cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Surya Medika
ISSN : 24607266     EISSN : 26552051     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The publication of Jurnal Surya Medika certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 17 articles consisting of Pharmacy, Medical Laboratory Technology, and another Health Science topics.
Arjuna Subject : -
Articles 774 Documents
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting di Kalimantan Tengah Berdasarkan Literature Review: Analysis of Factors Influence Stunting in Central Kalimantan Based on Literature Review Natalia, Vita; Hertati, Dessy
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6487

Abstract

Kejadian stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih dihadapi oleh Anak balita dikatakan stunting apabila tinggi badan dan panjang tubuh anak balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2.00 standar deviasi (stunted) dan kurang - 3.00 standar deviasi (severely stunted) yang diketahui berdasarkan standar Multicentre Growth Reference Study oleh WHO. Prevalensi stunting di Indonesia berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) yang diumumkan oleh Kementrian Kesehatan yaitu 24,4 % di tahun 2021 dan turun menjadi 21,6% di tahun 2022. Pada tahun 2021 prevalensi stunting di Kalimantan Tengah yaitu sebesar 27,4 %, dan pada tahun 2022 turun menjadi 26,9%. Angka tersebut masih jauh dari target yang telah ditetapkan oleh WHO yaitu kurang dari 20%. Negara berkembang termasuk Indonesia (UNICEF 2017). Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di Kalimantan tengah. Penelitian ini menggunakan metode literature review, meliputi studi pencarian sistematis data base komputerisasi Google Scholer 4 tahun terakhir dan ditemukan 6 artikel yang relevan. Hasil penelitian literature review ini menunjukkan kejadian stunting dapat dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung penyebab stunting adalah riwayat pemberian ASI Eksklusif, asupan gizi mikro, dan sumber air minum sedangkan faktor tidak langsung kejadian stunting adalah pekerjaan ibu, pendidikan ibu, status ANC, dan pengetahuan orangtua. Dari hasil literature review diharapkan bagi ibu agar melakukan upaya pencegahan terjadinya stunting dengan mempersiapkan kehamilan dengan baik, kunjungan ANC yang rutin agar memiliki pengetahuan yang baik mengenai gizi pada 1000 hari pertama dan dapat menerapkannya. Selain itu, bagi bidan dan kader kesehatan diharapkan lebih aktif lagi dalam memberikan informasi mengenai pentingya asupan gizi pada balita.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Motivasi Mengontrol Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2: The Influence of Health Education on Motivation Control Blood Sugar Levels in Patients Type 2 Diabetes Mellitus Frisilia, Melisa
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6491

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 adalah gangguan sekresi insulin ataupun gangguan kerja insulin (resistensi insulin) pada organ target terutama hati dan otot. Tingkat motivasi yang rendah akan berdampak terhadap komplikasi pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Maka dari itu diperlukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan motivasi penderita diabetes mellitus tipe 2 dalam mengontrol kadar gula darah. Penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh pendidikan kesehatan terhadap motivasi mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di UPT Puskesmas Kayon Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan Pra-Eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test dan menggunakan teknik sampling yaitu Purposive Sampling serta menggunakan uji statistik Wilcoxon. Dari hasil penelitian p yang didapat sebesar 0,00, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap motivasi mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2.
Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Bayi dan Balita: Factors Affecting Incidence of Stunting in Infants and Toddlers Indriani, Indriani; Mujahadatuljannah, Mujahadatuljannah; Rabiatunnisa, Rabiatunnisa
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6493

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Stunting merupakan penggambaran dari status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Tulisan ini dibuat dengan melakukan tinjauan pustaka dari berbagai sumber khususnya dicari menggunakan search engine yaitu google scholar, dengan mengutamakan sumber dari lima tahun terakhir dan merupakan riset yang dilakukan terhadap populasi di Indonesia. Review diketahui terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu badan lahir identifikasi dan telaah beberapa sumber, dapat disimpulkan bahwa berbagai faktor risiko terjadinya stunting di Indonesia dapat berasal dari faktor ibu, anak, maupun lingkungan. Faktor ibu dapat meliputi usia ibu saat hamil, lingkar lengan atas ibu saat hamil, tinggi ibu, pemberian ASI ataupun MPASI, inisiasi menyusui dini dan kualitas makanan. Faktor anak dapat berupa riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) ataupun prematur, anak dengan jenis kelamin laki-laki, adanya riwayat penyakit neonatal, riwayat diare yang sering dan berulang, riwayat penyakit menular, dan anak tidak mendapat imunisasi. Lingkungan dengan status sosial ekonomi yang rendah, pendidikan keluarga terutama ibu yang kurang, pendapatan keluarga yang kurang, kebiasaan buang air besar di tempat terbuka seperti sungai atau kebun ataupun jamban yang tidak memadai, air minum yang tidak diolah, dan tingginya pajanan pestisida juga berkontribusi dalam menimbulkan kejadian stunting. Memberikan asupan energi yang cukup bagi bayi dan balita dapat memperbaiki keadaan stunting yang di derita oleh bayi dan balita. Pemberian makanan bergizi juga harus di berikan pada ibu, terutama saat hamil. Tenaga kesehatan juga perlu memperbaiki dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemenuhan gizi. membuka lapangan pekerjaan juga dapat membantu memperbaiki status sosial ekonomi keluarga, sehingga mampu memberikan makanan yang bergizi bagi keluarga, melakukan penyuluhan tentang pola asuh dan pemanfaatan pekarangan rumah untuk dijadikan kebun sederhana.
Faktor Budaya dengan Perawatan Ibu pada Masa Kehamilan: Scoping Review: Cultural Factors with Mother’s Care in Pregnancy: Scoping Review Rabiatunnisa, Rabiatunnisa; Indriani, Indriani; Mujahadatuljannah, Mujahadatuljannah
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6494

Abstract

Kematian ibu didefinisikan sebagai kematian seorang perempuan selama kehamilan, persalinan dan masa nifas yang disebabkan oleh berbagai penyakit atau komplikasi yang terjadi selama periode tersebut. Di Indonesia Angka Kematian Ibu (AKI) pada tahun 2021 cenderung meningkat dari tahun sebelumnya. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021, ditemukan AKI pada tahun sebanyak 7.389 kasus, sedangkan pada tahun 2020 ditemukan sebanyak 4.627 kasus. Kondisi kesehatan ibu selama hamil sampai dengan bersalin berkaitan erat dengan unsur kebudayaan masyarakat setempat. Jika ditinjau dari berbagai wilayah, keanekaragaman budaya yang berbeda memiliki kebiasaan terhadap proses kehamilan, persalinan, kelahiran bayi sampai dengan masa nifas. Menurut hasil penelitian, faktor budaya berdampak pada hasil dari kehamilan bahkan kematian ibu. Scoping review ini bertujuan untuk menyimpulkan literature yang berhubungan dengan faktor budaya yang mempengaruhi perawatan ibu pada masa kehamilan. Dalam scoping review ini penulis melakukan identifikasi studi literatur dengan membuat framework sebagai dasar untuk menentukkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pencarian dibatasi hanya pada artikel berbahasa Inggris dan diterbitkan 10 tahun terakhir. Studi yang terindentifikasi ditinjau menggunakan PRISMA Flow Diagram. Studi dengan desain kuantitatif dan kualitatif terkait faktor budaya dengan perawatan ibu pada masa kehamilan kemudian dipilih untuk direview. Dari 10 artikel yang direview didapatkan berbagai faktor budaya yang mempengaruhi perawatan ibu pada masa kehamilan. Pengaruh tersebut meliputi pantangan makanan, kurangnya pengetahuan, kunjungan antenatal care terhambat, dan kurang dukungan dari pasangan.
Minimalisasi Anggaran Penyediaan Obat dengan Metode ABC-VEN di Instalasi Farmasi RSUD Sawerigading Kota Palopo: Minimalization of Drug Supply Budget Using the ABC-VEN Method in the Pharmaceutical Installation of Sawerigading Public Hospital in Palopo City Fatimah Agus, Anizha NUrul; Astari, Chitra; Hurria, Hurria
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6495

Abstract

Salah satu aspek krusial dalam proses manajemen persediaan obat ialah tahap evaluasi perencanaan obat. Kombinasi metode ABC-VEN merupakan salah satu metode evaluasi rencana kebutuhan obat yang sangat efektif karena dapat menentukan prioritas perencanaan obat berdasarkan segi biaya dan terapi. Namun, belum semua instalasi farmasi rumah sakit (IFRS) menerapkan metode ini, salah satunya IFRSUD Sawerigading Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi perencanaan obat dengan metode analisis ABC-VEN di IFRSUD Sawerigading Kota Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif. Instrumen yang digunakan berupa lembar pengumpul data penggunaan obat periode September-November 2022 serta pedoman wawancara. Dari total 626 item obat yang digunakan dalam periode September-November 2022, 19.33%, 72.84%, dan 7.93% item obat masuk dalam kategori I, II, dan III yang menghabiskan biaya masing-masing sebesar 77.91%, 21.79%, dan 0.30% dari total keseluruhan biaya. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa dengan penerapan metode analisis ABC-VEN, anggaran pengadaan persediaan obat dapat dihemat melalui pengurangan jumlah atau mengganti obat dengan jenis dan khasiat yang sama dengan cara berfokus pada pemasok yang menawarkan harga yang lebih murah.
Karakteristik Ibu Rumah Tangga Tentang Alat Kontrasepsi dalam Rahim di RT 05/ RW 002 Kelurahan Petuk Katimpun Kota Palangka Raya: Characteristics of Housewives About Intrauterine Device in RT 05/ RW 002 Petuk Katimpun Village, Palangka Raya City Stefanicia, Stefanicia; Hertati, Dessy; Agustina, Dea
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6496

Abstract

Latar Belakang: Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan alat kontrasepsi yang terbuat dari plastik atau tembaga yang fleksibel, mempunyai lilitan tembaga atau juga mengandung hormon dimasukkan ke dalam rahim melalui vagina. Masalah yang ditemukan di masyarakat adalah kurangnya cakupan pengguna AKDR dibanding alat kontrasepsi lain yang di sebabkan karena ibu rumah tangga kurang mengetahui tentang alat kontrasepsi dalam rahim; Tujuan: Mengetahui karakteristik ibu rumah tangga tentang alat kontrasepsi dalam rahim; Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan data primer, dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, data yang telah terkumpul dianalisa; Hasil: Berdasarkan analisis dan pembahasan didapatkan hasil bahwa karakteristik ibu rumah tangga tentang alat kontrasepsi dalam rahim dari 65 responden kategori kurang 42 responden (65%), kategori cukup 23 responden (35%) dan tidak ditemukan ibu rumah tangga yang memiliki karakteristik baik tentang alat kontrasepsi dalam rahim. Kesimpulan: Karakteristik ibu rumah tangga tentang AKDR secara umum masih kurang untuk mencegah timbulnya masalah dan resiko kesehatan pada ibu rumah tangga.
Analisis Kualitatif Merkuri pada Beberapa Krim Pemutih Wajah yang Beredar di Pasar Tradisional Sentral Palopo: Qualitative Analysis of Mercury in Some Whitening Creams in the Traditional Market in Palopo Dampang, Hasria; Hurria, Hurria; Jasril, Jasril
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6502

Abstract

Kosmetik merupakan bahan-bahan yang digunakan untuk memberikan efek kecantikan dan kesehatan bagi tubuh. Merkuri merupakan salah satu bahan aktif berbahaya yang sering ditambahkan dalam krim pemutih wajah yang dapat menyebabkan bintik-bintik hitam, alergi dan juga kanker kulit jika pemakaian dalam jangka panjang. Untuk mengetahui adanya merkuri (Hg) pada beberapa krim pemutih wajah yang beredar di pasar tradisional sentral palopo maka di lakukan pengujian menggunakan metode analisis kualitatif sebagai penentuan indikator warna. Sampel krim diambil dari 6 jenis merek yang berbeda yang diberi label A, B, C, D, E, F. Hasil pengamatan dari 6 sampel tersebut terdapat 2 sampel non-BPOM yang positif mengandung merkuri dan 1 sampel BPOM yang positif mengandung merkuri.
Pengaruh Pemberian Sari Kurma (Phoenix Dactylifera) dan Ekstrak Belimbing Wuluh (Averhoa Blimbi L.) Terhadap Kadar Hemoglobin Darah (HB) Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rasau Jaya: The Effect of Administration of Date Juice (Phoenix dactylifera) and Belimbing Wuluh Extract (Averhoa Blimbi L.) on Blood Hemoglobin (HB) in Pregnant Women in the Working Area of the Puskesmas Rasau Jaya Dahliansyah, Dahliansyah; Ginting, Martinus; Hariyadi, Didik
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6522

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan serius yang memerlukan perhatian khusus karena dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian ibu serta dapat mempengaruhi pregnancy outcome. Penyebab utama anemia yaitu kekurangan zat besi yang disertai dengan zat gizi lainnya seperti asam folat, vitamin B12 dan vitamin A. Masalah anemia di indonesia tahun 2013 sebesar 37,1%, dan meningkat menjadi 48,9% tahun 2018. Upaya yang diberikan sudah banyak, salah satunya dengan suplementasi tablet besi (Fe) kepada ibu hamil sebanyak 90 tablet selama kehamila. Namun angka anemia masih tetap tinggi, sehingga perlu diberikan alternatif dalam pencegahannya, salah satunya dengan memberikan sari kurma dan ekstrak belimbing wuluh yang akan dibuat menjadi formula, diberikan kepada ibu hamil untuk dikonsumsi. Kurma (Phoenix Dactylifera), memliki kelebihan mengandung karbohidrat tinggi dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Sedangkan belimbing wuluh (Averhoa Blimbi L), yang dilengkapi dengan Vitamin C, kalsium, fosfor, zat besi, kalsium dan kalium dapat dikombinasikan dengan sari kurma, untuk memepercepat penyerapan zat besi. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian Sari Kurma dan Ekstrak Belimbing Wuluh Terhadap Kadar Hemoglobin Darah (Hb) dan Kalium Ibu Hamil di wilayah Kerja Puskesmas Rasau Jaya. Jenis Penelitian ini adalah Quasi-Eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Populasi dalam penelitian adalah ibu hamil yang berada di wilayah Puskesmas rasau Jaya. Sedangkan sampel dalam penelitia ini adalah ibu hamil terpilih, dihitung menggunakan rumus Lameshow didapat sebanyak 30 sampel. Analisis statistik yang akan dilakukan meliputi analisis univariabel, bivariabel dengan paired t tes. Hasil penelitian didapat diperoleh peningkatan sebesar 0,39 dengan nilai p-value sebesar 0,000. Rata-rata nilai kadar hemoglobin darah pada sampel mengalami peningkatan sesudah diberikan sari kurma dan ekstrak belimbing wuluh. Kesimpulan. Ada pengaruh peningkatan kadar hemoglobin darah ibu hamil dengan pemberian sari kurma dan ekstrak belimbing wuluh.
Pengaruh Terapi Bermain Flashcard Terhadap Interaksi Sosial pada Anak Autis di Yayasan Pendidikan Melati Ceria di Kota Palangka Raya: The Effect of Playing Flashcard Thetaphy to Social Interaction in Toddlers in Melati Ceria Educational Foundation of Palangka Raya City Safitri, Neneng; Arsesiana, Angga; Agustina, Vina; Mawarni, Risti
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v9i3.6576

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki berbagai hambatan gangguan kelainan yang diakibatkan dari berbagai faktor penyebab, diantaranya adalah dikarenakan adanya kerusakan bentuk/kondisi organ mata, telinga, fisik/tubuh yang berpengaruh pada gerak, mental emosional dan sosial sehingga mempengaruhi dalam aktifitas kehidupan sehari-hari. Autis merupakan gangguan perkembangan neurobiologis yang sangat komplek/berat dalam kehidupan yang panjang, yang meliputi gangguan aspek interaksi sosial, komunikasi dan bahasa serta gangguan emosi dan persepsi sensori bahkan pada aspek motoriknya. Berdasarkan fenomena didapatkan ada beberapa anak autis yang berada di Yayasan Pendidikan Melati Ceria Kota Palangka Raya mengalami gangguan interaksi sosial. Hal ini terjadi karena anak tidak bersosialisasi dengan teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi bermain terhadap interaksi sosial pada anak autis di Yayasan Pendidikan Melati Ceria Kota Palangka Raya. Metode Penelitian ini menggunakan metode pre eksperiment dengan pendekatan one group pre post test design. Populasi berjumlah 15 responden. Sampel berjumlah 12 responden dengan teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, kemudian data dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisa pengaruh terapi bermain flashcard terhadap interaksi sosial pada anak autis di Yayasan Pendidikan Melati Ceria Kota Palangka Raya, interaksi sosial pre dan post didapatkan signifikansi diperoleh sig. (2-tailed) 0.001 yang berarti lebih kecil dari 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa p value <α (0.001< 0.05) maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya adanya pengaruh terapi bermain flashcard terhadap interaksi sosial. Diharapkan kepada guru sekolah luar biasa (SLB) dan petugas kesehatan dapat memberikan terapi bermain flashcard kepada anak autis sehingga dapat meningkatkan interaksi sosial mereka.
Pemantauan Terapi Obat pada Kasus Penyakit Ginjal Kronis dengan Hipertensi: Drug Therapy Monitoring of Cronic Kidney Disease with Hypertension Dewi, Vira Chandra; Kirthisanti, Aguslina; Purnamayanti, Anita
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.6746

Abstract

Gangguan ginjal meningkatkan risiko toksisitas bagi tubuh; oleh karena itu diperlukan pemantauan terapi obat (PTO). Penelitian observasional dengan arah pengambilan data secara retrospektif ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk menganalisis rasionalitas, efektivitas, dan keamanan terapi obat pada penderita gangguan ginjal dengan hipertensi. Parameter penelitian meliputi (i) rasional jika pemilihan obat sesuai dengan formularium nasional dan pustaka; (ii) efektif bila respon terapi membaik, dan (iii) aman apabila tidak timbul efek samping. Usia subjek ≥18 tahun dengan eGFR <90 ml/ menit/ 1.73 m yang dirawat inap >24 jam pada periode 01 Oktober 2022 – 31 Oktober 2023 di RSAL dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang. Subjek hamil, kondisi kritis, dan gangguan jiwa dikeluarkan dari penelitian. Dari 40 subjek, 93.7% gangguan ginjal stage 5. Pemilihan terapi sesuai standar 100%. Respon terapi adalah 57,2% eGFR dan klinis membaik, 21,4% memburuk, 7,1 % memburuk lalu membaik, dan 14,3% hanya terdapat eGFR awal, namun klinis membaik. Antihipertensi terbanyak adalah kombinasi Candesartan-Bisoprolol-Amlodipin-Furosemid. Tidak terdapat catatan efek samping obat pada rekam medis seluruh subjek, namun tidak dapat dipastikan karena arah pengambilan data retrospektif. Hasil PTO disimpulkan relatif rasional, efektif dan aman.