cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 509 Documents
Kajian Eksperimen Kapasitas dan Efisiensi Perontokan pada Power Thresher dengan Variasi Kecepatan Putar dan Jumlah Gigi Silinder Perontok Suhendra Suhendra; Muliadi Muliadi; Iman Syahrizal; Ari Rianto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.529 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i1.913

Abstract

Penerapan teknik perontokan yang kurang tepat dapat meningkatkan kehilangan hasil. Proses perontokan secara umum dapat dilakukan menggunakan cara manual dan mekanis. Perontokan secara mekanis dilakukan menggunakan thresher dengan mekanisme perontok berupa gigi yang terpasang pada silinder perontok. Gigi perontok terbuat dari baut atau besi bulat padat biasanya dapat diatur tinggi rendahnya. Pergerakan silinder perontok dapat dihasilkan secara manual menggunakan engkol pemutar atau menggunakan engine. Kecepatan putar dan jumlah gigi pada silinder perontok merupakan parameter yang memiliki pengaruh terhadap hasil perontokan, karena parameter tersebut sering divariasikan oleh petani saat melakukan proses perontokan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji kinerja pada power thresher dan membuktikan pengaruh kecepatan putar dan jumlah gigi silinder perontok terhadap kapasitas dan efisiensi perontokan pada padi varietas Sirendah. Kecepatan putar silinder perontok divariasikan menjadi 4 perlakuan yaitu 364, 446, 476 dan 512 rpm. Jumlah gigi pada silinder perontok divariasikan menjadi 4 perlakuan yaitu 40, 52, 60 dan 68 buah. Variabel tak bebas penelitian meliputi kapasitas dan efisiensi perontokan gabah pada power thresher. Berdasarkan hasil pengujian kecepatan putar silinder perontok pada power thresher sangat berbeda nyata pengaruhnya terhadap kapasitas perontokan gabah, sedangkan jumlah gigi silinder perontok sangat berbeda nyata pengaruhnya terhadap efisiensi perontokan gabah. Interaksi perlakuan kecepatan putar 512 rpm dan gigi silinder perontok  berjumlah 68 buah menghasilkan kapasitas perontokan terbaik yaitu 569 kg/jam. Interaksi perlakuan jumlah gigi perontok 52 buah pada kecepatan putar silinder perontok 446 rpm menghasilkan efisiensi perontokan terbaik yaitu sebesar 95,3%.
Pengaruh Temperatur dan Media Pendingin pada Proses Heat Treatment Baja AISI 1045 terhadap Kekerasan dan Laju Korosi Eko Nugroho; Sulis Dri Handono; Asroni Asroni; Wahidin Wahidin
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.889 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i1.933

Abstract

Baja karbon adalah logam yang paling banyak digunakan pada dunia industri dan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Salah satu jenis baja yang paling banyak digunakan adalah baja AISI 1045 atau baja karbon sedang. Baja AISI 1045 dibuat dan dibentuk komponen, sparepart, atau alat-alat sesuai dengan kebutuhan di dunia industri, maka muncul upaya untuk memperbaiki sifat mekanik dan ketahanan terhadap korosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur dan media pendingin pada proses heat treatment terhadap nilai kekerasan baja AISI 1045, mengetahui pengaruh temperatur dan media pendingin pada proses heat treatment terhadap laju korosi baja AISI 1045. Pada penelitian ini spesimen dipanaskan menggunakan tungku pemanas dengan temperatur7500C, 8500C, dan 9500C dengan holding time selama 30 menit. Kemudian masing-masing material dilakukan quenching pada media air mineral dan oli SAE 10w-40. Selanjutnya material dilakukan uji kekerasan dan uji korosi. Hasilnya material mengalami perubahan kekerasan dan laju korosi. Nilai kekerasan tertinggi terjadi pada media pendingin air mineral yaitu 58,2 HRC pada variasi temperatur 8500C dan nilai kekerasan tertinggi media pendingin oli adalah 33,4 HRC pada variasi temperatur 9500C. Laju korosi tertinggi media pendingin air mineral adalah 3,998 ipy pada variasi temperatur 9500C, dan 4,086 ipy pada media pendingin oli dengan variasi temperatur 9500C.Kata kunci: Temperatur, media pendingin, heat treatment, kekerasan, dan laju korosi.
Kinerja Mesin Sepeda Motor dengan Sistem Vaporasi Bahan Bakar Mafruddin Mafruddin; Cipta Gani Segara; Untung Surya Dharma
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v8i1.922

Abstract

Sepeda motor merupakan alat transportasi yang paling banyak digunakan karena mempunyai kinerja yang cukup baik. Kinerja sepeda motor dapat diukur dari daya dan konsumsi bahan bakar spesifik yang mampu dihasilkan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja sepeda motor yaitu sistem pemasukan bahan bakar atau sistem vaporasi bahan bakar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sistem vaporasi bahan bakar dan variasi tempertur vaporasi bahan bakar terhadap kinerja mesin sepeda motor. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen nyata dengan melakukan pembuatan alat vaporasi bahan bakar kemudian melakukan pengujian kinerja mesin sepeda motor menggunakan alat uji Dynotest. Bahan bakar yang digunakan yaitu pertalite dengan RON 90 serta nilai kalor 44500 kJ/kg. Variasi sistem bahan bakar yaitu motor standar (karburator) dan penambahan sistem vaporasi tanpa pemanas. Sedangkan variasi temperatur vaporasi bahan bakar yaitu temperatur 40°C, 50°C, dan 60°C. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa variasi sistem bahan bakar dan temperatur vaporasi bahan bakar perpengaruh terhadap kinerja mesin. Daya tertinggi diperoleh dengan penambahan sistem vaporasi bahan bakar dengan temperatur 50°C yaitu 7,5 HP. Sedangkan untuk motor standar yaitu  7,46 HP, vaporasi tanpa pemanas 7,26 HP, vaporasi temperatur 40°C yaitu 7,3 HP, dan vaporasi temperatur 60°C yaitu 7,06 HP. Variasi sistem bahan bakar dan temperatur vaporasi bahan bakar perpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar spesifik.  Nilai terendah terjadi pada pengujian vaporasi temperatur 50°C yaitu 0,2133 kg/jam.HP, sedangkan untuk motor standar yaitu sebesar 0,2415 kg/jam.HP, vaporasi tanpa pemanas yaitu 0,2363 Kg/jam.HP, vaporasi tempertur 40°C yaitu 0,2291 Kg/jam.HP, dan vaporasi temperatur 60°C yaitu 0,2248 Kg/jam.
Pengaruh Pencampuran Bahan Bakar Pertalite dengan Bio Etanol terhadap Peforma Mesin Injeksi Yamaha Vixion 150 cc Tahun 2011 Riva Suro Jatmiko; Kuntang Winangun
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.099 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i1.914

Abstract

This study aims to determine the effect of bio ethanol mixing with pertalite fuel on the performance of injection motorcycle engines. By presenting E0-E20 bio ethanol mixture with pertalite fuel. Performance testing parameters are torque, power and specific fuel consumption. In this study using a test method using the dynotest tool to determine the torque and power generated from mixing the fuel. And for testing fuel consumption using the scaffolding of homemade test equipment. The result of this presentation is the right mix presentation for 150cc injection motorbikes, namely the presentation of the E15 mixture of all E15 fuel, the highest torque, power, and stable fuel consumption, not according to the power and torque produced.Keywords: Pertalite, Bio Ethanol, Power, Torque, and Specific Fuel Consumption
Korelasi Signifikan antara Kecepatan Superfisial dan Viskositas Cairan Menggunakan Pola Aliran Dua Fase pada Pipa Mini dengan Kemiringan 30 Derajat Sukamta, Sukamta; Sudarja, Sudarja
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.81 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i1.917

Abstract

This paper present a novel result of significant correlation between superficial velocity and viscosity on two-phase flow pattern in mini channel with slope of 30o against horizontal.             This research used glass mini pipe 1.6 mm diameter and 130 mm length with a slope of 30 ° to the horizontal position. The working fluid used is air - water with glycerin of 40%, 50%, 60%, 70% concentration. Liquid superficial velocity JL = 0.033 - 4.935 m / s and gas superficial velocity JG = 0.025 - 66.3 m / s. High-speed Camera was used to visualize the flow pattern.Summing up the result, it can be concluded that gas/water superficial velocity and viscosity of liquid effected significantly to form a flow patterns. In this paper, flow pattern of plug, bubbly, slug annular, annular, and churn were successfully found. Flow pattern maps showed that the distribution of different flow patterns due to the increased viscosity. Comparing with previous studies showed that there is a good agreement result.Keywords: high-speed, superficial velocity, viscosity, flow pattern.
Pengaruh Filter Udara Berbahan Zeolit dan Fly ash Teraktivasi HCl-Fisik terhadap Prestasi Mesin Sepeda Motor 4 Langkah Herry Wardono; Abdul Aziz; A Yudi Eka Risano
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.375 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i1.923

Abstract

Menurut Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi (MIGAS) Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) cadangan minyak Indonesia hanya bisa bertahan hingga tahun 2028. Menanggapi permasalahan tersebut, salah satu cara adalah menghemat penggunaan bahan bakar minyak dengan memanfaatkan fly ash batubara dan zeolit alam sebagai penyaring udara (filter) kendaraan. Zeolit dan fly ash memiliki kemampuan menangkap uap air dan gas nitrogen dalam udara, sehingga proses pembakaran menjadi lebih sempurna dan meningkatkan prestasi mesin menjadi lebih baik.Di dalam zeolit dan fly ash terdapat zat pengotor sehingga perlu dilakukannya aktivasi HCl untuk membersihkan zat pengotor tersebut. kemudian zeolit dan fly ash dibuat berbentuk bulat dengan ketebalan 3mm dan berdiameter 10mm dan disusun menyerupai bentuk filter asli dari kendaraan motor uji. Temperatur aktivasi fisik (pengovenan) pelet zeolit dan fly ash yang digunakan 150oC, 175oC, 200oC dan 225oC. Konsentrasi kimia yang digunakan normalitas HCl 0,25N, 0,5N, 0,75N, 1N, 1,5N dan 2N. Dengan komposisi zeolit dan fly ash Z0:F100, Z25:F75, Z50:F50, Z75:F25 dan Z100:F0. Penelitian ini menggunakan 4 variasi pengujian yaitu pengujian jalan, pengujian stasioner, pengujian akselerasi dan pengujian emisi gas buang.Filter komposisi terbaik adalah filter Z75:F25 total persentasi sebesar 55,09%. Filter aktivasi kimia HCl terbaik adalah filter 1N total persentasi sebesar 75,74%. Filter temperatur aktivasi fisik (pengovenan) terbaik adalah filter 225oC total persentasi sebesar 58,31%. Pada pengujian emisi gas buang kadar gas CO terbaik filter Z75:F25 1N 225oC sebesar 0,47% pada 2500rpm. Penurunan kadar HC terbaik filter Z75:F25 1N 225oC sebesar 37,3ppm pada 2500rpm dan peningkatan gas CO2 terbaik filter alami 0,84% pada 2500rpm, 0,98% pada 4500rpm.Kata kunci : Filter udara zeolit dan fly ash, aktivasi HCl,Prestasi sepeda motor
The Effect Analysis of Reservoir Height Variations at the Pico-Hydro System to Charger a Laptop Battery Syamsuri, Syamsuri; Maulana, Hasan Syafik; Kusuma, Wendy Candra
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.965 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i1.905

Abstract

Energy has become a very serious problem in many countries, one of which is electric energy. Water is the latest energy that deserves to be developed and also utilized to the fullest. In addition to the source of our life, water is also an energy that can be utilized for a variety of things including the development of technology, such as the energy source for hydroelectric power generation such as pico hydro. An example of piko-hydro is a Pelton turbine that utilizes the flow of water from a height.  Among other advantages, the power produced is large, simple construction, easy to maintain, the technology that is simple and easy to apply in isolated areas.  In generating the maximum electric energy, research is conducted experimental studies of the influence of Pelton turbine head height variation of the electrical energy that is generated to turn on the laptop.  The study was carried out in the ITATS H building using a variety of valve openings and head heights of 18º, 36º, 54º, 72º, 90º and 17, 12.5, and  9  meters on Pelton turbines.  Based on research and data analysis, the greatest electrical power is obtained, which is 3.96 Watts at variations of the valve opening 90º and with a reservoir height of 17 meters. The maximum efficiency system achieved at the water reservoir height of the 17 meters with 90 valve openings is 14.56%. The results of the electrical power produced by this Pelton turbine can be used to charge the laptop for 2.18 hours
Pengaruh Bentuk Permukaan Heat Absorber Plate terhadap Temperatur dan Waktu Pengeringan pada Solar Dryer Kemiri Mietra Anggara; Rita Desiasni
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.452 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i1.916

Abstract

Candlenut (Aleurites moluccana Wild) is an important versatile plant in Indonesia. Batulanteh Subdistrict, Batu Dulang Village is the highest candlenut producer in Sumbawa Regency, NTB with a land area of 595.7 ha and total production of 285.17 tons. Post-harvest candlenut handling at the farmer's level is still done traditionally where drying candlenuts on the floor or para-finished needs to be done with solar dryers. In this research, testing on absorbent plates is flat and corrugated as well as natural drying. The results showed that the corrugated heat absorber plate had the highest temperature average of 86.84 oC with a drying time of 8 hours with the amount of hazelnut water content of 6.12%. Making zinc absorbent plates is more effective and efficient used to dry candlenut in increasing the production of candlenuts. Key words: Candlenut, solar dryer, absorbent plate, Candlenut water content
Pengaruh Variasi Lebar Sudu Mangkok terhadap Kinerja Turbin Kinetik Poros Vertikal Ujiburrahman Ujiburrahman; Rudy Soenoko; Moch. Agus Choiron
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.024 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i1.925

Abstract

Daya dan efisiensi merupakan parameter – parameter yang menjadi tolak ukur dari kinerja sebuah turbin kinetik. Penelitian sebelumnya menunjukan berbagai faktor seperti debit aliran, dimensi dan geometri dari turbin kinetik adalah varaibel – variabel yang mempengaruhi besarnya daya dan efisiensi. Dalam upaya meningkatkan kinerja turbin kinetik dibutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap faktor – faktor yang mempengaruhinya. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi lebar sudu mangkok terhadap kinerja turbin kinetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental nyata pada skala laboratorium. Pengujian dilakukan pada turbin kinetik poros vertikal dengan variasi lebar sudu 8 cm, 9 cm dan 10 cm. Setiap turbin diuji pada variasi debit air 45 m3/h, 50 m3/h, 55 m3/h, 60 m3/h dan 65 m3/h dan variasi putaran 20 rpm, 40 rpm, 60 rpm, 80 rpm dan 100 rpm. Hasil penelitian menunjukan bahwa lebar sudu mangkok mempengaruhi kinerja dari turbin kinetik dimana lebar sudu mangkok 10 cm memiliki kinerja lebih tinggi dari lebar sudu mangkok 8 cm dan 9 cm. Kinerja  tertinggi turbin kinetik pada variasi lebar sudu mangkok 10 cm diperoleh pada kondisi putaran 80 rpm dan debit 65 m3/h. Pada kondisi tersebut daya yang dihasilkan oleh turbin kinetik adalah 12,98 Watt dan efisiensinya 35,72 %.
Proses Pembakaran Pirolisis dengan Jenis Biomassa dan Karakteristik Asap Cair yang Dihasilkan Kemas Ridhuan; Dwi Irawan; Rizki Inthifawzi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.054 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i1.924

Abstract

Biomassa merupakan satu-satunya sumber karbon yang dapat diperbaharui dan mampu diproses menjadi bahan bakar yang berupa gas, cair, dan padat yang baik. Biomassa juga dapat diolah menjadi bahan pengawet makanan karena mengandung senyawa-senyawa antibakteri dan antioksidan dalam bentuk cairan atau asap cair. Untuk mendapatkan hasil asap cair yang sesuai dan memadai dengan peruntukannya maka perlu diolah dengan menggunakan berbagai jenis jenis biomassa yang diproses pada pembakaran pirolisis. Dengan pembakaran pirolisis biomassa terdekomposisi termokimia dengan pemanasan menjadi gas kemudian didinginkan dikondensor dan menjadi cairan atau asap cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah asap cair yang dihasilkan dari jenis biomassa baku kulit kelapa muda, bambu dan kulit durian dengan karaktristik asap cairnya yang dibakar secara pirolisis. Penelitian ini dilakukan di laboratorim Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Metro, penelitian ini menggunakan reaktor pirolisis, retot dan kondensor dengan bahan bakar dan bahan baku biomassa yang sama yaitu kulit kelapa muda bahan bakar 13 kg dan bahan baku 3 kg, bahan bakar bambu sebesar 13 kg dan bahan baku 3 kg, bahan bakar kulit durian sebesar 8 kg dan bahan baku 1,2 kg. Hasil penelitian yang didapat yaitu kulit kelapa muda menghasilkan asap cair 100 ml dengan karakteristiknya yaitu pH 0.596, viskositas 1.780 CPs dan densitas 0,343 g/cm3 lalu bambu menghasilkan asap cair 120 ml dengan karakteristiknya yaitu pH 0.707, viskositas 2.626 CPs  dan nilai kalori 1983,950 Cal/g, densitas 0,427 g/cm3 dan kulit durian menghasilkan asap cair 74 ml dengan karakteristiknya yaitu pH 0.676, viskositas 1.574 Cps dan nilai kalori 2177,464 Cal/g, densitas 0,271 g/cm3Kata kunci: Pembakaran, Pirolisis, asap cair, biomassa.