Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
JRFES is a media or forum to publish the research on physics research and physics education. JRFES is focused on publishing original research that have not been published anywhere. Issues published by JRFES cover the field of pure physics, it could also be about educational physics such as planning, implementation, and evaluation of Education and the field of physics.
Articles
111 Documents
PENGARUH PAPARAN MEDAN MAGNET ELF (EXTREMELY LOW FREQUENCY) TERHADAP pH SUSU KEDELAI
Widjayanti, Octavia Dwi;
Sudarti, Sudarti;
Astutik, Sri
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2021.v8i1.4848
Susu kedelai merupakan hasil ekstraksi kedelai yang sangat bermanfaat namun memiliki masa simpan yang relatif rendah. Medan magnet Extremely Low Frequency merupakan bagian dari spektrum pada gelombang elektromagnetik yang berfrekuensi < 0,3 kHz dan termasuk dalam radiasi non ionizing, dimana dapat digunakan di berbagai bidang seperti pangan, pertanian, dan kedokteran. Pada penelitian ini terdapat dua kelompok yaitu kelompok kontrol (kelompok yang tidak diberikan paparan medan magnet ELF) dan kelompok eksperimen (kelompok yang diberikan paparan medan magnet ELF intensitas 300 μT dan 500 μT dengan waktu paparan 60 menit, 90 menit, dan 120 menit). Analisa data dilakukan dengan uji Oneway Anova dilanjutkan uji LSD menggunakan software IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian didapatkan bahwa paparan medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) berpengaruh terhadap pH susu kedelai, dimana intensitas paparan 500 μT dengan waktu paparan 60 menit berpotensi dalam menghambat penurunan pH susu kedelai. Kata kunci: pH, Medan Magnet ELF, Susu Kedelai
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SARJANA PENDIDIKAN FISIKA PADA TOPIK DINAMIKA ROTASI
Sarkity, Dios;
Permana P, Niki Dian
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2020.v7i2.4472
The steps of physics problems solving consist of making a useful description, determining physics approach, applying specific application of physics, performing mathematical procedures, and evaluating logical progression of the problem solving process. Physics is closely related to everyday problems, including rotational dynamics problems. Bachelor of physics education must have conceptual understanding to create learnings that improve students' problem solving skills. Therefore, this study aimed to measure the problem-solving skills of bachelors of physics education involving 10 bachelors of physics education who were working as science teachers. This study was a descriptive study with data collection using essay question. The results showed that there were difficulties in solving problems consisted of difficulties in drawing vectors and operating them and difficulties in understanding the rotational dynamics concepts. These results indicated the importance of learning and improving conceptual understanding as the main asset in teaching the material for bachelors of physics education.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN VIDEO SCRIBE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X MIA SMA NEGERI 3 PAYAKUMBUH
marselina, marselina;
Anaperta, Megasyani
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2020.v7i2.4536
AbstractThis research is motivated by students' interest in learning towards on physics subject are still low and the lack of understanding of physics learning concept from the students, it causes the students do not understand about matery that has given by educators and their physics learning outomes in grade X MIA senior high shcool 3 Payakumbuh is still low. Therefore, the research conducted a research of using PBL models and video scribe media to apply in these problem. Type of this research is quasi experiment with posttest only control design. The population of this research is at X grade senior high school 3 Payakumbuh, consists of 5 class. The sampling technique is cluster random sampling, taken at X grade MIA 3 experiment and X grade MIA 5 as control class. Instruments of this research are final test used is essay with reliability of the test is r11 = 0.636. Based on the calculation results obtained th = 1.6850 with ttabel = 1.675, kareta th> ttabel, then H0 is rejected and H1 is accepted. Based on the results of the activity analyze it know that the experimental room activities is better than the physich learning outcomes of student using problem based learning (PBL) models by ussing video scribe is better than physics learning outcomes of students by using scientific learning models by using scientific learning models at X grade senior gigh school Payakumbuh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA SMA NEGERI 4 KUPANG
Benu, Merlyn Yoan Trivosa;
Yusuf, Yusniati H;
Supu, Amiruddin
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2021.v8i1.4684
Peneltian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian randomized control group pre-test post-test design. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, (2) untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah fisika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving lebih tinggi daripada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIA SMA Negeri 4 Kupang, dengan pengambilan sampel yang dilakukan menggunakan teknik simple random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah diperoleh dari instrumen soal essay pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Terdapat perberdaan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa yang signifikan antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning; 2) kemampuan pemecahan masalah fisika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving lebih tinggi daripada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning Kata Kunci: Model Pembelajaran Creative Problem Solving, Model Pembelajaran Problem Based Learning, Kemampuan Pemecahan Masalah
Problem Based Learning Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar
Safitri, Tiara;
Yanti, Iing Rika;
Rahmi, Aidhia
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2020.v7i2.4583
At this time many learning models are used, where students learn, work, and interact in small groups. Based on the results of observations at SMAN 9 Padang class XI MIPA, students need a development of teaching materials that can help students to solve problems in learning. The purpose of this research is to develop teaching materials in the form of student worksheet based on problem based learning that are valid & practical for class XI MIPA SMAN 9 Padang.This type of research is included in development research or Research and Development (R&D) with a 4-D model. The 4-D model consists of four stages, namely define, design, develop, and disseminate. At the disseminate stage, it is not carried out due to time and cost limitations. In this study, the research instruments used were validity and practicality sheets. The results showed that the PBL-based LKPD developed was categorized as valid with a percentage of 85.93%. Then the PBL-based LKPD developed was categorized as very practical with a percentage of 85.32%.
KONTRIBUSI FASILITAS BELAJAR DAN TATAKELOLA LABORATORIUM TERHADAP EFEKTIFITAS PRAKTIKUM VIRTUAL PADA MASA PANDEMI
Remiswal, Remiswal;
Zulpadrianto, Zulpadrianto;
Zalnur, Muhammad
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2021.v8i1.4775
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi fasilitas belajar dan tatakelola laboratorium terhadap efektifitas praktikum virtual di Fakultas Tarbiyah dan keguruan UIN Imam Bonjol Padang pada masa pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskrtiptif dan verifikatif dengan pendekatan kualitatif. Responden dalam penelitian ini sebanyak 531 orang mahasiswa yang terdiri dari tujuh Program Studi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa fasilitas belajar dan tatakelola laboratorium berkontibusi nyata terhadap efektifitas praktikum virtual. Namun, perlu peningkatan fasilitas dan tatakelola laboratorium agar kepuasan praktikan semakin meningkat.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PEMAHAMAN SINTAK MODEL PEMBELAJARAN ABAD 21 BERBASIS MOBILE
Irsyadunas, Irsyadunas;
Mary, Thomson;
Maizeli, Anika;
Lina, Roza
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2021.v8i1.4845
This research aims to develop a learning medium of understanding the intake of a valid and practical mobile-based 21st-century learning model. The urgent problem in this study is the lack of understanding of students' learning materials in the 21st century as well as the lack of learning media in understanding the material. This research is a research development or R&D (Research and Development) that aims to describe the process of Developing Mobile-Based Learning Media that is valid and practical. The development design used is the instructional development institute (IDI) model. The subject of this study consisted of 6 expert validator of materials and media. 2 responses of lecturers and students of the class of 2017 Informatics Study Program which amounted to 49 people. The research was conducted at STKIP PGRI West Sumatra. The results showed that the validity test value by material experts obtained a value of 0.868 with a valid category and for validity test results by media experts get a value of 0.812 valid categories. Practicality test results by lecturers obtained a percentage of the value of 88% with a very practical category and also seen from the practicality test students get a percentage of the value of 90.7% with a very practical category. Based on the data, it can be concluded that the Learning Media understanding Sintak Mobile-based 21st Century Learning Model developed is quite valid and practical.
Pengembangan Handout Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Dinamika Rotasi Benda Tegar di Kelas XI MIPA SMAN 1 Sawahlunto
Syazumi, Eka Fitri;
Trisna, Silvi;
Helendra, Helendra
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2020.v7i2.4576
Bahan ajar adalah segala bentuk bahan atau materi yang disusun secara sistematis yang terdiri dari kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dikuasai oleh peserta didik, serta membantu pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat membantu peserta didik dalam meningkatkan minat belajar serta kemampuan berpikir dalam memecahkan masalah adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing. Oleh karena itu peneliti bermaksud ingin mengembangkan bahan ajar berupa handout berbasis inkuiri terbimbing yang valid dan praktis. Model penelitian pengembangan ini menggunakan penelitian R&D model 4-D. Instrumen yang digunakan angket dengan skala Likert dan dianalisis dengan teknis persentase. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa handout berbasis inkuiri terbimbing pada materi dinamika rotasi benda tegar ini tergolong sangat valid dengan nilai 90,22 %. Selanjutnya handout berbasis inkuiri terbimbing pada materi dinamika rotasi benda tegar ini tergolong praktis dengan nilai 71,93 %.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS HANDS ON ACTIVITY UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI GELOMBANG CAHAYA
Mahtari, Saiyidah;
Jannah, Wardhatul;
Miriam, Sarah
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2021.v8i1.4613
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang telah ada belum memuat indikator keterampilan proses sains sehingga peserta didik tidak terlatih keterampilan proses sains. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan LKPD berbasis Hands on Activity untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik yang layak digunakan dalam pembelajaran. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan: (1) validitas LKPD berbasis Hands on Activity; (2) kepraktisan LKPD berbasis Hands on Activity; dan (3) ketercapaian keterampilan proses sains peserta didik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan subjek penelitian berupa LKPD berbasis Hands on Activity yang diuji coba pada 36 orang peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 11 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa lembar validitas, lembar angket respon peserta didik, dan lembar pengamatan keterampilan proses sains (KPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) validitas LKPD bernilai 3,11 dan berkategori valid; (2) kepraktisan LKPD diperoleh sebesar 77,9% dan berkategori praktis;dan (3) ketercapaian keterampilan proses sains diperoleh skor rata-rata sebesar 73,6 dan berkategori baik. Diperoleh simpulan bahwa LKPD yang dikembangkan layak digunakan untuk melatihkan keterampilan proses sains.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP SIKAP PELESTARIAN LINGKUNGAN PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Nurmasitoh, Qonita Amalia;
Rahayu, Rina
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2021.v8i1.4570
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan perlindungan lingkungan antara siswa yang menggunakan pembelajaran berbasis lingkungan dan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional untuk pembelajaran. Metode ini juga digunakan untuk mengetahui dampak pembelajaran lingkungan terhadap sikap perlindungan lingkungan siswa sekolah menengah yang mempelajari pencemaran lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain kelompok kontrol non ekuivalen. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui survei kuesioner dan wawancara. Uji Mann Whitney U digunakan untuk menganalisis perlindungan lingkungan. Terdapat perbedaan sikap perlindungan lingkungan antara siswa yang menggunakan pembelajaran lingkungan dan siswa yang belajar secara tradisional.