cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 25279610     EISSN : 25498770     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Thariqah Journal Manager invites lecturers, researchers and students to submit best manuscript of his research to be published in Al-Thariqah: Journal of Islamic Education, Faculty of Islamic Religious, Islamic University of Riau. Manuscripts submitted within the scope of the sciences of Islamic religious education by prioritizing the theme of the actual article, the latest, not plagiarism, and preferably the results of library and field research.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
Konstruksi Manajemen Kurikulum di Perguruan Tinggi Agama Islam Irma Suryani Siregar
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5632

Abstract

Kurikulum merupakan instrumen penting dalam sebuah perguruan tinggi, karena kurikulum tersebut merupakan salah satu aspek penting untuk bisa melahirkan lulusan yang berkompetensi yang dilandasi iman dan takwa serta berakhlakul karimah. dengan kata lain menghasilkan mahasiswa yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, afektif, psikomotorik dan spiritual. Oleh karena itu PTAI termasuk UIN Malang harus bisa memenej kurikulumnya dengan baik dan benar supaya mampu menghasilkan mahasiswa yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, afektif, psikomotorik dan spiritual. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode interview, observasi dan dokumentasi. Data diperiksa apakah sudah benar, cocok dan handal melalui proses kredibilitas, transferabilitas, dependebilitas dan konfirmabilitas. Kemudian data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan penelitian ini adalah bahwa manajemen kurikulum di UIN Malang adalah dengan menerapkan integrasi ilmu dan Islam dalam tahapan-tahapan manajemennnya, baik dalam perencanaan, pengimplementasian dan evaluasinya.
Optimalisasi Peran Guru PAI Ideal dalam Pembelajaran Fiqh di Masa Pandemi Covid-19 Firman Mansir; Halim Purnomo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5692

Abstract

Penulisan ini bertujuan menganalisis peran dan strategi guru dalam pembelajaran fiqh pada masa pandemi saat ini. Produktifitas pembelajaran guru PAI biasa dipengaruhi pada efektivitas penggunaan strategi belajar. Pada pembelajaran fiqh memiliki corak tersendiri, sehingga guru PAI harus benar-benar dapat menentukan model dan strategi yang tepat dan efektif. Selain itu, pola efektivitas belajar yang diterapkan saat ini belum sepenuhnya efektif, bisa disebabkan kurangnya kreativitas atau strategi yang mempuni untuk diterapkan saat pembelajaran. Saat pandemi saat ini, banyak sistem pembelajaran yang dilakukan secara virtual atau online, yang memiliki berdampak positif untuk berlangsungnya pembelajaran, namun di lain sisi juga memiliki dampak negatif, disebabkan karena beberapa faktor yang menghambat proses pembelajaran secara virtual tersebut. Maka, penulisan ini bermaksud untuk mengetahui bentuk optimalisasi guru PAI yang ideal dalam penerapan pembelajaran fiqh khususnya di masa pandemi saat ini dengan aktualisasi pembelajaran secara produktif dan efektif.
Manusia dan Kurikulum Pendidikan dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam (Sebuah Kajian Aksiologis) Firdaus Firdaus
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5768

Abstract

Peneitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara manusia dan kurikulum serta bagaimana bentuk kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan manusia itu sendiri. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Dalam penelitian ini peneliti menemukan bahwa dalam penyusunan sebuah kurikulum haruslah mengacu kepada apa yang dibutuhkan oleh manusia. Untuk menjawab apa yang dibutuhkan oleh manusia maka haruslah digali siapa manusia itu sebenarnya melalui term-term yang digunakan dalam Al-Quran. Banyak istilah yang digunakan Al-Quran untuk menunjukkan manusia seperti al-Ins, al-Insan, al-Basyar, Bani Adam. Term-term ini memberikan pengaruh dan dampak dalam penyusunan kurikulum. Karena jika tidak bertolak dari term ini dalam penyusunan kurikulum, kurikulum itu sendiri akan kurang bermanfaat bagi peserta didik. Penyusunan kurikulum yang berdasarkan terminolog manusia menurut Al-Quran akan dapat meminimalisir kesalahan dalam penyusunan kurikulum itu sendiri. Dengan menggunakan pendekatan terminology yang berasal dari Al-Quran, maka kurikulum tersebut akan sejalan dengan fitrah yang ada pada diri manusia itu sendiri. Sehingga kurikulum pendidikan tersebut dapat mengakomodir nilai-nilai insaniyah yang ada pada manusia.
Metode Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa Arab Maharah Al-Kalam di Kelas Bahasa Center for Languages and Academic Development Yenni Yunita; Rojja Pebrian
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5838

Abstract

Maharah al-kalam merupakan kemahiran yang sifatnya produktif, menyampaikan informasi kepada orang lain dalam bentuk bunyi bahasa, untuk mewujudkannya di butuhkan suatu metode yang tepat yaitu metode komunikatif. Di FAI UIR ada lembaga pusat bahasa yang merupakan sarana untuk pengajaran dan pengembangan bahasa asing diantaranya bahasa Arab yang bernama CELAD. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tutor pusat bahasa CELAD yang berjumlah 5 orang dan objeknya adalah Mahasiswa FAI terdiri dari program studi PAI, Ekis, PIAUD dan PBSy yang berjumlah 327orang. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa metode pembelajaran bahasa Arab CELAD FAI UIR menggunakan metode komunikatif, yang menekankan aspek keaktifan mahasiswa dalam berbicara, lebih banyak praktis secara lisan dibandingkan tulisan, dan menghafalkan mufradat kemudian mempraktekkannya. Proses Pembelajarannya sangat kreatif, Inovatif dan menyenangkan sehingga mahasiswa bisa lancar dan mahir dalam berbahasa Arab. Adapun faktor yang mempengaruhinya yaitu Pimpinan (Kebijakan), Tutor (Metode), Mahasiswa (Motivasi), Modul (Buku Teks).
Membedah Corak Filsafat Pendidikan Muhammadiyah (Telaah Konsep Pendidik Muhammadiyah) Yunita Furi Aristyasari; Restu Faizah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5872

Abstract

Salah satu yang menjadi persoalan filosofis pendidikan adalah perbincangan mengenai pendidik. Muhammadiyah yang lebih dari satu abad belum memiliki sebuah rumusan ideal yang terkonsep dengan jelas dan tersistematis mengenai pendidik. Tulisan yang berkaitan dengan topik ini masih tersebar dalam beberapa dokumen Muhammadiyah maupun tulisan dari beberapa ahli atau pemerhati pendidikan Muhammadiyah. Tulisan ini bertujuan untuk membedah corak filsafat pendidikan Muhammadiyah sehingga dapat ditemukan corak pendidik Muhammadiyah sekaligus mengelaborasi sebuah tawaran konsep pendidik Muhammadiyah. Tulisan ini merupakan hasil penelitian dengan metode kualitatif menggunakan kajian kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan analisis hermeneutis untuk menguji pandangan filosofis. Temuannya adalah bahwa pendidik Muhammadiyah dapat dikatakan bercorak Islamis rasional dan pragmatis. Dari perspektif teori kontemporer, ia memiliki corak esensialis, progresif, dan rekonstruksionis. Pendidik haruslah orang yang memiliki keikhlasan, berorientasi pada amal nyata dan kebermanfaatan bagi orang lain, dan memiliki karakter inovatif, kreatif dalam menghadapi tantangan dan problema kehidupan, terutama di era digital seperti saat ini.
Profesionalisme Guru Madrasah: Internalisasi Nilai Islam dalam Mengembangkan Akhlak Aktual Siswa Syahraini Tambak; Mawardi Ahmad; Desi Sukenti; Abd. Rahman bin Abd. Ghani
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5885

Abstract

Penelitian tentang akhlak telah banyak dilakukan, namun internalisasi nilai Islam dalam pengembangannya masih belum ditemukan. Penelitian ini bertujuan mengeksplor upaya guru madrasah menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam mengembangkan akhlak aktual siswa. Menggunakan penelitian studi kasus, dan wawancara mendalam pada 12 guru madrasah tsanawiyah, serta menganalisisnya dengan analisis kualitatif. Penelitian menghasilkan; Shalat dhuha dan fardhu berjamaah untuk mengelola jiwa syahwiya mengembangkan ’iffah, jud, syakha’, qana’ah, amanah, zuhud, rahmah, hilm, dan al-afwu; Shiyam sunnah dan tahfiz al-Qur’an untuk mengekang jiwa hammiya mengembangkan syaja’ah, ‘adalah, ihsan, insyaf, rahmah, dan hilm; Muhadharah dan internalisasi Islam dalam pembelajaran, mendidik jiwa mufakkara, mengembangkan hikmah dan fathanah. Simpulannya, shalat dhuha, shalat fardhu berjamaah, shiyam sunnah, tahfiz al-Qur’an, muhadharah, dan internalisasi Islam dalam pembelajaran, mengembangkan ’iffah, jud, syakha’, qana’ah, amanah, zuhud, rahmah, hilm, al-afwu, syaja’ah, ’adalah, ihsan, insyaf, mujahadah, sabr, hikmah, fathanah, dan insyaf. Hasil penelitian ini berimplikasi pada teori upaya guru dalam internalisasi pengembangan akhlak di madrasah.
Modal Sosial-Multikultural Pesantren dalam Membangun Harmoni Sosial Umat Beragama Sauqi Futaqi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5963

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk membahas modal sosial yang dimiliki dan didayagunakan oleh pesantren Al-Qodir. Modal sosial tersebut juga berkaitan dengan masalah keragaman, yang diistilahkan peneliti sebagai modal sosial multikultural. Dengan menggunakan riset kualitatif fenomenologis, hasil riset menunjukkan adanya dua area/sumber modal sosial-multikultural, yakni modal internal dan eksternal. Modal internal mencakup keragaman santri dan nilai sosial-budaya yang terbangun didalamnya. Modal internal ini bersifat bonding (mengikat/mempersatukan). Modal eksternal berkaitan dengan jejaring multikultural dan terbangunnya kepercayaan (social trust) bagi pesantren dan komunitas eksternal yang beragam. Modal eksternal ini menampilkan tipe bridging (menjembatani). Adanya modal sosial-multikultural tersebut menjadikan pesantren ini memiliki kemampuan dan berkontribusi nyata dalam pembangunan harmoni sosial, terutama bagi umat beragama.
Tarbiyah Ukhwah Islamiyah Dalam Tradisi Kearifan Lokal Marsialap Ari Rossa Hadana Harahap; Musaddad Harahap; Lina Mayasari Siregar
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5980

Abstract

Indonesia beberapa tahun belakangan ini disibukkan oleh diskusi intoleransi, anti kebhinekaan, dan anti NKRI. Fenomena ini sebetulnya sangat bertentangan dengan kultur masyarakat Indonesia pada umumnya. Tulisan ini ingin melihat bagaimana hakikat kearifan lokal marsialapan ari masyarakat Tapanuli, Mandailing, Angkola dan sekitarnya dalam menanamkan ukhwah. Dengan pendekatan studi pustaka, maka ditemukan bahwa tradisi kearifan lokal marsialap ari mengandung nilai-nilai tarbiyah yang sangat luhur untuk mewujudkan ukhwah dalam kehidupan sosial. Tradisi marsialap ari dilakukan dalam tiga aspek kehidupan masyarakat, yaitu; dalam bidang Paiaskon (pertanian, sawah, kebun, dan lainnya), acara Siriaon (pesta maupun syukuran), dan Siluluton (kabar duka). Prinsipnya tradisi marsialap ari merupakan simbol kekuatan untuk menjaga eksistensi masyarakat agar tetap bisa hidup rukun dan memudahkan satu sama lain. Dalam konteks abad 21 ini tradisi marsialap ari perlu untuk dilestarikan dan tetap diwariskan kepada generasi muda agar rasa persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi antar sesama tetap terjaga.
Meneguhkan Pendekatan Neurolinguistik dalam Pembelajaran: Studi Kasus pada Pembelajaran Bahasa Arab Madrasah Aliyah Mohammad Jailani; Wantini Wantini; Suyadi Suyadi; Betty Mauli Rosa Bustam
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(1).6115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran bahasa Arab dengan pendekatan neurolinguistik di madrasah aliyah. Peserta didik kesulitan dalam memahami, menghafal, dan mempraktekkan mufrodat dan muhadatsah Bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan informan adalah kepala madrasah, wakil bidang kurikulum, dan guru Bahasa Arab. Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan neurolinguistik membantu peserta didik dalam memahami pembelajaran Bahasa Arab melalui fungsi otak pada bahasa. Optimalisasi sistem saraf pada bahasa mampu mengintegrasikan peran otak terhadap kemampuan belajar Bahasa Arab dalam aspek kognitf, afektif, dan psikomotorik. Pendekatan neurolinguistik memudahkan peserta didik dalam memahami mufrodat yakni dalam hal keterampilan qiro’ah, kitabah, istima’, dan kalam. Dengan demikian, pendekatan neurolinguistik sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Arab dapat meningkatkan potensi peserta didik yang bertumpu pada otaknya. Pendekatan neurolinguistik akan berimplikasi luas terhadap diskursus pengembangan pembelajaran Bahasa Arab di masa revolusi industri 4.0
Implementasi Model Inkuiri dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti: Analisis pada Materi Pembelajaran Toleransi Kiki Ayu Hermawati
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(1).6159

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada materi toleransi. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta data dikumpulkan dengan wawancara mendalam pada guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dan Kepala sekolah. Data diolah dan dianalisis dengan reduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah; penerapan model pembelajaran inkuiri dalam materi toleransi dengan memberikan kesempatan pada peserta didik pertanyaan terkait kasus intoleran berupa terorisme; membentuk kelompok kecil untuk peserta didik 4-5 orang, mengarahkan mereka melakukan diskusi dan menarik sebuah kesimpulan dari masalah materi toleransi dengan mengaitkan dasar firman Allah dalam al-Qur’an. Di samping itu mengembangkan pembelajaran berupa pengamatan materi yang dipelajari dengan perkembangan masyarakat. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pengembangan “teori model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran toleransi” dalam pembelajaran pendidikan agama Islam

Page 11 of 23 | Total Record : 223


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah (on progress) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Al-Thariqah Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Al-Thariqah Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah More Issue