cover
Contact Name
Tatang Sutisna
Contact Email
tatangsutisna@untirta.ac.id
Phone
+6281514586936
Journal Mail Official
jat@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Palka KM. 03 Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten 42163
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Agribisnis Terpadu
ISSN : 19794991     EISSN : 25490060     DOI : http://dx.doi.org/10.33512/jat
Jurnal Agribisnis Terpadu (JAT) publishes articles directly sourced from research projects, research results/literature studies or case reports in the field of science related to agribusiness, agricultural economics, business and entrepreneurship, agricultural extension & communication and rural development. Jurnal Agribisnis Terpadu is scientific periodical publication on agribusiness and rural development issue as a media for information dissemination of research result for lecturer, researcher and practitioner. The journal publishes several topics: 1. Agricultural economics 2. Business and entrepreneurship 3. Agricultural extension & communication 4. Rural development
Articles 273 Documents
Perbandingan Pendapatan Usahatani Paprika pada Petani Anggota dan Nonanggota Kelompok Tani di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Bandung Barat Rahmat, Arif; Nauly, Dahlia
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 1 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i1.22752

Abstract

Desa Pasirlangu merupakan salah satu sentra produksi paprika di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. Petani di desa tersebut menghadapi masalah mahalnya biaya produksi terutama biaya benih dan pupuk. Petani yang tergabung dalam kelompok tani mendapatkan kemudahan dalam pembelian saprodi dan pemasaran, namun tidak semua petani mau bergabung dalam kelompok tani. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan karakteristik, pendapatan dan efisiensi pendapatan usahatani paprika pada anggota dan nonanggota kelompok tani di Desa Pasirlangu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 sampai dengan bulan Juni 2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Responden pada penelitian ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari  20 orang petani anggota dan 20 orang petani non anggota kelompok tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan total yang diterima petani anggota kelompok tani lebih besar dibandingkan dengan nonanggota. Pendapatan total yang diperoleh petani paprika anggota kelompok tani sebesar Rp45.935.723 sedangkan pendapatan total yang diperoleh petani paprika nonanggota kelompok tani sebesar Rp30.996.351. Efisiensi pendapatan usahatani paprika pada petani anggota kelompok tani lebih besar dibandingkan petani nonanggota. Nilai rasio R/C atas biaya total pada petani anggota kelompok tani sebesar 1,90 sedangkan pada petani nonanggota sebesar 1,59.
Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Jahe Emprit (Zingiber officinale var. Amarum) di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo Munambar, Siwitri; Nirmayani, Hafizah; Sadiyah, Fitria Naimatu
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 1 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i1.21729

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui berapa saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share dan efisiensi pemasaran komoditas jahe emprit. Kegiatan penelitian dilakukan di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Juni 2023. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive, untuk pengambilan sampel petani menggunakan metode slovin dan proportionate stratified random sampling, sedangkan untuk pengambilan sampel pelaku usaha menggunakan snowball. Jenis data dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan data kuantitatif, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 3 saluran pemasaran yaitu: saluran pemasaran I, Petani – Pengecer – Konsumen; saluran pemasaran II, Petani – Pengepul – Konsumen; saluran pemasaran III, Petani – Pengepul - Pengecer – Konsumen. Margin pemasaran saluran pemasaran I, II, III secara berurutan Rp3000/Kg, Rp2500/Kg, dan Rp6000/Kg. Nilai farmer’s share pada penelitian ini tergolong efisien dengan niali farmer’s share saluran pemasaran I, II dan III secara berurutan sebesar 75%, 72%, dan 57%. Diantara ketiga saluran pemasaran tersebut yang paling efisien dan direkomendasikan pada penelitian ini adalah saluran pemasaran I yaitu nilai efisiensinya sebesar 1,06%.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Kopi Arabika di Kabupaten Humbang Hasundutan Rahman, Pinkan Aulia; Wibowo, Aris Supriyo; Gunawan, Gugun
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 1 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i1.27108

Abstract

Desa Purba Dolok merupakan salah satu lokasi program Bertani untuk Negeri batch 7. Desa ini berada di Kecamatan Dolok Sanggul yang memiliki produktivitas Kopi Arabika yang cukup fluktuatif karena hampir setiap tahun luas lahan dan hasil produksinya mengalami fluktuasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara parsial dan simultan pengaruh faktor luas lahan, jumlah tanaman, tenaga kerja, pupuk NPK, dan pemangkasan terhadap produksi usahatani Kopi Arabika petani dampingan program Bertani Untuk Negeri Batch 7 di Desa Purba Dolok.Penelitian ini dilakukan antara Oktober 2023 hingga Maret 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode sensus. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial dapat disimpulkan bahwa sebagian faktor produksi lahan dan jumlah tanaman berpengaruh nyata pada produksi Kopi Arabika dalam kasus petani dampingan program Bertani Untuk Negeri batch 7 di Desa Purba Dolok. Sedangkan secara simultan, faktor luas lahan, jumlah tanaman, tenaga kerja, pupuk NPK, dan pemangkasan berpengaruh nyata pada produksi Kopi Arabika dalam kasus petani dampingan program Bertani Untuk Negeri batch 7 di Desa Purba Dolok.
Partisipasi dan Kepuasan Petani Kelapa Sawit dalam Kegiatan Penyuluh Pertanian di Desa Tiangtarah Kecamatan Bakam Irawan, Sudi; Sitorus, Rostiar; Bahtera, Novyandra Ilham
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 1 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i1.21630

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan petani kelapa sawit dalam kegiatan penyuluh pertanian di Desa Tiang Tarah Kecamatan Bakam  dan menganalisis tingkat kepuasan petani kelapa sawit dalam kegiatan penyuluh pertanian di Desa Tiang Tarah Kecamatan Bakam. Penelitian ini menggunakan metode survei, dengan metode penarikan contoh secara acak sederhana. Pelaksanaan survei dan pengambilan data ke Desa Tiang Tarah dilakukan pada bulan November 2022 sampai Februari 2023.  Terdapat 30 petani kelapa sawit yang merupakan anggota kelompok tani sebagai responden dalam penelitian ini. Tingkat kepuasan petani dalam penyuluhan dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan faktor yang mempengaruhi kepuasan petani dalam penyuluhan dianalisis melalui regresi linier berganda.   Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kepuasan petani kelapa sawit dengan kategori setuju sebesar 75,4%. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan pada kepuasan petani kelapa sawit terhadap kegiatan penyuluh pertanian yaitu umur, pendidikan dan pengalaman usahatani.
Preferensi Petani terhadap Benih Padi (Oryza sativa) Unggul Varietas Inpari-32 (Studi Kasus Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang) Sumantri, Ari Tresna; Lutfiyach, Aiynun; Mulyati, Sri; Sutisna, Tatang
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 1 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i1.27117

Abstract

Kementrian Pertanian mengeluarkan beberapa varietas unggul sebagai pilihan dan solusi bagi petani karena varietas yang sebelumnya digunakan dinilai sudah rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Salah satu varietas baru yang dikeluarkan adalah varietas unggul Inpari 32. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atribut yang menjadi preferensi petani terhadap penggunaan benih unggul padi varietas Inpari 32 dan mengevaluasi atribut yang paling dominan bagi petani dalam menentukan preferensi terhadap varietas Inpari 32 di Desa Pekayon, yang merupakan salah satu kawasan pertanian padi sawah di Kabupaten Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan analisis konjoin. Metode survei digunakan untuk menperoleh data melalui kuesioner, post tes, dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang menjadi preferensi petani dalam memilih benih Inpari-32 menurut urutan kepentingannya adalah atribut tahan kering (16.840%), kerontokan malai (15.772%), produktivitas (15.725%), ketahanan terhadap hama dan pemyakit (11.595%), dan ketersediaan (11.395%). Benih dengan ketahanan terhadap kekeringan yang tinggi memang lebih dipilih oleh para petani karena kekeringan dapat menyebabkan gangguan pada proses pengisian bulir padi.
Determinan Perilaku Konsumen terhadap Pembelian Buah Pisang Ambon (Musa paradisiaca var. Sapientum (l.) Kunt.) di Jakarta Selatan Saat Pandemi Covid-19 Rahel, Gabe Nur; Budiaji, Weksi; Mulyati, Sri; Bukhari, Ahmad; Mursyidah, Himmatul; Abdullah, Syarif; Sholihin, Miftahus; Wijaya, Ferdian Bangkit
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 2 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i2.29968

Abstract

This study aims to determine the variables that influence consumer behavior in purchasing decisions in buying bananas at Toko Tani Indonesia Center Pasar Minggu. This study was conducted from October 2021 to June 2022.  The sampling technique used in this study was accidental sampling, with the number of respondents as many as 40. The independent variables in this study suffered from a multicollinearity problem. One method to overcome this is applying the regression of Least Absolute Shrinkage and Selection Operator (LASSO).  LASSO regression can solve the problem of multicollinearity by shrinking the estimated coefficients towards zero or setting them to exactly zero so that LASSO regression can select variables in the regression model. The result of the LASSO analysis, variables that had a significant influence on consumers' decision to buy bananas were physiological factors, i.e., motivation, perception, knowledge, belief, and attitude.
Analisis Nilai Tambah Produk Olahan Hasil Tembakau di Kabupaten Garut Awaliyah, Fitri; Kasmiyati, Kasmiyati
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 2 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i2.30612

Abstract

Jawa Barat sebagai salah satu provinsi sentra produksi tembakau mempunyai peranan penting dalam industry hasil tembakau tersebut karena mempunyai varietas – varietas yang unggul. Salah satu Kabupaten yang mempunyai produksi tembakau tertinggi di Jawa Barat adalah Kabupaten Garut. Tembakau merupakan komoditas pertanian yang memiliki sifat mudah rusak. Karakteristik tersebut menyebabkan tembakau perlu diolah terlebih dahulu. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mennganalisis nilai tambah dari berbagai produk olahan hasil tembakau yang ada di Kabupaten Garut.  Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Tani Sawargi 1 Kecamatan Leles Kabupaten Garut. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dengan pertimbangan bahwa Kelompok Tani Sawargi 1 merupakan salah satu kelompok tani yang aktif memproduksi berbagai produk olahan hasil tembakau di Kabupaten Garut. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh wawancara dengan pengurus Kelompok Tani Sawargi 1. Data sekunder diperoleh data Direktorat Jenderal Perkebunan, Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian ESDM Kabupaten Garut. Teknik analisis data dilakukan yaitu dengan analisis perhitungan nilai tambah dengan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 produk hasil olahan tembakau yang diproduksi Kelompk Tani Sawargi I yaitu tembakau krosok, tembakau Rajang kasar dan tembakau mole. Tembakau mole mempunyai proses produski paling lama diantara produk lainnya, dan mempunyai hasil konversi terendah yaitu 0,12, dengan penggunaan tenaga kerja terbanyak. Namun meskipun begitu tembakau mole menghasilkan nilai tambah paling tinggi dengan kriteria nilai tambah yang tinggi untuk produksi hasil produksi olahan tembakau yang ada di Kelompok Tani Sawargi I. 
Kontribusi Perempuan Buruh Tani terhadap Ekonomi Keluarga pada Usahatani Tembakau Virginia di Kecamatan Keruak Huda, Ahmadanil; Anwar, Muhammad; Prasetyowati, Rini Endang
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 2 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i2.29766

Abstract

Tujuan penelitian ini, ingin mengetahui peran perempuan buruh tani dan kontribusi perempuan buruh tani terhadap pendapatan keluarga pada usahatani tembakau virginia di Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Keruak dengan purposive. Responden sebanyak 30 orang ditentukan dengan quota sampling di distribusikan secara proportional sampling di Desa Batu Putik 12 orang, Desa Selebung Ketangga 9 orang, dan Desa Senyiur 9 orang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Analisis peran menggunakan Skala Likert dengan kriteria skor: sangat berperan=3, berperan=2 dan kurang berperan=1, sedangkan kontribusi perempuan  buruh tani di analisis dengan Kontribusi Pendapatan. Peran perempuan buruh tani pada usahatani tembakau virginia di Kecamatan Keruak sangat berperan dalam hal penanaman, penyulaman, penyiangan, pemupukan, suli/toping, pemanenan, dan sortasi. Kontribusi pendapatan perempuan buruh tani terhadap pendapatan keluarga sebesar 43% berada pada kategori kontribusi sedang.
Analisis Daya Saing Usahatani Tanaman Hias Philodendron Selloum di Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang Saleh, Khaerul -; Aliudin, Aliudin; Meissyanna, Meissyanna
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 2 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i2.24393

Abstract

This study aimed to determine the competitiveness of comparative and competitive advantage of philodendron selloum as ornamental plants, and to determine the impact of government policies on input or output prices on philodendron selloum farmers. Descriptive quantitive method was used in this research. The study was conducted at Karang Tengah Sub-district Tangerang City. Primary data sources were obtained by using an interview and questionnaire list with 33 farmers as sample data in this study. Secondary data were obtained from notes and documentation. There were three methods of analysis carried out in this study. Policy Analysis Matrix (PAM) was used as research analysis to find out about financial and economic advantages, the value of both comparative and competitive advantage, and the impact of government policies on inputs-outputs toward economy activity. The result of this study revealed that philodendron selloum farming in this sub-district have both comparative and competitive advantage. It can be seen in the production’s efficiency with PCR value of 0,59 and DRCR value of 0,39. Meanwhile, government policies related to output (NPCO), inputs (NPCO), and input-output (EPC) has not been able to run effectively and considered to have not been able to protect philodendron selloum farmers (producer).
Persepsi Konsumen terhadap Sop Durian di Cafe Durian Woke Serang Fernanda, Ghea Aisyah; Gunawan, Gugun; Sulaeni, Sulaeni; Wibowo, Aris Supriyo; Sumantri, Ari Tresna
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 17, No 2 (2024): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v17i2.29233

Abstract

Terjadi penurunan penjualan produk sop durian di Cafe Durian Woke. Penurunan ini mengindikasikan adanya persaingan yang ketat dan perbedaan persepsi konsumen terhadap produk sop durian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen dan menganalisis persepsi konsumen terhadap sop durian di Cafe Durian Woke Serang. Atribut produk yang digunakan adalah harga, rasa, aroma, porsi, dan merek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan analisis data yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil penelitian, karakteristik responden dalam persepsi konsumen terhadap sop durian di Cafe Durian Woke adalah sebagian besar konsumen membeli dan mengkonsumsi sop durian di cafe durian woke berdasarkan jenis kelamin perempuan dengan persentase sebesar 86%, berdasarkan usia yaitu 17-26 tahun dengan persentase sebesar 38%, berdasarkan tingkat pendidikan terakhir yaitu sma dengan persentase sebesar 72%, berdasarkan status pekerjaan yaitu ibu rumah tangga dengan persentase sebesar 44%, dan berdasarkan pendapatan yaitu <rp 1 juta dengan persentase sebesar 54%. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode ipa, persepsi konsumen terhadap sop durian berdasarkan atribut produk yang terdapat pada kuadran I (prioritas utama) yaitu porsi. Atribut selanjutnya yang termasuk dalam kuadran II (pertahankan prestasi) yaitu harga dan rasa. Atribut yang termasuk dalam kuadran III (prioritas rendah) adalah merek dan aroma. Pada kuadran IV (berlebihan) tidak terdapat atribut sop durian.