cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Arsitektur DASENG
ISSN : 23018577     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Arsitektur DASENG adalah media informasi pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni khususnya Artikel Ilmiah bidang Arsitektur berupa Hasil Penelitian, Hasil Perancangan, Studi Kepustakaan maupun Tulisan Ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 882 Documents
PUSAT KEGIATAN KEROHANIAN KRISTEN DI MANADO. Psikologi Arsitektur Kevin T. S. Laotongan; Hanny Poli; Windy Mononimbar
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i1.24627

Abstract

Kegiatan kerohanian merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan perilaku baik dalam kehidupan umat Kristen. Pusat Kegiatan Kerohanian Kristen adalah wadah bagi umat Kristen untuk melakukan kegiatan-kegiatan spiritual dan rekreasi mereka diluar Gereja untuk lebih dapat mengembangkan diri khususnya secara moral. Fasilitas seperti ini dibutuhkan masyarakat kota Manado agar pertumbuhan karakter serta tingkat rasa kebersamaan mereka semakin tinggi apalagi masyarakat kota Manado mayoritas beragama Kristen.      Psikologi Arsitektur merupakan pendekatan tema yang berkaitan dengan perilaku manusia dan lingkungan sekitar. Ini dapat menjadi suatu korelasi yang baik dimana ada keterkaitan antara objek dan tema dimana objek dapat berkomunikasi dengan pengguna sehingga pengguna akan merasa nyaman ketika berada dalam objek tersebut dan dapat menuntun pengguna untuk berperilaku yang seharusnya.     Kata kunci : Pusat Kegiatan Kerohanian Kristen, Psikologi Arsitektur
EXPLORASI TATA CAHAYA DAN WARNA UNTUK TEMA KONSEP RANCANGAN SEKOLAH TINGGI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DI MANADO Makasar, Ambrustian Ch. S.; Sangkertadi, Prof.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 2 No. 3 (2013): Volume 2 No.3 November 2013
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v2i3.3794

Abstract

ABSTRAK Tuntutan jaman mendorong ide pembangunan Sekolah Tinggi Desain Komunikasi Visual di Manado. Ide rancangan yang disiapkan, berdasarkan pada tema Eksplorasi Tata Cahaya dan Warna. Eksplorasi tersebut diterapkan pada unsur sumber cahaya dan obyek yang dikenai cahaya. Estetika berkas sinar dan warna pada masa bangunan menjadi bagian yang terintegrasi dengan konsep fungsional Sekolah dan terkait dengan makna Desain Komunikasi Visual.  Tema ini dapat menghadirkan suatu objek arsitektural yang dalam faktor psikologis dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan minat belajar melalui tata visualisasinya, serta menciptakan suatu pencitraan baru tehadap lingkungan sekitar. Bangunan terletak di daerah ketinggian yakni di kelurahan winangun, yang merupakan site bekas suatu bangunan hotel. Luas tapak sebesar 4.85 ha. Luas lantai bangunan sebesar 11.950 m2. Tata bangunan terdiri dari banyak massa meliputi jenis konstruksi 1 Lantai   Kata kunci: Tata Cahaya dan Warna, Sekolah Tinggi, Komunikasi Visual, Facade
PASAR TRADISIONAL DI TALAUD. Green Architecture Tamalihis, Olvis; Sondakh, Julianus A. R.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.18030

Abstract

Perkembangan pembangunan kabupaten Talaud semakin meningkat tiap tahunnya. Khususnya sektor industri perdagangan dan jasa, pembangunannya juga semakin maju, hal ini juga didukung oleh faktor letak geografis. Melihat peluang dan potensi yang dimiliki Kabupaten Talaud sangat besar maka hadirlah konsep perencanaan Pasar Tradisional di Kabupaten Talaud, yang mengacu dari  kebutuhan akan barang dan jasa sebagai penunjang kebutuhan masyarakat sehari-hari.Berangkat dari tujuan perancangan objek ini maka tema yang digunakan adalah Green Architecture, yang diharapkan dapat menciptakan sesuatu objek yang baru dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. salah satunya dengan menghadirkan pasar tradisional mengusung konsep.            Dengan hadirnya perancangan pasar tradisional di talaud ini, dapat menunjang keperluan masyarakat akan barang dan jasa, serta menambah pendapatan daerah. Pasar tradisional ini mampu menampung masyarakat kabupaten talaud dalam mencari kebutuhan sehari-hari, karna pasar ini dirancang sesuai dengan standard kebutuhan di dalam pasar tradisional.Kata Kunci : Pasar Tradisional, Green  Architecture.
RE-DESIGN TAMAN BUDAYA SULAWESI UTARA DI MANADO “NEO-VERNACULAR ARCHITECTURE” Maloring, Indri Y. W.; Rengkung, Joseph; Wuisang, Cynthia
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 4 No. 2 (2015): Volume 4 No.2 November 2015
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v4i2.9663

Abstract

Budaya adalah suatu cara hidup/tradisi/kebiasaan yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Sulawesi Utara adalah Provinsi yang kaya akan budaya. Tiga etnis besar yang menjadi penduduk asli dari provinsi ini memiliki beragam tradisi kebudayaan disetiap etnisnya. Kebudayaan yang sudah ada secara turun ditemurun ini sudah seharusnya diperkenalkan dan dilestarikan oleh generasi-generasi selanjutnya. Perlu adanya sebuah wadah untuk dapat mempersatukan seluruh kebudayaan yang ada dan untuk terus mendekatkan budaya dengan masyarakat. Taman budaya adalah sarana yang dihadirkan pemerintah sebagai tempat mempromosikan, mengekpresikan dan mengembangkan setiap kebudayaan daerah. Penerapan tema “Neo Vernacular Architecture” dalam kegiatan medesain kembali objek Taman Budaya Sulawesi Utara di Manado ini merupakan solusi yang tepat untuk menghadirkan sebuah objek wisata budaya yang menggambarkan kebudayaan asli dalam sebuah bangunan arsitektural modern . Kata kunci : Taman Budaya, Sulawesi Utara, Neo Vernacular Architecture
TROPICAL SEA WORLD DI SULAWESI UTARA. Biomimetic Architecture Quedarusman, Claudia A.; ., Suryono; Rogi, Oktavianus H.A.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.19211

Abstract

Rumah merupakan wadah atau acuan konsep-konsep kegiatan sosial untuk memberikan rasa nyaman, aman dari kejenuhan ragam aktivitas di luar rumah. Dalam kaitannya, sebagaimana habitat yang menjadi tempat makhluk hidup tinggal dan berkembang biak merupakan kebutuhan pembangunan wadah yang menciptakan keselarasan harmoni antara makhluk hidup dan lingkungan alam tinggal. Letak geografis Sulawesi Utara yang strategis dikenal akan wisata bahari, jenis biota laut yang khas, namun belum memberikan ketersediaan wadah yang dapat menampung pusat informasi dan konsevasi dalam melestarikan keanekaragaman hayati.Dalam pusat kegiatan rekreasi, edukasi dan konservasi, sangatlah membutuhkan fasilitas-fasilitas yang memadai dan optimal sehingga dapat membuka ruang pendidikan informal dalam kalangan bermasyarakat mengenai kehidupan laut. Untuk mewujudkan public facility tersebut, sehingga perlu adanya Tropical  Sea World sebagai objek yang menyesuaikan dengan lokasi iklim tropis untuk mewadahi kegiatan dengan tambahan fasilitas penunjang.  Potensi dan permasalahan yang timbul dengan keterkaitan antara objek Sea World dengan lokasi, diangkatlah tema Biomimetic Architecture. Adapun dari acuan terhadap alam sebagai mentor sangat mewakili solusi yang sangat kompleks dan terjemahan yang dihasilkan tidak hanya terbatas pada masalah bentuk. Dalam penerapan tema Biomimetic Architecture berupa konsep arsitektural yang dapat mengakomodir serta berperan dalam pemanfaatan ragam material, bentuk dan kombinasi elemen-elemen lingkungan sekitar untuk menghasilkan atmosfir layaknya sebuah miniatur dunia laut.  Kata kunci : Sulawesi Utara, Tropical Sea World, Biomimetic Architecture
RESORT DI TOMOHON Arsitektur Bambu Narsi, Wiwi; Rengkung, Joseph; Warouw, Fela
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.15655

Abstract

Mengingat daerah Sulawesi Utara memiliki beragam potensi kekayaan alam maupun budaya, maka untuk lebih memanfaatkan potensi-potensi yang ada maka pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah membagi daerah-daerah yang memiliki potensi demi pertumbuhan dan pengembangan kepariwisataan kedalam daerah-daerah tujuan wisata.  Tomohon adalah salah satu kota di Provinsi Sulawesi Utara yang berjarak sekitar 25 km dari Manado. Kota Tomohon dikenal memiliki potensi alam dari bentuk wilayah, iklim serta hasil-hasil alam menjadi daya tarik bagi kalangan masyarakat luas untuk mengenal wilayah tersebut. Pengadaan wadah wisata dapat menjadi salah satu alternatif guna merespon kunjungan para wisatawan dan melengkapi kebutuhan objek wisata Tomohon. Perancangan Resort di Tomohon dapat dijadikan strategi untuk menyediakan wadah bagi penikmat wisata masyarakat luas baik skala domestik maupun mancanegara. Resort dengan tema perancangan “Arsitektur Bambu” menghadirkan rancangan yang mengangkat karakteristik lokal kota Tomohon yang digabungkan dengan perkembangan inovasi arsitektur yang sedang berkembang. Kata Kunci : Tomohon, Objek Wisata, Resort, Arsitektur Bambu
FASHION AND BEAUTY CENTRE DI MANADO. Arsitektur Biomorfik Regina Pattyranie; Roosje J. Poluan; Amanda S. Sembel
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i2.25555

Abstract

Penampilan berbusana adalah hal yang menjadi perhatian khusus bagi setiap orang. Penampilan seseorang pada dasarnya akan mencerminkan pribadi seseorang yang nantinya akan berpengaruh kepada kehidupan seseorang. Kebutuhan wanita dan pria akan fasilitas perawatan kecantikan sekarang ini terus meningkat, karena mereka sudah menyadari begitu pentingnya kesehatan tubuh dan merawatnya agar terlihat lebih baik.Manado merupakan kota yang masyarakatnya tidak lepas dari fenomena tentang pentingnya penampilan diri dalam setiap aktivitasnya. Jika melihat kenyataan yang ada perkembangan mode di Indonesia khususnya di Manado sangat baik dan telah menjadi industri atau peluang bisnis yang baik. Perancanganan Fashion and Beauty Centre di Manado menggunakan konsep Arsitektur Biomorfik yaitu konsep perancangan yang mengambil inspirasi bentuk dan motif dari kehidupan alam. Kata kunci : fashion, perawatan kecantikan, fashion and beauty centre, Kota Manado, Arsitektur Biomorfik
TAMAN BACA DI MANADO. Green Architecture Design Misman, Archie G.; Rate, Johannes Van; Prijadi, Rachmat
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i1.23686

Abstract

Kota Manado adalah salah satu kota pesat perkembangannya, mulai dari sektor pariwisata, industri, perdagangan dan jasa serta pembangunannya yang semakin maju, hal ini didukung oleh faktor letak geografis Kota Manado yang berada pada lingkaran pasifik menjadi lokasi strategis sebagai pintu masuk ke ekonomi global. Selain itu usaha Pemerintah Kota Manado untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat agar taraf kesejahteraan serta angka kemiskinan di Kota Manado menurun maka pengembangan pengetahuan harus ditingkatkan. Melihat peluang dan potensi yang dimiliki Kota Manado sangat besar dalam peningkatan mutu pendidikan maka hadirlah konsep perencanaan Taman Baca di Kota Manado, dalam rangka menunjang program pemerintah Kota Manado dalam mencerdaskan kehidupan (Manado Cerdas). Dalam perancangan objek Taman Baca di Kota Manado dengan tema “Green Architecture” konsep ini mencakup perubahan yang terjadi sehubungan Global Warming maka pada konsep desain bangunan diharapkan dapat mampu mengurangi tingkat emisi gas dan bahkan dapat memperbaiki lingkungan sekitar dengan penekanan trasformasi bentuk gubahan yang mempertimbangkan permodelan dalam bentuk bangunan yang dinamis, sehingga desain yang dihasilkan tidak hanya menjadi desain yang berkesan kaku dan monoton, tetapi dapat menjadi desain yang baik serta memperhatikan standar dan kebutuhan ruang yang ada. Kehadiran Taman Baca di Kota Manado diharapkan dapat memberikan fasilitas akomodasi yang baik dan lengkap bagi para tamu dengan tujuan untuk menambah pengetahuan maupun untuk rekreasi. Kata kunci : Kota Manado, Taman Baca, Green Architecture
GRAHA OTOMOTIF MITSUBISHI DI MANADO (MOBILITAS DALAM ARSITEKTUR) Rambing, Alfonse F. V.; Tondobala, Linda
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 5 No. 1 (2016): Volume 5 No.1 Mei 2016
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v5i1.12262

Abstract

Dinamisnya perkembangan jaman yang dibarengi dengan makin kompleksnya kebutuhan manusia akan fasilitas transportasi yang memadai dan dapat memenuhi efektifitas dalam bergerak (mobile) Perkembangan teknologi mendorong pertumbuhan pasar dunia otomotif baik dari Eropa, Amerika maupun Asia. Mitsubishi sebagai salah satu brand yang telah memiliki nama yang kuat dalam dunia otomotif berusaha untuk tetap survive dan menjadi trend setter. Ekspansi usaha Mitsubishi di Indonesia terlebih khusus di Sulawesi Utara telah lama dilakukan dan terbukti masih memegang pangsa pasar yang cukup baik sampai saat ini. Dengan ambisi mencapai target sebagai brand terkemuka di Sulawesi Utara maka ekspansi usaha dengan menambah fasilitas otomotif dilakukan Mobilitas sebagai elemen penggerak kota sekaligus mempengaruhi morfologi kota coba diterapkan ke konsep perancangan Graha Otomotif Mitsubishi dengan tujuan agar dapat menciptakan desain dan objek Arsitektur yang mempunyai identitas yang kuat sekaligus sebagai citra perusahaan Mitsubishi yang akan mendominasi pangsa pasar otomotif Sulawesi Utara.   Kata Kunci      :           Otomotif, Mitsubishi Motor, Mobilitas
RENTAL OFFICE DAN HOTEL BUSINESS DI MANADO. Arsitektur Bioklimatik Gorung, Michael S.; Kindangen, Jefrey I.; Poluan, Roosje J.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.20823

Abstract

Mengantisipasi pertumbuhan ekonomi yang kian meningkat di Sulawesi Utara, akibat pemberlakuan sistem MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), jumlah wisatawan pebisnis lokal maupun mancanegara yang semakin bertambah dan masih kurannya fasilitas yang mewadahi untuk kegiatan di bidang ekonomi atau bisnis. Serta masalah dari segi arsitektural menyangkut tentang Arsitektur Bioklimatik, dimana kota Manado yang beriklim tropis lembab sangat sensitif terhadap kenyamanan penghuni maupun bangunannya, dimana pada bulan-bulan tertentu juga memiliki temperatur suhu maksimum 31oC dan minimum 25oC dengan kelembapan yang relative tinggi 60%-100% dan rata-rata – rata kecepatan angin yang paling dominan pertahun yaitu atas 12 km/jam - 19 km/jam, merupakan angin  lemah – angin sedang  dari berbagai arah. Dengan demikian kota Manado harus memerlukan adanya fasilitas berupa Rental Office dan Business Hotel dengan tema Arsitektur Bioklimatik. diharapkan dari tema arsitektural ini bisa menjadi jawaban tentang bangunan yang memperhatikan hubungan antara bentuk bangunan dengan lingkungannya, dimana objek Rental Office dan Business Hotel yang dirancang lebih memperhatikan orientasi bangunan terhadap matahari, angin serta penekanan terhadap penerapan sistem fasade, orientasi dan lansekap pada objek rancangan. Dengan adanya Rental Office dan Business Hotel di kota Manado dengan penerapan konsep - konsep Arsitektur Bioklimatik diharapkan mampu menampung wisatawan pebisnis dalam hal akomodasi, mampu menarik minat para infestor -infestor maupun pengusaha -pengusaha yang belum memiliki kantor, serta memberi nilai tambah dalam hal kenyaman dan peminimalisiran pemakaian energi bangunan.Kata Kunci : Arsitektur Bioklimatik, Rental Office dan Hotel Business, Facade, Ekonomi dan Bisnis

Page 9 of 89 | Total Record : 882


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 3, Agustus 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 1, Februari 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 4, November 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 3, Agustus 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): DASENG Volume 13 Nomor 1, Februari 2024 Vol. 12 No. 4 (2023): DASENG Volume 12 Nomor 4, Oktober 2023 Vol. 12 No. 3 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 3, Juli 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 1, Januari 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 2, November 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 1, Mei 2022 Vol. 10 No. 2 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 2, November 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 1, Mei 2021 Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2, November 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 1, Mei 2020 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 No. 1 Mei 2020 Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019 Vol. 7 No. 2 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 2, November 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018 Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017 Vol. 5 No. 2 (2016): Volume 5 No.2 November 2016 Vol. 5 No. 1 (2016): Volume 5 No.1 Mei 2016 Vol. 4 No. 2 (2015): Volume 4 No.2 November 2015 Vol. 4 No. 1 (2015): Volume 4 No.1 Mei 2015 Vol. 3 No. 2 (2014): Volume 3 No.2 November 2014 Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 No.1 Mei 2014 Vol. 2 No. 3 (2013): Volume 2 No.3 November 2013 Vol. 2 No. 2 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.2 Juli 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.1 Mei 2013. Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku II EKSPERIMENTAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku I KONTEKSTUAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 1 (2012): EDISI PERDANA Volume 1 No.1 Mei 2012 More Issue