cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Tantangan Implementasi SOP Keamanan Lingkungan Pembelajaran di PAUD Libri Rizka Puri Windarta; Siti Fadhilah Azzahra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7850

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengeksplorasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Keamanan Lingkungan Pembelajaran di satuan PAUD Kota dan Kabupaten Cirebon, hambatan pelaksanaannya, serta peran pemerintah dalam mendukung penerapan SOP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan lima lembaga PAUD yang dipilih sesuai dengan kriteria. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket kepada kepala sekolah dan guru PAUD, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SOP keamanan telah dilaksanakan, namun belum berjalan optimal, khususnya terkait dengan prosedur kedatangan, pembelajaran, penjemutan serta penanganan kondisi darurat. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, karakteristik dan perilaku anak, rendahnya kedisiplinan orang tua, keterbatasan sarana dan prasarana serta lemahnya manajemen dan monitoring. Selain itu, dukungan pemerintah daerah masih cenderung administratif dan belum menyentuh aspek pelatihan teknis keamanan secara berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa keamanan lingkungan PAUD merupakan sistem yang berlapis yang mencakup aspek fisik, prosedural, perilaku dan struktural. Oleh karena itu, penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas pendidik, serta kolaborasi antarlembaga, lembaga, orang tua dan pemerintah menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan belajar anak yang aman dan nyaman.
Perspektif Guru terhadap Regulasi Diri Anak dalam Transisi PAUD-SD Malika Faniyatul Arifiyah; Deni Setiawan; Ali Formen; Edi Waluyo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis perspektif guru terhadap kemampuan regulasi diri anak  dalam konsteks transisi  dari PAUD menuju ke sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap guru PAUD dan SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru  memaknai regulasi diri, khususnya kemampuan menunggu giliran, sebagai indikator penting kesiapan bersekolah. Guru PAUD  memandang regulasi diri sebagai proses perkembangan bertahap melalui pembiasaan dan interaksi sosial, sedangkan guru SD  menekankannya pada aspek kedisiplinan, kemandirian, dan kesiapan akademik. Perbedaan  cara pandang ini berimplikasi pada ketidaksinkronan praktik pembelajaran yang memengaruhi pengalaman transisi anak. Secara teoritis, temuan ini  memperkaya kajian transisi pendidikan dengan menegaskan pentingnya regulasi diri sebagai kompetensi perkembangan lintas jenjang, serta secara praktis menekankan perlunya penyelarasan praktik pembelajaran PAUD dan SD dalam implementasi kebijakan Transisi PAUD-SD yang berpusat pada anak.
Efektivitas Intervensi Mindfulness dalam Regulasi Emosi Anak Usia Dini Fihris Maulidiah Suhma
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7907

Abstract

Mindfulness dipandang sebagai strategi alternatif dalam membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengendalikan emosi secara adaptif melalui kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode mindfulness terhadap regulasi emosi anak usia dini. Penelitian merupakan penelitian mixed methods, kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group, dan kualitatif dengan observasi. Data dikumpulkan melalui angket Emotion Regulation Checklist (ERC) dan lembar observasi perilaku emosional. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara skor perilaku sebelum dan setelah intervensi mindfulness (p = 0,133; p > 0,05). Sementara itu, hasil observasi menunjukkan penurunan perilaku negatif seperti tantrum, konflik fisik, dan penolakan instruksi, serta peningkatan perilaku positif seperti kemampuan menenangkan diri, fokus, empati, dan menunggu giliran. Temuan ini menunjukkan bahwa mindfulness efektif secara praktis dalam mendukung regulasi emosi anak usia dini meskipun belum signifikan secara statistik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan praktik pedagogis PAUD dengan merekomendasikan integrasi mindfulness secara rutin dan berkelanjutan dalam pembelajaran untuk mendukung perkembangan regulasi emosi anak di konteks PAUD Indonesia.
Integrasi Pendidikan Seksual Berbasis Bermain di PAUD untuk Perlindungan Anak: Systematic Literature Review Risty Justicia; Yuliani Nurani; Sri Wulan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7960

Abstract

Kasus kekerasan seksual pada anak usia dini menegaskan urgensi pendidikan seksual yang bersifat preventif dan sesuai dengan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis integrasi pendidikan seksual dalam pembelajaran bermain di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap 20 artikel dari jurnal internasional terindeks dan jurnal nasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan seksual dalam pembelajaran bermain efektif meningkatkan pemahaman anak tentang tubuh, batasan pribadi, dan keterampilan perlindungan diri. Bermain berperan sebagai poros pedagogik yang memungkinkan penyampaian pendidikan seksual secara aman, kontekstual, dan sesuai karakteristik perkembangan anak, meskipun implementasinya masih bersifat parsial dan belum terlembaga dalam kurikulum PAUD. Penelitian ini menegaskan kontribusi teoretis berupa pemetaan konseptual pendidikan seksual berbasis bermain serta kontribusi praktis sebagai landasan pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan seksual yang integratif untuk memperkuat perlindungan anak usia dini di PAUD.
Strategi Penanganan Guru Kepada Anak dengan Gangguan Emosi: Studi Kasus Lembaga PAUD Kota Samarinda Nur Azizah; Henda Febriyani; Gita Fannia Nadillah; Hasniah Hasniah; Ulfah Maulidhya; Wilda Isna Kartika
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7982

Abstract

Gangguan emosi pada anak berdampak langsung pada keberlangsungan proses pembelajaran, sehingga memerlukan strategi penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  strategi penanganan guru kepada anak yang mengalami gangguan emosi di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga Taman Kanak-Kanak dan satu Sekolah Luar Biasa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan guru kelas atau kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan pendekatan humanis dan empatik melalui komunikasi, penguatan positif, konsisten, dan pengelolaan lingkungan belajar yang responsif. Namun, penanganan belum optimal karena keterbatasan tenaga pendamping, fasilitas pendukung, dan rasio siswa yang tinggi. Penelitian ini menegaskan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan antara guru, orang tua, sekolah, dan dukungan kebijakan untuk penanganan gangguan emosi anak secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Literasi Digital dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini: Peluang dan Tantangan Theo Dedy Palimbunga'; Neni Riskayanti; Jemi Ndarake; Tricia Tricia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8006

Abstract

Literasi digital merupakan sarana untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peluang dan tantangan pemanfaatan literasi digital dalam perkembangan bahasa anak usia dini. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang cenderung membahas pemanfaatan literasi digital pada anak dalam konteks yang umum, penelitian ini  menekankan secara spesifik perkembangan bahasa. Penelitian dilaksanakan di TK  Kristen Rantepao dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang pemanfaatan literasi digital dalam perkembangan bahasa anak usia dini yaitu memperkaya pengalaman berbahasa; meningkatkan kemampuan mengelola informasi; membantu pemahaman kosakata dan struktur bahasa; merangsang proses berpikir dan ekspresi secara verbal maupun nonverbal; serta mendukung pengembangan keterampilan dasar berbahasa. Selain peluang, terdapat pula sejumlah tantangan, yaitu potensi dampak negatif apabila tidak digunakan secara tepat dan bertanggung jawab; risiko pengabaian tanggung jawab anak; serta keterbatasan dalam pemilihan konten yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan bahasa anak.
Early Educational Transitions and the Meaning of Academic Success: A Retrospective Qualitative Study M. Allamal Badri; Suryanto Suryanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8030

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi makna keberhasilan akademik melalui transisi pendidikan awal dalam pendidikan anak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain retrospektif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa pascasarjana yang berperan sebagai narator reflektif dari pengalaman pendidikan mereka ketika masa anak usia dini. Analisis penelitian tidak berfokus pada status akademik peserta saat ini, melainkan pada keberhasilan akademik awal yang dikenang dan dimaknai dalam konteks peninjauan kembali pengalaman di masa lingkungan belajar awal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan akademik awal dipahami sebagai keberhasilan adaptasi dari rumah ke pendidikan anak usia dini dan dari pendidikan anak usia dini ke sekolah dasar. Praktik pendidikan berbasis keluarga, rutinitas belajar, dorongan dari orang tua, dan dukungan emosional berperan dalam membentuk motivasi belajar awal dan kesiapan anak. Narasi partisipan juga mengindikasikan bahwa pola pengasuhan yang mendukung sejak awal mampu melewati transisi yang baik dan pembelajaran awal yang positif. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan keluarga dan praktik pengasuhan mendukung anak pada transisi pendidikan awal.
Strategi Kepala Sekolah Membangun Budaya Mutu di Sekolah Rintisan Unggulan Kemenag RA Ar Raihan Suwarti Suwarti; Ika Maryani; Suyatno Suyatno; Achadi Budi Santosa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8049

Abstract

Mutu pendidikan merupakan instrumen krusial yang menentukan keberhasilan dan keberlanjutan sebuah lembaga pendidikan. Kualitas yang unggul tidak hanya mencerminkan efektivitas manajemen sekolah dan profesionalisme guru, tetapi juga menunjukkan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan zaman. Dalam ekosistem ini, kepala sekolah memegang peranan sentral sebagai nakhoda yang merancang serta mengimplementasikan kebijakan strategis guna memperkuat budaya mutu di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun mutu lembaga melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan secara komprehensif menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Penentuan informan dilakukan secara purposive, melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan sarana prasarana, tenaga pendidik, hingga ketua komite sekolah sebagai representasi pemangku kepentingan. Proses analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, hingga penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peningkatan budaya mutu diimplementasikan melalui pendekatan sistematik yang mencakup lima pilar utama: (1) internalisasi visi-misi sebagai landasan operasional; (2) peningkatan kompetensi pedagogis guru; (3) penciptaan lingkungan organisasi berbasis nilai budaya; (4) optimalisasi sarana penunjang pembelajaran, dan  (5) penguatan kemitraan strategis dengan orang tua dan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang strategis sangat vital dalam menjaga standar mutu, khususnya pada jenjang Taman Kanak-Kanak, demi menciptakan fondasi pendidikan yang berkelanjutan.
Pengembangan Pattern Sound Safari untuk Mengenalkan Konsep Pola pada Anak Usia Dini Ayu Asqy Qury; Dian Kristiana; Nurtina Irsad Rusdiani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pattern Sound Safari untuk mengenalkan konsep pola pada anak usia dini. Pengembangan dilakukan untuk melatih daya ingat pendengaran anak dalam memahami urutan pola melalui suara, sekaligus melengkapi jenis media pembelajaran yang sudah ada di sekolah agar anak tidak hanya belajar pola melalui benda fisik dan gambar, tetapi juga melalui suara. Metode yang digunakan adalah pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B di TK Dharma Wanita Jalen, Ponorogo. Data dikumpulkan melalui proses penilaian oleh ahli materi dan ahli media untuk menguji kelayakan alat, serta observasi langsung dan dokumentasi saat siswa melakukan uji coba penggunaan media di kelas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada tahap analisis dan desain, pembelajaran pola sebelumnya diketahui hanya mengandalkan media visual sehingga anak kurang melatih daya ingat suara, sehingga dirancang media yang menggabungkan stik, suara hewan, kartu gambar, dan buku panduan sebagai petunjuk penggunaan media.  
Praktik Baik Pembelajaran Literasi Awal Anak Usia Dini melalui Kegiatan Bermain di PAUD Ida Royani; Yulia Adiningsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik baik pembelajaran literasi awal anak usia dini melalui kegiatan bermain di satuan PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di PAUD Bunda Gemilang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan literasi awal anak berlangsung secara optimal ketika literasi diintegrasikan ke dalam berbagai bentuk kegiatan bermain, seperti bermain peran, bermain simbol, membaca gambar, dan bercerita. Dalam konteks ini, guru berperan sebagai fasilitator responsif yang mendukung interaksi bahasa, eksplorasi makna, dan penggunaan simbol secara alami dalam aktivitas bermain. Praktik pembelajaran literasi berbasis bermain terbukti mampu menumbuhkan keterlibatan aktif anak, memperkaya interaksi sosial, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan tanpa tekanan akademik formal. Secara teoretis, temuan penelitian ini memperkuat pandangan konstruktivistik bahwa literasi awal berkembang melalui pengalaman bermakna dan interaksi sosial, sedangkan secara praktis penelitian ini memberikan rujukan pedagogis bagi guru PAUD dalam merancang pembelajaran literasi yang kontekstual, holistik, dan selaras dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.