar rumah. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan kegiatan, yaitu: memberikan pre test dan post test mengenai budidaya kubis bunga di pekarangan rumah menggunakan polybag, penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi serta pembagian pamflet, pelatihan dan praktek tanam kubis bunga di polybag dengan metode demonstrasi, monitoring dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu kelompok wanita tani (KWT) sebanyak 21 orang berlokasi di Aula Desa Rangdumulya. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah peserta mau dan mampu membudidayakan kubis bunga sendiri di pekarangan rumah masing-masing untuk keperluan pangan rumah tangga.
PENYULUHAN DAN PENGENALAN MPASI LOKAL SECARA ORGANOLEPTIK KEPADA IBU BADUTA DI PULAU BARRANG LOMPO Citrakesumasari; Laksmi Trisasmita; Ester G. A. Hartiono; Nur Rahma; Sabrina Utami Yasin
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.23355

Abstract

The evaluation of the sensory attributes in locally formulated complementary feeding for infants receiving breast milk, commonly referred to as Complementary Feeding of Breast Milk (MP-ASI), represents a pivotal element within the broader framework of the Family Nutrition Improvement Program (UPGK). In this organoleptic test, the main ingredients used are breadfruit and Moringa leaves. The nutritional content of breadfruit is fiber, complex carbohydrates, proteins, minerals (phosphorus, calcium, magnesium, iron) and vitamins. Likewise, Moringa plants are found in many tropical and subtropical regions, including South Asia. Moringa also has many nutritional contents in antioxidants, vitamins, essential amino acids, anti-inflammatory and other compounds. Therefore, a processing process is needed for both breadfruit and Moringa leaves before consumption to be used as complementary food in baduta. The primary objective of this community service initiative is to enhance maternal understanding regarding the assessment of sensory attributes in complementary foods intended for organoleptic evaluation. The methodology employed in this undertaking involves educational sessions encompassing instructional content and providing complementary foods designed explicitly for organoleptic assessment. The material presented is related to the timing of giving complementary food, the texture of complementary food, and essential signs when giving complementary food. The Results showed that the final test with p-value = 0.345 (p>0.05) significantly. This phenomenon is attributable to the fact that mothers residing on Barrang Lompo Island have received prior nutritional education pertaining to complementary feeding. The Organoleptic Test, which encompassed assessments of color, texture, aroma, and flavor for children aged 6-24 months, revealed that the majority of participants exhibited a favorable preference for the evaluated menu.  ---  Uji Organoleptik terhadap Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang disusun menggunakan bahan lokal merupakan elemen kunci dalam kerangka Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK). Pada uji organoleptik ini bahan utama yang digunakan adalah buah sukun dan daun kelor. Buah sukun merupakan salah satu komoditas pangan yang signifikan sebagai sumber utama karbohidrat di berbagai kepulauan di wilayah tropis, terutama di Pasifik dan Asia Tenggara. Buah ini kaya akan komponen gizi, termasuk serat, karbohidrat kompleks, protein, serta mineral seperti fosfor, kalsium, magnesium, dan zat besi. Selain itu, buah sukun juga mengandung beragam vitamin, termasuk vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Tentu hal yang serupa dapat dikatakan tentang tanaman kelor yang tersebar luas di wilayah tropis dan sub-tropis, termasuk Asia Selatan. Kelor juga memiliki banyak kandungan gizi berupa anti oksidan, vitamin, asam amino essensial, anti Anti-inflammatory dan kandungan senyawa lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan proses pengolahan baik untuk bahan buah sukun dan daun kelor sebelum dikonsumsi untuk dijadikan MP-ASI pada baduta. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang akan dilakukan pengujian organoleptik. Metode Pengabdian Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan berupa materi dan pemberian MP-ASI untuk di uji secara organoleptik. Materi yang disampaikan terkait dengan waktu pemberian MP-ASI, tekstur MP-ASI, dan tanda-tanda penting saat memberikan MP-ASI. Hasil Pengabdian menunjukkan Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan p-value = 0,345 (p>0,05). Hal ini dikarenakan ibu-ibu di Pulau Barrang Lompo sudah terpapar dengan edukasi gizi mengenai MP-ASI. Pada Uji Organoleptik MP-ASI dimana diuji cobakan warna,tekstur, aroma, dan rasa untuk baduta usia 6-24 bulan rata-rata menyukai menu MP-ASI yang dilakukan pengujian.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PESANTREN ALAM INDONESIA YANG MANDIRI DAN BERKELANJUTAN Mediaty; Andi Kusumawati; Syamsuddin; Rahmawati HS
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.23478

Abstract

The purpose of this community service activity is to increase the competency of the management of Pesantren Alam Indonesia (PAI) in compiling financial reports based on the applicable Accounting Standards, namely SAK ETAP, which regulates the definition, recognition, measurement, recording, and disclosure as well as PSAK Number 45, which regulates the presentation of financial statements. This activity is significant because, based on interviews and field observations, Partners encountered several problems in terms of financial management; PAI still needs to implement an excellent financial management pattern and financial reports that function as an accountability tool. PAI still uses a single-entry system in preparing financial reports. The Presentation of financial statements is also not by applicable standards. To overcome the problems partners face, the PKM team facilitates partners through training to deepen their knowledge of financial management, especially in preparing financial reports. This activity was carried out from 20 to 21 August 2021. In this activity, the PKM team also formulated a Microsoft Excel-based application program for preparing PAI financial reports. The output of this community service activity is an increase in PAI managers' capability to compile and understand financial management and prepare financial statements following the financial accounting standards that apply to Islamic boarding schools. In addition, this activity produces outputs by compiling Islamic boarding school financial reports using application programs.  ---  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pengelola Pesantren Alam Indonesia (PAI) dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi yang berlaku yakni SAK  ETAP  (Standar  Akuntansi  Keuangan  Entitas    Tanpa    Akuntabilitas    Publik),    yang    mengatur    definisi,    pengakuan, pengukuran,   pencatatan,   dan   pengungkapan serta   PSAK   (Pernyataan  Standar Akuntansi Keuangan) Nomor 45, yang mengatur penyajian laporan keuangan. Kegiatan ini sangat penting dilakukan karena berdasarkan wawancara dan observasi lapangan, diperoleh beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Mitra, dalam hal pengelolaan keuangannya, PAI belum menerapkan pola pengelolaan keuangan yang baik dan secara khusus belum memiliki laporan keuangan yang berfungsi sebagai alat pertanggungjawaban. PAI masih menggunakan sistem single entry dalam penyusunan laporan keuangan. Penyajian laporan keuangan juga  masih  belum  sesuai  dengan  standar yang berlaku. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, tim PKM, memfasilitasi mitra dalam bentuk pelatihan untuk memperdalam pengetahuan tentang pengelolaan keuangan khususnya dalam penyusunan laporan keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 sampai dengan 21 Agustus 2021. Dalam kegiatan ini, tim PKM juga merumuskan program aplikasi berbasis Microsoft Excel untuk penyusunan laporan keuangan PAI. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan kapabilitas pengelola pesantren dalam menyusun dan memahami pengelolaan keuangan dan penyusunan laporan keuangan sesuai standar akuntansi keuangan yang berlaku untuk pesantren. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran dalam bentuk tersusunnya laporan keuangan pesantren menggunakan program aplikasi. 
EDUKASI HIDUP SEHAT PADA ANAK DENGAN BERKEBUN SAWI HIJAU DI SDIT INSANURRAHMAN KELURAHAN LOKTABAT UTARA KOTA BANJARBARU Alfi Yasmina; Pandji Winata Nurikhwan; Novianti Adi Rohmanna; Nur Amalia Muslimah; Hadrianti HD Lasari; Devia Lestari; Siti Maulidah; Muhammad Hashfi Abdurrahman
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i4.23507

Abstract

In social life, we can observe that children are less fond of foods made from vegetables. The Proportion of Consumption of Fruits/Vegetables Per Day of the Week in Population Age 5 Years According to the Characteristics of South Kalimantan Province, Riskesdas 2018, 34.56% of children aged 5-9 years do not consume vegetables and fruit. Also, for children aged 10-14 years, as much as 27.68% do not consume fruits and vegetables. This figure is high compared to other age groups. When the service was carried out, the average Pretest score was 8.21, which means that the students had a fairly good knowledge of healthy living education, and the average Post-Test was 8.5. Based on this value, there is an increase in the average knowledge of students after being given counselling. It is known that respondents' pre-test and post-test scores are generally not distributed because the significant value is less than 0.05 (Pre-test Sig Value = 0.001 <0.05 and Post-test Sig Value = 0.001 <0.05). So that the test is carried out with the Wilcoxon test. Based on the results of the Wilcoxon test, it is known that the value of Sig (0.001) <0.05, namely Ho, is rejected, which means that there is a significant difference between the knowledge of the respondents before and after being given educational materials about the benefits of green mustard in preventing non-communicable diseases.  ---  Dalam kehidupan bermasyarakat dapat kita mengamati, bahwa anak-anak kurang menggemari makanan yang berbahan sayur. Proporsi Konsumsi Buah/Sayur Per Hari Dalam Seminggu Pada Penduduk Umur ≥ 5 Tahun menurut Karakteristik Provinsi Kalimantan Selatan, Riskesdas 2018, terdapat 34,56% anak usia 5-9 tahun yang tidak mengkomsumsi sayur dan buah. Dan juga anak usia 10-14 tahun sebanyak 27,68% tidak mengkomsumsi buah dan sayur. Angka yang tinggi disbanding kelompok umur lainnya. Saat dilaksanakan pengabdian didapatkan nilai rata-rata Pretest sebesar 8,21 yang artinya siswa siswa memiliki pengetahuan yang cukup baik mengenai edukasi hidup sehat, kemudian rata-rata Pos-ttest adalah sebesar 8,5. Berdasarkan nilai tersebut terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan. Diketahui bahwa baik nilai pre-test maupun post-test responden tidak berdistribusi normal karena nilai signifikan yang kurang dari 0,05 (Nilai Sig Pre test = 0,001 < 0,05 dan Nilai Sig Post test = 0,001 < 0,05). Sehingga pengujian dilakukan dengan Uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil dari Uji Wilcoxon diketahui bahwa nilai Sig (0,001) < 0,05 yaitu Ho ditolak yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan responden pada saat sebelum dan sesudah diberikan materi edukasi mengenai manfaat sawi hijau dalam mencegah penyakit tidak menular.

Filter by Year

2017 2025