cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 912 Documents
Transformation of Islamic Education Methods Through the Perspective of Philosophical Philosophy Siti Machmudah Zainuri; Muhajir
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1660

Abstract

The transformation of Islamic educational methods through the perspective of philosophical thought that developed from classical to modern times by highlighting the contributions of figures such as Al-Farabi, Ibn Sina, and Al-Ghazali, this article identifies a significant change in educational approaches that are shifting from traditional methods that focus on memorization to a more holistic and critical approach. Al-Farabi emphasized the importance of character building and morality in education, while Ibn Sina introduced a scientific method that integrates observation and experimentation. Al-Ghazali, on the other hand, underlined the need for integration between science and spirituality. Through a thematic and interpretive analysis of these philosophical works, this article shows that the contribution of philosophical thought not only enriches the Islamic educational curriculum, but also creates a more adaptive and relevant educational system in an ever-evolving social and cultural context. These findings emphasize the importance of a balanced educational approach between intellectual and moral aspects in shaping individuals who are able to contribute positively to society.
Strategi Bimbingan Mudabbir dalam Membentuk Karakter Kemandirian Santri Pondok Pesantren Miftahul-Huda Bogor Tio Putra Gustian; Yono
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1664

Abstract

Keberadaan Pondok Pesantren telah memainkan peranan yang besar dalam usaha memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, membina akhlaq yang mulia mengembangkan swadaya masyarakat Indonesia ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa melalui pendidikan non-formal dan formal. Disamping itu Pondok Pesantren menjadi tempat menempuh pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman secara utuh adalah harapan bagi para orangtua yang memiliki kesibukan dalam bekerja sehingga tidak sanggup untuk memperhatikan bagaimana keseharian anak-anaknya dalam segi pendidikan, pergaulan, dan kehidupan bermasyarakat setiap saat terutama ditengah maraknya pergaulan remaja yang semakin mengkhawatirkan dapat merusak masa depan. Bimbingan yang diberikan di Pesantren tidak hanya dari segi pendidikan formal, tetapi juga bimbingan dalam berkelakuan dalam kehidupan sosial, salah satunya bimbingan yang diberikan oleh mudabbir selaku pembimbing yang ditunjuk oleh pihak pondok pesantren untuk menjadi orangtua asuh selama di Pondok Pesantren agar para santri dapat menyesuaikan diri, hidup mandiri, dan menjalankan fungsi sosialnya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini 1). Untuk mengetahui bagaimana strategi bimbingan mudabbir dalam membentuk karakter kemandirian santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Bogor. 2). Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat strategi bimbingan mudabbir dalam membentuk karakter kemandirian santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan pertama strategi bimbingan mudabbir dalam membentuk karakter kemandirian terlihat mengunakan Pendidikan keteladanan dan pengawasan dalam Tri Pusat Pendidikan dan Konsep 6A mengelola rutinitas kehidupan santri. Kedua faktor-faktor pendukung yaitu: Komintem dan dedikasi mudabbir, kegiatan terstruktur, pendidikan dan pembinaan spiritual. Faktor penghambat strategi pembentukan karakter kemandirian santri yaitu: Latar belakang santri dan orangtua serta resistensi perubahan santri.
The Philosophy of Progressivism in Education Based on The Merdeka Curriculum Dudi Kiswanto; Syuhadak, Syuhadak; Agil, Idrus Muchsin Bin
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1666

Abstract

The curriculum serves as the core of education, guiding and encompassing all learning activities to achieve educational objectives. As time and technology progress, the curriculum must evolve to ensure that the education provided to students remains relevant to their future needs. In Indonesia, curriculum development has now progressed to the implementation phase of the Merdeka Curriculum, an initiative designed to keep pace with the dynamic nature of modern advancements. This study aims to explore the concept of the Merdeka Curriculum from a progressive philosophy perspective. The research is qualitative in nature and uses a literature review approach. Data were gathered through observations, interviews, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman model. The findings suggest that the Merdeka Curriculum ensures that education addresses not only academic content but also the development of character and essential life skills, aligning with the progressive philosophy that views education as a continuous and evolving process.
Peran Wali Asuh (Pendidik) dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Modern dan Mewujudkan Siswa yang Berakhlak Mulia di Pesantren Modern Internasional Dea Malela M. Akief Ka'bah Sarmadiya
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1668

Abstract

Wali asuh adalah nama lain dari guru pembimbing, wali asuh disini bukan sekedar guru pembimbing biasa yang hanya fokus pada pengajaran didalam kelas. Namun wali asuh adalah guru yang berperan aktif dalam segala bentuk kebutuhan siswa atau santri, baik kebutuhan jasmani maupun rohaninya. Wali asuh berkewajiban meningkatkan pendidikan siswa yang bernilaikan kemajuan yang islami. Dan lebih tepatnya wali asuh adalam pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran wali asuh dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan meningkatkan mutu pendidikan modern yang Islami. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Yang dimaksud dengan tipe penelitian ini adalah suatu proses pengumpulan data dan informasi secara mendalam, mendetail, intensif, holistik, dan sistematis tentang orang, kejadian, social setting (latar sosial), atau kelompok dengan menggunakan berbagai metode dan teknik serta banyak sumber informasi untuk memahami secara efektif bagaimana orang, kejadian, latar alami (social setting) itu beroperasi atau berfungsi sesuai de ngan konteksnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran wali asuh sangatlah dominan untuk mengawal perkembangangan akhlak peserta didik dan sebagai wadah konseling yang dimana salah satu point utamanya adalah dapat meningkatkan mutu pendidikan modern yang Islami. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi masukan bagi pesantren-pesantren dan lembaga sekolah yang bersistemkan asrama, dalam meningkatkan akhlak mulia dan mutu pendidikan modern yang Islami.
Multikulturalisme dan Resolusi Konflik dalam Pendidikan Islam di Era Globalisasi Muhammad Iqbal
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1672

Abstract

Dalam era globalisasi, keberagaman budaya dan interaksi internasional semakin meningkat, menuntut sistem pendidikan, termasuk pendidikan Islam, untuk beradaptasi dengan dinamika tersebut. Artikel ini mengeksplorasi integrasi multikulturalisme dan resolusi konflik dalam pendidikan Islam, dengan fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi dalam konteks global yang semakin pluralistik. Multikulturalisme dalam pendidikan Islam berupaya untuk menghargai dan mengakomodasi keberagaman budaya tanpa mengorbankan nilai-nilai inti agama. Sementara itu, resolusi konflik memainkan peran penting dalam mengelola perbedaan dan ketegangan yang muncul di lingkungan pendidikan yang multikultural. Artikel ini membahas pendekatan-pendekatan efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikulturalisme ke dalam kurikulum pendidikan Islam, pelatihan untuk pendidik, dan partisipasi komunitas. Studi kasus dari berbagai negara yang telah menerapkan praktik terbaik juga dianalisis untuk memberikan wawasan tentang strategi yang berhasil. Temuan menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip multikulturalisme dan resolusi konflik secara efektif dapat memperkuat kualitas pendidikan Islam dan mempersiapkan siswa untuk berinteraksi secara positif dalam masyarakat global yang beragam. Rekomendasi diusulkan untuk pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan kebijakan pendidikan guna mendukung inklusi dan harmoni dalam pendidikan Islam.
Kemampuan Analisis Siswa Ditinjau dari Efektivitas Metode Syawir Fitri Nur Fadlilah; Ainul Yaqin; Saifuddin
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1675

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena sebuah realita terkait rendahnya kemampuan analisis siswa terhadap mata pelajaran fikih, yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang membosankan sehingga materi yang diajarkan tidak diterima secara maksimal. Diharapkan dengan penerapan metode pembelajaran syawir, kemampuan analisis siswa pada mata pelajaran fikih dapat meningkat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode syawir efektif dalam meningkatkan kemampuan analisis siswa. penelitian yang dilakukan di MA Bidayatul Hidayah ini, menggunakan metode kuantitafif dengan pendekatan korelasi atau korelasial. Dalam penelitian ini, sebanyak 182 siswa berpartisipasi sebagi responden. Dan untuk menganalisis hasil penelitian menggunakan uji regresi linier sederhana. Adapun hasil dari penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa efektivitas metode syawir memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan analisis siswa, hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikan 0,002 tang lebih kecil dari 0,05. Namun, nilai R² (R square) hanya 0,051 yang menunjukkan bahwa metode syawir hanya berkontribusi sebesar 5,1% terhadap kemampuan analisis. sementara 94,9% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain. Akan tetapi meskipun tingkat pengaruhnya renda kedua variabel ini memiliki hubungan yang searah.
Pembentukan Perilaku: Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Carl Rogers dalam Mengembangkan Kepribadian Anindhya Faza Arzaqi; Achmad Khudori Soleh
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1575

Abstract

Perilaku mencerminkan kepribadian dan nilai individu, serta memainkan peran penting dalam kehidupan pribadi, sosial, dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan proses pembentukan perilaku dalam mengembangkan kepribadian berdasarkan perspektif dari Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Carl Rogers. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research). Pengumpulan data yang digunakan melalui buku-buku dan artikel penelitian terkait yang paling relevan. Hasil menunjukkan bahwa: 1) Proses pembentukan perilaku menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah memiliki enam tahap yaitu al-khatirah (lintasan pikiran), al-fikrah (pikiran yang menetap), al-‘iradah (keinginan), al-‘azimah (niat dan tekad), al-‘amal (tindakan nyata), dan al-‘adah (kebiasaan); 2) Proses pembentukan perilaku menurut Carl Rogers memiliki lima tahap yaitu kesadaran (awareness), tertarik (interest), evaluasi (evaluation), mencoba (trial), dan menerima (adoption); 3) Perbedaan pembentukan perilaku dalam mengembangkan kepribadian dalam pandangan Carl Rogers terletak pada evaluasi diri dan aktualisasi diri yang subjektif, sementara Ibnu Qayyim menekankan niat, tekad, serta kepatuhan pada syariat Islam untuk mendapatkan ridho, rahmat Allah, dan keberkahan. Penelitian ini dapat memperkaya pengetahuan tentang proses pembentukan perilaku yang mempengaruhi perkembangan kepribadian individu menurut perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Carl Rogers.
Profil Motivasi Belajar pada Siswa Pengurus OSIS Tasya Nabella Permata Putri; Deasy Yunika Khairun; Putri Dian Dia Conia
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil motivasi belajar pada siswa pengurus osis SMK Negeri di Kota Serang yang didasarkan pada teori motivasi yang dikembangkan oleh Ryan dan Deci yaitu Self-Determination Theory (SDT). Motivasi belajar sangat memiliki peranan penting bagi aktivitas belajar siswa karna merupakan faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dan dapat memunculkan perilaku positif dalam kegiatan belajar. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang terjadi dilapangan, yaitu masih terdapat siswa pengurus osis yang memiliki tingkat motivasi belajar yang kurang, bahkan sulit fokus untuk menentukan kegiatan belajar atau kegiatan di keorganisasiannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif studi deskriptif yang bertujuan untuk menyajikan gambaran mengenai tingkat motivasi belajar pada siswa pengurus osis. Pengumpulan data dengan cara membagian instrument atau kuesioner motivasi belajar. Subjek penelitian ini yaitu siswa pengurus osis SMK Negeri di Kota Serang masa jabatan 2023/2024 yang berjumlah 321 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan gambaran umum motivasi belajar yaitu sebanyak 285 siswa pengurus osis dengan presentase 88,8% berada pada kategori tinggi, dan 36 siswa pengurus osis dengan presentase 11,2% berada pada kategori sedang. Artinya siswa belajar secara sadar dan mengalami keinginan untuk belajar karna adanya kepentingan personal. Hasil dalam penelitian ini berupa rancangan pemberian layanan informasi menggunakan media bimbingan dan konseling yang tujuannya untuk membantu motivasi belajar pada siswa pengurus osis yang dapat di pajang dalam mading osis atau di share melalui media sosial
Pembiasaan Sholat Dhuha dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Peserta Didik di MI Al Manar Karawang Ayu Riski Lestari; Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembiasaan sholat dhuha dalam menumbuhkan kedisiplinan peserta didik di MI Al Manar Karawang. Disiplin merupakan salah satu aspek penting yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan sekolah, untuk membentuk karakter yang baik dan meningkatkan kualitas belajar siswa. Sholat dhuha dipilih sebagai kegiatan rutin karena diyakini dapat membantu mengembangkan disiplin waktu dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait program pembiasaan sholat dhuha. Partisipan penelitian ini terdiri dari 10 guru dan 30 siswa MI Al Manar Karawang. Observasi dilakukan selama dua bulan untuk melihat pelaksanaan dan dampak kegiatan sholat dhuha terhadap kedisiplinan siswa. Wawancara mendalam dilakukan untuk menggali pandangan dan pengalaman partisipan mengenai program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sholat dhuha secara signifikan meningkatkan kedisiplinan siswa. Siswa yang rutin mengikuti sholat dhuha menunjukkan peningkatan dalam ketepatan waktu, tanggung jawab terhadap tugas, dan keteraturan dalam kegiatan sehari-hari. Guru juga melaporkan adanya perubahan positif dalam sikap dan perilaku siswa, seperti meningkatnya semangat belajar dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah. Selain itu, pemberian sanksi bagi siswa yang tidak mengikuti sholat dhuha tanpa alasan yang jelas juga efektif dalam memperkuat komitmen mereka terhadap disiplin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembiasaan sholat dhuha di MI Al Manar Karawang berhasil menumbuhkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Program ini tidak hanya membantu siswa menjadi lebih disiplin dalam hal ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter mereka secara keseluruhan. Oleh karena itu, penerapan kegiatan religius seperti sholat dhuha dapat menjadi strategi efektif dalam upaya meningkatkan disiplin di sekolah.
Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Modeling dalam Meningkatkan Etiquette and Manners Siswa Kelas X2 SMAN Colomadu Irfan Febrianto Nur Hidayat; Hera Heru Sri Suryanti; Ahmad Jawandi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1679

Abstract

Etika dan tata krama merupakan seperangkat perilaku yang mencerminkan sopan santun, penghargaan terhadap orang lain, serta kemampuan berinteraksi secara positif dalam lingkungan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian ini adalah 12 peserta didik kelas X2 yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket yang mengukur tingkat etiquette and manners peserta didik sebelum dan sesudah diberikan bimbingan kelompok dengan teknik modeling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t diketahui nilai sig. adalah sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam tingkat etiquette and manners peserta didik setelah mengikuti bimbingan kelompok dengan teknik modelling. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara sebelum dan sesudah diberikannya treatment, yang artinya bimbingan kelompok dengan teknik modelling efektif untuk meningkatkan etiquette and manners siswa kelas X2 SMA N Colomadu Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program bimbingan dan konseling di sekolah dalam rangka meningkatkan perilaku positif peserta didik

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026) Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue