cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
Pengabdian Masyarakat Penerapan PHBS di Sekolah Purwanti, Yanik; Wisaksono, Arief; Aliviameita, Andika
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.2721

Abstract

ABSTRAKPerilaku Hidup Bersih dan Sehat sangat dibutuhkan pada siswa di sekolah agar terhindar dari berbagai penyakit. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat salah satunya adalah Cuci Tangan dengan sabun dan air bersih, memilih jajanan yang sehat di sekolah, untuk mendukung hal tersebut perlu kerjasama yang baik antara pihak sekolah,orang tua juga siswa dan lingkungan sekitar sekolah. TK dan MI Assasul Huda, Kepuh Kemiri Tulangan, Sidoarjo berada di lingkungan pedesaan pingiran Desa, dekat dengan perkebunan sayur, sehingga siswa berpeluang besar untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan jajan sehat di sekolah tapi kenyataannya justru terbalik jajan di luar kantin sekolah, dengan resiko jajanan tidak terkontrol sekolah dan bisa mengancam kesehatan anak. Belum tersedianya tempat cuci tangan dan penyediaan air bersih di sekolah. Jajanan sehat bagi anak perlu diperkenalkan pada siswa juga wali murid sehingga ada kesinambungan kontrol yang baik antara pihak seolah dan wali murid. Maka , perlu diadakan Komunikasi, Edukasi dan Penyuluhan baik kepada siswa maupun wali murid. Dalam wadah parenting yang diadakan oleh TK dan MI Assasul Huda, Kepuh Kemiri Tulangan, Sidoarjo Sidoarjo bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Komunikasi, Edukasi dan Penyuluhan yang diadakan pihak sekolah bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo diharapkan terwujud perilaku Hidup Bersih dan sehat bagi siswa/siswi TK dan MI Assasul Huda, Kepuh Kemiri Tulangan, Sidoarjo dan kesadaran bagi siswa dalam menerapkan hidup Bersih dan Sehat (Cuci tangan paka sabun, pengunaan air bersih, jajanan sehat) sehingga terbentuk generasi sehat dan cerdas.Kata Kunci: perilaku bersih; sehat Community Service Implementation of PHBS in SchoolsABSTRACTClean and healthy behavior is needed for students in school to avoid various diseases. Clean and Healthy Behavior one of which is Hand Washing with soap and clean water, choosing healthy snacks at school, to support this it requires good cooperation between the school, parents as well as students and the environment around the school. Kindergarten and MI Assasul Huda, Kepuh Kemiri Tulangan, Sidoarjo are located in a rural area near the edge of the village, close to a vegetable plantation, so students have a great opportunity to practice clean living and healthy snacks at school but the reality is actually reversed snacks outside the school canteen, with the risk of snacks. uncontrolled school and can threaten children's health. The lack of a place to wash hands and provide clean water in schools. Healthy snacks for children need to be introduced to students as well as guardians of students so that there is continuity of good control between parties as well as guardians of students. So, it is necessary to hold Communication, Education and Counseling both to students and guardians of students. In the parenting container held by TK and MI Assasul Huda, Kepuh Kemiri Tulangan, Sidoarjo Sidoarjo in collaboration with Muhammadiyah University, Sidoarjo. Communication, Education and Counseling held by the school in collaboration with the University of Muhammadiyah Sidoarjo are expected to manifest Clean and healthy life behaviors for kindergarten and MI students Assasul Huda, Kepuh Kemiri Tulangan, Sidoarjo and awareness for students in implementing Clean and Healthy life soap, the use of clean water, healthy snacks) to form a healthy and smart generation.Keywords: clean; healthy behavior
Upaya Peningkatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan dan Mengubah Pola Pikir Siswa Terhadap Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Susila, I Made Dwie Pradnya
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.2735

Abstract

AbstrakPengabdian kepada masyarakat merupakan suatu kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menyebarkan informasi, menanamkan keyakinan kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak sadar, tahu, dan mengerti akan isu-isu masalah kesehatan dan kenakalan remaja yang terjadi disekitar lingkungannya, tetapi juga mau dan bisa menerapkan informasi-informasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari agar dapat menunjang peningkatan derajat kesehatannya. Pelaksanaan Penyuluhan tentang upaya peningkatan pertolongan pertama pada kecelakaan dan mengubah pola pikir siswa terhadap pertolongan pertama pada kecelakaan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kediri. Siswa dan siswi diberikan pre test tentang pertolongan pertama, kemudian siswa diberikan leaflet dan dijelaskan hal-hal yang harus dilakukan saat hendak memberikan pertolongan pertama. Pada tahap akhir siswa dan siswi diberikan lembar post test untuk mengukur tingkat pemahamannya. Hasilnya seluruh siswa dan siswi yang diberikan penjelasan tentang upaya peningkatan pertolongan pertama pada kecelakaan dan mengubah pola pikir siswa terhadap pertolongan pertama pada kecelakaan mengerti, dibuktikan dengan adanya peningkatan pemahaman dari hasil pre test dan post test. Saran bagi semua orang agar dapat melaksanakan dan meningkatkan upaya pertolongan pertama pada kecelakaan.Keywords : penyuluhan; pertolongan pertama; kecelakaan Efforts To Increase The First Aid In Accidents and Change Students Thoughts To The First Aid In AccidentAbstractCommunity service is an activity that aims to help certain communities in some activities without expecting any kind of reward. This activity is carried out by disseminating information, instilling confidence in the community so that people are not aware, know, and understand the issues of health problems and juvenile delinquency that occur around their environment, but also want and can apply these information in daily life in order to be able to support the improvement of their health status. Implementation of Counseling on efforts to increase first aid in accidents and change the mindset of students towards first aid in accidents carried out in Kediri 1 Public High School. Students and students are given a pre test about first aid, then students are given leaflets and explained things to do when giving first aid. In the final stage students and students are given a post test sheet to measure the level of understanding. The result was that all students and students were given an explanation of efforts to increase first aid in accidents and change the mindset of students towards first aid in an accident to understand, as evidenced by an increase in understanding of the results of the pre test and post test. Suggestions for everyone to be able to implement and improve first aid efforts in accidents.Keywords: extension, first aid, accidents
Peer Counseling : Upaya Dalam Meminimalisir Masalah Remaja Ridhani, Akhmad Rizkhi; Abidarda, Yulizar
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.2742

Abstract

ABSTRAK Masa kian berubah dari tahun ke tahun, seiring perubahan tersebut tentunya banyak fenomena yang kita lihat dan rasakan, tak terkecuali fenomena masalah yang terjadi di remaja, khususnya di Indonesia. Masa remaja merupakan masa dimana seseorang mulai tumbuh dari masa kanak-kanak menuju masa penemuan jati diri, dimana pada saat-saat seperti itulah biasanya para remaja akan bertingkah sembarangan tanpa memikirkan akibat apa yang akan terjadi dari perbuatannya tersebut. Sering kali dengan kelakuan sembarangannya itu para remaja mendapatkan masalah yang tidak ringan. Maka oleh sebab itu perlu dicanangkan program peer-counseling bagi remaja sehingga mereka dapat mengungapkan masalahnya dengan memanfaatkan teman sejawat. Hubungan sebaya memiliki peranan yang kuat dalam kehidupan remaja, hubungan sebaya ini menimbulkan suatu hubungan saling percaya antar teman sebaya. Hubungan ini dapat menimbulkan suatu perilaku dimana remaja lebih percaya terhadap teman sebaya daripada dengan orang tua, sehingga pembentukan dan pelatihan konselor sebaya dapat menjadi suatu pilihan yang tepat dalam upaya membentengi anak atau remaja dari pengaruh negatif lingkungan sekitarnya.Kata Kunci: masalah remaja; peer counseling. ABSTRACTThe period has changed from year to year, as these changes certainly have many phenomena that we see and feel, including the phenomenon of problems that occur in adolescents, especially in Indonesia. Adolescence is a period where a person begins to grow from childhood to the time of discovery of identity, where at times like that usually the teenagers will act carelessly without thinking about the consequences of what will happen from these actions. Often with careless behavior, teenagers get problems that are not light. Therefore, it is necessary to launch a peer-counseling program for adolescents so that they can express their problems by using colleagues. Peer relationships have a strong role in adolescent life, this peer relationship creates a trusting relationship between peers. This relationship can lead to a behavior where adolescents are more trusting of peers than with parents, so the formation and training of peer counselors can be an appropriate choice in an effort to fortify children or adolescents from the negative influences of the surrounding environment.Keywords: peer counseling; youth problems.
Program Penyuluhan Pra Nikah untuk Meningkatkan Pengetahuan mengenai Pernikahan Islami Karimulloh, Karimulloh; Listiyandini, Ratih Arruum; Kusristanti, Chandradewi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.2893

Abstract

Islam mengatur cara memilih pasangan yang ideal dan menjelaskan hak dah kewajiban yang akan dilaksanakan setelah mereka berumah tangga. Namun meningkatnya perceraian di Indonesia adalah sebuah pertanda mengenai ketidaksiapan pasangan suami istri terhadap hak dan kewajiban mereka dalam melaksanakan tugasnya. Penyuluhan persiapan pranikah perpektif Islam ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah sehingga dapat mempersiapkan mereka dalam memilih pasangan hidup dan mengemban tanggung jawab dalam pernikahan. Penyuluhan ini memberikan tema-tema menarik seperti konsep memilih pasangan hidup, proses ta’aruf dan Khitbah, hak dan kewajiban suami istri, serta mempersiapkan keturunan yang sholih dari sisi Islam dan psikologi. Partisipan penyuluhan adalah remaja akhir dan dewasa muda yang belum menikah baik laki-laki maupun perempuan. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan partisipan mengenai persipan pranikah perspektif IslamKata kunci: pra-nikah; pernikahan; islam; penyuluhan Islamic Perspective Pre-Marriage Extension Program to Increase Knowledge of Islamic MarriageABSTRACT Islam regulates how to choose the ideal partner and explains the rights and obligations that will be carried out after they are married. However, the increasing rate of divorce in Indonesia is a sign of the unpreparedness of married couples towards their rights and obligations in carrying out their duties. Education of Islamic perspective premarital preparations has been done done to increase the knowledge of the late adolescents regarding the concept of sakinah, mawaddah, wa rahmah and also to prepare their readiness to choose partner based on Islamic criteria and for being more thoughtful about responsibility in marriage life. This program provides interesting themes such as the concept of choosing a spouse, the process of ta'aruf and khitbah, the rights and obligations of husband and wife, and offspring issues from the side of Islam and psychology. Participants are single late teenagers and young adult, both men and women. Outreach results indicate an increase in participants' knowledge regarding the concept of marriage in Islamic perspective.Key words: pre-marital; marriage; islam; education
Implementasi Patient Centered dan Palliative Care Pada Pasien Life Limiting Illness Di Rumah Sakit PKU Gamping Yogyakarta rosa, Elsye maria; Rochmawati, Erna; Sulistyowati, Ekorini
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.2903

Abstract

AbstrakLife limiting illness (LLI) adalah penyakit yang tidak memiliki harapan untuk dapat disembuhkan, bahkan kematian akan menjadi konsekuensi langsung dari penyakit yang dideritanya. Pendekatan komprehensif yang dapat diberikan pada  pasien dengan Life limiting illness (LLI), untuk meningkatkan kualitas pelayanan yaitu dengan menerapkan Patient Centered Care dalam pemberian Perawatan Palliative. Tujuan Pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kemampuan petugas kesehatan di RS dalam memberikan pelayanan bagi pasien LLI mengunakan pendekatan Patient Centered Care dan Palliative care. Metode yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan petugas adalah dengan menggunakan pelatihan dan role play mengenai peran masing-masing profesi dalam memberikan asuhan kepada pasien LLI. Kemampuan petugas terlihat pada Kepatuhan petugas dalam melakukan pelayanan pada pasien LLI, terlihat pada hasil Kepatuhan pengisian rekam medis secara terpadu oleh semua petugas kesehatan. Hasil dari pengabdian masyarakat dengan menggunakan metode pelatihan dan role play ini secara signifikan mempengaruhi peningkatan kekampuan petugas dalam mengasuh pasien LLI. Hasil yang paling terlihat adalah pengisian rekam medis secara terpadu yang diisi oleh petugas kesehatan.Kata kunci: kepatuhan petugas; palliative care; patient centered care. The Implementation Patient Centered and Palliative Care In Life Limiting Illness Patients At PKU Gamping Yogyakarta Hospital AbstractLife limiting illness (LLI) is a disease that has no hope of being cured, even death will be a direct consequence of the illness. A comprehensive approach that can be given to patients with Life Limiting illness (LLI), to improve the quality of service is to apply Patient Centered Care in the provision of Palliative Care. Community service aims  to improve the ability of health workers in hospitals to provide services for LLI patients using the Patient Centered Care and Palliative care approaches. The method used to improve officers can use to training and role play regarding the role of each profession in providing care to LLI patients. The ability of officers is seen in the Compliance of officers in providing services to LLI patients, seen in the results of Compliance in filling medical records in an integrated manner by all health workers. The results of community service by using training methods and role play significantly influence the increase in the ability of officers to care for LLI patients. The most visible result is filling medical records in an integrated manner filled by health workers.Keywords: compliance health service; palliative care; patient centered care. 
Analisis Tindakan Preventif Penggunaan Narkoba Pada Remaja Usia Produktif di Surabaya menggunakan PYD Logic Model Studi Kasus: Rumah RANJAU SMAN 21 Surabaya Mulyaningsih, Sri; Pertiwi, Citra
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v3i2.3048

Abstract

In third world countries, controlling the use and consumption of alcohol, tobacco, and types of drugs that can influence other awareness becomes an important national issue. In the first stage, the use of illegal drugs can be associated with an increased risk of criminal activity caused by loss of awareness and disorders of the psychiatric condition. Including Indonesia, which showed an increasing trend in the BNN report in 2010-2015. In following up on these problems, researchers used a qualitative methodology using the Positive Youth Development (PYD) model and produced a tool called a Mine House. As a result, the formation of a Mine House as one of the real implementations of the development of the PYD model has proven to be able to improve the capabilities of young people including students of SMAN 21 Surabaya. Therefore, it can be concluded that the PYD logic model that has been applied in many developing countries is proven to be able to be applied in Indonesia, one of which is at SMAN 21 Surabaya with the Mine Houses tool as a medium for young communities to contribute positively.
Pendampingan Eksperimen Fisika Bagi Siswa-Siswa SMA di Surabaya Pratidhina, Elisabeth; Kurniasari, Kurniasari; Untung, Budijanto; Herwinarso, Herwinarso; Wijaya, Anthony; Anawati, Bergitta Dwi; Koswojo, Jane; Wirjawan, Johanes VD; Sugimin, Sugimin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.3069

Abstract

ABSTRAK Fisika adalah ilmu yang sangat erat dengan kehidupan sehari-hari dan menjadi tonggak perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, mata pelajaran fisika diberikan pada siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Pembelajaran Fisika harusnya menekankan pada pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar siswa mampu memahami fenomena alam. Hal ini akan membantu siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Akan tetapi, banyak sekolah-sekolah di Indonesia tidak memiliki peralatan yang cukup memadai untuk menunjang pembelajaran eksperimen, termasuk beberapa SMA di daerah Surabaya dan sekitarnya. Program Studi Pendidikan Fisika sebagai institusi yang mencetak calon guru-guru fisika perlu memberikan andil dalam mengatasi keterbatasan yang dimiliki oleh SMA-SMA di Surabaya dan sekitarnya. Program Studi Pendidikan Fisika memiliki peralatan dan sumber daya manusia yang cukup memadahi sehingga memungkinkan untuk mengadakan program pengabdian masyarakat berupa Pendampingan Eksperimen Fisika untuk Siswa-Siswa SMA. Program ini telah terlaksana sejak September 2018 hingga April 2019 melibatkan 14 sekolah mitra dengan jumlah siswa yang berpartisipasi sebanyak 1259 siswa. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari pihak sekolah, guru fisika, dan para siswa. Melalui kegiatan ini, keterbatasan peralatan eksperimen di sekolah cukup teratasi. Para siswa juga antusias sebab dengan kegiatan eksperimen pembelajaran fisika menjadi lebih menarik.Kata Kunci: eksperimen fisika; pengabdian kepada masyarakat; sekolah menengah atas.ABSTRACT Physics is closely related to our daily life and becomes a fundamental subject for technology development. That is why physics is given to high school students. The physics learning process should emphasize direct experience to guide students in understanding phenomena in nature. The direct experiment will stimulate students to develop their in-depth knowledge.   However, most schools in Indonesia, including in Surabaya, do not have adequate experiment apparatus to support that physics learning activity with experiments.  Department of Physics Education, as an institute that educates pre-service physics teachers, should contribute to solving the limitation of some senior high schools in Surabaya. Department of  Physics Education in Widya Mandala Catholic University has sufficient experiment facilities and human resources to conduct a community service program in the form of Physics Experiment Assistance for High School Students. The program has been conducted from September 2018 until April 2019. There are 14 schools attendinng this program, with 1259 students involved. This program gains positive responses from school principals, physics teachers, and students. Through this program, the limitation of several high schools in providing experiment facilities can be partially solved. Students who involve in this program are enthusiastic because, through experiments, physics learning activity becomes more interesting. Keywords: community service; physics experiment; senior high school.
Pemulung Cerdas Muara Fajar Jonit, Nurul Safiqah; mardona, mardona; Herliana, Gustia; wulan, sari; Lawita, Nadia Fathurrahmi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.3072

Abstract

PEDAS AJAR merupakan singkatan dari Pemulung Cerdas Muara Fajar yang  menjadi mitra pada program yang dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian pemuda selaku mahasiswa  terhadap perekonomian masyarakat kecil yang notabennya adalah pemulung, dalam agenda yang direncanakan berlangsung selama tiga bulan, tim PEDAS AJAR  bermaksud untuk memberikan pelatihan atau mentoring kepada kelompok pemulung yang  berdasarkan yang dikategorikan sebagai masyarakat dengan pendapatan minim, dengan demikian TIM PEDAS AJAR memberikan pendampingan dan pelatihan dengan bantuan mentor untuk mengelola dan mengolah sampah plastik menjadi barang yang bernilai jual tinggi, sehingga pola perekonomian masyarakat berubah yang awalnya hanya mengumpulkan kemudian dijual, namun  menjadi mengumpulkan, menggolah dan menjual sehingga hasil produk olahan dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Pada kegiatan nantinya akan ada peresmian rumah produksi sebagai luaran dari kegiatan yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat pengelolan dari daur ulang sampah plastik oleh mitra. Dalam pelaksanaannya target yang ditetapakan tidak hanya pemulung dalam ketegori remaja hingga dewasa namun juga mentargetkan anak-anak pemulung untuk diberikan motivasi agar tetap bersekolah dan melanjutkan pendidikan hingga menggapai impian yang diinginkan, dimana sesi motivasi ini juga diselingi dengan games serta sharing pengalaman yang didampingi oleh tim, program ini disebut Program Kakak Asuh. Selain program Mentoring Pemulung dan program Kakak Asuh, program lain yang dilaksanakan  adalah program sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan hal ini dianggap penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yang kesehariannya berbaur dengan sampah yang ada di TPA ( Tempat Pembuangan Akhir ) agar tetap memelihara kebersihan lingkungan sekitar untuk terciptanya masyarakat sehat yang produktif. Program- program yang diusung dalam PEDAS AJAR ini juga sebagai bentuk dari pengimplementasian mewujudkan SDGs / TPB atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.Kata Kunci: Mentoring, Kakak Asuh, Sosialisasi dan Periksaan kesehatan, meningkatkan pendapatan , mengapai impian dan lingkungan sehat, SDGs/TPB.Intelligent Scavengers of Estuary of Dawn ABSTRACTPEDAS AJAR stands for Smart Pemulung Muara Fajar who is a partner in the program being implemented. This activity is a form of attention from youth as students to the economy of small communities who in fact are scavengers, in an agenda that is planned to last for three months, the PEDAS AJAR team intends to provide training or mentoring to scavenger groups based on those categorized as people with minimal income, thus The PEDAS AJAR TEAM provides assistance and training with the help of mentors to manage and process plastic waste into items of high selling value, so that the community's economic pattern changes which initially only collects and then sells, but becomes collecting, processing and selling so that the processed products can have a selling value. higher. In the activity, there will be an inauguration of a production house as an output of the activity that can be used as a place for managing plastic waste recycling by partners. In its implementation, the targets set are not only scavengers in the category of teenagers to adults but also targeting scavengers' children to be given motivation to stay in school and continue their education to achieve the desired dreams, where this motivational session is also interspersed with games and sharing experiences accompanied by the team. , this program is called Foster Sister Program. In addition to the Scavenger Mentoring program and the Foster Brothers program, other programs implemented are the socialization program and health checks. These are considered important to provide education to the community who mix with the waste in the TPA (Final Disposal Site) in order to maintain the cleanliness of the surrounding environment for productive healthy society. The programs carried out in PEDAS AJAR are also a form of implementing the SDGs/TPB or Sustainable Development Goals.Keywords: Mentoring, Foster Brothers, Socialization and Health Checkups, increasing income, achieving dreams and a healthy environment, SDGs/TPB.
Deteksi Dini Gangguan Postur Melalui Peningkatan Life Skill Education Dokter Kecil Hendrawan, Arief; Setiyawati, Dwi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.3300

Abstract

ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan berfokus pada peningkatan life skill education dokter kecil untuk melakukan deteksi dini pencegahan gangguan postur. Kegiatan dilaksanakan di SDN Jangrana Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap pada bulan Maret – April 2019. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pemaparan materi dan pemberian pelatihan tentang gangguan postur tubuh serta deteksi dini gangguan postur tubuh. Peserta kegiatan adalah 10 orang dokter kecil yang ditunjuk oleh pihak sekolah sebagai perwakilan. Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan dan peningkatan kemampuan deteksi dini gangguan postur oleh peserta kegiatan.Kata Kunci: deteksi; postur; anakEarly Detection of Posture Disorders through Increased Life Skill Education of Little DoctorsABSTRACKThe activities carried out focus on improving the life skills of small doctors to detect early prevention of posture disorders. The activity was carried out at SDN Jangrana Kesugihan District, Cilacap Regency in March - April 2019. The method of implementing the activity was the presentation of material and the provision of training on postural disorders and early detection of postural disorders. The participants were 10 small doctors who were appointed by the school as representatives. The results of this activity obtained an increase in knowledge and increased ability to detect postural disorders early by the activity participants.Keyword: detection; postur; child
Penggunaan Prezi untuk Meningkatkan Keterampilan Mengembangkan Multimedia TAVAGIS Kurikulum 2013 bagi Guru Sekolah Dasar Sari, Agatha Kristi Pramudika; Wati, Dyah Puteria
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.3309

Abstract

ABSTRAK Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan mengemabngkan multimedia TAVAGIS sebelum dan sesudah menggunakan Prezi kurikulum 2013 bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini terlaksana untuk mengatasi permsalahan guru mengenai kurangnya penguasaan IT dalam pembelajaran kurikulum 2013. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari beberapa tahap yaitu: 1) perencanaan yang meliputi survei mitra, lisensi pelatihan, penyusunan modul pelatihan, persiapan pelatihan dan koordinasi,serta  sosialisasi program, 2) pelaksanaan kegiatan PKM yang meliputi pelatihan pembuatan multimedia TAVAGIS berbasis Prezi serta pendampingan penggunaan multimedia yang telah dibuat, 3) evaluasi dan tindak lanjut. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa keterampilan mengembangkan multimedia TAVAGIS kurikulum 2013 pada guru sekolah dasar sebelum menggunakan Prezi memperoleh prosentase skor sebesar 53,74% dalam kategori cukup dan sesudah menggunakan Prezi memperoleh prosentase skor sebesar 89,52% dalam kategori sangat baik. Data tersebut menyatakan bahwa terjadi peningkatan keterampilan mengembangkan multimedia TAVAGIS kurikulum 2013 pada guru sekolah dasar sebesar 35,78%.Kata kunci: keterampilan; multimedia; TAVAGIS; prezi; Sekolah DasarUse of Prezi to Improve Skills in Developing 2013 TAVAGIS Multimedia Curriculum for Elementary School TeachersABSTRACTThis activity aims to find out the improvement of TAVAGIS multimedia skills before and after using the 2013 Prezi curriculum for elementary school teachers in Kuningan District. This activity was carried out to overcome the teacher's problem regarding the lack of mastery of IT in 2013 curriculum learning. The method of implementing this activity consisted of several stages, namely: 1) planning which included a survey of partners, training licenses, preparation of training modules, preparation of training and coordination, and program socialization, 2) the implementation of PKM activities which include training on making TAVAGIS multimedia based on Prezi as well as assisting the use of multimedia that has been made; 3) evaluation and follow-up. Based on the results and discussion, it can be concluded that the skills of developing 2013 TAVAGIS multimedia curriculum in elementary school teachers before using Prezi obtained a percentage score of 53.74% in the sufficient category and after using Prezi obtained a percentage score of 89.52% in the very good category. The data states that there is an increase in skills in developing 2013 TAVAGIS multimedia curriculum for elementary school teachers by 35.78%.Keywords: skills; multimedia; TAVAGIS; prezi; Elementary School