cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PEMBERDAYAAN DEWAN KEMAKMURAN MASJID DI KELURAHAN TAMANSARI DALAM ARAH KIBLAT DAN MANAJEMEN KEUANGAN Fahmi Fatwa Rosyadi Satria Hamdani; Intan Manggala Wijayanti; Muhammad Yunus; Irma Yulita Silviany
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i3.20045

Abstract

The mosque building located in the Tamansari Village area needs to be re-tested for the accuracy of the Qibla direction because, based on research data in 2019, 29.9% of the 24 mosques and prayer rooms located in the Tamansari Village are less accurate in the azimuth of the Qibla direction. In addition, the mosque's financial literacy efforts also need to be conveyed, considering the mosque's location is in a densely populated residential area. Therefore, the Qibla direction needs to be verified through the empowerment of the Mosque Prosperity Council (DKM) in determining the Qibla direction and financial management. This activity aims for DKM to gain literacy in deciding the direction of Qibla and financial management. The methods used are training and mentoring. Of the 31 respondents, we answered that they were satisfied with the activities and the participants' expectations, namely 88% and 87%, respectively. The services and follow-up provided have been well received by the training participants, with a percentage of 85% and 87%, respectively. In addition, the participants hoped similar activities would be carried out and got as much as 89% enthusiasm. --- Bangunan masjid yang berada di lingkungan Kelurahan Tamansari perlu diuji kembali keakuratan arah kiblatnya, karena berdasarkan data riset pada tahun 2019, bahwa 29,9% dari 24 masjid dan musola yang berada di kelurahan Tamansari kurang akurat azimut arah kiblatnya. Selain itu, upaya literasi keuangan masjid juga perlu disampaikan mengingat lokasi masjid yang berada di dalam pemukiman padat penduduk. Oleh karena itu, arah kiblat tersebut perlu diverifikasi melalui pemberdayaan para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dalam penentuan arah kiblat dan manajemen keuangan. Tujuan kegiatan ini yaitu para DKM mendapatkan literasi dalam penentuan arah kiblat dan manajemen keuangan. Adapupn metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Dari 31 responden menjawab puas terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan dan sesuai dengan harapan para peserta yaitu sebesar 88% dan 87%. Pelayanan serta tindak lanjut yang diberikan telah diterima dengan baik oleh para peserta pelatihan dengan persentase sebesar 85% dan 87%. Serta harapan atas penyelenggaraan kegiatan serupa ini dilaksanakan mendapatkan antusiasme sebanyak 89% dari para peserta.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI SEJAK DINI BAGI PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH GUPPI KECAMATAN KINDANG KABUPATEN BULUKUMBA Perawati; Andi Nurul Faizah; Muhammad Awal Nur
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.21113

Abstract

Corruption is an action that has a serious impact on state finances and society, which in turn can hinder the progress of national development. Therefore, efforts are needed that can increase students' understanding of the importance of anti-corruption values. This service activity aims to provide and increase understanding of anti-corruption values ​​and aims to prevent corrupt practices among students. The approach to this activity is carried out through the socialization of anti-corruption values ​​and corruption prevention strategies. The results of this activity show that students succeeded in understanding anti-corruption values ​​and understanding steps to prevent corruption.  ---  Korupsi merupakan tindakan yang memiliki dampak serius terhadap keuangan negara dan masyarakat, yang pada gilirannya dapat menghambat kemajuan pembangunan nasional. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya yang dapat meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya nilai-nilai anti korupsi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan dan meningkatkan pemahaman mengenai nilai-nilai anti korupsi serta bertujuan mencegah terjadinya praktik korupsi di kalangan peserta didik. Pendekatan kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi nilai-nilai anti korupsi dan strategi pencegahan korupsi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta didik berhasil memahami nilai-nilai anti korupsi dan mengerti langkah-langkah pencegahan korupsi.
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK BERORIENTASI PROFIT Priyantini Widiyaningrum; Ning Setiati; Dyah Rini Indriyanti; Lisdiana
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.21958

Abstract

Karang Taruna Sendangmulyo is one of the youth organizations in Tembalang District, Semarang City. Based on the motivation of the village heads, this organization is directed to have an active role in accelerating the integrated waste management program launched by the local government. Manajemen of vegetable and fruit waste is a priority because of its great potential with the existence of traditional markets and the vegetable and fruit traders in this area. The purpose of this activity is to maximize the active role of Karang Taruna in managing profit-oriented waste. Waste management that is suitable for this condition is processing vegetable and fruit waste into liquid organic fertilizer (LOF) using fermentation techniques. The method of implementing this service is by explaining the innovation of waste fermentation techniques using a composter, demonstrations followed by implementation, as well as designing a marketing strategy. From the results of this activity, there was an increase in the knowledge, understanding, and skills of participants in making LOF using fermentation techniques. LOF produced has nutrient quality by the quality standards of liquid organic fertilizer as listed in the attachment of the Minister of Agriculture Number. 70/Permentan/SR.140/10/2019, so it is marketable. The initial strategy in marketing was to display LOF packaged in a bottle labeled by Karang Taruna. Promotional efforts are carried out through residents and women's organizations, as well as meeting forums which are often held at the village and sub-district levels.  ---   Karang taruna Sendangmulyo adalah salah satu organisasi pemuda di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Atas motivasi lurah desa, organisasi ini diarahkan untuk berperan aktif dalam percepatan program pengelolaan sampah terpadu yang dicanangkan pemerintah setempat. Pengelolaan limbah sayuran dan buah-buahan menjadi prioritas karena potensinya yang besar dengan keberadaan pasar tradisional serta banyaknya pedagang sayur dan buah di wilayah ini. Pengelolaan limbah yang cocok adalah mengolah limbah sayuran dan buah menjadi pupuk organik cair (POC) menggunakan teknik fermentasi. Tujuannya adalah memaksimalkan peran aktif karang taruna dalam mengelola sampah berorientasi profit. Adapun pelaksanaan pengabdian menggunakan metode partisipatif meliputi tahap paparan tentang teknik fermentasi limbah menggunakan komposter, demonstrasi dilanjutkan implementasi, serta merancang strategi pemasaran. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengolahan sampah organik yang dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota Karang taruna Sendangmulyo dalam pembuatan POC dengan teknik fermentasi. Hasil implementasi pelatihan pembuatan POC menunjukkan keberhasilan 100%, terbukti dengan hasil analisis laboratorium menunjukkan kualitas POC memenuhi syarat unsur hara sesuai dengan standar mutu pupuk organik cair (Permentan Nomor 70/Permentan/SR.140/10/2019). Strategi pemasaran produk ditindaklanjuti dengan keseriusan kelompok Karang Taruna mewujudkan desain kemasan produk dan hasil analisis kualitas yang dicantumkan dalam label botol kemasan agar layak dipasarkan.
IDENTIFIKASI BERBAGAI JENIS SAMPAH LAUT DAN PENGELOLAANNYA BERSAMA MASYARAKAT PULAU TIDUNG, KEPULAUAN SERIBU Sri Pujiyati; Endang Sunarwati Srimariana; Dea Fauzia Lestari; Riza Aitiando Pasaribu; Mochamad Tri Hartanto; Nyoman Metta Natih; Rastina Rastina; Steven Solikin; Erwin Maulana
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.22001

Abstract

Tidung Island is one of the islands in the Seribu Island area which has marine tourism destinations. To declare the achievement of SDGs no. 6 (Clean water and sanitation) and 14 (Life Below Water), then one of the community service activities (PPM) that can be done is cleaning garbage in the coastal areas. This activity aims to be directly involved in cleaning up garbage on Tidung Island. The method used was going directly to the field as well as conducting direct observations and interviews to find out the sources and types of existing waste and waste management that is already running. The result of this PPM activity is a clean beach on Tidung Island. This activity was carried out to get Tidung Island’s coast clean and healthy so that SDGs no. 6 and 14 can be reached. The results of community service activities show that the community is enthusiastic to carry out waste management independently and with related officers to create the Tidung Island area as marine tourism.  ---  Pulau Tidung adalah salah satu pulau di daerah Kepulauan Seribu yang memiliki destinasi wisata bahari. Dalam rangka mencanangkan capaian SDGs no. 6 (Clean water and sanitation) dan 14 (Life Below Water) maka salah satu kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dapat dilakukan adalah pembersihan sampah di wilayah pesisir. Kegiatan ini bertujuan untuk terlibat langsung dalam membersihkan sampah di Pulau Tidung. Metode yang digunakan adalah turun langsung di lapangan sekaligus melakukan pengamatan langsung dan wawancara untuk mengetahui sumber dan macam sampah yang ada serta pengelolaan sampah yang sudah berjalan. Hasil berkegiatan PPM ini yaitu membersihkan pantai di Pulau Tidung.  Kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan pantai Pulau Tidung yang bersih dan sehat sehing-ga dapat tercapainya SDGs no. 6 dan 14. Hasil kegiatan pengabdiam masyarakat menunjukkan masyarakat bersemangat untuk melakukan pengelolaan sampah secara mandiri maupun bersama petugas terkait untuk menciptakan kawasan Pulau Tidung sebagai wisata bahari.
PRODUKSI DAN PENGOLAHAN AYAM-KUB TULANG LUNAK DENGAN METODE CURING NANOKAPSUL JUS KUNYIT SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL Sundari Sundari; Agus setiyoko; A. Mamalisti Susiati
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.22224

Abstract

Samben hamlet is one of 14 hamlets in Argomulyo village. Some of its residents are members of the “Antik_Mulya” food group which is the partner of this community service program. KUB- Chickens are livestock now widely developed by the community in Samben hamlet. Chicken-KUB production has weaknesses such as low meat content and more dominant bone composition, high-fat content, fishy smell, and tougher meat. The purpose of this activity is to increase the members’ knowledge to produce better quantity and quality of meat and also new skills regarding the diversification of processed KUB chicken. The problems experienced by partners include 1) Lack of knowledge and skills regarding diversification of processed KUB chickens, 2) Lack of knowledge and skills of farmers in making chicken feed 3) Lack of understanding of KUB chicken’s health management including sanitation and vaccination. The solutions to these problems are: 1) Training on functional soft bone KUB- chicken processing with turmeric nanocapsules curing treatment to increase the selling value of the product. 2) Training and counselling on the manufacture of animal feed with turmeric nanocapsules feed additives to produce animal feed from local and healthier ingredients and reduce the use of synthetic antibiotics. 3) Business management training and especially livestock health including sanitation and vaccination. Implementation methods include socialization, technology dissemination, evaluation, and monitoring. The result of this service is an increase in partner knowledge from 55% to 85%, from the skill aspect it has increased from 45% to 88%, and from the business management aspect, it has also increased from 50% to 78%. The technology provided is very easy to apply as evidenced by a high rating from the community of 75%.  ---  Dusun Samben salah satu dari 14 dusun di Argomulyo, sebagian warganya tergabung dalam kelompok Boga “Antik_Mulya” yang  menjadi khalayak mitra program pengabdian masyarakat ini. Ayam-KUB merupakan ternak yang sekarang banyak dikembangkan oleh masayarakat di dusun Samben. Produksi ayam-KUB memiliki kelemahan seperti rendahnya kandungan daging serta komposisi tulang yang lebih dominan, kandungan lemak yang tinggi, berbau amis serta daging lebih alot. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar mitra mampu menghasilkan kuantitas dan kualitas daging yang lebih baik serta memiliki keterampilan mengenai diversifikasi olahan ayam KUB agar dapat diterima oleh konsumen. Permasalahan yang dialami oleh mitra antara lain: 1) Kurangnya pengetahuan dan ketrampilan mengenai diversifikasi olahan ayam-KUB, 2) Kurangnya pengetahuan dan ketrampilan peternak dalam pembuatan pakan, serta 3) Masih rendahnya pemahaman mengenai manajemen kesehatan ternak ayam KUB meliputi sanitasi dan vaksinasi. Solusi yang diberikan  adalah: 1) Pelatihan pengolahan ayam_KUB tulang lunak yang fungsional dengan perlakuan curing nanokapsul kunyit untuk meningkatkan nilai jual produk. 2) Pelatihan dan penyuluhan pembuatan pakan ternak dengan aditif pakan nanokapsul kunyit untuk menghasilkan pakan ternak dari bahan lokal yang lebih sehat dan mengurangi penggunaan antibiotik sintetis.  3) Pelatihan manajemen usaha dan juga manajemen kesehatan ternak meliputi sanitasi dan vaksinasi. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan mitra tentang pengetahuan produksi pakan dan kesehatan ternak mitra meningkat dari 55% menjadi 80%, keterampilan mitra dalam memproduksi ayam KUB tulang lunak dengn metode curing juga meningkat dari 45% menjadi 88% serta menajeman usaha mitra juga mengalami peningkatan dari 50% menjadi 78%.  Selain itu tingkat kemudahan mengenai teknologi yang diberikan memperoleh penilaian yang tinggi dari mitra sebesar 75%.
PENGOLAHAN SAGU SECARA SEMI MEKANIS DI DISTRIK MASNI KABUPATEN MANOKWARI PROVINSI PAPUA BARAT Darma; Aceng Kurniawan; Bertha Mangallo
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.22227

Abstract

Semi-mechanical sago processing uses using sago rasping machine to disintegrate pith instead of manual equipment while other stages still use traditional ones.  The objective of this program was to apply semi-mechanical sago processing to the sago farmer in District Masni, Manokwari Regency.  The program consists of several activities i.e. construction of the sago rasping machine, transportation to the partner community location, semi-mechanical sago processing under supervised by the implementing team, semi-mechanical sago processing by the partner independently, monitoring, and evaluation.  The results of this program showed that the application of semi-mechanical sago processing by sago farmers (partner community) was able to increase sago starch production capacity from 382 kg/week to 764 kg/week.  The sago starch is packed using plastic sacs or baskets made of sago leaf called tumang about 20 kg each package. The price of one package (1 tumang) of fresh sago starch was IDR 150,000 and the partner produced 38 tumang/week, therefore partner’s income from sago starch selling was IDR 5,700,000 per week.  Based on the target indicators, it is concluded that this program was successfully on target i.e. partners had already changed their method in sago processing from traditional to semi-mechanical, and production capacity as well as income was increased.  ---  Pengolahan sago secara semi mekanis menggunakan mesin parut sagu untuk menghancurkan empulur batang sebagai pengganti alat manual, sedangkan tahapan-tahapan lainnya masih dilakukan secara tradisional. Tujuan dari kegiatan ini adalah menerapkan pengolahan sagu secara semi mekanis ke masyarakat petani sagu di Distrik Masni Kabupaten Manokwari.  Program ini terdiri dari beberapa tahapan kegiatan yaitu pembuatan mesin parut sagu, transportasi mesin dan tim pelaksana ke lokasi mitra, pengolahan sagu secara semi mekanis di bawah bimbingan tim pelaksana, pengolahan sagu secara mandiri oeh mitra, monitoring dan evaluasi program.  Dari hasil program ini menunjukkan bahwa penerapan pengolahan sagu secara semi mekanis oleh petani sagu (masyarakat mitra) dapat meningkatkan kapasitas produksi pati sagu dari 382 kg/minggu menjadi 764 kg/minggu. Hasil pati sagu dikemas menggunakan karung plastik atau keranjang yang terbuat dari anyaman daun sagu yang disebut tumang dengan massa untuk setiap tumang sekitar 20 kg.  Dengan kapasitas produksi 38 tumang/minggu dan harga satu tumang adalah Rp150.000 berarti penghasilan kotor  mitra dari hasil penjualan pati sagu sebesar Rp 5.700.000 per minggu.  Berdasarkan indikator capaian disimpulkan bahwa program ini berhasil mencapai sasaran yaitu mitra telah merubah cara pengolahan sagu dari tradisional ke semi mekanis dan terjadi peningkatan kapasitas produksi dan penerimaan oleh mitra.
PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PELATIHAN USAHA DAN KETERAMPILAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL Deassy Apriani; Bernadette Robiani; Imam Asngari; Feny Marissa; Gustriani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.22349

Abstract

This community service activity was carried out in one of the partner villages, namely Sakatiga Village. The main problem in Sakatiga Village is the problem of changing the harvest season. The purpose of this service activity is to create benefits and added value from a local commodity, namely rice. This activity will provide insight into the development of potential processed rice commodities that have a selling value by managing them through the process of making products from rice commodities to take advantage of the transition period. The techniques for carrying out this activity included direct observation and interviews with the Head of Sakatiga Village and several members of the seasonal farming families. The methodology is carried out with lectures, discussions, and experiential learning. The results of this community service activity are in the form of training and skill development for making semprong cakes from processed local commodities to generate business opportunities to increase the income of the people in Sakatiga Village. The results of this activity were very positive for the village community, this can be seen from the activity feedback 73% answered that the activity provided benefits and 27% answered that it added insight to the Sakatiga Village community. It is hoped that with this activity, the village community can strive for the formation of independence and self-sufficiency of villagers through the formation of awareness, knowledge, skills, and abilities that can encourage participation in the management of local commodities or processed rice in their environment.  ---   Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di salah satu desa mitra yaitu Desa Sakatiga. Permasalahan utama Desa Sakatiga yakni masalah peralihan musim panen. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk menciptakan manfaat dan nilai tambah dari komoditi lokal yakni beras. Kegiatan ini akan memberikan wawasan untuk pengembangan tentang potensi olahan dari komoditi beras yang memiliki nilai jual dengan mengelolanya melalui proses pembuatan produk dari komoditi padi sehingga memanfaatkan waktu peralihan. Teknik pelaksanaan kegiatan ini meliputi observasi dan wawancara secara langsung kepada Kepala Desa Sakatiga dan beberapa anggota keluarga petani musiman. Metodologi dilakukan dengan ceramah, diskusi serta experiental learning.  Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan dan pengembangan keterampilan pembuatan kue semprong dari olahan komoditi lokal agar menghasilkan peluang usaha untuk menambah pendapatan masyarakat di Desa Sakatiga. Hasil kegiatan ini sangat positif bagi masyarakat desa, hal ini terlihat dari umpan balik kegitan 73% menjawab bahwa kegiatan memberikan manfaat dan 27% menjawab menambah wawasan bagi masyarakat Desa Sakatiga. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat desa dapat mengupayakan terbentuknya kemandirian dan keswadayaan warga desa melalui terbentuknya kesadaran, pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dapat mendorong partisipasi pengelolaan komoditi lokal atau olahan padi dilingkunganya.
PENGEMBANGAN WEBSITE PROFIL SEBAGAI MEDIA INFORMASI PADA BATALYON KOMANDO 469 KOPASGAT MEDAN Nila Feby Puspitasari; Hastari Utama; Erni Seniwati; Bayu Setiaji; Banu Santoso; Achmad Lukman
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.22410

Abstract

The presence of the internet is a form of technological and information development that has a positive impact on life because given the many benefits. An example is the existence of a website organization which can be felt by the institution. As a response, it is appropriate for the website organization to be an important consideration for the organization, one of the military environments which in carrying out its duties and functions. The 469th Kopasgat Command Battalion is a Kopasgat combat unit directly under the Commander of Wing III Kopasgat located in Medan, North Sumatra. The existence of the 469th Kopasgat Command Battalion certainly has a very important role in maintaining national security. However, the public does not yet know much information related to the profile of the organization, due to limited access to information services owned by the organization and the community. One of the media for information and communication to the public used by this institution is Instagram. It has access is so easy, but the context is still limited, only uploading photos and videos and preventing Instagram users from reaching other domains. In addition, the quality of uploads is degraded and must be changed periodically. Therefore we need a mechanism to implement information media in the form of website services. This can provide information related to unit performance and others. The existence of this problem motivates me to develop a profile website as a form of community service. This service program aims to develop a website service profile for the 469 Kopasgat commando battalion to be able to work together to build a complete culture of information and communication.  ---  Kehadiran internet adalah salah satu bentuk perkembangan teknologi dan informasi yang memberikan dampak positif bagi kehidupan, karena mengingat banyaknya manfaat yang didapatkan. Salah satu contohnya adalah keberadaan website organisasi yang kemudian dapat dirasakan manfaatnya oleh pihak lembaga yang bersangkutan. Menanggapi hal tersebut, sudah sepatutnya website organisasi menjadi pertimbangan yang penting bagi organisasi salah satunya adalah institusi di lingkungan militer yang dalam menjalankan tugas dan fungsinya Batalyon Komando 469 Kopasgat adalah satuan tempur Kopasgat yang berkedudukan langsung di bawah Komandan Wing III Kopasgat yang berlokasi di Medan Sumatera Utara. Keberadaan Batalyon Komando 469 Kopasgat tentunya memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan keamanan nasional. Namun masyarakat belum banyak mengetahui informasi terkait profil organisasi tersebut, karena keterbatasan layanan akses informasi yang dimiliki organisasi maupun masyarakat. Salah satu media informasi dan komunikasi kepada masyarakat yang digunakan Batalyon Komando 469 Kopasgat Medan berupa Instagram. Instagram merupakan media sosial yang aksesnya begitu mudah, tetapi konteksnya masih terbatas, hanya memuat foto dan video serta membuat pengguna Instagram tidak dapat menjangkau ranah ranah lainnya. Selain itu, kualitas unggahan yang menurun dan harus diubah secara berkala.  Oleh karena itu perlu suatu mekanisme untuk menerapkan sebuah media informasi berupa layanan website. Hal ini dapat memberikan informasi terkait dengan kinerja satuan dan lainnya. Adanya permasalahan ini memotivasi untuk mengembangkan website profil sebagaiwujud dari pengabdian masyarakat. Adapun tujuanprogram pengabdian masyarakat dosen ini adalah melakukan pengembangan layanan website profil batalyon komando 469 kopasgat untuk dapat bersinergi untuk bersama sama membangun budaya informasi dan komunikasi secara lengkap.
PENDAMPINGAN PELAPORAN PPH PASAL 23 DENGAN E-BUPOT UNIFIKASI PADA PT. GRIN KAR INDONESIA Putu Indah Dianti Putri
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Panrita Abdi - April 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i2.22474

Abstract

Grin Kar Indonesia is a company that sells buggy vehicles, spare parts, and service units. This company is responsible for paying and reporting PPh Article 23 with Unification E-Bupot. However, companies still have problems in terms of limited understanding and ability to report PPh Article 23, which causes corrections due to errors when reporting. The purpose of carrying out this service activity is to assist the staff of the company's accounting division of PT. Grin Kar Indonesia, in reporting PPh Article 23 taxes uses E-Bupot Unification. The service method used is training and mentoring by providing materials, reporting assistance, monitoring, and evaluation. The result of this community service activity is the increased understanding and ability of the accounting staff of PT. Grin Kar Indonesia in terms of reporting PPh Article 23 with E-Bupot Unification. The results of Article 23 PPh reporting have been measured to be efficient, accurate, and timely.  ---  PT. Grin Kar Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan unit kendaraan buggy, spare part dan pelayanan service. Perusahaan ini bertanggung jawab untuk membayar dan melaporkan PPh Pasal 23 dengan E-Bupot Unifikasi. Namun perusahaan masih memiliki kendala dalam hal keterbatasan pemahaman dan kemampuan dalam pelaporan PPh Pasal 23 sehingga menyebabkan adanya pembetulan karena kesalahan saat melakukan pelaporan. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini untuk memberikan pendampingan kepada staff bagian accounting perusahaan PT. Grin Kar Indonesia dalam pelaporan pajak PPh Pasal 23 menggunakan E-Bupot Unifikasi. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dalam bentuk pelatihan dan pendampingan dengan pemberian materi, bantuan pelaporan, pemantauan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya pemahaman dan kemampuan staff accounting PT. Grin Kar Indonesia dalam hal pelaporan PPh Pasal 23 dengan E-Bupot Unifikasi. Hasil pelaporan PPh Pasal 23 yang dilakukan telah diukur efisien, akurat dan tepat waktu.
TEKNOLOGI BERBASIS ANIMASI SEBAGAI SARANA EDUKASI ANAK DALAM MENCEGAH PENULARAN HEPATITIS AKUT DI SEKOLAH Ana Nistiandani; Lantin Sulistyorini; Siswayo; Jon Haffan Sutawardana; Mulia Hakam; Mochammad Ubaidillah
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.22516

Abstract

TEKNISI is a technology that has modified its appearance in animated videos. TEKNISI is designed to increase children's knowledge to prevent transmission of acute hepatitis in the school environment. TEKNISI contains clean and healthy living behavior (PHBS) material. Children under 16 years of age are the main concern of Acute Hepatitis of Unknown Aetiology (acute hepatitis). The purpose of this activity is to increase participants' knowledge of clean and healthy living behavior (PHBS) in preventing hepatitis transmission in schools. The method is carried out through technology-based health education called "TEKNISI". This activity is carried out in four stages: education, demonstration and re-demonstration, discussion, and evaluation. The participation of partners involved are PAUD and kindergarten children of the Al-Fitroh Jember Foundation, totaling 58 students. The results of the animated video intervention showed that 58 participants (100%) could mention PHBS to prevent acute hepatitis transmission in schools. The PHBS includes 6 steps: hand washing, drinking boiled water, bringing your eating utensils, consuming vegetables and fruit, disposing of garbage, and exercising. Thus, it is concluded that this animation-based video technology can increase the knowledge of children in the age category ≥ 3 - ≤ 7 years by 100%.  ---  TEKNISI merupakan teknologi yang dimodifikasi tampilannya dalam video animasi. TEKNISI di desain untuk meningkatkan pengetahuan anak sebagai upaya mencegah terjadinya penularan hepatitis akut di lingkungan sekolah. TEKNISI mengandung materi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Anak-anak usia dibawah 16 tahun menjadi perhatian utama dari kasus Acute Hepatitis of Unknown Aetiology (hepatitis akut). Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) peserta dalam mencegah penularan hepatitis di sekolah. Metode yang dilakukan melalui edukasi kesehatan berbasis teknologi yang disebut “TEKNISI”. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan empat tahap, meliputi pemberian edukasi, demonstrasi dan re-demonstrasi, diskusi, dan evaluasi. Partisipasi mitra yang terlibat adalah anak-anak PAUD dan TK dibawah Yayasan Al-Fitroh Jember yang berjumlah 58 siswa. Hasil dari kegiatan pengabdian pemberian intervensi video animasi, didapatkan 58 peserta (100%) dapat menyebutkan PHBS untuk mencegah penularan hepatititis akut disekolah. PHBS tersebut meliputi cuci tangan 6 langkah, minum air yang matang, membawa peralatan makan sendiri, mengkonsumsi sayur dan buah, membuang sampah pada tempatnya, serta olahraga. Dengan demikian, teknologi video berbasis animasi ini disimpulkan dapat meningkatkan pengetahuan anak PAUD dan TK pada kategori usia ≥ 3 - ≤ 7 tahun sebanyak 100%.

Filter by Year

2017 2025