cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Fostering Child Empowerment Through English Language Competency in Speaking Skills Simanjuntak, Marudut Bernadtua
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5400

Abstract

This research delves into the intricate relationship between English language competency, specifically in speaking skills, and the empowerment of young learners within the context of early childhood education. Combining descriptive qualitative research with an extensive literature review, the study elucidates the profound implications of language proficiency on child empowerment. The research employs a methodology involving in-depth interviews, systematic classroom observations, and content analysis. Subjects comprise young learners in early childhood education, with a focus on their English language proficiency in speaking. Data collection includes semi-structured interviews with educators, parents, and learners, alongside literature review findings. The outcomes reveal that language proficiency functions as a transformative tool, fostering self-confidence, self-expression, and active learning participation. Proficient speakers exhibit enhanced agency and autonomy, equipping them with cognitive tools for academic success and global navigation. Disparities in language competency and empowerment among young learners are identified, necessitating inclusive educational practices and targeted support. This research underscores educators' pivotal role, alongside engaged parents and inclusive curriculum design, in fostering language proficiency as a means of empowering children in early education. The study contributes to a holistic understanding of language's role in shaping the foundations of empowered, lifelong learners. 
Exploring the Nexus Between English Language Competency in Listening Skills and Emotional Social Development Simanjuntak, Marudut Bernadtua
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5401

Abstract

This research embarks on a profound exploration into the intricate interplay between English language proficiency, with a specific emphasis on listening skills, and the emotional social development of young children within the realm of early childhood education. Employing a blend of descriptive qualitative research and an extensive literature review, this study unveils the profound impact of language competence on the emotional expression and social interactions of early learners. The findings unearth a spectrum of language proficiency levels among early childhood education students, influenced by factors such as extracurricular exposure to English and pedagogical approaches. Remarkably, students endowed with higher listening skill competence manifest increased self-assuredness in emotional expression and active participation in social interactions. Conversely, those with more restricted linguistic abilities encounter hurdles in articulating emotions and navigating social integration. The pivotal role of educators emerges as a central theme, where positive teacher-student relationships and inclusive classroom environments foster language development and emotional maturation. Moreover, this study delineates best practices and strategies, including interactive learning activities and family engagement, as potent tools for augmenting language proficiency within early childhood education settings. These profound insights accentuate the salience of linguistic development as an indomitable cornerstone of holistic child advancement and bear far-reaching implications for educators, policymakers, parents, and scholars alike, all with a shared aspiration of nurturing linguistic and emotional sagacity among the burgeoning minds of young learners
Unraveling the Interplay Between English Language Proficiency, Cognitive Growth, and Education: A Multilingual Examination Simanjuntak, Marudut Bernadtua
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.5402

Abstract

This research embarks on a comprehensive exploration of the intricate relationship between English language competency, encompassing both first language (L1) and second language (L2) skills, and cognitive language development within the realm of early childhood education. Employing a blended research methodology that combines descriptive qualitative research with an extensive literature review, this study unveils the profound impact of language proficiency on cognitive growth among young learners. The findings reveal a rich tapestry of language proficiency levels among early childhood education students, reflecting diverse linguistic backgrounds and exposure to L2, notably English. Proficiency in multiple languages emerges as a catalyst for cognitive dexterity, fostering critical thinking, problem-solving abilities, and linguistic cognition. Educators' pivotal role in nurturing language competency and cognitive development is underscored, with positive teacher-student relationships and interactive teaching methods playing a central role. The identification of best practices and strategies for fostering English language competency within early childhood education settings offers practical guidance for educators, curriculum designers, policymakers, and parents, guiding their actions and decisions in the field.
Pemahaman Orangtua Tentang Belajar Merdeka Anak Usia Dini Di Kabupaten Aceh Barat Rahmiyati, Evi; Mandira, Gracia; Khoiriyah, Khoiriyah; Anggraini, Irma
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5423

Abstract

Belajar merdeka atau merdeka belajar merupakan istilah yang baru dikenal oleh orangtua dalam lingkup pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Barat. Selama ini yang menjadi harapan orangtua saat menitipkan anak di lembaga PAUD adalah anak mampu membaca, menulis dan berhitung. Sementara itu merdeka belajar bagi anak usia dini disebut juga dengan merdeka bermain yang mana stimulasi perkembangan anak adalah melalui bermain yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pemahaman orangtua tentang belajar merdeka anak usia dini di Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan instrumen berupa skala modifikasi likert yang ditujukan kepada orangtua yang memiliki anak usia dini pada lembaga PAUD di Kabupaten Aceh Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman orangtua di kabupaten Aceh Barat tentang belajar merdeka anak usia dini berada pada kategori sedang meliputi pemahaman akan informasi kurikulum merdeka, konsep merdeka belajar di PAUD dan keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak usia dini. Sementara pada aspek pemahaman orangtua terhadap pembelajaran anak usia dini masih dalam kategori rendah.
Tantangan Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Sekolah Dasar Kelas Rendah pada Era Perkembangan Teknologi Ardiansyah, A; Rejeki, Hendriana Sri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5426

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, perkembangan teknologi pun ikut berkembang. Perkembangan teknologi dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Mengingat perkembangan teknologi yang pesat, orang tua saat ini memiliki masalah dengan pendidikan anak-anak mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan dan tantangan yang dihadapi orang tua dalam membesarkan anaknya perkembangan teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pencarian literatur dengan cara mengumpulkan dan menganalisis bahan pustaka. Data yang terkumpul kemudian dihubungkan dengan penelitian ini untuk memberikan jawaban atas permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui tantangan, masalah dan solusi yang perlu dibenahi saat membesarkan anak pada perkembangan teknologi. Memungkinkan orang tua untuk mengontrol penggunaan perangkat perkembangan teknologi yang dimiliki oleh anak-anak mereka, selain itu. Orang tua dapat memastikan bahwa anak mengakses konten yang sesuai dengan usia dan nilai-nilai keluarga. Menerapkan kontrol orang tua pada perangkat elektronik dapat membantu anak
Internisasi Nilai Pendidikan Spritual Post natal pada Bayi Perspektif Teori Neurosains Rochmat, Cecep Sobar; Ayudiyanti, Putri Adinda; Ni’mah, Naily Alfiyatun; Susanti, Cela Petty; Maulaya, Rosendah Dwi; Fani, Faprilisya Heldika
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5437

Abstract

Penanaman nilai-nilai spiritual penting dilakukan sedini mungkin oleh orang tua. Hal tersebut akan memengaruhi sikap dan kepribadiannya kelak. Internalisasi nilai spitual merupakan usaha mencegah degradasi moral pada anak. Penelitian ini bertujuan mengelaborasi konsep internalisasi nilai pendidikan spiritual post natal pada bayi perspektif teori neurosains. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Objek yang menjadi fokus adalah internalisasi pendidikan spiritual post natal yang dielaborasikan dengan teori neurosains sebagai model. Hasil penelitian menyatakan bahwa teori neurosains adalah teori yang mencoba memaksimalkan fungsi otak yang didalamnya terdapat sel-sel neuron. Pada bayi indera yang sudah berfungsi secara optimal adalah indera pendengaran. Dengan rangsang berupa adzan pada indera pendengaran dapat menambah kerumitan jaringan sel syaraf pada bayi. Semakin rumit dan kompleks, maka kemampuan berpikirnya pun semakin optimal. Adapun memahami ilmu mengenai teori neurosains ini sangat berguna dalam perkembangan pribadi termasuk dalam penanaman nilai-nilai pendidikan spiritual pada bayi.
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Peningkatan Kemampuan Literasi Sosial dan Finansial Anak Usia Dini Alfarizka, Dzikra Fadillah; Nirwana, Evi Selva
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5441

Abstract

Tujuannya adalah untuk menanamkan kepekaan sosial terhadap anak agar anak dapat bersosialisasi dengan baik terhadap teman sebaya, adik, dan orang yang lebih tua darinya selain itu juga diharapkan anak dapat menerapkan hidup hemat sejak dini dan dapat memilih antara kebutuhan dan keinginan anak. Adapun tujuan penelitian ini yaitu melihat apakah terdapat pengaruh metode bercerita yang di terapkan oleh guru terhadap perkembangan kemampuan literasi sosial dan finansial anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 21 orang anak yang di TK Aisyiyah VII Kota Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan tes penilaian, observasi dan dokumentasi. Analisa data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode bercerita terhadap kemampuan literasi sosial dan finansial anak usia dini. Kemampuan literasi sosial dan finansial anak usia dini yang ditingkatkan dalam penelitian ini melalui buku cerita yaitu, tolong menolong, gotong royong, kerja sama, hidup hemat, suka berbagi, dan mengenal antara kebutuhan dan keinginan.
Implementation of Early Childhood Mathematics Learning at PAUDQU Al-Anshor Gunawan, Marina Trie Ramadhany; Afriliani, Ajeng Teni Nur; Fitri, Dwi Anisak Nurul; Farida, Neng Awalia; Awaliyah, Fitria Nur
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5455

Abstract

The introduction of learning mathematics is an important part of early childhood. Mathematics is closely related to human daily life. So that children must be introduced from an early age so that they have adequate mathematical skills in carrying out life in the future. In the field itself, there are many activities to introduce mathematics in early childhood, dominated by calistung activities which are drills and paper pencil tests. The school environment is a place for educators to provide meaningful mathematics learning. Learning mathematics for early childhood should be introduced to various and fun methods. This study uses a type of qualitative research. The study involved 4 teachers and 15 students from groups A and B at PAUDQU Al-Anshor. The results of the study show that the application of early childhood mathematics learning in PAUDQU Al-Anshor does not only use drills and paper pencil tests, but is balanced with various other game activities that can refer to learning mathematics.
Revitalisasi Cerita Rakyat Melayu Riau untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Rahayu, Evi; Neni, Neni; Ramadhan, Syahri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.5489

Abstract

Warisan budaya melayu riau dapat menjadi sumber daya lokal yang berharga bagi taman kanak-kanak di Riau untuk meningkatkan kemampuan bahasa siswa. Salah satu cara memasukkan budaya Melayu Riau sebagai media pembelajaran. Memanfaatkan cerita rakyat dan legenda tradisional daerah sebagai sumber pendidikan memungkinkan anak-anak berinteraksi secara aktif dengan bahasa. Bercerita tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, termasuk kosa kata dan pemahaman, tetapi juga memperkenalkan anak usia dini pada nilai-nilai budaya dan tradisi. Kemampuan bahasa anak usia dini sangat penting bagi perkembangan kognitif dan akademik. Penelitian ini berujuan meningkat kemampuan bahasa anak usia dini dengan media cerita rakyat melayu Riau. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanaakn dalam 3 siklus. Penelitian ini dilaksanaakan di TK Cemara Indah 2 Pekanbaru. Subjek penelitian ini 18 anak yang berada di kelas A. Hasil penelitian  ini adalah  media cerita rakyat Melayu dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak.Hal ini dibuktikan dengan peningkatan di kemampuan bahasa anak setiap siklusnya.
The Role of YouTube-Based Drawing in Early Childhood Social-Emotional Development Alam, Samsul; Sunarto, Sunarto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5506

Abstract

The objective of this study is to examine the role of YouTube-based drawing in early childhood social-emotional development. This study employed qualitative research methods to get a comprehensive comprehension and analysis of the subject matter. The chosen research methodology is case study analysis, which involves analysing and interpreting the literature as well as the data acquired via observations, interviews, and documentation. The data in this study were obtained from learners, teachers, children’s artworks, and teacher records such as RPPH and teacher journals. The data in this study were analysed using a child development theory created by CASEL. The study findings indicate that young children who engage in YouTube-based drawing activities actively connect with both their peers and teachers. The act of sketching indirectly contributes to the facilitation of early childhood social-emotional development. The observational data on YouTube-based sketching in early infancy reveals five primary categories of social-emotional competence: self-awareness, self-management, decision-making, interpersonal skills, and social awareness.