cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
Produksi Asap Cair dari Limbah Kopi di Desa Karang Tanding Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat Afrah, Bazlina Dawami; Riady, M Ihsan; Sari, Tuti Indah; Hadiah, Fitri; Sumardi, Novia; Pratiwi, Siti Istiani; Julianto, Ahmad; Aryansyah, Agung Dwi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.9101

Abstract

Komoditas kopi merupakan salah satu komoditas andalan yang memberikan kontribusi besar bagi pendapatan nasional. Tanaman kopi selain menghasilkan produk utama berupa biji kopi juga menghasilkan limbah berupa batang dan kulit buah kopi yang memiliki potensi bahan untuk pembuatan asap cair untuk pengganti pestisida sintetik dan penggumpal lateks. Pelaksanaan kegiatan edukasi dan pelatihan pemanfaatan limbah tanaman kopi menjadi asap cair sebagai bahan pestisida sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Desa Karang Tanding menjadi alternatif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk ekonomis yang berasal dari limbah tanaman kopi. Kegiatan ini disambut oleh 1.146 orang yang mayoritas mata pencahariannya di sektor perkebunan. Pemanfaatan limbah kopi melibatkan masyarakat dan mahasiswa termasuk penyiapan materi dan pengolahan lanjutan dengan protokol COVID-19 yang direkomendasikan. Kegiatan selanjutnya merupakan sosialisasi penggunaan alat yang diikuti ± 20 masyarakat dengan harapan masyarakat dapat mengedukasi masyarakat lain dan mengaplikasikan langsung pada perkebunan desa Karang Tanding seluas ± 400 Ha. Produk asap cair yang dihasilkan dengan pemurnian asap cair dapat menghasilkan peptisida alami yang aman bagi sektor perkebunan.
Peningkatan Kapasitas Produksi dan Pengembangan Kelembagaan pada Usaha Minuman Tradisional Kostfood Damanik, Wawan Septiawan; Siregar, Gustina; Andriany, Dewi; Bismala, Lila
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i3.9209

Abstract

Minuman herbal merupakan warisan budaya yang di ajarkan oleh orang tua terdahulu yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang memilih mengkonsumsi minuman herbal dikarenakan bersumber dari bahan yang alami sehingga tidak menyebabkan efek samping dan reaksi berbehaya terhadap tubuh. Mitra pada perogram pengabdian masyarakat merupakan pengerajin minuman herbal hingga dikenal kota Kisaran Sumatera Utara. Mitra memproduksi minuman herbal yang berbahan utama jahe untuk di jual kepada masyarakat sekitar. Semakin hari, permintaan minuman herbal yang di produksi mitra semakin meningkat dan mitra merasa sulit untuk memenuhi permintan karena minimnya alat produksi dan masih dikerjakan secara manual. Dengan memberikan mesin-mesin produksi, permasalahan yang dihadapi mitra saat ini dapat teratasi. Produksi minuman herbal yang di awal hanya mampu memproduksi 20 kg/hari, kini dengan menggunakan mesin penggiling basah, mesin pengaduk otomatis, dan mesin penggiling kering produksi minuman herbal meningkat 90% yaitu sekitar 180 kg/hari
Menurunkan Kecemasan Remaja pada Masa Pandemi Covid-9 Melalui Pendidikan Kesehatan Secara Daring di Dukuh Sutorejo Kecamatan Mulyorejo Mundakir, Mundakir; Masfiyah, I’in; Hasanah, Uswatun; Sukadiono, Sukadiono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i4.9283

Abstract

Pandemi COVID-19 membawa perubahan pada berbagai aspek kehidupan termasuk aspek kesehatan mental. Tak hanya orang dewasa, kondisi psikologis remaja pun rentan terganggu oleh situasi. Salah satu upaya mengatasinya dapat dilakukan dengan cara memberikan pendidikan kesehatan(health education) melalui media daring, sehingga dapat meminimalisir penyebaran Covid-19. Pendidikan kesehatan melalui daring ini diharapkandapat menurunkan kecemasan remaja akibat pandemi. Kegiatan memberikan Pendidikan Kesehatan ini dilaksanakan kepada remaja yang mengalami kecemasan. Remaja terlebih dahulu diskrining tingkat kecemasannya Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Remaja yang terlibat dalam kegiatan ini adalah remaja yang mengalami kecemasan ringan dan sedang. Jumlah remaja yang diberikan Pendidikan Kesehatan sebanyak 5 orang remaja dengan klasifikasi tiga partisipan mengalami kecemasan ringan dan dua partisipan lainnya mengalami kecemasan sedang. Pelaksanaan pendidikankesehatan melalui daring dilakukan sebanyak tiga kali pertemuan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat kecemasanberdasarkan skor yang diperoleh partisipan yang diukur mengunakan HARS. Tiga partisipan yang mengalami kecemasan ringan menjadi tidak cemas dan dua partisipan dengan kecemasan sedang menjadi cemas ringan. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Daring, Kecemasan, Remaja, Covid-19Reducing Adolescent Anxiety during the Covid-9 Pandemic Through Online Health Education in Sutorejo, Mulyorejo DistrictABSTRACKThe COVID-19 pandemic has brought changes to various aspects of life, including aspects of mental health. Not only adults, the psychological condition of teenagers is also vulnerable to being disturbed by the situation. One of the efforts to overcome this can be done by providing health education through online media, so as to minimize the spread of Covid-19. This online health education is expected to reduce adolescent anxiety due to the pandemic. The activity of providing Health Education is carried out for adolescents who experience anxiety. Adolescents were first screened for anxiety levels on the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Adolescents who are involved in this activity are teenagers who experience mild and moderate anxiety. The number of adolescents who were given Health Education was 5 adolescents with a classification of three participants experiencing mild anxiety and two other participants experiencing moderate anxiety. The implementation of health education through online was carried out in three meetings. The results of the evaluation showed that there was a decrease in the level of anxiety based on the scores obtained by the participants as measured using HARS. Three participants who experienced mild anxiety became less anxious and two participants with moderate anxiety became mildly anxious.Keywords: Health Education, Online, Anxiety, Youth, Covid-19
Peningkatan Pengetahuan Lansia dalam Mengenal Permasalahan Neuromuskuler Melalui Program Kelas Sehat Lansia Ramadhani, Alinda Nur; Romadhoni, Dea Linia; Husain, Fida'
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.9313

Abstract

Proses penuaan pada lansia berpengaruh pada penurunan berbagai fungsi sistem tubuh, salah satunya sistem neuromuskuler. Salah satu penyakit neurologi dengan prevalensi tinggi secara global yaitu stroke. Stroke menjadi penyebab utama kedua kematian di dunia dan penyebab diasbilitas pada usia dewasa hingga lansia. Peningkatan jumlah penduduk lansia dapat meningkatkan beban biaya pelayanan kesehatan jika banyak lansia yang mengalami penurunan kesehatan dan membutuhkan perawatan khusus. Program Kelas Sehat Lansia meliputi kegiatan sosialisasi kesehatan, pelayanan kesehatan, pelatihan, aktivitas fungsional rekreasi dan keagamaan. Pelatihan bagi lansia meliputi pelatihan deteksi dini permasalahan kesehatan pada lansia serta pelatihan exercise pencegahan dan penanganan permasalahan neuromuskuler pada lansia. Program kelas sehat lansia ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2021 bertempat di Posyandu Lansia Menur II, Makamhaji, Sukoharjo. Kegiatan Kelas Sehat Lansia dilaksanakan selama 4 (empat) minggu dengan rincian kegiatan yaitu: minggu pertama yaitu sosialisasi program dan pemeriksaan lansia, minggu kedua dan ketiga yaitu penyuluhan dan pelatihan tentang kasus neuromuskuler pada lansia dan minggu keempat yaitu penyuluhan, pelatihan dan evaluasi program. Media edukasi yang digunakan dalam kegiatan kelas lansia yaitu booklet dan simulasi praktik. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia setelah mendapatkan program kelas sehat lansia sebanyak 4 pertemuan dengan rata-rata skor 13 poin (pretest) meningkat menjadi 15 poin (posttest).
Optimalisasi Produksi Pemasaran Melalui Branding Awareness dan Digitalisasi Marketing Produk Sabun Cuci Piring Desa Tridadi Sleman Susilawati, Desi; Anugrah, Rinasa Agistya; Ningsih, Ervina Ratna
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.9392

Abstract

Pandemi Covid 19 yang melanda seluruh dunia telah berdampak terhadap berbagai sektor terutama sektor ekonomi dan perdagangan. Di Indonesia, tentu saja hal tersebut berdampak kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang kurang memiliki ketahanan dan fleksibilitas dalam menghadapi Pandemi. Hal ini dikarenakan beberapa hal seperti tingkat digitalisasi yang masih rendah, kesulitan dalam mengakses teknologi dan kurangnya pemahaman tentang strategi bertahan dalam bisnis. Tujuan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) hadir di desa Beran Kidul Sleman untuk menguatkan nama brand/ merek sebagai upaya untuk memenangkan pasar di tengah persaingan yang ketat serta pengadaan alat mixer untuk meningkatkan produksi. Sasaran program adalah kelompok usaha produk sabun cuci piring yang terdiri dari 3 keluarga yang mengalami kendala dalam produksi dan pemasaran apalagi di tengah Pandemi Covid 19 berdampak pada penjualan menurun dan mitra belum memanfaatkan teknologi untuk menjangkau konsumen. Metode yang di gunakan adalah Penyuluhan dan Pendampingan Digitalisasi Marketing beserta piranti Branding Image. Output Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan, kini mitra mampu meningkatkan penjualan, memenuhi permintaan hingga 2 kali lipat. Selain itu mitra sudah memiliki pemahaman penguatan Branding awareness dan digitalisasi marketing. Untuk mendukung digitalisasi marketing, pengabdi melatih cara membuat toko online via media sosial bisnis dan pelatihan penyusunan konten untuk di upload seperti foto produk dan informasi produk. Mitra kini memiliki toko online di Marketplace Shopee.
Pemberdayaan Siswa sebagai Peer Educator Pencegahan Perilaku Seksual Beresiko di SMK Negeri 28 Kabupaten Tangerang: Amaris Susanto, Bela Novita; Zayani, Nofri; Sari, Maylinda Indah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i4.9413

Abstract

 Seksualitas merupakan salah satu resiko yang sering dihadapi oleh remaja. Perubahan gaya pacaran remaja yang lebih permisif terhadap seks seperti lebih suka menunjukkan rasa kasih sayang terhadap pasangannya, tidak hanya sebatas mengobrol saja namun lebih cenderung mengarah pada pergaulan bebas. Hal tersebut dapat memunculkan penyimpangan reproduksi, seperti seks pranikah, aborsi, dan HIV/AIDS. Namun untuk mencegah terjadinya penyimpangan seksual pada remaja, diperlukan upaya pemberian informasi yang benar pada remaja, Saat menghadapi kehidupan reproduksi remaja lebih banyak memilih teman sebagai sumber informasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan pengetahuan remaja peer educator. Metode yang digunakan yaitu bina suasana. Adapun kegiatan pengabdian meliputi 1) pengisian kuesioner, 2) Penyuluhan kesehatan terkait pencegahan perilaku seksual beresiko, 3) pelatihan sebagai peer educator dan melakukan role play, 4) melakukan focus group discussion (FGD) dengan pembahasan masalah yang sering terjadi pada remaja tentang perilaku seksual beresiko, 4) melakukan simulasi kepada teman sebaya. Hasil yang diperoleh adalah semakin meningkat pengetahuan peserta peserta, memahami mekanisme menjadi peer educator dan mampu mempraktekkan menjadi peer educator bagi teman sebayanya terkait pencegahan perilaku seksual beresiko.Kata kunci: peer educator; perilaku seksual beresiko; remajaEmpowering Students as Peer Educators to Prevent Risky Sexual Behavior at Public Vocational School 28 Tangerang Regency ABSTRACTSexuality is one of the risks often faced by adolescents. The dating habits of adolescents who are more focused on sexual behavior are more likely to express affection towards their partner and are more inclined towards free association behavior. There can lead to reproductive abnormalities, such as premarital sex, abortion, and HIV/AIDS. However, to prevent sexual misconduct in adolescents, it is necessary to provide the correct information in adolescents. The more preferred source of information in dealing with reproductive life is peers.There service activity aims to form and increase the knowledge of peer educators. The method used is atmosphere building. The service activities include 1) filling out a questionnaire, 2) health counseling related to the prevention of risky sexual behavior, 3) training as a peer educator and doing role play, 4) conducting focus group discussions (FGD) by discussing problems that often occur in adolescents about sexual behavior. at risk, 4) conducted simulations to peers. The results obtained are that the participants' knowledge increases, understand the mechanism of being a peer educator, and are can practice being a peer educator for their peers regarding the prevention of risky sexual behavior. Keywords: adolescent; peer educator; risky sexual behavior
Pemeliharaan Kesehatan Mata Siswa Kelas 1 SD Kr. Baptis Surabaya Saat Proses Belajar dari Rumah Tandean, Victor; Winarso, Hudi; Pribadi, Florence; Sofyan, Permata Ayu; Gondo, Casey Clarissa; Setiawan, Adinda Zharifah Putri
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i4.9457

Abstract

Pelaksanaan belajar dari rumah meningkatkan paparan anak pada gawai. Penggunaan gawai oleh anak usia sekolah, perlu dibarengi dengan pendampingan orang tua agar dapat mengendalikan durasi dan konten yang diakses. Penggunaan gawai berlebihan berpotensi menimbulkan gangguan tajam penglihatan (miopia). Anak dengan gangguan tajam penglihatan perlu terapi kacamata agar dapat berfungsi dengan baik di lingkungannya dan mencegah perburukan penyakit. Pada umumnya anak tidak mengeluhkan tentang gangguan penglihatan, tetapi ada tanda yang dapat diperhatikan oleh orang tua atau guru yaitu sering menyipitkan/mengusap mata, melihat dengan jarak sangat dekat atau sering mengeluh pusing atau mual. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemeliharaan kesehatan mata siswa kelas 1 di SD Kr. Baptis Surabaya. Metode yang digunakan adalah dengan diskusi kelompok terfokus, webinar tentang kesehatan mata, cara menjaga dan mencegah perburukan gangguan penglihatan pada guru dan wali murid, pemeriksaan tajam penglihatan dan koreksi kacamata untuk murid. Prevalensi gangguan tajam penglihatan pada murid sebesar 81.25% dan 50% diantaranya menderita astigmatisma miopia simpleks. Miopia pada anak perlu diterapi dengan kacamata untuk mencegah terjadinya miopia berat saat anak bertumbuh dewasa dan meningkatkan prestasi akademik serta membuka peluang karier masa depan anak. Program skrining tajam penglihatan mata anak di sekolah adalah langkah mudah deteksi dini gangguan tajam penglihatan untuk optimalisasi perkembangan anak bangsa.
Pencegahan Stigma Gangguan Jiwa dengan Pelatihan Community Mental Health Nursing Hidayati, Laili Nur; Fahrizal, Yanuar; Wardaningsih, Shanti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.9479

Abstract

Kegiatan Community Mental Health Nursing (CMHN) memberikan pelayanan kesehatan yang holistik, komprehensif dan paripurna. Pelatihan ini sebagai program peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk memberikan dukungan dalam perawatan kesehatan jiwa. Perawat CMHN berupaya memberikan layanan untuk meningkatkan produktivitas klien dengan gangguan jiwa, yang dalam perkembangannya kurang mendapatkan perhatian dari masyarakat.  Penerimaan lingkungan terutama lingkungan internal atau keluarga mendapatkan tekanan dari lingkungan sosial sehingga berdampak pada cara pandang klien. Pelatihan dilakukan pada kader Kesehatan jiwa perwakilan tiap kabupaten di wilayah DI Yogyakarta sejumlah 52 orang selama 2 hari kegiatan. Program pelatihan hari pertama dilakukan pre-test, pemberian materi secara online dan post-test, kemudian hari kedua melakukan deteksi kepada 10 keluarga secara langsung. Melalui pelatihan CMHN yang dilakukan ini dapat menjadi salah satu upaya pencegahan stigma negatif gangguan jiwa yang ada di masyarakat. Peningkatan kesadaran dari masyarakat diharapkan dapat membangun lingkungan sosial yang mendukung tahap pemulihan klien gangguan jiwa saat dirumah. Hasil evaluasi menunjukkan pengetahuan masyarakat meningkat dari rata-rata skor pre-test 71,51 menjadi 91,76 saat post-test. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah memberikan manfaat dalam upaya promotive dan preventif sehingga status Kesehatan jiwa masyarakat dapat meningkat.
Digitaliasi Advokasi Berbasis Komunitas sebagai Solusi Permasalahan Hukum Perkawinan di Era 4.0 dan Covid-19 Hidayah, Nur Putri; Komariah, Komariah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i2.9596

Abstract

Sejak 2014 hingga 2020, sengketa hukum perkawinan adalah sengketa tertinggi di Pengadilan Agama Kota Malang. Advokasi dalam ranah hukum perkawinan sangat dibutuhkan para pihak yang bersengketa. Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Malang adalah organisasi sosial kegamaan yang aktif memberikan advokasi baik kepada sesame anggota maupun di luar anggota PDA Kota Malang. Namun, kondisi COVID-19 saat ini membuat proses advokasi terkendala ruang dan waktu. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan solusi advokasi dalam ranah hukum perkawinan, melalui upaya digitalisasi. Metode pelaksanaan pengabdian yang diimplementasikan adalah metode pelatihan. Aplikasi Masyarakat Peduli Hukum (Maduhukum) adalah Knowledge Management System (KMS), yang bertujuan memecahkan permasalahan hukum berbasis komunitas, terutama pada topik hukum keluarga. Hasil pelatihan menunjukan seluruh peserta pelatihan cakap menggunakan dan melakukan diseminasi aplikasi Maduhukum. Selain itu, dilakukan pembaruan dan penambahan fitur untuk memaksimalkan kinerja Maduhukum dalam mewadahi pelaksanaan advokasi secara digital.
Upaya Pencegahan Penyakit Parasit di Sekolah Asrama Melalui Edukasi Secara Virtual Wahdini, Sri; Puspa Sari, Ika
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.9744

Abstract

Rendahnya pengetahuan mengenai cara penularan dan gejala penyakit yang disebabkan oleh serangga seperti kutu kepala dan skabies menyebabkan penyakit ini masih sering ditemui di asrama atau pesantren. Demikian juga pengetahuan mengenai cara pencegahan dari gigitan serangga yang masih rendah menyebabkan penggunaan antiserangga secara berlebihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada santri Rumah Quran X mengenai penyakit kutu kepala dan skabies serta berbagai cara pencegahan dari gigitan nyamuk untuk menghindari penggunaan antiserangga yang berlebihan. Metode pelaksanaan kegiatan adalah melalui seminar interaktif secara virtual yang diikuti pengisian kuis untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta. Edukasi diberikan kepada 117 peserta yang terdiri atas santri dan pengurus Yayasan Rumah Quran X di Bekasi. Materi edukasi yang diberikan yaitu etiologi, gejala klinis, pengobatan, cara penularan, pencegahan kutu kepala dan skabies serta cara pencegahan dari gigitan nyamuk. Diharapkan dengan kegiatan ini santri memiliki pengetahuan hidup bersih sehat dalam rangka pencegahan dari penyebaran penyakit kutu rambut dan skabies di Rumah Quran X.