cover
Contact Name
rian rokhmad hidayat
Contact Email
rianrh@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rianrh@staff.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
ISSN : -     EISSN : 25804545     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling with register number ISSN 2580-4545 (Online) is a scientific journal published by Sebelas Maret University and Indonesian Association of Guidance and Counseling. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling publishes original research articles or review articles in educational psychology, guidance, and counseling. This journal is published biannually (June and December).
Arjuna Subject : -
Articles 76 Documents
Peningkatan Tanggung Jawab Belajar sebagai Fungsi dari Konseling Kelompok Realita Dwi Purwanti; Siti Sutarmi Fadhilah; Ma'rifatin Indah Kholili
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v4i1.39492

Abstract

Abstract: This study aims to increase students' learning responsibility by testing the effectiveness of reality group counseling. This experimental study used a nonequivalent control group design. Data collection uses a learning responsibility scale. The research subject selection technique used purposive sampling: students with low learning responsibilities—data analysis using Mann Whitney. The results showed a significant difference in gain score between the experimental group and the control group with a p-value of 0.004 (0.004 <0.05). It can be concluded that students' learning responsibilities have increased after being given the reality group counseling treatment.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa dengan menguji keefektifan konseling kelompok realita.  Penelitian eksperimental ini menggunakan desain nonequivalent control group design. Pengumpulan data menggunakan skala tanggung jawab belajar. Teknik pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive sampling, yaitu siswa yang memiliki tanggung jawab belajar rendah. Analisis data menggunakan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan gain score yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan p-value 0,004 (0,004 < 0,05). Dapat disimpulkan tanggung jawab belajar siswa mengalami peningkatan pasca diberikan treatment konseling kelompok realita.
Keefektifan Teknik Daily Behavior Report Card (DBRC) untuk Menolong Siswa Terisolir Lia Mei Kastuti; Ribut Purwaningrum; Agus Tri Susilo
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v4i1.42582

Abstract

Abstract: This study aims to test the effectiveness of the Daily Behavior Report Card (DBRC) technique in helping vocational students who are isolated in their social environment. The method used is experimental research with a single subject design. The subjects of this study were two students, FR from the automotive class and HA from the engine class. Data collection uses valid and reliable observation instruments for isolated students. The study's results were analyzed using the split middle technique and clinical analysis. In conclusion, DBRC is effective in helping isolated students because there is a change in behavior on the subject to become more adjusted and pro-social. Researchers recommend guidance and counseling teachers to use DBRC, which aims to increase students' positive behavior.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan teknik Daily Behavior Report Card (DBRC) untuk membantu siswa SMK yang terisolir dalam lingkungan pertemanannya. Metode yang digunakan penelitian eksperimen dengan desain single subject design. Subjek penelitian ini adalah dua orang siswa, FR dari kelas otomotif dan HA dari kelas mesin. Pengumpulan data menggunakan instrumen observasi yang valid dan reliabilitas untuk peserta didik terisolir. Hasil penelitian dianalisis menggunakan splite middle technique dan analisis klinis. Kesimpulannya DBRC efektif untuk membantu peserta didik terisolir karena terdapat berubahan perilaku pada subjek menjadi lebih adjustment dan pro sosial. Peneliti merekomendasikan kepada guru bimbingan dan konseling untuk menggunakan DBRC yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku positif peserta didik.
Efektivitas Teknik Self-Talk untuk Mengembangkan Kepercayaan Diri dalam Belajar Siswa Cona Setiari; Wagimin Wagimin; Rian Rokhmad Hidayat
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v3i2.34335

Abstract

Abstract: Low self-confidence in learning in students is one of the problems that often occur in achieving learning success. This study aims to test the effectiveness of the self-talk technique to increase self-confidence in learning. This study used a quasi-experimental experimental method with a non-equivalent control group design. The research subjects in this study were 20 students who were divided into two experimental and control groups. The data collection technique in this study used a self-confidence questionnaire in learning that had been tested for validity and reliability. The results of the post-test data analysis with the Mann-Whitney test in this study showed p-value 0,010 (0,010<0,05). So it can be concluded that the hypothesis is accepted. There is a difference between the two experimental groups and the control group due to the provision of the self-talk technique intervention. Based on the study results, it can be concluded that the self-talk technique is effectively used to increase self-confidence in learning.Abstrak: Kepercayaan diri dalam belajar yang rendah pada peserta didik merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam mencapai keberhasilan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan teknik self-talk untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam belajar para siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen desain quasi experimental dengan rancangan non-equivalent control group design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 20 peserta didik yang terbagi menjadi 2 kelompok eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket kepercayaan diri dalam belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis data post-test dengan Uji Mann Whitney pada penelitian ini menunjukan skor p-value 0,010 (0,010<0,05). Maka dapat dikatakan bahwa hipotesis diterima dan berarti terdapat perbedaan antara dua kelompok eksperimen dan kelompok kontrol karena adanya pemberian intervensi teknik self-talk. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  teknik self-talk efektif digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam belajar para siswa.
Efektivitas Teknik Modeling untuk Meningkatkan Efikasi Diri Siswa SMK Tiara Anggun Putri Hidayat; Asrowi Asrowi; Rian Rokhmad Hidayat
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v3i2.34416

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to test the effectiveness of the modeling technique of group counseling to increase the self-efficacy of vocational students. The research method used in this research is quasi-experimental. The research design used in this study is the equivalent time-series design. The research subjects were students who had low self-efficacy, totaling five people. The data collection technique used is a self-efficacy questionnaire. Based on the results of hypothesis testing, it can be seen that there are differences in pre-test and post-test scores at three stages of counseling implementation. The results of data analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test showed significant results in the first, second, and third stages. The conclusion of this research is an effective modeling technique to increase students' self-efficacy.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan konseling kelompok teknik modeling untuk meningkatkan self efficacy peserta didik SMK. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah kuasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah equivalent time series design. Subjek penelitian adalah siswa yang memiliki self efficacy rendah yang berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket self efficacy. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan skor pre-test dan post-test pada 3 tahap pelaksanaan konseling. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan signifikan pada tahap pertama, tahap kedua, dan tahap ketiga. Simpulan hasil penelitian ini adalah teknik modeling efektif untuk meningkatkan self efficacy siswa.
Keefektifan Teknik Mutual Stoytelling untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD Fitriyani Fitriyani; Asrowi Asrowi; Rian Rokhmad Hidayat
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i1.49792

Abstract

Abstract: This research aimed to test the effectiveness of mutual storytelling technique to improve the motivation to learn of fifth grade students. This research was a Time Series Design that consist of one group. The research subjects were six students selected using purposive sampling technique. The technique of collecting data using questionnaire. Data analysis using the Wicoxon Signed Rank test. Based on the result of the analisis using Wilcoxon Signed Rank Test, it showed that the significance value is 0,027 (0,027<0,05). So there is a difference between before and after given treatment to students. The conclusion of the research was that mutual storytelling technique was effective to improve the motivation to learn of fifth grade students. The result of this research could be used by classroom teachers as a reference to deepen the understanding of the implementation of mutual storytelling technique to improve motivation of learn for students. It could also be used as a reference for other researchers to innovate to conduct research using mutual storytelling techniques in other service fields.Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan teknik mutual storytelling untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas lima SD. Penelitian ini menggunakan Time Series Design yang terdiri dari satu kelompok. Subjek penelitian berjumlah 6 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Berdasarkan hasil analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi 0,027 (0,027<0,05). Dengan demikian, dapat diketahui bahwa ada perbedaan antara sebelum dan sesudah diberikan treatment pada peserta didik. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah teknik mutual storytelling efektif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas lima SD. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi guru kelas untuk memperdalam pemahaman pelaksanaan teknik mutual storytelling untuk meningkatkan motivasi belajar bagi peserta didik serta dapat dijadikan referensi bagi peneliti lain untuk berinovasi melakukan penelitian menggunakan teknik mutual storytelling pada bidang layanan yang lain.
Hubungan Antara Konsep Diri dengan Perilaku Konsumtif Yohanis Buni Lero; Umbu Tagela; Sapto Irawan
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v4i2.27108

Abstract

Abstract: This study aims to determine the relationship between self-concept and consumptive behavior of SMK students in Salatiga City. Data collection using the Marsh Self-Concept Scale and the Swastha Consumptive Behavior Questionnaire. The results showed that the correlation coefficient between self-concept and consumptive behavior was r= - 0.359 with a p-value of 0.00 (0.00<0.05). These results indicate a significant negative relationship between self-concept and consumptive behavior of SMK students. Based on these results, the higher the self-concept, the lower the consumptive behavior or vice versa. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif siswa SMK di Kota Salatiga. Pengumpulan data menggunakan Skala Konsep Diri Marsh dan Kuesioner Perilaku Konsumtif Swastha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi antara konsep diri dengan perilaku konsumtif adalah r= - 0,359 dengan p-value 0,00 (0,00<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif siswa SMK. Berdasarkan hasil tersebut, semakin tinggi konsep diri, semakin rendah perilaku konsumtif atau sebaliknya. Sehingga hipotesis yang diajukan dapat diterima.
Keefektifan Cinema Therapy untuk Meningkatkan Efikasi Diri Siswa SMK Cholidahanum Wieddar Syahriar; Wardatul Djannah; Ulya Makhmudah
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v3i1.28962

Abstract

Abstract: This research aimed to determine the effectiveness of group guidance using cinema therapy technique to improve self-efficacy of the eleventh grade office administration student. This was a Quasi-Experimental Design with nonequivalent control group design consisting of experiment group and control group. The subjects of this research were the eleventh grade office administration students who had low self-efficacy totaling 9 persons each group Therefore, the amount of the subjects in this research were 18 persons. The data were collected using self-efficacy questionnaires. Based on the analysis using the Mann-Whitney U test, the calculated Z score was measured at -3,499 with a significance value of 0,000. The significance number of 0,000 is less than 0,05 so there is a significant difference between the results of pretest and post test in the research after the subjects was given treatment using guidance group with cinema therapy technique. The conclusion of this research was group guidance with cinema therapy technique  was proven to be effective in improving  students’ self-efficacy.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok teknik cinema therapy untuk meningkatkan efikasi diri peserta didik kelas XI Administrasi Perkantoran. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI Administrasi Perkantoran yang memiliki efikasi diri rendah berjumlah 9 orang pada masing-masing kelompok, sehingga jumlah keseluruhan subjek penelitian ini adalah 18 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket efikasi diri. Berdasarkan analisis menggunakan uji Mann Whitney U diketahui nilai Zhitung sebesar -3,499 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Angka signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan hasil posttest pada subjek penelitian setelah diberikan treatment berupa bimbingan kelompok teknik cinema therapy. Simpulan dari penelitian ini adalah bimbingan kelompok teknik cinema therapy efektif untuk meningkatkan efikasi diri siswa.
Teknik Brain Gym untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Ditinjau dari Tingkat Intelligence Quotient Peserta Didik Yesi Kartini; Asrowi Asrowi; Edy Legowo
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i1.47672

Abstract

Abstract: This study aims to examine the use of brain gym techniques to increase learning concentration in terms of the IQ level of students. The research method used is a literature study. Sources of data using reference books, articles, and research journals. The data analysis technique was a content analysis that was then checked for contents between libraries and expert input to avoid misinterpretation due to the author's limitations. The study's results found that: 1) Learning concentration is the ability to focus on the learning activities being carried out or faced by ignoring external disturbances. 2) IQ is the ability of a person that is innate from birth by involving the process of thinking quickly, precisely, and rationally in acting. 3) Brain gym is a series of fun, simple motion exercises to facilitate learning activities by balancing the left and right brain. The conclusion of this study is that brain gym techniques are effective for increasing learning concentration in terms of the IQ level of students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan teknik brain gym untuk meningkatkan konsentrasi belajar ditinjau dari tingkat IQ peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Teknik analisis data yaitu analisis isi yang kemudian dilakukan pengecekan isi antar pustaka dan masukan ahli untuk menghindari adanya kesalahan penafsiran karena keterbatasan penulis. Hasil kajian ditemukan bahwa: 1) Konsentrasi belajar adalah kemampuan untuk memfokuskan perhatian pada kegiatan belajar yang dikerjakan atau dihadapi dengan mengabaikan gangguan dari luar. 2) IQ adalah kemampuan seseorang yang dibawa sejak lahir dengan melibatkan proses berfikir secara cepat, tepat dan rasional dalam berbuat. 3) Brain gym adalah serangkaian latihan gerak sederhana menyenangkan untuk memudahkan aktivitas pembelajaran dengan menyeimbangkan otak kiri dan kanan. Simpulan kajian ini adalah teknik brain gym efektif untuk meningkatkan konsentrasi belajar ditinjau dari tingkat IQ peserta didik. Kata Kunci: Studi Kepustakaan, Teknik Brain Gym, Konsentrasi Belajar, IQ
Hubungan antara Kemandirian Belajar dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMA Ayumi Ramadhita; Agus Tri Susilo; Citra Tectona Suryawati
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v6i1.61510

Abstract

The study aimed to describe the level of independent learning and academic procrastination in high school students. The sampling technique in this study uses proportional random sampling with 203 samples. The data were collected using independent learning and academic procrastination scales. The hypothesis in this study used correlation and regression tests. The correlation test result showed a p-value of 0,000 and a correlation coefficient of -0,275. The regression test results showed that the effect of independent learning on academic procrastination is 80,9%, and the p-value was 0,000. The conclusion of this study is that there is a relationship between independent learning and academic procrastination, and independent learning has an impact of 80,9% on academic procrastination 
Efektivitas Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Penyesuaian Sosial Siswa SMK Galih Waskito; Asrowi Asrowi; Ulya Makhmudah
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v2i1.23510

Abstract

Abstract: This study aimed to test the effectiveness of group guidance in improving students' social adjustment in vocational high school students. This study used an experimental method with a nonequivalent control group design (nonequivalent pretest-posttest). The subjects in this study were 45 students with low pretest scores. In the implementation of the treatment, the research subjects were divided into two groups: the experimental group was given group guidance, and the control group was given information services as usual. The data collection technique used is a social adjustment questionnaire tested for validity and reliability. Data analysis in this study used the Mann-Whitney test. Based on the results of hypothesis testing, it can be seen that there is a difference in scores between the experimental group and the control group after giving treatment. The results can be concluded that group guidance is practical for improving the social adjustment of class X SMK students. Based on these results, it is hoped that further researchers can develop group guidance to be more comprehensive.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan Bimbingan kelompok untuk meningkatkan Penyesuaian sosial siswa SMK. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan nonequivalent control group design (pretest-postest yang tidak ekuivalen). Subjek dalam penelitian ini adalah 45 peserta didik dengan skor pretest rendah. Pada pelaksanaan treatment, subjek penelitian terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen diberikan bimbingan kelompok dan kelompok kontrol diberikan layanan informasi seperti pada umumnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan angket penyesuaiansosial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, dapat diketahui bahwa ada perbedaan skor antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah pemberian treatment. Hasil analisis data dengan uji Mann-Whitney menunjukkan signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan penyesuaian sosisal peserta didik kelas X SMK. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan bimbingan kelompok dapat dikembangkan oleh peneliti selanjutnya menjadi lebih luas lagi.