cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Surya Medika
ISSN : 24607266     EISSN : 26552051     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The publication of Jurnal Surya Medika certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 17 articles consisting of Pharmacy, Medical Laboratory Technology, and another Health Science topics.
Arjuna Subject : -
Articles 774 Documents
Evaluasi Luaran Klinis Terapi Antibiotik pada Pasien Anak Gastroenteritis Akut di Rawat Inap Rs Mardi Rahayu Kudus: The Rationality of Empirical Antibiotic Theraphy with Clinical Outcames in Childhood Patients with Acute Gastroenteritis Evelina, Lydia Sherly; Probosuseno, Probosuseno; Ikawati, Zullies
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7156

Abstract

Latar Belakang : Antibiotik merupakan salah satu penatalaksanaan pengobatan gastroenteritis karena bakteri. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan masalah resistensi dan peningkatan biaya kesehatan. Tujuan: mengetahui rasionalitas terapi antibiotik empiris serta pengaruhnya terhadap luaran klinis pada pasien anak dengan gastroenteritis akut di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Metode: analitik observasional dengan desain cohort retrospektif. Subyek penelitian yaitu pasien anak usia < 18 tahun dengan gastroenteritis akut selama periode 1 Januari 2021 – 31 Desember 2022 yang mendapat antibiotik empiris dan sudah menjalani rawat inap > 3 hari setelah admisi di RS Mardi Rahayu Kudus. Luaran klinis yang diamati yaitu melalui perbaikan respon terapi selama perawatan setelah pemberian antibiotik empiris yang ditunjukkan dengan penurunan frekuensi BAB dan/atau penurunan suhu badan dan/atau perbaikan klinis lain yang dinyatakan oleh dokter. Hasil: 104 pasien dengan 123 regimen antibiotik empiris selama periode dari 1 Januari 2021 – 31 Desember 2022. Antibiotik yang paling banyak diresepkan adalah seftriakson. Terdapat 64 regimen (50,42%) yang rasional menurut metode Gyssens. Ketidakrasionalan penggunaan antibiotik terjadi pada 63 regimen (49,6%), pada kategori V (tidak ada indikasi penggunaan antibiotik) sebanyak 23 kasus (18,1%), IV-A (ada antibiotik lain yang lebih efektif) sebanyak 8 kasus (6,3%), III-B (penggunaan antibiotik terlalu singkat) sebanyak 9 kasus (7,1%) dan II-A (penggunaan antibiotik tidak tepat dosis) sebanyak 23 kasus (18,1%). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara rasionalitas terapi antibiotik empiris dengan luaran klinis pasien (p> 0,05). Kesimpulan: Tidak Terdapat hubungan yang signifikan antara rasionalitas terapi antibiotik empiris dengan luaran klinis pada pasien anak dengan gastroenteritis akut yang menjalani rawat inap di RS Mardi Rahayu Kudus.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Tentang Vaksin Tifoid pada Anak di UPTD Puskesmas Panarung Palangka Raya: The Influence of Health Education on Parents’ Knowledge About Typhoid Vaccines in Children at UPTD Puskesmas Panarung Palangka Raya Carolina, Meilitha; Priskila, Eva; Ibrahim, Dwi Agustian Faruk; Febrianti, Friskila
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7157

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan kesehatan merupakan bagian dari promosi kesehatan yaitu suatu proses untuk meningkatkan kesehatanya (Nurhayati & Saputri, 2019). Pengetahuan seseorang merupakan faktor yang dapat mempengaruhi orang tua dalam melakukan tindakan, semakin baik pengetahuan dan wawasan yang orangtua tahu mengenai penyakit atau masalah kesehatan maka semakin baik juga dalam penanganan atau penatalaksanaannya. Demam tifoid atau tifus adalah salah satu infeksi berbahaya yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Salah satu pencegahannya yaitu dengan vaksin Tifoid. Vaksin tifoid merupakan vaksin yang disarankan karena dapat melindungi banyak anak dari penyakit dan kematian, sehingga mengurangi penderitaan banyak orang tua. Fenomena yang terjadi adalah vaksin tifoid bukanlah vaksin yang diwajibkan oleh pemerintah, dikarenakan mahalnya vaksin ini, biaya tinggi dan tidak ditanggung oleh pemerintah, orang tua khawatir untuk diberikan vaksin tifoid pada anaknya dan sebagian orang tua belum mengetahui bahwa ada vaksin tifoid pada anak sehingga masih banyak anak yang belum mendapatkan vaksin tifoid tersebut sehingga anak masih rentan mengalami demam tifoid. Tujuan: Untuk Menganalisis Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Tentang Vaksin Tifoid Pada Anak Di UPTD Puskesmas Panarung Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Pre Eksperimental dengan pendekatan One Group Pre Dan Post Test. Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dengan jumlah 59 responden. Hasil: Berdasarkan hasil uji Wilcoxon yaitu didapat p value yaitu 0.000 atau tingkat signifikasi p < 0,05, maka Ha diterima sehingga ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Tentang Vaksin Tifoid Pada Anak. Kesimpulan: Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Tentang Vaksin Tifoid Pada Anak.
Hubungan Lama Pemakaian Popok Instan dengan Kejadian Ruam Popok pada Bayi Usia 0-12 Bulan di Kelurahan Petuk Katimpun: The Relationship Between the Length of Diapers Usage and Diaper Rash Incidence in Infants Aged 0-12 Months in Petuk Katimpun Village Widyandini, Meyska; Safitri, Neneng; Widia, Lidia
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7158

Abstract

Ruam popok merupakan salah satu masalah kulit paling umum dialami oleh bayi pada area bokong dan kemaluan yang diakibatkan karena penggunaan popok instan. Ruam popok ditandai dengan munculnya kemerahan pada area kulit yang tertutup popok karena adanya gesekan popok dengan kulit bayi serta lembab dari urine dan feses akibat penggunaan popok terlalu lama. Kulit bayi yang masih sensitif dengan pemakaian popok secara terus-menerus dan terlalu lama akan meningkatkan sensitivitas kulit pada bayi sehingga dapat menimbulkan iritasi pada kulit. Iritasi yang biasa timbul berupa ruam kulit yang dikenal dengan ruam popok atau diaper rash. Agar bayi tidak mengalami hal tersebut maka perlu diperhatikan lama pemakaian popok instan pada bayi. Banyak orangtua memakaikan popok instan terlalu lama sehingga meningkatkan risiko terjadi ruam popok. Popok sebaiknya diganti setiap cairan sudah penuh atau setiap <4 jam sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama pemakaian popok instan dengan kejadian ruam popok pada bayi usia 0-12 bulan di Kelurahan Petuk Katimpun. Desain penelitian ini menggunakan metode observasional dengan populasinya adalah bayi usia 0-12 bulan sebanyak 30 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling. Pengumpulan data dengan observasi dan kuesioner, kemudian data dianalisis secara univariat dan analisis bivariat menggunakan Chi Square. Hasil uji statistik menggunakan Chi Square menunjukkan bahwa p-value 0,000 lebih kecil dari α = 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lama pemakaian penggunkaan popok instan dengan kejadian ruam popok pada bayi usia 0-12 bulan di Kelurahan Petuk Katimpun.
Pengaruh Media Poster dan Buku Saku Tentang Pentingnya Sarapa Pagi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Anak Sekolah di SDN 7 Menteng Palangka Raya: The Influence of Poster and Pocket Book About The Importance of Breakfast on Knowledge and Attitude of School Children at SDN 7 Menteng Palangka Raya Munifa, Munifa; Ramadhan, Juni; Mahalia, Lamia Diang; Christine, Nidia
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7159

Abstract

Keterlambatan asupan gizi di pagi hari dapat membuat tubuh lemah, lesu, pusing, dan menurunkan konsentrasi berpikir dan belajar .Berkaitan dengan gizi maka, pola makan perlu ditingkatkan ke arah konsumsi gizi seimbang. Salah satu upaya memenuhi kuantitas kecukupan gizi adalah dengan membiasakan sarapan pagi. Sarapan merupakan sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar di pagi hari. Penyuluhan gizi dapat meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan sarapan pagi seseorang, dengan adanya peningkatan pengetahuan maka diharapkan akan terjadi perubahan sikap yang baik terhadap gizi dan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi dengan media poster dan buku saku tentang pentingnya sarapan pagi terhadap pengetahuan dan sikap anak sekolah di SDN 7 Menteng Palangka Raya. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan jenis one group pre-test and post-test. Sampel dalam penelitian adalah 42 anak sekolah kelas V di SDN 7 Menteng Palangka Raya. Penelitian menggunakan uji paired t-test. Hasil uji paired t-test pengetahuan didapatkan p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan ada pengaruh penyuluhan mengunakan media poster dan buku saku tentang pentingnya sarapan pagi terhadap pengetahuan anak sekolah di SDN 7 Menteng Palangka Raya. Hasil Uji paired t-test sikap didapatkan p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan ada pengaruh penyuluhan menggunakan media poster dan buku saku tentang pentingnya sarapan pagi terhadap sikap anak sekolah di SDN 7 Menteng Palangka Raya. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan gizi dengan media poster dan buku saku terhadap pengetahuan dan sikap anak sekolah di SDN 7 Menteng Palangka Raya tentang pentingnya sarapan pagi.
Identifikasi Formalin pada Mie Basah yang Dijual pada Beberapa Tempat di Kelurahan Panarung Kota Palangka Raya: Identification of Formalin in Wet Sold in Several Place in Panarung District Palangka Raya Ar Rahman, Nur Izzah Dinillah; Mahalia, Lamia Diang
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7161

Abstract

Upaya pengendalian mutu makanan diperlukan untuk menjamin kualitas makanan yang beredar di pasaran tetap terjaga. Salah upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menguji kandungan formalin pada mie basah yang sering digunakan oleh pedagang bakso dan mie ayam sebagai bahan dagangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin pada mie basah yang dijual oleh pedagang bakso dan mie ayam pada beberapa lokasi di Kelurahan Panarung Kota Palangka Raya. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik. Uji kandungan formalin dilakukan secara kualitatif pada 11 sampel dengan menggunakan tes kit formalin. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif komparatif dimana data tersebut dibandingkan terhadap persyaratan sebagaimana yang tertuang dalam Permenkes nomor 033 tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan. Berdasarkan hasil uji pada 11 sampel mie basah diperoleh hasil bahwa semua sampel negatif mengandung formalin dimana tidak ada satupun sampel yang berubah menjadi warna ungu ketika diuji menggunakan tes kit formalin. Berdasarkan hasil uji tersebut, dapat disimpulkan bahwa sampel mie basah yang dijual di wilayah Kelurahan Panarung tidak mengandung formalin. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi konsumen agar berhati-hati dalam memilih makanan untuk dikonsumsi.
The Practice of Prolonging Meropenem Infusion: A Narrative Review of Literatures Over the Last Decade: The Practice of Prolonging Meropenem Infusion: A Narrative Review of Literatures Over the Last Decade Fauzi, Rifani; Widyati, Widyati; Sari, Ika Puspita
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7162

Abstract

Background: The emergence of Antimicrobial Resistance (AMR) has forced clinicians and medical professionals to implement a strict Antimicrobial Stewardship policy. One of the pillar of Antimicrobial Stewardship is by optimizing the use of antibiotic agents. Beta-lactams demonstrate a time-dependent effect in combating bacteria. Since it is pharmacodynamically supported, a prolonged exposure via intravenous administration could be a feasible strategy to maximize the bactericidal effect. Meropenem, a beta-lactam antibiotic of carbapenems sub-class, also falls into the category above. However, there are questions to be answered regarding its stability, compatibility, safety, and clinical outcomes superiority compared to the standard intermittent infusion, before we can determine its effectiveness to be delivered as prolonged or extended infusion. Aims: This article would like to review literatures regarding the rationale behind the practice of prolonging meropenem infusion from the last decade. Method: For this narrative review we utilized articles extracted from Cochrane Library, ScienceDirect, and SageJournals databases from the last ten years. We also added complementary related articles from UpToDate®. Selected articles were limited to those published in english. Inclusion criteria specifically only including related articles to the practice of prolonging meropenem infusion on adult patients. A total of 18 articles were reviewed for the synthesis of this narrative review. Conclusion: Meropenem is eligible for prolonged infusion protocol since it is theoretically supported, adequate in stability, less concern for incompatibility, and potentially can provide better clinical outcomes compared to standard intermittent infusion.
Hubungan Beban Kerja dengan Stress Kerja pada Peserta Pelatihan Welder PT. X: The Relationship Between Workload and Job Stress in Welder Trainess PT. X N, Yanthi Rahmadani; Yuliana, Lina; Fuadi, Yan
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7163

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja adalah hal penting dan wajib diterapkan di setipa sektor pekerjaan. Sesuai dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 bahwa setiap tenaga kerja memiliki hak untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi serta produktivitas nasional. Salah satu kasus kecelakaan kerja diakibatkan stress kerja denga beban kerja yang tinggi. Setiap pekerjaan memiliki beban kerjanya masing-masing contohnya pada pekerjaan pengelasan atau welder yang diakibatkan tekanan kerja, lingkungan kerja, dan lain-lain yang dapat menimbulkan stress kerja. Pada penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan beban kerja dengan stress kerja yang dapat di buktikan dengan hasil uji sprearman rank. Hasil tersebut menyatakan bahwa tidak ada hubungan beban kerja dengan stress kerja yang dapat dilihat dari hasil koefisien korelasi 0,312 sehingga hubungan tersebut bersifat tidak searah dan nilai Sig. (2-tailed) 0,093 > 0,05. Pada hasil kuesioner menyatakan bahwa 60% beban kerja tinggi dan 76,% stress kerja sedang.
Studi Kasus Asuhan Kebidanan Komprehensif di PMB Winanti, S.Tr.,Keb Kota Palangka Raya: Case Study of Comprehensive Midwifery Care at PMB Winanti, S.Tr.,Keb Palangka Raya City Alestari, Rena Oki; Kumala, Desi; Devitasari, Ivana; Baringbing, Eva Prilelli
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7164

Abstract

Latar belakang : Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan oleh bidan dari mulai masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan penggunaan KB yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah terjadinya kematian ibu dan anak. Tujuan penelitian: Mampu melakukan asuhan kebidanan komprehensif Pada Ny. S Di PMB Winanti, S.Tr.Keb Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah varney dan SOAP. Metode : jenis penelitian adalah case study dengan menggambarkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S di PMB Winanti, S.Tr.Keb Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya. Subjek penelitian adalah Ny. S Usia kehamilan 37 minggu. Penelitian menggunakan variabel bebas, lokasi di PMB Winanti, S.Tr.Keb pada Maret - Agustus 2023. Hasil penelitian dianalisis menggunakan pendekatan manajemen asuhan 7 langkah varney dan pendokumentasian menggunakan SOAP. Hasil: Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S di PMB Winanti, S.Tr.Keb Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya dilakukan mulai dari kehamilan trimester III, dengan kunjungan kehamilan sebanyak 4 kali, kunjungan persalinan 1 kali, kunjungan bayi baru lahir 3 kali, kunjungan nifas 4 kali, pelayanan keluarga berencana 1 kali, dan pendokumentasian asuhan kebidanan komprehensif dalam bentuk SOAP. Kesimpulan: Asuhan Kebidanan komprehensif pada Ny. S G2P1A0 Usia 30 Tahun mendapatkan hasil fisiologis yang baik dan normal
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB Paru di Puskesmas Samuda dan Bapinang Kotawaringin Timur: Analysis of Factors Related to Compliance with Taking Anti-Tuberculosis Drugs in Pulmonary TB Patients at Samuda and Bapinang Health Centers East Kotawaringin Kusmiyani, Okmina Tri; Hermanto, Hermanto; Rosela, Kristin
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7165

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh Bakteri Mycobacterium tuberculosis(Yobeanto & Setiawan, 2022). Keberhasilan pengobatan merupakan salah satu indikator dalam pelayanan TB. Salah satu masalah dalam pengobatan TB adalah kepatuhan dalam menjalani pengobatan, berdasarkan tingkat keberhasilan pengobatan TB mengalami penuruan. Penyebab ketidakpatuhan mengikuti pengobatan TB disebabkan oleh beberapa faktor yaitu pendidikan, pekerjaan, jarak, PMO, dan motivasi, dampak yang akan terjadi jika penderita berhenti minum obat adalah munculnya kuman TB paru yang resisten terhadap obat jika ini terus terjadi dan kuman tersebut terus menyebar maka pengendalian TB paru akan semakin sulit dilaksanakan. Berdasarkan hasil survey pendahuluan yang dilakukan penyebab putus minum obat adalah karena jarak rumah ke puskesmas cukup jauh berjarak kurang lebih 10 km dengan kondisi jalan yang rusak. Tujuan: Menganalisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien TB Paru Di Puskesmas Samuda dan Bapinang Kotawaringin Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dengan jumlah 33 responden. Hasil: Berdasarkan Hasil uji Chi-Square didapatkan P Value faktor pekerjaan 0.698, faktor pendidikan 0.471, faktor jarak 0.277 > 0.05 maka H1, H2, H3 ditolak sehingga tidak ada hubungan dengan kepatuhan minum obat. Pada faktor PMO 0.000 dan faktor motivasi 0.000 < 0.05 sehingga H4 dan H5 diterima maka ada hubungan PMO dan motivasi dengan kepatuhan minum obat. Kesimpulan: Ada hubungan faktor PMO, faktor Motivasi dengan Kepatuhan Minum Obat namun tidak ada hubungan faktor Pendidikan, faktor Pekerjaan dan faktor Jarak dengan Kepatuhan Minum Obat pada pasien TB.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Panarung Palangka Raya: The Correlation of Family Support with Medication Compliance in Schizophrenia Patients in the Work Area UPTD Puskesmas Panarung Palangka Raya Oktavina, Santri; Suryagustina, Suryagustina; Satalar, Tomi; Sianipar, Siti Santi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7199

Abstract

Latar Belakang : Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa, gejala gangguan yang ditandani dengan ilusi, halusinasi, waham, gangguan proses berpikir, dan tingkah laku yang aneh seperti katatonik atau agresivitas. Pengobatan pada pasien Skizofrenia sangat membutuhkan dukungan keluarga dimana dukungan keluarga merupakan system pendukung dalam pemberian bantuan dan pertolongan bagi anggotanya dalam perilaku minum obat dan anggota keluarga akan siap memberikan pertolongan dan bantuan ketika dibutuhkan. Kepatuhan minum obat merupakan ketaatan pasien dalam minum obat baik dosis, waktu dan keberlanjutan sesuai advice yang diberikan dokter. Masalah yang terjadi pada pasien gangguan jiwa yaitu masih tingginya angka ketidakpatuhan minum obat sedangkan salah satu kunci keberhasilan pengobatan pada pasien skizofrenia yaitu kepatuhan penderita dalam pengobatan. Berdasarkan hasil wawancara pada 7 keluarga pasien Skizofrenia didapatkan bahwa masih dominan keluarga yang jarang mengingatkan pasien minum obat dan mendapingi pasien kontrol serta pasien mengatakan masih kadang lupa minum obat dan merasa bosan minum obat. Tujuan: Menganalisis Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Skizofrenia Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Panarung Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dengan jumlah 50 responden. Hasil: Berdasarkan hasil uji Rank Spearman yaitu didapat p value yaitu 0.000 atau tingkat signifikasi p < 0,05, maka Ha diterima sehingga ada Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Skizofrenia. Kesimpulan: Ada Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Skizofrenia. Diharapkan petugas kesehatan memberikan pendidikan pada keluarga agar dapat meningkatkan dukungan pada anggota keluarga yang mengalami Skizofrenia.