cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Integrasi Kompetensi Pedagogik dan Perspektif Sosiologis Media Pembelajaran PAI Kontekstual Romadona Antika Wulandari; Tutuk Ningsih; Slamet Yahya
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7687

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi kompetensi pedagogik dan perspektif sosiologi pendidikan dalam perancangan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang kontekstual. Menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis teori pembelajaran kontekstual, kompetensi guru, serta literatur sosiologi pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran PAI bergantung pada kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran sekaligus memahami latar sosial budaya peserta didik. Integrasi keduanya tercermin melalui pemanfaatan tiga bentuk media utama, yaitu video realitas keagamaan, proyek layanan sosial (service learning), dan media digital interaktif yang memungkinkan peserta didik mengaitkan ajaran Islam dengan pengalaman nyata. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi kompetensi pedagogik dan kesadaran sosiologis dapat menghasilkan pembelajaran PAI yang lebih kontekstual, inklusif dan relevan. Penelitian ini memiliki implikasi bagi guru dalam merancang media yang sesuai dengan konteks sosial, bagi pengembang kurikulum dalam memperkuat pendekatan berbasis pengalaman, serta bagi peningkatan kualitas pembelajaran PAI di sekolah.
Peran Strategis Pondok Pesantren dalam Membentuk Karakter Masyarakat di Era Disrupsi Digital Siti Maslikah; Tutuk Ningsih; Slamet Yahya
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7693

Abstract

Pondok pesantren merupakan institusi pendidikan Islam tradisional di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter (akhlak) santri, yang kemudian menjadi agen karakter di masyarakat luas. Artikel ini mengkaji peran vital pesantren sebagai pusat pengembangan karakter dengan metode studi literatur (library research). Analisis dilakukan berdasarkan konsep-konsep kunci pesantren, masyarakat, dan kerangka teoritis karakter (knowing, feeling, doing the good). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sistem pendidikan holistik pesantren, yang mengandalkan keteladanan kiai, pembiasaan 24 jam, dan kurikulum Kitab Kuning, efektif menanamkan nilai-nilai luhur seperti kemandirian, ukhuwah, kesederhanaan, dan integritas. Peran ini meluas ke masyarakat melalui fungsi kontrol sosial, dakwah wasathiyah, dan motor pemberdayaan ekonomi oleh para alumni dan kiai. Disimpulkan bahwa pesantren adalah benteng moral yang relevansinya krusial di tengah tantangan degradasi moral dan disrupsi digital, mencetak individu yang berakhlak mulia sekaligus produktif dan mandiri.
Eksplorasi Limbah Plastik sebagai Media Edukasi Kreatif pada Anak Usia Dini Rina Lisnawati; Sri Katoningsih; Syed Lamsah Syed Chear
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7707

Abstract

Kreativitas anak usia dini penting untuk perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan kemampuan memecahkan masalah. Namun, praktik pembelajaran PAUD masih kurang optimal karena minimnya media inovatif. Pada saat yang sama, meningkatnya limbah plastik membuka peluang pemanfaatannya sebagai media edukatif ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kreativitas anak usia 4–5 tahun di KB Al Huda Pracimantoro melalui pemanfaatan limbah plastik. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 30 anak, kepala sekolah, dua guru, dan dua orang tua selama enam bulan (April–Oktober 2025). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada empat aspek kreativitas: kelancaran ide (anak mampu menghasilkan rata-rata 3–5 ide karya berbeda dalam satu sesi), fleksibilitas (80% anak mampu mengombinasikan minimal tiga jenis bahan limbah), orisinalitas (karya unik seperti robot bergerak dan taman mini), serta elaborasi (anak menjelaskan karya dengan narasi imajinatif yang terstruktur). Anak menunjukkan antusiasme tinggi, percaya diri saat presentasi, dan kemampuan kolaboratif dalam kelompok. Kolaborasi guru dan orang tua turut mendukung keberhasilan kegiatan berbasis daur ulang ini. Secara praktis, temuan ini merekomendasikan integrasi limbah plastik sebagai media permanen dalam kurikulum PAUD untuk menstimulasi kreativitas sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji efektivitas jangka panjang dan penerapan di konteks PAUD dengan karakteristik sosial-ekonomi berbeda.
Eksplorasi Lingkungan sebagai Laboratorium Alam untuk Penguatan Pengetahuan Sains pada Anak Usia Dini Wahyu Purwaningsih; Sri Katoningsih; Mohd Hanip Hassan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7708

Abstract

Pembelajaran sains pada anak usia dini perlu dilakukan melalui pengalaman langsung agar kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan rasa ingin tahu berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan eksplorasi lingkungan dalam meningkatkan pengetahuan sains pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali makna pengalaman belajar secara naturalistik di KB Al Huda Pracimantoro. Hasil penelitian menunjukkan pola bahwa guru bertindak sebagai fasilitator dengan menyediakan stimulus, pertanyaan pemantik, dan kesempatan eksplorasi, sementara anak menunjukkan antusiasme tinggi melalui perilaku mengamati, mengajukan pertanyaan, mengelompokkan objek, melakukan percobaan sederhana, serta menceritakan kembali hasil pengamatan. Temuan mengindikasikan bahwa pembelajaran sains berbasis eksplorasi tidak hanya meningkatkan pengetahuan konseptual, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri, komunikasi, dan kemampuan berpikir ilmiah dasar. Penelitian ini menegaskan bahwa interaksi langsung dengan objek alam membangun pemahaman bermakna tentang fenomena sains dalam konteks pengalaman sehari-hari. Pendekatan eksplorasi lingkungan memiliki signifikansi praksis bagi PAUD karena dapat menjadi strategi pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, sekaligus berkelanjutan untuk menguatkan pendidikan sains berbasis pengalaman; sehingga direkomendasikan inovasi aktivitas eksploratif dan peningkatan kompetensi guru untuk mendukung penerapan di kelas
Analisis Tingkat Nomofobia pada Anak Berkebutuhan Khusus Annisa Dianesti Dewi; Marlita Andhika Rahman; Muhammad Ilham; Hanna Widya Gultom; Nadia Puti Dianesti; Fathur Rahman Rofiq; Desi Juita Sari Banjarnahor; Nofrans Eka Saputra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat nomofobia pada anak berkebutuhan khusus (ABK) berdasarkan persepsi orang tua atau wali. Penggunaan smartphone yang semakin intensif pada anak dengan karakteristik perkembangan khusus berpotensi memunculkan ketergantungan emosional terhadap perangkat digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) yang telah dimodifikasi dalam bentuk parent-report agar sesuai dengan karakteristik ABK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori nomophobia rendah hingga sedang, namun terdapat kelompok anak dengan tingkat yang lebih tinggi sehingga memerlukan perhatian dan pendampingan yang lebih terarah. Temuan ini menunjukkan bahwa nomophobia pada ABK tidak semata-mata berkaitan dengan durasi penggunaan smartphone, tetapi juga berhubungan dengan kebutuhan emosional, regulasi emosi, serta karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan strategi pendampingan dan intervensi berbasis keluarga untuk mendukung penggunaan smartphone yang lebih adaptif dan sehat pada anak berkebutuhan khusus.
Penguatan Kompetensi Sosial Guru PAUD melalui Experiential Learning Aida Nurfitriani Lustian; Syihabuddin Syihabuddin; Nandang Rusmana; Atep Sujana; Rama Wijaya Abdul Rozak
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi sosial guru pendidikan anak usia dini di RA Al-Iqro, dengan berfokus pada bagaimana pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) mendorong perkembangan profesional dan interpersonal mereka. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru memiliki kompetensi sosial yang kuat, terutama dalam aspek komunikasi empatik, refleksi pedagogis, serta kolaborasi dengan orang tua peserta didik. Penerapan pembelajaran berbasis pengalaman terbukti secara signifikan meningkatkan kesadaran reflektif para guru serta kualitas interaksi sosial mereka, yang pada gilirannya memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosio-emosional anak melalui lingkungan belajar yang lebih responsif dan peka secara emosional. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pembelajaran berbasis pengalaman secara efektif mendorong praktik pengajaran yang reflektif dan kontekstual, masih diperlukan peningkatan lebih lanjut dalam hal refleksi berkelanjutan dan dokumentasi digital guna memenuhi tuntutan profesionalisme guru abad ke-21. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini mengafirmasi bahwa pembelajaran berbasis pengalaman merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat kompetensi sosial guru PAUD, sekaligus mendorong pertumbuhan profesional serta pengalaman sosial yang bermakna dalam mendukung perkembangan holistik anak.
Strategi dan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Implementasi Program PAUD Holistik Integratif di Indonesia Zannuba Arifah Munawaroh; Fitri Andriani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7794

Abstract

Implementasi Program Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Indonesia telah dilakukan di berbagai wilayah, namun masih dihadapkan pada ketimpangan layanan dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Tujuan penelitian ini adalah memetakan pola implementasi layanan serta pola kolaborasi lintas sektor dalam penyelenggaraan PAUD HI di Indonesia. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan menelaah secara sistematis sebelas artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi PAUD HI menunjukkan bahwa layanan pendidikan, kesehatan, dan gizi sebagai komponen yang paling dominan dan konsisten. Sebaliknya, layanan pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak masih dilaporkan belum optimal dan belum terintegrasi secara konsisten. Kolaborasi lintas sektor telah melibatkan sektor lain, namun masih bersifat operasional dan belum terstruktur secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis nasional mengenai pola implementasi dan kolaborasi PAUD HI yang dapat menjadi dasar bagi penguatan strategi manajemen program serta perumusan kebijakan daerah untuk mendukung layanan PAUD HI yang lebih terintegrasi, merata, dan berkelanjutan.
Perbedaan Kemampuan Pengenalan Simbol Huruf antara Anak Laki-Laki dan Perempuan pada Kelompok B Yumna Arilla Ramadhani; Ayu Tri Agustin; Siti Nur Kamila; Reski Yulina Widiastuti; Nindya Alifia Tittandi; Senny Weyara Dienda Saputri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan kemampuan antara anak perempuan dan laki-laki dalam mengenali simbol huruf pada kelompok B di Taman Kanak-Kanak Nailil Huda di Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif kausal ex post facto. Subjek penelitian terdiri dari anak-anak usia dini yang tergolong dalam kelompok B. Data diperoleh melalui tes pengenalan simbol huruf dan dianalisis menggunakan uji statistik nonparametrik. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan mengenali simbol huruf antara anak perempuan dan laki-laki. Namun, analisis deskriptif menunjukkan kecenderungan bahwa anak perempuan memiliki kemampuan mengenali simbol huruf yang lebih baik daripada anak laki-laki. Temuan ini menyimpulkan bahwa perbedaan gender tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan mengenali simbol huruf, meskipun terdapat perbedaan dalam kemampuan deskriptif.
Analisis Peran Guru dalam Muatan Pelajaran IPAS Melyani Sari Sitepu; Haerrurasikin Haerrurasikin; Andi Imrah Dewi; Yusdin Gagaramusu; Azizah Azizah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7811

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran guru dalam pembelajaran IPAS kelas V pada implementasi Kurikulum Merdeka menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan pembelajaran sesuai tahapan Kurikulum Merdeka dan menunjukkan penguasaan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang tergolong baik. Hasil ini mengindikasikan bahwa kekuatan utama terletak pada penguasaan materi, kemampuan menciptakan suasana belajar kondusif, serta pelaksanaan penilaian yang sistematis. Namun, penelitian ini juga menemukan keterbatasan signifikan pada aspek pemanfaatan media dan teknologi pembelajaran, optimalisasi peran guru sebagai motivator, serta pengelolaan kelas dan disiplin waktu. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka tidak hanya bergantung pada pemahaman struktur kurikulum, tetapi juga pada penguatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, strategi motivasional, dan desain pembelajaran yang lebih adaptif. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan program peningkatan kompetensi guru agar selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan kebutuhan pembelajaran IPAS di sekolah dasar
Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android terhadap Pengetahuan Mitigasi Bencana Siswa Sekolah Dasar Zelhendri Zen; Azhari Yanto; Mai Sastri; Raeda Tami; Rika Permata Sari; Sepsusilawati Sepsusilawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7839

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat kondisi geografisnya, sehingga penguatan literasi kebencanaan sejak sekolah dasar menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Android terhadap pengetahuan mitigasi bencana siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan model pre-test post-test control group. Sampel terdiri atas 30 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pengetahuan mitigasi bencana, sedangkan analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Android berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan mitigasi bencana siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran mampu meningkatkan efektivitas pemahaman siswa terhadap konsep mitigasi bencana secara lebih interaktif dan kontekstual. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media berbasis Android dapat menjadi alternatif strategis dalam memperkuat literasi kebencanaan di sekolah dasar serta mendukung inovasi pembelajaran berbasis teknologi pendidikan.