cover
Contact Name
rian rokhmad hidayat
Contact Email
rianrh@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rianrh@staff.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
ISSN : -     EISSN : 25804545     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling with register number ISSN 2580-4545 (Online) is a scientific journal published by Sebelas Maret University and Indonesian Association of Guidance and Counseling. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling publishes original research articles or review articles in educational psychology, guidance, and counseling. This journal is published biannually (June and December).
Arjuna Subject : -
Articles 76 Documents
Pengembangan Panduan Achievement Motivation Training untuk Meningkatkan Efikasi Diri Akademik Siswa SMP Hidayatul Isnaeni; Asrowi Asrowi; Ribut Purwaningrum
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i2.50452

Abstract

Abstract: This research and development aim to produce a product in the form of an achievement motivation training guidebook to improve academic efikasi diri for junior high school students in Karanganyar. This study uses a research and development design but is limited to expert validity testing. The subject of this product is 2 guidance and counseling experts. The data used to measure the level of product validity are expert test questionnaires and analyzed using the inter-rater agreement model. The results of the expert validity test analysis using the inter-rater model are in the very high category. for the LKPD book, the results of the validity test are 0.95 which belongs to the very high category. From these results, it is hoped that the next researcher can proceed to the next stage, namely the practicality test and the effectiveness test.Abstrak: Penelitian dan pengembangan  ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa buku panduan achievement motivation training untuk meningkatkan efikasi diri akademik pada peserta didik SMP di Karanganyar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan, namun terbatas hanya sampai dilakukan uji validitas ahli. Subjek produk ini adalah 2 orang ahli bimbingan dan konseling. Data yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas produk yaitu  angket uji ahli dan dianalisis menggunakan inte-rater agreement model. Hasil analisis uji validitas ahli menggunakan inter-rater model masuk pada kategori sangat tinggi. untuk buku LKPD hasil uji validitasnya adalah sebesar 0,95 yang tergolongan kategori sangat tinggi. Dari hasil tersebut diharapkan peneliti berikutnya dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu uji kepraktisan dan uji keefektifan.
Studi Kepustakaan Penerapan Art Therapy dalam Bimbingan dan Konseling Ichsana Nur Asyifa; Naharus Surur; Agus Tri Susilo
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i2.52091

Abstract

Abstract: This study aims to examine the application of art therapy which includes goals, scope, techniques, procedures, and the effectiveness of its application in guidance and counseling. The method used in this research is a literature study to collect and integrate various information on the application of art therapy. The data sources used were 27 research articles on art therapy which were analyzed using content analysis techniques. Checks between libraries are carried out to ensure the validity of the data. The results of this study are: (1) The targets of the application of art therapy are school-age students who are classified as children and adolescents of male and female sexes. (2) The scope of application of art therapy is in the form of personal-social, academic, and career problems. (3) Techniques for applying art therapy include drawing, painting, coloring, collage, clay, altered books, or other creative activities related to art-making and combining them with techniques in other counseling approaches. (4) The procedure for applying art therapy consists of 3 main stages: preparation, making art, and closing. (5) The application of art therapy, namely art therapy, is practical for solving personal-social, academic, and career problems. This research is recommended to further researchers to be used as a reference for research in a broader setting. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan art therapy yang meliputi sasaran, ruang lingkup, teknik, prosedur, serta keefektifan penerapannya dalam bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan untuk mengumpulkan dan menyatukan berbagai informasi penerapan art therapy. Sumber data yang digunakan adalah 27 artikel penelitian tentang art therapy yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Pengecekan antar pustaka dilakukan untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Sasaran penerapan art therapy adalah siswa usia sekolah yang tergolong anak-anak dan remaja dengan jenis kelamin laki-laki maupun perempuan. (2) Ruang lingkup penerapan art therapy berupa masalah pribadi-sosial, akademik, dan karier. (3) Teknik penerapan art therapy antara lain menggambar, melukis, mewarnai, kolase, clay, altered book atau juga dapat melakukan kegiatan kreatif lainnya yang berhubungan dengan aktivitas pembuatan seni serta menggabungkan dengan teknik dalam pendekatan konseling lainnya. (4) Prosedur penerapan art therapy terdiri dari 3 tahapan utama, yaitu persiapan, pembuatan karya seni dan penutup. (5) Keefektifan penerapan art therapy yaitu art therapy efektif untuk menyelesaikan masalah pribadi-sosial, akademik, dan karier. Penelitian ini direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk dijadikan sebagai acuan penelitian dengan setting yang lebih luas. 
Studi Fenomenologi Identitas Diri Anggota Clique Sylva Indah Kirana; Ribut Purwaningrum; Rian Rokhmad Hidayat
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v4i1.34534

Abstract

Abstract: This study aims to determine the meaning of forming the self-identity of students who are members of a clique at school. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. The subjects in this study were three students with the initials IPA, RS, and YF. The three subjects are members of a different clique at school, where all members are female. The data collection carried out in this study used interview, observation, and documentation techniques. The method used to analyze the data is done in three ways: data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. Test the validity of the data using source triangulation and technique triangulation. The results showed that the background of the formation of the clique was caused by the similarities between members in terms of gender and interest and liking for something. The three subjects have differences in interpreting the process of forming self-identity. The image of the clique at school affects how the subject views his identity. The three subjects felt the influence of the clique in forming self-identity, namely, understanding the uniqueness of the self that distinguishes it from others and its role in the clique.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari pembentukan identitas diri peserta didik yang menjadi anggota dari sebuah clique di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek pada penelitian ini adalah tiga orang peserta didik berinisial IPA, RS, dan YF. Ketiga subjek merupakan anggota dari sebuah clique yang berbeda di sekolah, dimana seluruh anggotanya berjenis kelamin perempuan. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis data dilakukan dengan melalui tiga cara yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan dan verifikasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan trianggulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang terbentuknya clique disebabkan oleh adanya kesamaan antar anggotanya, baik dari segi jenis kelamin maupun minat dan kesukaan terhadap sesuatu. Ketiga subjek memiliki perbedaan dalam memaknai proses pembentukan identitas diri. Citra clique di sekolah berpengaruh terhadap cara subjek memandang identitas dirinya. Ketiga subjek merasakan adanya pengaruh clique dalam membentuk identitas diri, yaitu memahami keunikan diri yang membedakan dengan orang lain serta memahami perannya didalam clique.
Tingkat Kejenuhan Belajar Ditinjau dari Status Tempat Tinggal Siswa Widya Puspaningrum; Wagimin Wagimin; Sri Wiyanti
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v2i1.21292

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the different levels of learning saturation in terms of the status of students who live with their families with students who live in class XI dormitories of MAN 1 Surakarta. This research is comparative descriptive research. The research population was 280 students with a sample of 112 students. The data collection technique was carried out with an instrument in the form of a learning saturation questionnaire. The analysis results were tested by using a t-test using the SPSS 17 application. The results showed no difference in the level of learning saturation in terms of the status of students living with their families and students living in class XI dormitories of MAN 1 Surakarta. Schools and parents should actively create a conducive atmosphere for students to prevent learning saturation problems.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kejenuhan belajar ditinjau dari status siswa yang tinggal bersama keluarga dengan siswa yang tinggal di asrama kelas XI MAN 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif. Populasi penelitian sejumlah 280 siswa dengan sampel sebanyak 112 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan instrument berupa angket kejenuhan belajar. Hasil analisis diuji dengan uji t test menggunakan aplikasi SPSS 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat kejenuhan belajar ditinjau dari status siswa yang tinggal bersama keluarga dengan siswa yang tinggal di asrama kelas XI MAN 1 Surakarta. Sekolah dan orang tua hendaknya ikut berpartisipasi secara aktif menciptakan suasana yang kondusif bagi siswa untuk mencegah permasalahan kejenuhan belajar.
Teknik Self-Regulated Learning untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Siswa SMA Nur Afifah Hilmy; Ulya Makhmudah; Agus Tri Susilo
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v3i2.34412

Abstract

Abstract: This study aimed to test the effectiveness of Self-Regulated Learning Techniques in Reducing Study Saturation in High School Students. The research design used was the Prettiest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. This design divided the research subjects into two groups, namely the experimental group and the control group, each of which consisted of five students. The research subjects were students who were bored with learning. This study used a questionnaire focused on learning fatigue in data collection techniques. Based on the results of hypothesis testing, there were significant differences between the experimental and control groups after treatment with the Self-Regulated Learning technique. The analysis results obtained from the post-test data, which were then processed using the Mann-Whitney test, showed a significance score of 0.036 (0.036 <0.05). It can be said that the Self-Regulated Learning technique can be used to reduce student learning saturation.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan Teknik Self-Regulated Learning dalam Menurunkan Kejenuhan Belajar pada Siswa SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah Prettest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Rancangan ini membagi subjek penelitian menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing terdiri dari lima siswa. Subjek penelitian adalah siswa yang mengalami kebosanan belajar. Dalam teknik pengumpulan data, penelitian ini menggunakan angket yang difokuskan pada kelelahan belajar. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan dengan teknik Self-Regulated Learning. Hasil analisis yang diperoleh dari data posttest yang kemudian diolah menggunakan uji Mann Whitney menunjukkan skor signifikansi 0,036 (0,036<0,05). Dapat dikatakan bahwa bahwa teknik Self-Regulated Learning dapat digunakan untuk mengurangi kejenuhan belajar siswa.
Sikap terhadap Penggunaan Gawai dalam Pembelajaran di SMK: Perbedaan Gender Intan Laksmita Mayastuty; Edy Legowo; Ribut Purwaningrum
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i1.49791

Abstract

Abstract: This study aims to examine the differences in student attitudes towards using gawais in learning between male and female students. This research is comparative. The results of this study are that vocational students show positive attitudes such as being happy, interested, and agreeing to use gawais as learning media. In terms of gender, there is no positive attitude towards using gawais for learning. It is hoped that further research can examine student attitudes in more detail and depth and review or create gawai applications to support learning and counseling services that suit student needs.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan sikap siswa terhadap penggunaan gawai dalam pembelajaran antara siswa laki–laki dan siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian komparasi. Hasil penelitian ini adalah siswa SMK menunjukan sikap positif seperti senang, berminat, dan setuju terhadap penggunaan gawai sebagai media pembelajaran pembelajaran. Ditinjau dari jenis kelamin, tidak ada sikap positif terhadap penggunaan gawai untuk pembelajaran. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat meneliti sikap siswa lebih detail dan mendalam, serta dapat mengkaji atau menciptakan aplikasi gawai untuk menunjang pembelajaran dan layanan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa. 
Interaksi Teman Sebaya Versus Kekerasan dalam Pacaran Dewi Wahyu Pratiwi; Umbu Tagela; Yustinus Windrawanto
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v4i2.27060

Abstract

Abstract: This study aims to determine the interaction of peers on dating violence in vocational students. The data collection instrument that the author uses is the interaction attitude scale and the violent behavior attitude scale in dating. Analysis of the data used is by using a correlation test. The results showed the correlation coefficient of the relationship between peer interaction and violent behavior in dating SMK students marked r = 0.283 with a significant coefficient of 0.047 (0.047 <0.05). It can be stated that there is a significant relationship between peer interaction and violent behavior in dating. Therefore, the higher the interaction with peers, the higher the behavior of internal violence. Thus the hypothesis that there is a significant relationship between peer interaction and violent behavior in dating is accepted. There is a significant relationship between peer interaction with violent behavior in dating. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi teman sebaya terhadap kekerasan dalam pacaran pada siswa SMK. Instrumen pengumpulan data yang penulis gunakan adalah skala sikap interaksi dan skala sikap perilaku kekerasan dalam pacaran. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi hubungan antara interaksi teman sebaya dengan perilaku kekerasan dalam pacaran siswa SMK dengan ditandai r = 0,283 dengan koefisien signifikan 0,047 (0,047<0,05), maka dapat dinyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara interaksi teman sebaya dengan perilaku kekerasan dalam pacaran. Oleh karena itu, semakin tinggi interaksi dengan teman sebaya maka semakin tinggi pula perilaku kekerasan dalam. Dengan demikian hipotesis ada hubungan yang signifikan antara interkasi teman sebaya dengan perilaku kekerasan dalam pacaran diterima. Ada hubungan yang signifikan antara interkasi teman sebaya dengan perilaku kekerasan dalam pacaran.
Efektivitas Teknik Contingency Contracting untuk Mereduksi Agresivitas Verbal Siswa SMK Basysyasy Muthi; Wardatul Djannah; Mudaris Muslim
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v3i1.28806

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to test the effectiveness of the contingency contracting technique in reducing students' verbal aggressive behavior. This study uses a single case experimental design method with an A-B design. The subjects in this study were two male students of class XI. Data collection techniques used interviews, observation guide instruments, and frequency observation sheets. Data analysis used the split-middle technique and clinical analysis. The statistical analysis results using the split middle technique method showed a change in the intervention conditions compared to the baseline phase. The results of the split-middle technique analysis data showed a change in the slope of the RRF subject to 1.24 and a chance to level 2. Meanwhile, the MRA subject to the baseline showed a change in slope of 1.28 and a change in the level of 2.16. These results are supported by the results of a clinically significant other analysis which explains that changes in aggressive verbal behavior have decreased. This is evidenced by the subject, who tried to reduce the frequency of verbally aggressive behavior. So it can be concluded that the contingency contracting technique effectively reduces aggressive verbal behavior.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan teknik contingency contracting dalam mengurangi perilaku agresif verbal siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen single case experimental design dengan rancangan desain A-B. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang peseta didik laki-laki kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, instrumen pedoman observasi dan lembar observasi frekuensi. Analisis data menggunakan split-middle technique dan analisis klinis. Hasil analisis statistik dengam metode split middle technique terdapat perubahan di kondisi intervensi dibanding dengan fase baseline. Hasil dari data analisis split-middle technique menunjukkan perubahan slope pada subjek RRF 1,24 dan perubahan level 2. Sedangkan pada subjek MRA dengan baseline menunjukkan perubahan slope 1,28 dan perubahan level 2,16. Hasil tersebut didukung hasil analisis klinis significant other yang  menjelaskan bahwa perubahan perilaku agresif verbal mengalami penurunan. Hal ini dibuktikan dengan subjek yang berusaha mengurangi frekuensi dalam melakukan perilaku agresif verbal. Maka dapat disimpulkan bahwa Teknik contingency contracting efektif untuk mengurangi perilaku agresif verbal.
Studi Kepustakaan Penerapan Teori Mindfulness untuk Mereduksi Stres Akademik Riza Adi Wicaksono; Rian Rokhmad Hidayat; Ulya Makhmudah
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i2.55745

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to study alternatives, targets, procedures, results,and recommendations for applying mindfulness in guidance and counseling to reduce academic stress. The research method used in this research is library research. The data sources used in this research are 20 library sources research results related to the issues being studied. The results of this study are: 1) Alternative methods of application of mindfulness theory are very diverse, the methods that are often applied are MBCT and MBSR. 2) The target recipients of mindfulness interventions can be students at all levels of education and various cultural backgrounds. 3) The procedure for implementing mindfulness in each method is different. 4) Mindfulness has been shown to reduce students' academic stress. 5) Many Library Resources provide recommendations for implementing mindfulness. Overall research shows that the application of mindfulness theory is important and able to reduce academic stress.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengkaji alternatif penerapan, sasaran, prosedur, keberhasil dan rekomendasi metode mindfulness untuk mereduksi stres akademik, Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Sumber data yang digunakan ialah 20 sumber pustaka berupa hasil penelitian yang berkaitan dengan masalah yang dikaji. Hasil penelitian ini adalah: 1) Alternatif metode penerapan teori mindfulness sangat beragam, metode yang sering diterapkan adalah MBCT dan MBSR. 2) Sasaran penerima intervensi mindfulness bisa berupa peserta didik disemua jenjang Pendidikan dan berbagai latar belakang budaya. 3) Prosedur penerapan mindfulness di setiap pilihan metodenya berbeda beda. 4) Mindfulness terbukti dapat mereduksi stres akademik peserta didik. 5) Banyak Sumber Pustaka memberikan rekomendasi untuk menerapkan mindfulness. Keseluruhan penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori mindfulness penting dilakukan dan mampu mereduksi stress akademik. 
Pengembangan Panduan Bibliokonseling untuk Meningkatkan Self Esteem pada Peserta Didik SMA di Karanganyar Kevin Setiawan; Agus Tri Susilo; Citra Tectona Suryawati
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i2.46621

Abstract

Abstract: This research and development aim to produce products that meet the relevance criteria, namely the development of bibliocounseling guidelines to increase self-esteem in high school students in Karanganyar. Based on the results of empirical and theoretical studies ready to meet the criteria of consistency, efficiency, and effectiveness. This research uses research and development methods according to Plomp & Nieveen, which are divided into three stages; preliminary research, development phase (prototyping), and assessment phase. Product development is based on preliminary investigation analysis through questionnaires and interviews. This research and development have only reached the second stage, namely the development or prototyping phase, which has been carried out to produce a product, namely guidelines and worksheets for counseling and counseling to increase self-esteem in high school students in Karanganyar. The resulting bibliocounseling guidelines meet the relevance criteria. Relevance criteria were obtained through empirical studies and theoretical studies. The product in this study still needs to meet the criteria for consistency, practicality, and effectiveness to reach the research and development phase of the assessment phase. This manual consists of two books, namely (1) manuals and (2) worksheets. Suggestions for further researchers to be able to proceed to the next stage, namely the assessment phase, and examine the acceptability of this product in the broader scope of the school. Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk yang memenuhi kriteria relevansi, yaitu pengembangan pedoman bibliocounseling untuk meningkatkan harga diri (self esteem) pada peserta didik SMA di Karanganyar. Berdasarkan hasil studi empiris dan studi teoretis siap memenuhi kriteria konsistensi, efisiensi dan efektivitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan menurut Plomp & Nieveen, yang terbagi menjadi 3 tahap; penelitian pendahuluan, fase pengembangan (pembuatan prototipe), fase penilaian. Pengembangan produk berdasarkan analisis investigasi pendahuluan melalui kuesioner dan wawancara. Penelitian dan pengembangan ini baru sampai pada tahap kedua yaitu development or prototyping phase, yang telah dilakukan hingga menghasilkan produk yaitu panduan dan lembar kerja bibiliokonseling untuk meningkatkan self esteem pada peserta didik SMA di Karanganyar. Pedoman bibliocounseling yang dihasilkan memenuhi kriteria relevansi. Kriteria relevansi diperoleh melalui kajian empirik dan kajian teoritik. Produk dalam penelitian ini masih perlu memenuhi kriteria consistency, practically dan effectiveness. agar dapat sampai pada tahap penelitian dan pengembangan assessment phase.  Panduan ini terdiri dari dua buku, yaitu (1) buku panduan dan (2) lembar kerja. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk dapat melanjutkan pada tahap berikutnya yaitu assessment phase serta mengkaji keberterimaan produk ini di ruang lingkup sekolah yang lebih luas.