cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 110 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2026)" : 110 Documents clear
Internalisasi Nilai Ketauhidan melaui Storytelling Media TV Kardus Rosyada , Dinda Amalia Aghna; Lia , Naila Fikrina Afrih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8244

Abstract

Internalisasi nilai ketauhidan pada anak usia dini merupakan dasar penting yang sering kali terkendala oleh pendekatan konvensional yang terlalu abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai ketauhidan melalui storytelling Nabi Nuh dengan media TV Kardus dalam pembelajaran kisah Nabi Nuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian delapan peserta didik usia 3-4 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi terjadi melalui transformasi konsep tauhid yang abstrak menjadi visualisasi konkret dan interaktif. Media TV Kardus memudahkan anak mengenal Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, mengenal Nabi, memudahkan anak dalam mengenal Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, dan memahami bahwa Allah Maha Pencipta. Pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) berbasis bahan daur ulang ini menjadi solusi bagi lembaga PAUD untuk mengontekstualisasikan nilai agama secara kreatif, ekonomis, dan bermakna bagi anak usia dini.
Pendekatan Bermain sebagai Metode dalam Pembelajaran Kelas Okupasi pada Anak Usia Dini Gita, Gita; Wahyuningsih , Tri; Sastriana , Malpaleni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif metode bermain dalam proses belajar di kelas okupasi untuk anak-anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah anak-anak usia dini yang mengikuti kelas okupasi, dan data dikumpulkan dengan cara mengamati, melakukan wawancara, serta mencatat dokumen terkait. Analisis data dilakukan secara induktif dengan mengikuti beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain dapat meningkatkan partisipasi anak dalam belajar, memperkuat kemampuan gerak motorik, kemampuan sosial dan emosional, serta kemampuan anak dalam menyesuaikan diri dengan aktivitas sehari-hari. Anak semakin rajin, tertarik, dan bisa berkomunikasi dengan sekitar secara lebih baik. Selain itu, bermain juga membantu anak menjadi lebih mandiri dan lebih baik dalam memecahkan masalah. Dengan demikian, bermain terbukti menjadi cara yang efektif dalam pembelajaran di kelas okupasi untuk mendukung pertumbuhan anak usia dini secara menyeluruh. Penelitian ini membantu para pendidik dan orang yang bekerja di bidang pendidikan untuk menciptakan model pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai dengan tumbuh kembang anak.
Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Paper Quilling Maharani, Fany Depita; Nuroniah, Pepi; Hendriawan, Deri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8117

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan fondasi kritis kesiapan belajar anak usia dini yang memerlukan stimulasi melalui aktivitas manipulatif kreatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media paper quilling dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Islam Nizhamiyah. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam dengan guru, dan dokumentasi selama empat pertemuan pembelajaran pada 13 anak kelompok B. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator koordinasi mata-tangan (84,6% kategori Berkembang Sesuai Harapan/Berkembang Sangat Baik), kontrol tekanan jari (92,3% BSH/BSB), dan kerapian karya (46,2% BSB). Mayoritas anak (84,6%) mencapai kategori BSH atau BSB pada keseluruhan indikator. Temuan ini mengimplikasikan bahwa paper quilling merupakan media pembelajaran alternatif yang efektif untuk mengoptimalkan perkembangan motorik halus sekaligus meningkatkan motivasi belajar anak usia dini melalui integrasi seni dan aktivitas manipulatif presisi.
Pengaruh Kegiatan Kolase terhadap Kreativitas Anak Usia Dini Linda, Nur; Durrotunnisa, Durrotunnisa; Fitriana, Fitriana; Nirmala, Besse
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Adapun subjek penelitian ini berjumlah 10 anak, terdiri dari 2 anak laki-laki dan 8 anak perempuan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil pengamatan sebelum maupun sesudah diberikan perlakuan, kemampuan kreativitas anak dalam aspek kreativitas menghasilkan hal baru: kategori BSB dari 10% menjadi 30%, kategori BSH dari 20% menjadi 40%, kategori MB tetap sama 20%, dan kategori BB dari 50% menjadi 10%. Sedangkan aspek kedua, yaitu aspek imajinatif secara verbal, untuk kategori BSB dari 10% menjadi 20%, kategori BSH dari 10% menjadi 30%, kategori MB dari 30% menjadi 40%, dan kategori BB dari 50% menjadi 10%. Aspek terakhir adalah pemecahan masalah, kategori BSB dari 0% menjadi 10%, kategori BSH dan MB sama dari 20% menjadi 40%, dan kategori BB dari 60% menjadi 10%. Selain itu, nilai t hitung sebesar 8,034 dengan signifikansi 0,000 karena < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, berarti terdapat pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak usia dini.
Peningkatan Pengenalan Konsep Kanan–Kiri melalui Gerak dan Lagu Laurentia, Maria; Anggraini, Kristin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8194

Abstract

Kemampuan mengenal konsep kanan dan kiri pada anak usia dini sering belum berkembang optimal karena pembelajaran masih bersifat instruksional dan kurang melibatkan aktivitas gerak. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal konsep kanan dan kiri anak usia 4–5 tahun melalui metode gerak dan lagu di TK Santa Maria Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 anak kelompok A yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 6 anak laki-laki. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengenal konsep kanan dan kiri setelah penerapan metode gerak dan lagu, yang terlihat dari meningkatnya jumlah anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa metode gerak dan lagu efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dalam membantu anak memahami konsep arah.
Collaborative Motor Learning Based on the Zone of Proximal Development Lestari, Ira Wahyu; Hasan , Fauziah; Sriyanto, Agus; Farihah , Elyaum; Spautra, Alan Lutfi Gesang
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8229

Abstract

This study explores the potential role of collaborative motor learning facilitated through the strategic arrangement of tools and spaces in supporting the development of social skills in early childhood. While social and motor skills are fundamentally interrelated, a significant knowledge gap persists regarding the operationalization of a learning environment that integrates both dimensions simultaneously. The novelty of this research lies in its explicit treatment of spatial and tool arrangements as concrete sociocultural instruments within the Zone of Proximal Development (ZPD) framework, an aspect often overlooked in traditional motor development studies. Employing a descriptive qualitative approach, the study involved children aged 5 to 6 years. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The findings indicate that the Cheerful Number Relay activity designed with an open spatial layout, a colored relay track, and visual composition boards demonstrates a significant contribution to fostering active social interactions. Children exhibited enhanced capacities in coordination, communication, mutual assistance, and self-regulation. These results confirm that collaborative motor learning, structured through systematic environmental interventions, functions as scaffolding to optimize social skills within the ZPD. This study provides practical contributions for early childhood educators in designing holistic learning environments that integrate social and motor competencies.
Model Pembelajaran Science Technology Engineering Matematics (STEM) Berbasis PJBL Terintegrasi dengan Permainan untuk Penguatan Kecerdasan Emosional mahluddin, Mahluddin; Ulfah, Siti Mariah; Jailani, Sahran; Riawati, Eritha
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8237

Abstract

Model pembelajaran STEM merupakan pendekatan terintegrasi yang menekankan proses eksplorasi dan pemecahan masalah melalui pengalaman berbasis sains, teknologi, rekayasa dan matematika. Namun, penerapannya banyak berfokus pada aspek kognitif dan jarang digunakan pada jenjang PAUD, sehingga dimensi emosional anak kurang terakomodasi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi STEM berbasis Project-Based Learning (PJBL) yang terintegrasi dengan permainan untuk penguatan kecerdasan emosional anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi, display, dan verifikasi data. Uji validasinya dilakukan dengan peningkatan pengamatan, triangulasi, diskusi dan bahan referensi. Hasil menunjukkan kegiatan ini mampu menjadi strategi inovatif untuk penguatan kecerdasan emosional anak, regulasi emosi, empati, kerja sama dan sikap pantang menyerah. Kegiatannya yaitu perencanaan, implementasi dan evaluasi, dengan dukungan intervensi orang dewasa, ide kreatif dan kejelasan program. Faktor pendukungnya adalah kompetensi guru, dukungan kepala sekolah, dan media pembelajaran, sedangkan hambatan utamanya adalah keterbatasan waktu, perbedaan karakter anak, serta kurangnya kreativitas guru.
Strategi Guru dalam Menangani Anak dengan Keterlambatan Bicara pada usia 5-6 tahun Okana, Okana; Palenewen , Evie; Wahyuningsih , Tri; Satriana , Malpaleni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8243

Abstract

Keterlambatan bicara pada usia 5-6 tahun berdampak secara signifikan pada komunikasi dan kesiapan belajar anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru serta kolaborasi orang tua dalam menangani keterlambatan bicara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Subjek terdiri dari dua anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi secara konsisiten, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan perbedaan karakteristik keterlambatan antara subjek ringan dan berat. Startegi guru meliputi stimulasi verbal berulang, media visual, dan aktivitas menyenangkan yang efektif. Kolaborasi dengan orang tua terbukti meningkatkan konsistensi stimulasi. Implikasi penelitian menyarankan pendekatan individual tanpa modifikasi kurikulum untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal di lingkungan sekolah dan rumah.
Pengaruh Permainan Tarek Situek terhadap Motorik Kasar Anak Usia Dini 5-6 Tahun Zulhulaifah, Zulhulaifah; Juwita, Rani Puspa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8247

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan motorik kasar anak usia dini akibat minimnya aktivitas fisik dan kurangnya pengenalan permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan Tarek Situek terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Al-Azhar Siem, Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 anak dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan setelah perlakuan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Disimpulkan bahwa permainan Tarek Situek berpengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik kasar anak. Implikasinya, permainan tradisional dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk menstimulasi motorik kasar sekaligus melestarikan kearifan lokal.
Efektivitas Loose Parts Berbasis Bahan Alam dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia 5–6 Tahun Rahmadanti , Lu’lu; Sitorus, Ahmad Syukri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8264

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kreativitas anak usia dini melalui media pembelajaran yang bersifat terbuka dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemanfaatan loose parts berbasis bahan alam dalam mengembangkan kreativitas anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi eksplorasi bebas berbasis lingkungan mampu mengembangkan empat aspek kreativitas, yaitu kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Seluruh anak menunjukkan perkembangan pada aspek kelancaran dan keluwesan, sebagian besar mencapai keaslian, dan elaborasi berkembang bervariasi. Hambatan utama meliputi keterbatasan durabilitas bahan, waktu persiapan, dan kondisi lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa loose parts berbasis bahan alam efektif dalam mengembangkan kreativitas multidimensi anak usia dini serta dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang kontekstual dan inovatif.

Page 8 of 11 | Total Record : 110