Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Al-Thariqah Journal Manager invites lecturers, researchers and students to submit best manuscript of his research to be published in Al-Thariqah: Journal of Islamic Education, Faculty of Islamic Religious, Islamic University of Riau. Manuscripts submitted within the scope of the sciences of Islamic religious education by prioritizing the theme of the actual article, the latest, not plagiarism, and preferably the results of library and field research.
Articles
223 Documents
Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam: Upaya Membangun Karakter Religious Peserta Didik
Hamdan;
Muhammad Nuzli;
Sitti Rahma;
Fransisko Chaniago;
Mohd. Norma Sampoerna
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7309
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor profesionalitas guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan karakter religious siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan memawancarai dua informan penelitian yaitu guru Pendidikan Agama Islam. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan karakter religious siswa yaitu melaksanakan shalat dhuha dan zuhur berjama’ah, membaca Al-Qur’an, kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dan menyampaikan materi ibadah praktis. Faktor pendukung adalah fasilitas musholla, kerja sama yang baik antara guru pendidikan agama Islam, majelis guru, kepala sekolah dan orang tua. Faktor penghambatnya adalah latar belakang pendidikan siswa yang berbeda-beda, lingkungan bermain, teknologi, pengawasan dari orang tua. Temuan dalam penelitian ini berimplikasi pada teori profesionalitas guru pendidikan agama Islam dalam membangun karakter religious siswa
Kreativitas Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Pengaruh Lingkungan Sekolah dalam Pengajaran
M. Yusuf Ahmad;
Indah Mawarni
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7382
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap kreativitas belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi, melibatkan peserta didik yang mengikuti pembelajaran pendidikan agama Islam, untuk menjawab angket yang diberikan, dan dianalisis menggunakan uji normalitas, linearitas, dan regresi linear sederhana. Lingkungan sekolah ditingkatkan dengan baik secara signfikan berkontribusi besar dalam memunculkan aspek-aspek kreativitas belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Kuatnya pengaruh lingkungan sekolah untuk mengembangkan kreativitas belajar peserta didik menjadi domain bagi guru untuk memperhatikannya. Sebab jika lingkungan sekolah kurang memfasilitasi belajar peserta didik, maka kreativitas belajar pendidikan agama Islam pun mengalami penurunan. Maka, dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah mampu mengembangkan kreativitas belajar peserta didik dalam bidang pendidikan agama Islam. Penelitian berimplikasi pada pengembangan teori “kreativitas belajar pendidikan agama Islam” dengan penguatan lingkungan sekolah. Direkomendasikan penelitian eksperimen untuk menerapkan pengembangan lingkungan sekolah yang baik bagi kehidupan peserta didik yang memfasilitasi nilai-nilai kreativitas dalam pendidikan agama Islam masa depan
Pengembangan Mutu Peserta Didik dalam Pembelajaran: Implementasi Profesionalisme Guru Madrasah
Sariman;
Choirul Huda;
M. Nur Afif
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7425
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan implementasi profesionalisme guru madrasah dalam pengembangan mutu peserta didik. Menggunakan penelitian studi kasus dengan informan guru madrasah. Wawancara digunakan untuk mengumpulkan data dan dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa profesionalisme guru dalam mengembangkan mutu perta didik dalam pembelajaran di madrasah dengan memperkuat persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran dan tindak lanjut. Pengembangan bahan ajar, media pembalajaran berbasis teknologi informasi, metode pembelajaran bervariasi dan evaluasi yang berkesinambungan. Kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, sosial, dan kompetensi kepemimpinan dimaksimalkan dalam mengembangkan mutu peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mutu peserta didik dikembangkan oleh profesioanalisasi guru madrasah melalui pembelajaran berkualitas, mengidentifikasi berbagai kendala dan berupaya mengembangkan mutu peserta didik dalam manajemen madrasah, guru, siswa, orangtua, dan sistem informasi. Temuan penelitian berimplikasi pada pengembangan mutu peserta didik dalam pembelajaran madrasah. Penelitian ke depan direkomendasikan untuk mengembangkan penelitian eksperimen untuk mengukur secara akurat profesionalisme guru madrasah dalam mengembangkan mutu peserta didik dalam pembelajaran di madrasah.
Sikap Keberagamaan Siswa di Sekolah Islam Terpadu
Ahmad Yusuf Prasetiawan;
Lisa`diyah Ma`rifataini
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7760
Sekolah Islam Terpadu (SIT) menganut prinsip muwasafat yang merupakan corak gerakan militan Tarbiyatul al-Islamiah. Corak keagamaan ini nampak tidak terlalu berpengaruh, bila dilihat bagaimana besarnya minat masyarakat pada SIT, meskipun sebagian besar siswa berasal dari latar belakang ideologi keagamaan berbeda. Perbedaan ini melahirkan kemungkinan khusus bagi tumbuhnya sikap keberagamaan siswa. Penerimaan terhadap SIT dapat terbentuk karena SIT mampu menguasai faktor-faktor pemasaran jasa pendidikan, atau SIT memang terbuka terhadap keragaman. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keberagamaan dipraktikkan di SIT dan pengaruhnya bagi sikap keberagamaan siswa. Penelitian menggunakan metode silang antara wawancara, observasi dan dokumentasi untuk memotret praktik keberagamaan SIT, dan metode angket untuk mengukur sikap siswa. Sikap keberagamaan siswa dianalisa menggunakan skala Gutaman. Hasil penelitian menunjukkan prinsip keagamaan di SIT dipraktikkan secara terbuka. Keterbukaan keberagamaan diterapkan melalui penamaan, manajerial dan kurikulum. Sikap keberagaamaan siswa di SIT menunjukkan cenderung terbuka 50,54% lebih banyak, dibadingkan dengan sikap siswa yang tertutup sebanyak 49,46%. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan teori sikap keberagamaan siswa dalam dunia pendidikan Islam.
Pengembangan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam: Pengaruh Efikasi Diri Peserta Didik dalam Pembelajaran
Aimmatul Mudiah Nur Fathiyah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan pengaruh efikasi diri terhadap hasil belajar peserta didik bidang studi pendidikan agama Islam. Menggunakan jenis penelitian korelasi dan menetapkan 154 responden peserta didik yang mengikuti pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah menengah atas. Angket digunakan sebagai teknik pengumpulan data dan dianalisis dengan teknik regresi linier sederhana. Penelitiani ni menghasilkan bahwa terdapat pengaruh efikasi diri terhadap prestasi belajar pendidikan agama Islam siswa Madrasah Aliyah Negeri. Pengaruh efikasi diri terhadap prestasi belajar pendidikan agama Islam sangat rendah atau kurang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa efikasi diri memiliki pengaruh yang rendah dalam mengembangkan prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan teori prestasi belajar pendidikan agama Islam dengan penguatan efikasi diri. Penelitian masa depan diharapkan dilakukan faktor lain dalam pengembangan prestasi belajar pendidikan agama Islam.
Modernisasi Pendidikan Islam Awal Abad Ke-20: Pergulatan Ilmiah Akademik Lembaga Pendidikan di Sumatera Barat
Yasmansyah;
Iswantir
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7809
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui modernisasi pendidikan Islam pada awal abad ke-20 di Sumatera Barat. Penelitian ini jenis kualitatif dengan metode analisis konsep. Sumber data adalah buku Burhanuddin Daya tentang Gerakan Pembaharuan Pemikiran Islam (1995) dan jurnal atau buku-buku yang relevan dan dianalisis dengan content analysis. Paradigma pemikiran modernisasi Islam di Minangkabau sudah muncul semenjak lahirnya puritanisasi sebagai pendobrak pemurnian pemahaman Islam orang Minangkabau yang sinkretisme. Meskipun demikian, modernisasi Islam lebih berkembang ketika awal abad ke-19 seiring dengan bergeraknya kaum agama membangun sekolah-sekolah agama modern, mengubah sistem surau yang tradisional dengan sistem pendidikan modern yang klasikal, berijazah dan memiliki kurikulum. Modernisasi surau ini ditandai dengan berdirinya lembaga-lembaga pendidikan Islam masa kini; Adabiyah School, Sumatera Thawalib, Diniyah School, Madrasah Tarbiyah Islamiyah, dan Normal School. Model-model pendidikan menerapkan kurikulum dengan memadukan antara ilmu pengetahuan agama dan ilmu umum dan menekankan penguasaan bahasa Arab dan Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini berimplikasi dalam mengembangkan khazanah keilmuan tentang pendidikan Islam bidang teori “modernisasi pendidikan Islam” dalam pendidikan
Teks Berwawasan Kecerdasan Ekologis dalam Pembelajaran Bahasa sebagai Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam
Romi Isnanda;
Hidayati Azkiya;
Rio Rinaldi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7926
Penelitian ini bertujuan menghasilkan peran teks berwawasan kecerdasan ekologis dalam pembelajaran bahasa sebagai alternatif penanaman nilai-nilai pendidikan islam. Metode yang digunakan adalah analisis konsep dan dianalisis menggunakan content analysis. Penelitian ini menghasilkan, yaitu: Pertama, kemajuan teknologi yang berkembang begitu pesat, bukan berarti harus menganulir karakter kepedulian yang ada pada manusia sehingga tatap berada dalam koridor nilai-nilai pendidikan Islam. Kedua, wawasan kecerdasan ekologis atau kecerdasan ekologis tidak hanya terintegrasi atau diamanahkan pada bidang ilmu atau mata pelajaran tertentu, melainkan dibebankan pada setiap bidang ilmu atau mata pelajaran di setiap jenjang pendidikan. Ketiga, wujud nyata penanaman kecerdasan ekologi dapat diintergrasikan dengan nilai-nilai pendidikan Islam pada pelajaran bahasa Indonesia dengan teknis pemanfaatan teks berwawasan kecerdasan ekologis. Keempat, pemanfaatan teks berwawasan kecerdasan ekologis untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam melalui perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan wawasan kecerdasan ekologis dalam pembelajaran bahasa dengan nilai-nilai pendidikan Islam.
Bagaimana Pendidikan yang Berpusat pada Peserta Didik Mempengaruhi Efikasi Diri Guru Madrasah? Kasus Model Project-Based Learning
Desi Sukenti;
Hermawati Syarif
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7957
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi apakah peningkatan penggunaan project based learning (PBL) oleh guru madrasah aliyah di Indonesia meningkatkan efikasi diri guru madrasah dalam pembelajaran bahasa. Menggunakan data yang dikumpulkan dari program intervensi project-based learning (PBL), penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu untuk menilai bagaimana PBL dikaitkan dengan efikasi diri guru, dan dianalisis menggunakan uji t. Umumnya self-efficacy guru madrasah hanya dianggap sebagai penentu praktik pembelajaran bahasa, tetapi kami menemukan bahwa efikasi diri guru madrasah dapat dipengaruhi secara positif oleh peningkatan penggunaan PBL dalam pembelajaran bahasa. Di antara sub-skala efikasi diri guru madrasah, PBL berhubungan positif dengan keterlibatan dan pengajaran siswa dalam pembelajaran bahasa. Analisis menggunakan siswa data menunjukkan bahwa tanggapan positif siswa terhadap praktik pembelajaran bahasa dapat memediasi hubungan antara PBL dan efikasi diri guru madrasah. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan model PBL dalam meningkatkan efikasi guru madrasah dalam pembelajaran bahasa.
Peningkatan Motivasi Belajar dan Pengetahuan Peserta Didik: Penerapan Mobile Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Hamdani Fahrul
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7970
Penelitian dilatar belakangi keadaaan majunya masyakat dengan revolusi Industri 4.0 yang berimpak pada pendidikan, namun penerapan pembelajaran masih cenderung konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh penerapan mobile learning terhadap peningkatan motivasi belajar dan pengetahuan peserta didik di SMK Negeri Samarinda. Melalui pendekatan kuantitafif, yakni quasi experiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan mobile learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar dan pengetahuan peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMK Negeri Samarinda. Pengaruhnya dalam peningkatan motivasi belajar dengan kategori sedang dan peningkatan pengetahuan peserta didik dengan kategori tinggi. Data tersebut membuktikan bahwa penerapan mobile learning secara efektif mampu meningkatkan motivasi dan pengetahuan peserta didik. Dari hasil penelitian ini hendaknya stakeholder dapat menyelenggarakan workshop mengenai penerapan atau pengembangan mobile learning pada era pendidikan 4.0 dan pendidik dapat menjadikan mobile learning sebagai alternatif dalam pemilihan model pembelajaran dengan menyesuaikan karakeristik materinya.
Analisis Kebutuhan dalam Pengembangan Silabus Antropolinguistik berbasis Islami: Leksikon dalam Naskah Nazam Usiat
Rona Almos;
Hermawati Syarif
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7995
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan silabus antropolinguistik berdasarkan analisis kebutuhan pada naskah Azam Usiat berbasis nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan menyebarkan kuesioner pada 56 mahasiswa dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Penelitian ini menghasilkan bahwa kebutuhan dalam pengembangan silabus mata kuliah antropolingustik berbasis nilai-nilai Islam melalui leksikon dalam naskah azam usiat adalah; pemertahanan bahasa dengan mengintegrasikan dengan nilai Islam tentang akhlak; pengembangan kurikulum dengan materi ajar antropolingistik dengan mengintegrasikan pada nilai-nilai komunikasi Islami agar tidak terjadi kepunahan bahasa. Fenomena hilangnya bahasa, khususnya bahasa ibu, menjadi alasan penting bagi pendidikan bahasa di perguruan tinggi untuk diaktualisasikan. Analisis kebutuhan dalam mengembangkan kurikulum linguistik berbasis Islam meningkatkan nilai manfaat kurikulum, karena pembelajar adalah orang yang paling bertanggung jawab atas apa yang dia coba pelajari. Penelitian masa depan diperlukan tambahan materi pembelajaran mengenai pemertahanan bahasa dan kepunahan bahasa dalam berbagai model riset terapan.