cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Inovasi Kotak Pintar Bahasa Berbasis STEAM untuk Menstimulasi Bahasa Reseptif-Ekspresif Anak Usia Dini Agustina Putri Reistanti; Monita Nur Shabrina; Nita Hestiningsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8189

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi terbatasnya media belajar-bermain yang menarik dan terintegrasi untuk menstimulasi bahasa reseptif dan ekspresif anak usia 4-5 tahun. Tujuan utama penelitian adalah mengembangkan kotak pintar bahasa KOPINSA, yang berbasis STEAM, untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak. Metode ini dilakukan dengan menggunakan model penelitian dan pengembangan (R&D) ADDIE, dan uji coba terbatas dilanjutkan dengan desain pretest-posttest satu kelompok pada dua puluh anak melalui observasi terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan rerata bahasa reseptif dari 2,25 menjadi 3,31 dan rerata bahasa ekspresif dari 2,05 menjadi 3,27 (skala 1-4), bersama dengan pergeseran kategori capaian pada posttest ke BSH–BSB. Menurut uji beda berpasangan yang dikonfirmasi oleh Wilcoxon, ada kemajuan yang signifikan. Oleh karena itu, KOPINSA berbasis STEAM berfungsi sebagai media non-digital yang membantu anak-anak usia dini belajar bahasa reseptif dan ekspresif.
Bimbingan Membaca Al-Qur’an dalam Penguatan Nilai Budi Pekerti Anak Usia Dini Wiwit Pratama; Iin Maulina; Firdaus Zar’in
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8199

Abstract

Pemberian pengetahuan serta penanaman nilai budi pekerti (agama dan moral) bagi anak usia dini menjadi salah satu dasar keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan bimbingan membaca al-qur’an dalam penguatan nilai budi pekerti anak. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Implementasi bimbingan tersebut berdampak positif terhadap perkembangan nilai agama dan moral anak, yang terlihat dari kemampuan membaca dan menghafal doa-doa pendek, sikap sopan dan hormat, sikap rendah hati, pemahaman ibadah sehari-hari, kemampuan berkomunikasi, serta tanggung jawab terhadap tugas. Bimbingan membaca Al-Qur'an sejak dini berperan penting dalam pembentukan karakter anak usia dini.
Profil Keterampilan Komunikasi Anak Autism Spectrum Disorder Berdasarkan Lima Dimensi Perkembangan Vanessa Febiola Lumban Toruan; Alfiani Vivi Sutanto; Windiarti Dwi Purnaningrum
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8200

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan profil keterampilan komunikasi pada anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di Surakarta sebagai dasar perencanaan intervensi yang lebih tepat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 85 anak ASD yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa Kuesioner Keterampilan Komunikasi yang mencakup empat komponen utama, yaitu komunikasi verbal, komunikasi nonverbal, kemampuan bahasa dan kognitif, serta aspek interpersonal dan intrapersonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori kemampuan komunikasi sedang. Tidak ditemukan responden yang berada pada kategori tinggi pada aspek komunikasi verbal dan nonverbal. Namun, terdapat 19 anak yang berada pada kategori tinggi pada kemampuan bahasa dan kognitif, serta 18 anak pada kemampuan interpersonal dan intrapersonal. Temuan ini menunjukkan adanya defisit pragmatik yang menjadi karakteristik utama pada anak ASD, sekaligus menggambarkan adanya variasi kemampuan komunikasi pada beberapa subkelompok anak dengan ASD. Pemetaan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif.
Dari Sensori ke Holistik: Pengembangan Modul Unstructured Play-Nature, Imagination, Creativity, and Exploration (U-NICE) untuk Anak Usia 4-5 Tahun Cut Afrianti; Faisal Sundani Kamaludin; Achmad Ushuluddin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8204

Abstract

Pendidikan anak usia dini saat ini cenderung terstruktur dan berorientasi pada hasil, sehingga mengurangi kesempatan bermain bebas yang penting bagi perkembangan sensori-motorik anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul Unstructured Play-Nature, Imagination, Creativity, and Exploration (U-NICE) berbasis unstructured play untuk mendukung perkembangan holistik anak usia 4–5 tahun melalui stimulasi lower senses. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE), melibatkan 10 guru sebagai pengguna modul dan anak usia 4–5 tahun sebagai sasaran implementasi selama enam bulan pengembangan, dua hari implementasi, dan satu minggu observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul U-NICE membantu guru memahami dan menerapkan unstructured play secara lebih sadar dan terarah, sekaligus mentransformasi peran guru menjadi penata lingkungan bermain yang bermakna. Anak menunjukkan peningkatan keterlibatan sensori-motorik, regulasi diri, serta interaksi sosial yang lebih spontan selama kegiatan bermain berlangsung. Stimulasi lower senses melalui unstructured play dalam modul U-NICE berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan holistik anak dan memberikan panduan praktis bagi guru dalam merancang lingkungan bermain berbasis sensori.
Efektivitas Intervensi Multisensori pada Kemampuan Berhitung Anak dengan Autism Spectrum Disorder Amanda Chresti Ramadhani; Rizki Husadani; Muryanti Muryanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8209

Abstract

Anak-anak dalam spektrum autisme kesulitan dengan keterampilan berhitung. Anak autisme lebih mudah memahami hal-hal yang bersifat konkret ketika mereka melibatkan seluruh inderanya dalam proses belajar. Riset ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kemampuan berhitung sebelum dan sesudah intervensi multisensori. Riset ini menggunakan desain pra-eksprimental one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 10 anak dengan autism spectrum disorder yang mengalami kesulitan berhitung dan bersekolah di Sekolah Kebutuhan Khusus Bina Asih dan Mutiara Al-Islam di Surakarta. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berhitung. Hasil menunjukkan terdapatnya peningkatan skor rata-rata dari 7 (SD = 0,699) pada pretest menjadi 14 (SD = 2,413) pada posttest.  Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = -2,810; p = 0,005). Secara praktis, peningkatan ini menunjukkan perubahan kategori dari rendah menjadi rata-rata hingga tinggi pada sebagian besar responden. Metode multisensori berpotensi menjadi pendekatan intervensi berhitung dalam pendidikan khusus, meskipun interpretasi hasil perlu mempertimbangkan keterbatasan desain tanpa kelompok kontrol.
Pengaruh Pola Asuh Permisif dan Komunikasi Interpersonal Orang Tua terhadap Kepercayaan Diri Anak Rieka Dwi Dharma Pratami; Nur Cholimah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8223

Abstract

Interaksi dalam keluarga melalui pola asuh orang tua dan komunikasi interpersonal yang efektif berperan penting dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh permisif dan komunikasi interpersonal orang tua terhadap kepercayaan diri anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Populasi penelitian adalah orang tua anak usia 5–6 tahun dengan sampel sebanyak 305 orang tua yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Validitas instrumen diuji melalui validitas isi, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan koefisien Alpha Cronbach dan menunjukkan bahwa instrumen penelitian reliabel. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh permisif dan komunikasi interpersonal orang tua masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri anak usia dini, serta keduanya secara simultan juga menunjukkan pengaruh yang signifikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian terpadu antara pola asuh permisif dan komunikasi interpersonal orang tua dalam memprediksi kepercayaan diri anak.
Pengembangan Video Animasi sebagai Media Edukasi Mitigasi dan Pelestarian Lingkungan bagi Generasi Alpha di Wilayah Rawan Longsor Deka Dyah Utami; Citra Kurniawan; Yulias Prihatmoko; Inawati Inawati; Andi Daniah Pahrany; Abd. Rahman Prasetyo; Sri Patwati; Husein Maliki; Katherin Ananda Yuliani; Dwi Nata Adam; Muh. Fauzan Sumbogo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7546

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya edukasi kelestarian lingkungan di wilayah yang rawan bencana longsor. Sehingga diperlukan edukasi dini mengenai pelestarian lingkungan bagi peserta didik generasi Alpha, khususnya mengenai peran bambu sebagai tanaman pencegah bencana erosi dan longsor di wilayah rawan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media edukatif berupa animasi series “Bam & Boo” yang menyajikan konten pelestarian lingkungan berbasis edukasi bambu. Jenis penelitian adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Sadiman yang mencakup tahap identifikasi kebutuhan, perumusan tujuan, penyusunan materi, penulisan naskah media, produksi, uji coba, revisi, hingga produk siap pakai. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil validasi menunjukkan bahwa materi dan media memiliki tingkat validitas yang tinggi. Hasil penelitian terhadap 20 siswa sekolah dasar di sekitar wilayah bencana longsor menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman materi pelestarian lingkungan dengan skor evaluasi penyebaran angket pada aspek kemenarikan sebesar 93,00%, diikuti oleh efektivitas sebesar 91,40%, dan efisiensi sebesar 85,00%. Dengan demikian, animasi “Bam & Boo” terbukti menjadi solusi edukatif yang efektif, efisien dan menarik dalam meningkatkan kesadaran lingkungan bagi generasi alpha di sekitar wilayah rawan bencana longsor.
Pengelolaan Kinerja Guru di SMP Negeri 2 Ambarawa Kabupaten Semarang Daniel Minarso; Titik Haryati; Aryo Andri Nugroho
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7570

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan kinerja guru di SMP Negeri 2 Ambarawa, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, penilaian, dan tindak lanjut evaluasi kinerja. Ruang lingkup penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan kinerja guru berjalan efektif: perencanaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dilakukan secara partisipatif, pelaksanaan dan pemantauan terdokumentasi dengan baik, evaluasi kinerja berbasis e-Kinerja, dan tindak lanjut berupa pembinaan individual serta pemberian penghargaan bagi guru berprestasi. Kepala sekolah berperan sebagai fasilitator, pembimbing, dan motivator, sementara guru menunjukkan komitmen terhadap pengembangan diri dan budaya reflektif. Aspek kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi implementasi e-Kinerja dengan pembentukan budaya reflektif guru sebagai strategi peningkatan profesionalisme dan akuntabilitas kinerja secara berkelanjutan. Kesimpulannya, pengelolaan kinerja guru di SMP Negeri 2 Ambarawa mencerminkan profesionalisme, transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas, menjadi model praktik yang dapat dijadikan acuan bagi sekolah lain dalam peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan
Tren Riset Perhatian Orang Tua dan Hasil Belajar: Bibliometrik dan SLR 2015–2025 Dwi Afrika Puspita Ningrum; Raras Ghistha Rosardi; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7641

Abstract

Perhatian dan keterlibatan orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk perkembangan akademik siswa, namun perubahan dinamika sosial dan perkembangan teknologi telah menggeser cara hubungan ini dipahami dalam kajian pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren global mengenai hubungan antara perhatian orang tua dan hasil belajar siswa melalui pendekatan analisis bibliometrik dan Systematic Literature Review. Studi ini mengidentifikasi pola tematik dominan, arah perkembangan wacana ilmiah, serta pergeseran konseptual dalam memahami peran orang tua pada konteks pembelajaran modern. Temuan menunjukkan bahwa perhatian orang tua tidak lagi diposisikan semata sebagai dukungan domestik, melainkan sebagai elemen strategis dalam ekosistem pembelajaran adaptif yang memperkuat motivasi, efikasi diri, stabilitas emosional, dan kolaborasi antara rumah dan sekolah. Selain itu, penelitian ini menegaskan adanya pergeseran paradigma menuju praktik pengasuhan berbasis teknologi dan kolaborasi digital yang semakin relevan dalam konteks pendidikan kontemporer. Kontribusi utama studi ini terletak pada penyajian pemetaan komprehensif evolusi riset serta penguatan argumen mengenai pentingnya pemberdayaan peran orang tua sebagai mitra utama dalam menciptakan pembelajaran siswa yang inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Dinamika Perubahan Sosial dalam Dunia Pendidikan pada Komunitas Perkotaan dan Pedesaan Lisa Nurafifah; Tutuk Ningsih; Furkon Furkon
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7678

Abstract

Perubahan sosial dalam pendidikan merupakan fenomena yang tidak terhindari, terutama pada era globalisasi dan digitalisasi. Artikel ini membahas dinamika perubahan sosial dalam dunia pendidikan dengan menyoroti perbedaan antara komunitas perkotaan dan pedesaan. Analisis literatur menunjukkan bahwa masyarakat perkotaan cenderung lebih cepat mengadopsi teknologi pendidikan, sementara masyarakat pedesaan menghadapi keterbatasan akses infrastruktur dan sumber daya. Namun, perubahan sosial dalam pendidikan tidak hanya terkait faktor teknologi, melainkan juga menyangkut nilai, norma, dan pola interaksi sosial di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Artikel ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk membandingkan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian memperlihatkan adanya kesenjangan pendidikan yang masih signifikan antara perkotaan dan pedesaan, meskipun kebijakan pemerintah berupaya menjembatani perbedaan tersebut.