cover
Contact Name
rian rokhmad hidayat
Contact Email
rianrh@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rianrh@staff.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
ISSN : -     EISSN : 25804545     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling with register number ISSN 2580-4545 (Online) is a scientific journal published by Sebelas Maret University and Indonesian Association of Guidance and Counseling. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling publishes original research articles or review articles in educational psychology, guidance, and counseling. This journal is published biannually (June and December).
Arjuna Subject : -
Articles 76 Documents
Persepsi Siswa pada Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Komprehensif di Masa Covid-19 Ravi Eka Winata; Rian Rokhmad Hidayat; Citra Tectona Suryawati
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i2.53649

Abstract

Abstract: This study aims to describe students' perceptions of the implementation of comprehensive guidance and counseling during the Covid-19 pandemic and to analyze differences in student perceptions of the implementation of guidance and counseling during the Covid-19 pandemic at three junior high schools in Sukoharjo. This is a comparative research methods. The results showed that the level of student perception of the implementation of comprehensive guidance and counseling during the Covid-19 pandemic at three junior high schools in Sukoharjo was in the high category reaching the highest number. Achievements in the acceptance aspect of 50% are in the high category, the understanding aspect is 43%, and the assessment aspect is 43%. Both aspects are in the medium category. The ANOVA test results obtained a Sig value of 0.033 (0.033 <0.05) so that, in general, the three junior high schools in Sukoharjo showed a significant difference in students' perceptions of implementing comprehensive guidance and counseling during the Covid-19 pandemic.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat persepsi siswa terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling komprehensif selama masa pandemi Covid-19 dan untuk menganalisis perbedaan persepsi siswa terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling selama masa pandemi Covid-19 pada tiga SMP di Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian komparasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi siswa terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling komprehensif selama masa pandemi Covid-19 pada tiga SMP di Sukoharjo tergolong pada kategori tinggi mencapai angka tertinggi. Pencapaian pada aspek penerimaan 50 % tergolong kategori tinggi, aspek pemahaman 43 %, dan aspek penilaian 43 %, kedua aspek tersebut tergolong pada kategori sedang. Hasil uji anova diperoleh nilai Sig yaitu 0,033 (0,033<0,05) sehingga artinya secara umum ketiga SMP di Sukoharjo tersebut menunjukkan adanya perbedaan secara signifikan persepsi siswa terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling komprehensif selama masa pandemic Covid- 19.
Intensitas Penggunaan Instagram Versus Tanggung Jawab Belajar Siswa SMK Hana Eva Riani; Naharus Surur; Ma&#039;rifatin Indah Kholili
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v6i1.58884

Abstract

Abstract: This study is a correlational study to determine the correlation between two variables, namely the intensity of using Instagram social media and learning responsibility. The theory used in this study is the Uses and Gratification Theory (UGT), in which there are aspects of the intensity of the use of social media. Methods of data analysis using product-moment correlation analysis of 63 respondents. The results showed a negative relationship between the intensity of using Instagram social media and learning responsibility and had a low correlation with a correlation coefficient r of -0.263 and a p-value of 0.037 (0.037 <0.05). This means that the higher the intensity of using Instagram social media, the lower the learning responsibility of students.
Kontribusi Keterampilan Belajar terhadap Prestasi Siswa Rizky Yudho Prakoso; Wagimin Wagimin; Rian Rokhmad Hidayat
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v2i1.22666

Abstract

Abstract: This study aims to determine the contribution of learning skills to the achievement of high school students. This research is a correlational study that aims to determine whether there is a relationship between the independent variable and the dependent variable. The independent variable in this study is learning skills (X), while the dependent variable is student achievement (Y). Furthermore, data collection was carried out using a questionnaire technique for learning skills data and test scores for student achievement data to determine the contribution of learning skills to student achievement. The population in this study were students 429 students, and 129 students were taken as samples. The study results are based on data testing using Simple Linear Regression. The regression equation Y = 55.561 + 0.165 X means that for every 1% addition of learning skills, student achievement will increase by 0.165. Based on the calculation of the R square obtained, the value of R = 0.510 and R square = 0.260. This shows that the contribution of learning skills to the achievement were 26%, which means that learning skills influence 26% of student achievement. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi keterampilan belajar terhadap prestasi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan mengetahui apakah terdapat hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas penelitian ini adalah keterampilan belajar (X) sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi siswa (Y). Selanjutnya, untuk mengetahui kontribusi keterampilan belajar terhadap prestasi siswa, pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik angket untuk data keterampilan belajar dan hasil nilai ulangan untuk data prestasi siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah 429 siswa dan diambil 129 siswa sebagai sampel. Hasil penelitian yaitu berdasarkan uji data dengan menggunakan Regresi Linier Sederhana diperoleh persamaan regresi Y = 55,561 + 0,165 X yang berarti setiap penambahan 1% keterampilan belajar maka prestasi siswa akan meningkat 0,165. Berdasarkan dari perhitungan R square diperoleh nilai R = 0,510 dan R square = 0,260. Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi keterampilan belajar terhadap prestasi siswa adalah sebesar 26% yang artinya 26% prestasi siswa dipengaruhi oleh keterampilan belajar.
Pendekatan Konseling Kelompok Analisis Transaksional Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik SMP Siti Nurdiyaningsih; Asrowi Asrowi; Rian Rokhmad Hidayat
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v1i2.62019

Abstract

Abstract: The aim of this research was to know the effectiveness of Transactional Analysis group counselling guiding book to improve students’ motivation. This was a Research and Development (R&D). The subjects  of  this  research  was  consist  of  subject  expert  test,  practitioners subject, and the subject of a small group. Data collection technique used questionnaire. Data analysis used Interrater Agreement Model and Wilcoxon Sign Rank Test. The result of analysis showed that test index of Interrater Agreement Model has very good validity with accountability almost  perfect  agreement,  it  meant  the two  experts  gave same assessment to the AT counselling group guiding book. The result from that test is supported by Wilcoxon Sign Rank Test, that was showed there was difference between pre-test score and post-test score of experimental group after given treatment  in  the  form  of  Transactional  Analysis  Group counselling.   The conclusion  of  this  research  was  Transactional  Analysis Group  counselling approach was effective to improve students’ motivation. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektifitas buku pedoman konseling  kelompok AT untuk meningkatkan motivasi belajar Siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Subjek dalam penelitian ini meliputi subjek uji ahli, subjek praktisi, dan subjek kelompok kecil. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan menggunakan Interrater Agreement Model dan Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa indeks hasil uji ahli dari Uji Interrater Agreement Model penilaian buku panduan oleh kedua  ahli  memiliki  validitas  sangat  baik  dengan  tingkat kehandalan  almost perfect agreement. Hasil dari uji tersebut didukung dengan Uji Wilcoxon Sign Rank Test, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai pretest dengan nilai postest kelompok eksperimen setelah diberikan treatment  berupa konseling kelompok Analisis Transaksional. Simpulan penelitian ini adalah pendekatan konseling kelompok Analisis Transaksional efektif untuk meningkatkan  motivasi  belajar  siswa.
Perilaku Antisosial: Faktor Penyebab dan Alternatif Pengentasannya Dwi Yunita Sari; Siti Sutarmi Fadhilah; Agus Tri Susilo
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v3i1.28028

Abstract

Abstract: This study aims to (1) describe the form of antisocial behaviour in Junior High School; (2) Formulate the factors that cause antisocial behaviour in these students; (3) Formulate alternatives to overcome antisocial behaviour in these students. This research uses a case study method with a qualitative approach. The subjects of this study were three students of junior high school who performed antisocial behaviour. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The data were analysed through three steps: data reduction, data presentation, and then conclusions. The results showed that the dominant antisocial behaviour that appeared in students were violating school rules, physically attacking friends, destroying school facilities and other people's belongings, and taking actions to withdraw from the environment. Factors that influence antisocial behaviour are personal, family factors, school-related factors, and social factors. In contrast, the alternative for antisocial coping is through repeated coaching by counselor, counselling, classical guidance via video, support from friends, counselor collaborating with parents, homeroom teachers, class teachers, and related parties use of the reward method and punishment.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan bentuk perilaku antisosial di SMP; (2) Merumuskan  faktor-faktor penyebab perilaku antisosial pada peserta didik tersebut; (3) Merumuskan alternatif pengatasan perilaku antisosial pada peserta didik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu tiga peserta didik SMP yang melakukan perilaku antisosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, serta  dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku antisosial yang dominan muncul pada peserta didik adalah melanggar peraturan di sekolah, melakukan penyerangan fisik terhadap teman, melakukan pengerusakan fasilitas sekolah maupun barang orang lain, melakukan tindakan menarik diri dari lingkungan. Faktor yang mempengaruhi perilaku antisosial tersebut yaitu faktor pribadi, faktor keluarga, faktor berkaitan dengan sekolah, dan faktor sosial. Sedangkan alternatif pengatasan antisosial yaitu melalui  pembinaan berulang kali oleh guru BK, konseling, bimbingan klasikal melalui video, dukungan dari teman-teman, guru BK berkolaborasi dengan orang tua, wali kelas, guru kelas, dan pihak yang terkait, serta penggunaan metode rewards dan punishment.
Identifikasi Perilaku Seks Bebas Tiga Siswa SMK di Kota Surakarta Tsamarah Khansa Zhilal; Ribut Purwaningrum; Rian Rokhmad Hidayat
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v4i1.38730

Abstract

Abstract: This study aims to identify forms of free sex behavior, find out the negative impact of free sex behavior, find out the factors that cause free sex behavior, and find out efforts to reduce free sex behavior in three vocational students. The method used in this research is a case study with in-depth interviews. This study uses interactive analysis consisting of data reduction, categorization, and conclusions. The results showed free sex behavior that occurred in the form of touching sensitive areas of the opposite sex to having premarital sex. The negative impact of free sex behavior is experienced in the form of the emergence of venereal disease and psychological impact, namely anxiety and fear of sin. The causal factor from within is the desire to fulfill the subject's physical desires to the need to be recognized by friends. External factors are factors from the environment around the subject.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk perilaku seks bebas, mengetahui dampak negatif perilaku seks bebas, mengetahui faktor penyebab perilaku seks bebas, serta mengetahui upaya mengurangi perilaku seks bebas pada tiga orang siswa SMK. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus dengan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, kategorisasi, dan pembuatan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku seks bebas yang dilakukan berupa menyentuh daerah sensitif lawan jenis hingga melakukan hubungan seks pranikah. Dampak negatif dari perilaku seks bebas yang dialami berupa munculnya penyakit kelamin dan dampak psikis yaitu rasa gelisah takut akan dosa. Faktor penyebab dari dalam diri rasa ingin memenuhi hasrat biologis subjek hingga kebutuhan ingin diakui teman. Faktor eksternal adalah faktor dari lingkungan sekitar subjek.
Keefektifan Cognitive Behavior Theraphy untuk Mengurangi Perilaku Phubbing pada Peserta Didik SMP lintang Rum Hapsari; Ulya Makhmudah; Ma&#039;rifatin Indah Kholili
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed to test the effectiveness of cognitive behavior therapy (CBT) in reducing phubbing behavior in junior high school students. This study uses an experimental method with a single case experimental design, the A-B design. Two male students in class VIII were the subjects of this study—data collection techniques using interview and observation guidelines. Data analysis used a split middle technique, and clinical analysis used a subjective evaluation method. The results of data analysis using the split middle technique, both research subjects, namely GFP and MIZ, experienced a decrease or change in behavior in the intervention phase compared to the baseline phase. The results of the split middle technique data show that the GFP subject has a slope of 0.48 and a change of 1.58. At the same time, the MIZ subject has a change in slope of 0.3 and a change in the level of 1.8. In line with the results of the split middle technique, based on the results of the clinical analysis with subjective evaluation, it was explained that the phubbing behavior of the subject had decreased. It was concluded because of the efforts of the two subjects to reduce phubbing behavior. It can be concluded that cognitive restructuring techniques are effective in reducing phubbing behavior in class VIII SMP students.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan cognitive behavior therapy (CBT) untuk mengurangi perilaku phubbing pada peserta didik SMP. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan single case experimental design, rancangan desain A-B. Dua peserta didik laki-laki kelas VIII menjadi subjek dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan pedoman observasi. Analisis data menggunakan split middle technique serta analisis klinis menggunakan metode evaluasi subjektif. Hasil analisis data menggunakan split middle technique kedua subjek penelitian yaitu GFP dan MIZ mengalami penurunan atau perubahan perilaku di fase intervensi dibanding fase baseline. Hasil dari data split middle technique menunjukkan subjek GFP terdapat perubahan slope 0.48 dan perubahan level 1.58. Sedangkan subjek MIZ  terdapat perubahan slope 0.3 dan perubahan level 1.8. Senada dengan hasil split middle technique tersebut, berdasarkan hasil analisis klinis dengan evaluasi subjektif menjelaskan bahwa perilaku phubbing pada subjek mengalami penurunan. Hal tersebut disimpulkan karena adanya usaha dari kedua subjek untuk mengurangi perilaku phubbing. Maka dapat disimpulkan bahwa teknik cognitive restructuring efektif untuk mengurangi perilaku phubbing pada peserta didik kelas VIII SMP.
Stres Akademik dalam Mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh: Perbedaan Gender Anisa Binta Nur Jannah; Ma&#039;rifatin Indah Kholili; Rian Rokhmad Hidayat
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v6i1.62485

Abstract

This study aims to determine the difference in academic stress levels of male and female students during distance learning. This research is descriptive comparative research. The subjects in this study were students of class XI at SMA Negeri in Surakarta. The research data were analyzed using the Independent Sample Test to determine whether there were differences in the academic stress levels of male and female students during distance learning. Based on the analysis results, male students had an average of 43.74, and female students experienced academic stress with an average of 47.27. The results of the Independent Sample Test show the value of Sig. 0.009 (0.009 <0.05), so this result indicated differences in the level of academic stress experienced by male and female students during distance learning.
Kemanjuran Teknik Permainan Simulasi untuk Meningkatkan Self -Esteem Siswa SMK Nandya Fahmi Anggraeni; Ma&#039;rifatin Indah Kholili; Ulya Makhmudah
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v3i2.34369

Abstract

Abstract: This study aimed to test the effectiveness of group guidance on simulation game techniques to improve the self-esteem of vocational high school students. This research used Nonequivalent Control Group Design. Twenty students with low self-esteem were divided into two groups. Data collection technique used a psychological self-esteem scale. This psychological scale is used to obtain pretest and posttest data for students. The analysis of the Mann-Whitney test with the results of the posttest self-esteem obtained by p-value 0,002 (0,002 < 0,05). Thus, group guidance on simulation game techniques effectively increased students self-esteem.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bimbingan kelompok teknik permainan simulasi dalam meningkatkan harga diri siswa SMK. Penelitian ini menggunakan  Nonequivalent Control Group Design. Dua puluh siswa dengan harga diri rendah dibagi menjadi dua kelompok. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologis self esteem. Skala psikologis ini digunakan untuk memperoleh data pretest dan posttest siswa. Analisis uji Mann-Whitney dengan pada skor posttest self esteem menunjukkan p-value 0,002 (0,002 < 0,05). Dengan demikian, bimbingan kelompok pada teknik permainan simulasi efektif meningkatkan harga diri siswa.
Tingkat Kekerasan dalam Pacaran Ditinjau Berdasarkan Jenis Kelamin Genoveva Ratna Hutami; Agus Tri Susilo; Citra Tectona Suryawati
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i2.54258

Abstract

Abstract: This study aims to describe the level of violence in dating and identify the differences between male and female victims of dating violence. The research subjects are high school students as subjects in this study. The data collection instrument used a questionnaire. The data analysis technique used is descriptive statistics and further analysis using the Independent Sample T-Test. The research subjects were 334 public high school students in Surakarta dating. The results of this study are: (1) The level of violence in dating SMA Negeri Surakarta students is in a low category, and (2) There is no significant difference between men and women in dating violence, so it can be concluded that both men and women have the same risk of becoming victims of dating violence. The results of this study are expected to be the basis for preventive and curative efforts so that cases of dating violence do not increase.Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kekerasan dalam pacarana dan mengidentifikasi perbedaan antara laki-laki dan perempuan korban kekerasan dalam pacaran. Subjek penelitian merupakan siswa SMA sebagai subjek dalam penelitian ini. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan analisis uji beda menggunakan Independent Sample T Test.  Subjek penelitian adalah 334 siswa SMA Negeri di Surakarta yang berpacaran. Hasil penelitian ini adalah: (1) Tingkat kekerasan dalam pacaran siswa SMA Negeri di Surakarta berada pada kategori rendah; dan (2) Tidak ada perbedaan yang signifikan antara laki-laki dan perempuan dalam kekerasan berpacaran, sehingga dapat disimpulkan bahwa laki-laki maupun perempuan keduanya memiliki resiko yang sama menjadi korban kekerasan dalam pacaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar upaya preventif maupun kuratif agar kasus kekerasan dalam pacaran tidak semakin bertambah.