cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2025)" : 12 Documents clear
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK ANNISA KECAMATAN LABAKKANG KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK IKAN BANDENG Farhum, St Aisjah; Amir, Nursinah; Yahya, A. Fauziah; Ratnawati, Ratnawati
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2668

Abstract

Kelompok Annisa beranggotakan 10 orang, terletak di Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Kelompok Annisa sampai saat ini mengembangkan produk hasil olahan ikan bandeng berupa abon, bandeng tanpa tulang, dan bolu kambu. Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep merupakan salah satu kampung perikanan budidaya bandeng di Indonesia yang telah dicanangkan oleh Dirjen Perikanan Budidaya. Total produksi bandeng Kecamatan Labakkang pada tahun 2021 mencapai 1.500 ton. Tujuan pelatihan adalah meningkatkan keterampilan anggota  Kelompok Annisa dalam pengolahan hasil perikanan serta melestarikan produk lokal.  Metode yang diterapkan adalah penerapan dan praktek menggunakan vacum sealer, deep fryer, dan booth penjualan; pelatihan pengolahan produk, pengemasan yang menarik dan administrasi pembukuan; serta pendampingan dalam pemasaran online dan pendistribusian.  Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan omset, ada diversifikasi produk, meluasnya pemasaran, dan lestarinya resep masakan lokal. Abstract. The Annisa group consists of 10 people, located in Labakkang District, Pangkajene and Islands Regency (Pangkep). The Annisa group is currently developing processed milkfish products in the form of shredded milkfish, boneless milkfish and sponge cake. Labakkang District, Pangkep Regency is one of the milkfish cultivation fishing villages in Indonesia which has been launched by the Director General of Aquaculture. The total production of milkfish in Labakkang District in 2021 will reach 1,500 tons. The aim of the training is to improve the skills of Annisa Group members in processing fishery products and preserving local products.  The method applied is application and practice using a vacuum sealer, deep fryer, and sales booth; training in product processing, attractive packaging and bookkeeping administration; as well as assistance in online marketing and distribution.  The results obtained show an increase in turnover, product diversification, expanded marketing, and the preservation of local cooking recipes.
IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR DALAM PENINGKATAN PRODUKSI GERABAH DI DESA BUMIJAYA MELALUI ALAT POTTERY WHEEL ELECTRIC Mukhsin, Moh.; Mukti, Titania; Marlia, Sri; Ridwan, Ahmad; Humairoh, Ghaida; Algifari, Salman
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2714

Abstract

Desa Bumijaya Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang merupakan pusat kerajinan yang memiliki potensi industri gerabah berbahan tanah liat. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan manajemen operasional BUMDes yang belum optimal, proses produksi yang masih manual, pemasaran yang terbatas, dan kurangnya pengetahuan keuangan para pengrajin. Pendekatan pengabdian masyarakat menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Tahapan penelitian dibagi menjadi lima tahap yaitu Tahapan Persiapan (Pra Pengabdian), Pelaksanaan Sosialisasi dan Pelatihan, Penerapan Teknologi, Monitoring dan Evaluasi Keberlanjutan Program, serta umpan balik. Hasil yang diperoleh meliputi: pelatihan manajemen operasional BUMDes, penerapan teknologi berupa alat electric pottery wheel untuk peningkatan produksi, pelatihan pengemasan, pemasaran digital, dan ekspor untuk memperluas pasar, dan pelatihan akuntansi usaha mikro kepada para pengrajin gerabah. Abstract. Bumijaya Village, Ciruas District, Serang Regency is a craft center with potential for the clay pottery industry. This Community Service Program aims to provide solutions to the problems of suboptimal BUMDes operational management, manual production processes, limited marketing, and lack of financial knowledge among craftsmen. The community service approach uses the Participatory Action Research (PAR) method. The research stages are divided into five stages: Preparation Stage (Pre-Service), Implementation of Socialization and Training, Technology Application, Monitoring and Evaluation of Program Sustainability, and feedback. The results obtained include: BUMDes operational management training, application of technology in the form of an electric pottery wheel to increase production, packaging training, digital marketing, and exports to expand the market, and micro-business accounting training for pottery craftsmen).
EDUKASI MASYARAKAT PESISIR PULAU BUNAKEN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DAUR ULANG Ilham, Abrari; Al-Farizi, Salman; Kalapati, Putri Miranda; Makalalag, Anissa; Zakaria, Risna Mawaddah; Muksin, Suci Lestari; Manangin, Lasmini; Syafi’ie, Putri Nurulhasanah; Demak, Siti Myla Imaroh Kiay; Mokodompit, Dian Puspa Regita
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2652

Abstract

Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas manusia, termasuk di wilayah pesisir seperti Pulau Bunaken. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, terutama sampah plastik, berdampak langsung terhadap kebersihan lingkungan dan kelestarian ekosistem laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pengelolaan sampah berbasis konsep Reuse, Reduce, Recycle (3R) kepada warga Pulau Bunaken agar mampu mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yaitu dengan melakukan observasi, sosialisasi, serta pelatihan langsung kepada masyarakat dalam membuat produk daur ulang seperti bunga hias, rak susun, dan hiasan gantung dari botol plastik bekas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat Pulau Bunaken sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi dan praktik daur ulang. Edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan sampah menjadi produk bernilai guna. Selain memberikan manfaat lingkungan, kegiatan ini juga menumbuhkan kreativitas, semangat gotong royong, serta peluang ekonomi baru melalui hasil kerajinan berbasis daur ulang. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam membangun budaya sadar lingkungan yang berkelanjutan serta mendukung pelestarian ekosistem pesisir dan keberlanjutan pariwisata di Pulau Bunaken.Kata kunci: Edukasi lingkungan, sampah daur ulang, Pulau Bunaken, pengabdian masyarakat
IMPLEMENTASI METODE ENFLEURASI DALAM PRODUKSI MINYAK ATSIRI MELATI DI DESA JATIJEJER Gondokesumo, Marisca Evalina; Azminah, Azminah; Suryaningsih, Dwie Retna; Djayapranata, Grace Felicia
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2670

Abstract

Desa Jatijejer di Mojokerto, Jawa Timur, memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya di sektor pertanian. Salah satu komoditas unggulan yang dibudidayakan adalah bunga melati (Jasminum sambac), yang memiliki aroma khas dan berpotensi diolah menjadi minyak atsiri dengan manfaat aromaterapi. Produksi minyak atsiri melati dilakukan menggunakan metode khusus, yaitu enfleurasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan metode enfleurasi kepada warga Desa Jatijejer. Kegiatan diawali dengan edukasi mengenai konsep dan tahapan enfleurasi, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan minyak atsiri melati. Program ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari perangkat desa, perwakilan kelompok tani, PKK, BUMDes, serta tim pengabdi dari Universitas Surabaya (UBAYA) dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS). Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan, serta antusiasme peserta, disertai komitmen untuk mengembangkan produksi minyak atsiri melati secara berkelanjutan. Abstract. Jatijejer Village, located in Mojokerto, East Java, has abundant natural resources, particularly in the agricultural sector. One of the cultivated plants is jasmine (Jasminum sambac), which is known for its distinctive fragrance and aromatherapeutic benefits when processed into essential oil. The production of jasmine essential oil requires a specific technique called enfleurage. This community service program aimed to introduce the enfleurage method for producing jasmine essential oil to the residents of Jatijejer Village. The activities began with an educational session explaining the enfleurage process, followed by hands-on practice in producing jasmine essential oil using this method. The program involved 30 participants, including village officials, representatives of farmer groups, the Family Welfare Empowerment group (PKK), the Village-Owned Enterprise (BUMDes), and service teams from the University of Surabaya (UBAYA) and Wijaya Kusuma University Surabaya (UWKS). Pre-tests and post-tests were administered to assess participants’ understanding, along with direct observation of practical skills. The results showed improved participant knowledge and skills, high enthusiasm, and a strong commitment to implementing the enfleurage method on a larger and more sustainable scale.
JOB ANALISIS DALAM PENERAPAN OVEN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO PADA UMKM BROWNIES BAPAK SUGENG KOTA BATAM Hasibuan, Winda Evita Yanti; Nasution, Habibudin
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2703

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan menganalisis perubahan karakteristik pekerjaan dan kompetensi karyawan pada UMKM Brownies Bapak Sugeng di Batam sebelum dan sesudah implementasi sistem kontrol suhu otomatis berbasis Arduino Uno. UMKM yang beroperasi sejak 2018 dengan kapasitas produksi 800 pcs per hari ini menghadapi kendala operasional berupa pengawasan manual yang membutuhkan konsentrasi tinggi, kelelahan fisik akibat paparan panas, dan fluktuasi suhu yang tidak stabil. Job analysis dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam untuk memetakan kondisi pekerjaan, beban kerja, dan kompetensi yang dibutuhkan. Sistem kontrol suhu otomatis dirancang menggunakan mikrokontroler  Arduino Uno, sensor DS18B20, Timer  otomatis, dan fitur keamanan seperti auto shut-off dan emergency stop button. Hasil pengujian menunjukkan fluktuasi suhu turun drastis dari ±25°C menjadi ±5°C dengan waktu pengawasan aktif berkurang 80% dari 4 jam menjadi 45 menit per hari. Implementasi teknologi mengubah kompetensi yang dibutuhkan dari keterampilan manual berbasis pengalaman menuju literasi digital, kemampuan interpretasi data LCD, troubleshooting teknologi dasar, dan multitasking . Transformasi ini menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien, mengurangi beban fisik dan mental operator, serta mendorong pengembangan kompetensi digital karyawan UMKM.
STRATEGI PENGUATAN UMKM HIJAU DAN BERDAYA MELALUI PENDEKATAN GREEN ECONOMICS DALAM MENDUKUNG SDGS DI KOTA PAREPARE Alimuddin, Ibriati Kartika; Herdiyana, Andi Raina Ananda; Alimuddin, Nur Hazimah
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2570

Abstract

Pembangunan ekonomi berkelanjutan saat ini menjadi fokus utama berbagai negara, termasuk Indonesia, dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan ketimpangan sosial. Salah satu pendekatan yang banyak diadopsi dalam merespons isu tersebut adalah green economy, yaitu sistem ekonomi yang mendorong pertumbuhan secara inklusif dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan. Penerapan prinsip green economy sangat relevan untuk memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung transformasi UMKM di Kota Parepare agar mampu berdaya saing tinggi melalui penerapan prinsip green economy. UMKM bukan hanya mementingkan profit saja, tapi lebih kepeduli sesama seperti kesehatan dan lingkungan. UMKM diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi rakyat, tetapi juga menjadi agen perubahan menuju praktik usaha yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara sistematis dengan fokus pada bidang permasalahan utama, yaitu bidang manajemen, produksi, dan pemasaran, yang diidentifikasi dari permasalahan mitra. Evaluasi program menunjukan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan konsep green economy yang dihasilkan oleh peserta, hal ini di tunjukan dari hasil pre-test dan post-test peserta UMKM yang dimana hasil rata-rata pre-test 3,04% (kategori sedang) dan setelah post-test 3,35%(kategori tinggi) kenaikan rata-rata +0,31 yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap peserta terhadap topik UMKM hijau setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan dan adanya perubahan peralihan dari kemasan plastik ke kemasan ramah lingkungan seperti, penggunaan tumbler dan bahan kertas yang dilapisi dengan bahan food grade atau kemasam PLA (polylactic Acid). Hasil yang dicapai dapat berkontribusi pada konsistensi UMKM dalam penerapan Green Economy, serta dapat meningkatkan profit penjualan. Abstract. Sustainable economic development has become a central focus for many countries, including 
TEKNOLOGI BIOFERMENTASI LIMBAH PERTANIAN DAN PETERNAKAN UNTUK PRODUKSI PAKAN DAN PUPUK RAMAH LINGKUNGAN PADA KELOMPOK TANI ANGGUNING DESA PAMBOBORANG MAJENE Susanti, Irma; Ali, Najmah; Wakiah, Nurul; Dirpan, Andi; Mustabi, Jamila
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2675

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Angguning Desa Pamboborang Kabupaten Majene, dalam memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan melalui penerapan teknologi biofermentasi untuk menghasilkan pakan dan pupuk organik yang ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pengetahuan petani dalam mengolah jerami bawang,  feses dan urin ternak yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, limbah menumpuk di sekitar lahan dan lingkungan, sementara kebutuhan pakan berkualitas dan pupuk organik semakin meningkat. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi tepat guna yang mudah diaplikasikan dan berkelanjutan.  Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi dan pendampingan intensif terkait teknologi biofermentasi untuk pembuatan pakan silase, pupuk organik padat, dan pupuk organik cair. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan teknis menggunakan bahan lokal yang tersedia melimpah. Penerapan teknologi dilakukan melalui praktik langsung oleh petani, yang kemudian dimonitor dan dievaluasi menggunakan pendekatan pretest–posttest untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta.  Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan petani mengolah limbah menjadi pakan dan pupuk. Petani mampu memproduksi silase berkualitas baik dengan aroma asam segar dan tekstur yang sesuai, serta menghasilkan kompos dan pupuk cair yang dapat diaplikasikan pada pertanaman hortikultura. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengurangi penumpukan limbah, meningkatkan efisiensi biaya produksi, dan mendorong terbentuknya sistem pertanian-peternakan terintegrasi berbasis zero waste. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap produktivitas, keberlanjutan lingkungan, dan kemandirian kelompok tani.
IMPLEMENTASI TONGKRONGAN SEHAT: INOVASI KETAHANAN PANGAN DAN NILAI TAMBAH BERBASIS SOLAR DRIYER DI KAMPUNG TANAMA oktavianus, Petrus; Rusliadi, Rusliadi; Suloi, Andi Fitra
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2727

Abstract

Program Tongkrongan SEHAT dilaksanakan pada kelompok petani pala dan pemuda Kampung Tanama, Fakfak, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan dan nilai tambah pala melalui penerapan teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan serta penguatan kapasitas masyarakat. Kampung Tanama menghadapi tantangan berupa tingkat kemiskinan tinggi, kondisi tanah berbatu, curah hujan tinggi, dan keterbatasan teknologi pertanian. Permasalahan utama mitra meliputi ketidakstabilan waktu pengeringan pala akibat cuaca, mutu pala yang rendah karena aflatoksin dan pengeringan tidak merata, minimnya pemahaman SOP pengolahan, keterbatasan lahan tanam, rendahnya partisipasi pemuda, serta belum adanya integrasi teknologi hidroponik dan PLTS. Program menawarkan solusi berupa pembangunan rumah pengering pala berbasis PLTS, sistem hidroponik tenaga surya, standarisasi proses pengeringan, pelatihan hidroponik dan PLTS, penguatan kelembagaan kelompok, serta pendampingan usaha. Hasil program menunjukkan penurunan waktu pengeringan dari 4–5 hari menjadi 2–3 hari, peningkatan kapasitas pengeringan hingga 30%, serta meningkatnya pemahaman mitra terhadap teknologi energi terbarukan dan pertanian modern. Keberlanjutan program didukung oleh pemanfaatan energi terbarukan, ketersediaan modul PLTS, kelembagaan kelompok, dan dukungan pemerintah kampung.Abstract. The Tongkrongan SEHAT program was implemented among nutmeg farmer groups and youth in Tanama Village, Fakfak, aiming to enhance food security and increase the added value of nutmeg through the application of appropriate technology based on renewable energy and community capacity building. Tanama Village faces several challenges, including high poverty levels, rocky soil conditions, high rainfall, and limited access to agricultural technology. Key problems identified include unstable nutmeg drying time due to weather conditions, low product quality caused by aflatoxin contamination and uneven drying, limited knowledge of standard operating procedures, restricted planting areas, low youth participation in agriculture, and the absence of integrated hydroponic and solar power technologies. The program introduced solar-powered nutmeg drying facilities, smart solar-based hydroponic systems, drying standardization, hydroponic and solar power training, organizational strengthening, and business mentoring. The results show a reduction in drying time from 4–5 days to 2–3 days, a 30% increase in drying capacity, and improved community awareness of renewable energy and modern agricultural practices. Program sustainability is supported by renewable energy use, technical modules, strong local institutions, and village government commitment. 
PEMBUATAN DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER DI PT. BANGUN BANUA Wijaya, Rano; Hifni, Syaiful; Saprudin, Saprudin; Isnawati, Isnawati; Hikmah, Nor; Suaili, Achmad; Limarjani, Sustinah
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2607

Abstract

PT. Bangun Banua  adalah perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang ada di kota Banjarmasin – Kalimantan Selatan, yang merupakan objek dimana pengabdian pada masyarakat ini dilakukan pada tahun 2025. Tujuan dari pengabdian  masyarakat ini adalah untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya peran sistem informasi terutama sistem informasi akuntansi dalam membantu para pengurus perusahaan daerah ini  dalam menghasilkan informasi keuangan yang berkualitas dan benar-benar dibutuhkan  manajemen dalam pengambilan keputusan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan akan sistem informasi  PT. Bangun Banua, kemudian dibuat sistem/perangkat lunak informasi yang diperlukan dan diberikan pelatihan serta dukungan untuk mengimplementasikan sistem/perangkat lunak informasi tersebut. Hasil akhir yang didapatkan dari pengabdian ini adalah terjadinya peningkatan dalam hal kemampuan SDM untuk mengoperasikan aplikasi komputer akuntansi seperti yang di harapkan. Sedangkan hasil evaluasi yang didapat menyimpulkan bahwa mitra saat ini sudah bisa melakukan pencatatan akuntansi menggunakan software yang kami buat dan menghasilkan laporan keuangan sesuai standar akuntansi keuangan.Abstract. PT. Bangun Banua is a regional company owned by the South Kalimantan Provincial Government located in the city of Banjarmasin - South Kalimantan, which is the object of this community service program carried out in 2025. The purpose of this community service is to spread awareness of the importance of the role of information systems, especially accounting information systems, in assisting the managers of this regional company in producing quality financial information that is truly needed by management in decision making. This community service is carried out by identifying the needs of PT. Bangun Banua's information system, then creating the necessary information system/software and providing training and support to implement the information system/software. The final result obtained from this service is an increase in the ability of human resources to operate accounting computer applications as expected. Meanwhile, the evaluation results concluded that partners are now able to record accounting using the software we created and produce financial reports according to financial accounting standards.
REVITALISASI LAGU ANAK BERSAMA UNEN UNEN KLINIK MUSIK KELILING DI DESA GUNUNGMOJO Fitria, Annas; Kustap, Kustap; Nugroho, Titis Setyono Adi; Listiowati, Nensi; Hariyanto, Gabriella Charis; Nindyasmara, Ken Ruri; Ramadhani, Azzahra; Situmeang, Amos Christian
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2690

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi digital membawa dampak signifikan terhadap pergeseran selera musik anak di Indonesia. Lagu anak yang semula berfungsi sebagai sarana edukasi, hiburan, dan pembentukan karakter mengalami kemunduran akibat paparan konten digital yang tidak terkendali. Anak-anak usia dini hingga sekolah dasar kini lebih familiar dengan lagu orang dewasa, seperti jedag-jedug, remix, dan Kpop dibandingkan lagu daerah maupun lagu anak yang sesuai dengan kebutuhan psikologisnya. Unen Unen Klinik Musik Keliling hadir sebagai komunitas pemberdayaan yang berfokus pada pengenalan dan penciptaan lagu anak bersama anak-anak di desa-desa Yogyakarta. Tujuan pelaksanaan program ini adalah untuk merancang modul pembelajaran yang kontekstual untuk klinik musik, merevitalisasi lagu-lagu anak, serta membangun ekosistem kesenian musik desa yang lebih holistik, aplikatif, dan berkelanjutan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini melalui beberapa tahap, yaitu tahap sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan ini anak-anak desa dapat memperoleh ruang untuk berkembang, meningkatkan potensi diri, dan mengaktualisasikan dirinya secara setara. Abstract. The rapid advancement of digital technology and information systems has substantially transformed children’s musical preferences in Indonesia. Children’s songs, which traditionally served as media for education, entertainment, and character development, have undergone a marked decline as a result of uncontrolled exposure to digital content. Children from early childhood to primary school age are now more familiar with adult-oriented music, e.g., jedag-jedug (upbeat electronic dance music), remixes, and K-pop, than with local or developmentally appropriate children’s songs that align with their psychological needs. Unen-unen Klinik Musik Keliling serves as a community-based empowerment initiative dedicated to reintroducing and collaboratively composing children’s songs along with the children in rural areas of Yogyakarta. The program aims to develop a contextualized learning module for the music clinic, revitalize children’s songs, and foster a more holistic, practical, and sustainable rural music ecosystem. This community service initiative was implemented through three stages: socialization, training and mentoring, and evaluation. The results indicate that the program provided  rural children with expanded opportunities to grow, enhance their individual potentials, and meaningfully actualize themselves within an equitable artistic learning environment.

Page 1 of 2 | Total Record : 12