cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,840 Documents
Pemetaan Kebutuhan Pendidikan Inklusi Berbasis Persepsi Orang Tua Vitriana, Bety; Merlina, Merlina; Purwanti, Sri; Maurellia, Cindy; Sapriani, Elma
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8198

Abstract

Penelitian ini menganalisis persepsi orang tua dalam memetakan kebutuhan pendidikan inklusi di PAUD bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), terdapat kesenjangan antara kebijakan dan praktik serta minimnya keterlibatan orang tua. Penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi interpretatif dengan desain eksploratoris berurutan, data dikumpulkan melalui kuesioner (52 orang tua) dan wawancara mendalam (15 partisipan) di Kota Balikpapan. Temuan mengungkap tiga tantangan utama: ketidaksiapan sarana-prasarana (65%), kompetensi guru yang belum optimal (57%), dan keterlibatan orang tua yang minim dalam perencanaan pembelajaran (55%). Namun, keterbukaan komunikasi sekolah (55%) menjadi faktor penyeimbang yang merefleksikan kebutuhan akan pengakuan dan kemitraan. Lima kebutuhan prioritas teridentifikasi: pelatihan guru, sarana aksesibel, kolaborasi (sekolah-orang tua-terapis), kurikulum fleksibel, dan dukungan psikologis bagi orang tua. Simpulan menegaskan bahwa pemetaan kebutuhan inklusi yang autentik harus berbasis suara orang tua sebagai expert by experience untuk mewujudkan kebijakan yang responsif, sekaligus mendorong pergeseran paradigma menuju kemitraan kolaboratif dalam ekosistem PAUD inklusif.
Implementasi Islamic Butterfly Hug untuk Regulasi Emosi Guru dan Orang Tua PAUD Islahiah, imas Maslahul; Kamaludin, Faisal Sundani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8214

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan pelatihan Islamic Butterfly Hug sebagai strategi penguatan regulasi emosi bagi guru dan orang tua PAUD serta mengevaluasi perubahan pemahaman peserta setelah intervensi. Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 32 partisipan. Data dikumpulkan melalui tiga pertanyaan tertutup yang mengukur pemahaman konsep regulasi emosi dan kesiapan penerapan teknik. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor dari 49,31 menjadi 54,53, dengan 68,75% peserta mengalami kenaikan nilai. Temuan ini memperluas penerapan teknik Butterfly Hug dari konteks individual menuju penguatan kapasitas regulasi emosi orang dewasa dalam sistem co-regulation pendidikan anak usia dini berbasis komunitas. Kata Kunci: Islamic Butterfly Hug, pendidikan anak usia dini, pengabdian masyarakat, regulasi emosi
Collaboration Between Madrasahs and The Business Sector In Developing an Islamic Edupreneurship Ecosystem Megawati, Megawati; Anwar, Kaspul; Kompri, Kompri; Mastikawati, Mastikawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.8225

Abstract

This study examines the forms, mechanisms, and outcomes of collaboration between MAN 2 Kota Jambi and industry partners in developing an Islamic edupreneurship ecosystem. Using a qualitative case study design, the research explores partnership practices involving program planning, implementation, and evaluation. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis, then analyzed using thematic procedures. The findings indicate that strategic partnerships with universities, government agencies, and business sectors significantly enhance students’ technical competencies through laboratory practice, fisheries training, language development, and vocational skill programs. These collaborations also foster students’ creativity, confidence, and Islamic work ethics—reflected in discipline, honesty, and responsibility during training activities. Shared motivations between the madrasah and industry—such as improving learning quality, addressing facility limitations, and fulfilling CSR commitments—create mutually beneficial relationships that strengthen the institutional reputation of MAN 2 Kota Jambi as an innovative Islamic school. Despite notable achievements, challenges remain, including sustaining partner commitment and harmonizing activity schedules. Overall, the study proposes a conceptual model of an Islamic edupreneurship ecosystem that integrates experiential learning, partnership governance, and sharia-based values as the foundation for ethical entrepreneurial development in madrasah education.
Kepemimpinan Transformasional Islam dalam Mewujudkan Edupreneurship di Era Digital Wati, Euis Mawaddah Sarini; Nadiyah, Nadiyah; Yuliana, Yuliana; Maruddani, Raoda Tul Jannah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.8226

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana kepemimpinan transformasional Islami berkontribusi dalam mewujudkan edupreneurship di era digital dengan studi kasus MAN 2 Kota Jambi. Menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif, studi ini menelusuri bagaimana kepala madrasah mengintegrasikan nilai-nilai Islam, seperti iman, takwa, dan akhlak, ke dalam praktik kepemimpinan sambil mendorong kreativitas, pemanfaatan teknologi, dan pembelajaran kewirausahaan. Data wawancara, observasi, dan dokumentasi menunjukkan bahwa kepemimpinan ini dioperasionalkan melalui rutinitas religius (Jam 0, shalat berjamaah, dan budaya 5S), penguatan kreativitas melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pembelajaran berbasis proyek, serta peningkatan kompetensi digital melalui Viessa, media digital, dan CCTV. Integrasi tersebut menghasilkan inovasi kurikulum, terbentuknya ekosistem edupreneurship digital, serta peningkatan perilaku, keterlibatan, dan produktivitas kreatif siswa. Penelitian menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional Islami merupakan kerangka multidimensional spiritual, manajerial, dan digital yang efektif dalam mencetak edupreneur yang etis, inovatif, dan berdaya saing global. Temuan ini memberi kontribusi teoritis bagi kepemimpinan pendidikan Islam serta implikasi praktis bagi modernisasi model pembelajaran madrasah sesuai tuntutan era.
Instrumen Asesmen Kemampuan Menyimak Usia 4-5 Tahun: Model RDR Wahyudyanti, Nuzulia Rizkika; Bararena, Shally Jagis; Agustiningsih, Rini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7725

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen untuk mengukur kemampuan menyimak anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model RDR melalui tahap analisis kebutuhan, pengembangan instrumen, dan uji coba lapangan pada 60 anak di tiga sekolah di Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir instrumen memenuhi kriteria dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel. Reliabilitas instrumen berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,934. Temuan tersebut menegaskan bahwa instrumen memiliki konsistensi internal yang kuat dan layak digunakan untuk asesmen kemampuan menyimak anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru PAUD dan penilaian perkembangan anak dengan menyediakan instrumen yang terstandar untuk memetakan perkembangan bahasa reseptif secara lebih objektif serta mendukung perancangan stimulasi bahasa yang lebih sesuai profil perkembangan anak.
Pendekatan Religius di LKSA terhadap Perkembangan Psikososial Anak Asuh Lestari, Yeni Ayu; Setiawati, Ida Agus; Agustina , Indria
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7932

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendekatan religius dalam pola asuh terhadap perkembangan psikososial anak di LKSA Aisyiyah Kasih Ibu Kota Bengkulu. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan religius dapat meningkatkan disiplin, ketenangan emosi, dan interaksi sosial, serta pengalaman peer tutoring, terapi Al-Qur’an, dan nonton film religi mendukung pembentukan identitas positif dan resiliensi. Namun penerapannya belum terstruktur sepenuhnya sehingga sebagian anak masih menunjukkan perilaku membangkang dan menarik diri. Pendekatan religius efektif memupuk perkembangan psikososial anak, meskipun memerlukan penyesuaian terhadap kebutuhan individu dan dukungan lingkungan eksternal. Secara teoritis, penelitian ini mengintegrasikan dimensi religiusitas Glock dan Stark dengan tahap V perkembangan psikososial Erikson (Identity vs. Role Confusion) dalam konteks pendekatan religius di LKSA, sedangkan secara praktis memberikan rujukan bagi pengembangan pola pengasuhan religius yang adaptif dan berkelanjutan di LKSA.
Stimulasi Daya Ingat Anak Usia 6 Tahun melalui Pembelajaran Video Animasi Zahra, Diya Fatihah; Maghfirah, Febry
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8116

Abstract

Daya ingat merupakan keterampilan kognitif yang berkembang dalam proses penyimpanan informasi melalui stimulus visual maupun auditori sehingga informasi tersebut dapat digunakan kembali ketika perlu. Video animasi memiliki desain yang menarik secara visual serta membantu anak menyimpan informasi cukup lama di dalam daya ingat mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stimulasi daya ingat anak usia enam tahun melalui pembelajaran video animasi yang berfokus pada memori jangka pendek. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas anak berusia enam tahun berinisial AR serta pengasuhnya yang berinisial BM. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa bahwa video animasi mampu menstimulasi daya ingat anak usia enam tahun dalam indikator encoding, storage, dan retrieval. Dengan demikian, video animasi dapat diintegrasikan secara sistematis dalam praktik pembelajaran PAUD sebagai strategi stimulasi memori jangka pendek anak.
Penggunaan Metode Bernyanyi untuk Meningkatkan Perilaku Religius Anak Usia 4-5 Tahun Iriani, Feri; Trimuliana, Ifina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8129

Abstract

Perilaku religius adalah segala bentuk tindakan yang dapat diamati yang mencerminkan kepatuhan, keyakinan, dan pengamalan nilai-nilai ajaran agama, baik secara internal (iman dan ibadah pribadi) maupun eksternal (kebaikan moral, toleransi, empati, dan kejujuran kepada sesama), yang berakar pada keyakinan akan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku religius dengan menggunakan metode bernyanyi di RA Zamzam Rahmah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, yaitu pada setiap siklusnya dilakukan dua kali pertemuan. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan subjek seluruh peserta didik usia 4 sampai 5 tahun di RA Zamzam Rahmah Jakarta Pusat tahun ajaran 2025-2026 dengan jumlah 15 anak. Objek penelitian ini adalah penggunaan metode bernyanyi untuk meningkatkan perilaku religius anak di RA Zamzam Rahmah. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan religiusitas anak dari sebelum dilakukan tindakan atau pra-siklus ke siklus I, dan dari siklus I ke siklus II. Terbukti bahwa penerapan metode bernyanyi dapat meningkatkan perilaku religius anak di RA Zamzam Rahmah.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Literasi Digital Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Scoping Review Sirajuddin, Khusnul Khotimah; Yoenanto , Nono Hery; Andriani , Fitri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8145

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru memiliki literasi digital yang memadai untuk merancang pembelajaran adaptif dan memanfaatkan teknologi secara pedagogis. Namun, literasi digital guru di Indonesia masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi literasi digital guru dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka melalui pendekatan scoping review. Kajian ini mengacu pada pedoman PRISMA Extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) dengan penelusuran literatur pada basis data Google Scholar, Garuda, dan SINTA terhadap artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021-2025. Sebanyak 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi literasi digital guru dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu faktor individu, faktor organisasi sekolah, dan faktor sistem pendidikan. Faktor individu meliputi pengalaman profesional, kompetensi digital, dan aspek psikologis guru. Faktor organisasi berkaitan dengan kepemimpinan sekolah, pengelolaan pengembangan profesional, serta dukungan sarana. Faktor sistem mencakup kebijakan Kurikulum Merdeka, ekosistem digital nasional, desain pelatihan guru, dan ketimpangan infrastruktur. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital guru memerlukan pendekatan sistemik lintas level agar implementasi Kurikulum Merdeka berjalan efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Validasi Emosi terhadap Kontrol Diri dan Konsep Diri Anak Usia 4–6 Tahun Puspitasari, Putri Ratih; Riza , Eva
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8150

Abstract

Kesenjangan antara tuntutan akademik dan kematangan afektif anak usia dini masih sering mengabaikan peran penting dukungan psikologis guru dalam interaksi pembelajaran. Padahal, validasi emosi merupakan salah satu determinan utama dalam pembentukan integritas diri anak. Penelitian korelasional ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh validasi emosi terhadap kontrol diri dan konsep diri anak usia 4–6 tahun sebagai komponen fundamental dalam pengembangan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 166 anak dari berbagai satuan PAUD. Data dikumpulkan melalui instrumen skala Likert dengan triangulasi sumber dari guru dan orang tua, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi emosi berpengaruh signifikan terhadap kontrol diri dengan kontribusi sebesar (97,2%) serta terhadap konsep diri sebesar (41,7%). Nilai determinasi yang sangat tinggi pada variabel kontrol diri mengindikasikan kuatnya peran respons afektif orang dewasa, sekaligus menunjukkan perlunya kajian lanjutan untuk mengantisipasi potensi subjektivitas pelaporan kolektif. Implikasi penelitian menekankan pentingnya penguatan kompetensi pedagogis berbasis empati sebagai prasyarat dalam membangun regulasi diri anak yang adaptif dan stabil, serta mendukung pengembangan model pendidikan holistik pada anak usia dini.