cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Chimica et Natura Acta
ISSN : 23550864     EISSN : 25412574     DOI : -
Chimica et Natura Acta diterbitkan oleh Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran tiga kali setiap tahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang dimuat mencakup Kimia Analisis dan Pemisahan, Kimia Material, Kimia Energi dan Lingkungan, Kimia Organik Bahan Alam dan Sintesis, Biomolekular Pangan dan Kesehatan serta topik-topik lain yang berhubungan dengan ilmu Kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
PEMBUATAN RESIN PENUKAR ION POLISTIREN SULFONAT Zainudin, Achmad; Anggraeni, Anni; Sofyatin, Titin; Bahti, Husein H.
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.171 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n1.9172

Abstract

Resin penukar ion telah digunakan untuk pemisahan campuran senyawa kimia ionik, pada kromatografi pertukaran ion. Resin penukar ion adalah polimer yang berikatan dengan gugus fungsional yang mengandung ion yang dapat dipertukarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat resin penukar kation dari polistirena terfosfonasi dengan mereaksikan polistirena dan fosfor oksiklorida. Reaksi dilakukan pada kondisi optimum yang meliputi variasi konsentrasi fosfor oksiklorida, suhu dan waktu optimum. Resin penukar ion yang dihasilkan diidentifikasi dengan spektrum inframerah dan dikarakterisasi dengan menentukan massa jenis, penentuan jumlah gugus fosfat pada resin, dan kapasitas pertukaran ion dari resin pertukaran ion yang dihasilkan. Berdasarkan penelitian didapatkan data untuk kondisi optimum yaitu: untuk suhu reaksi, suhu 80oC; waktu reaksi, 2 jam; konsentrasi fosfor oksiklorida, 17% (dengan perbandingan fosfor oksiklorida dalam benzena 9:0 mL). Hasil inframerah menunjukkan bahwa molekul resin pertukaran ion dari polistirena terfosfonasi terbentuk dan data percobaan untuk massa jenis resin polistirena terfosfonasi adalah 2,0745 g/mL, kapasitas pertukaran ion 2,57 mek/g, dan persentase gugus fosfat yang terikat pada resin yang dihasilkan adalah sebesar 99,14%.
PREDIKSI STRUKTUR 2-DIMENSI NON-CODING RNA DARI BIOMARKER KANKER PAYUDARA TRIPLE-NEGATIVE DENGAN VIENNA RNA PACKAGE Parikesit, Arli Aditya; Anurogo, Dito
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.485 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n1.10445

Abstract

Berdasarkan data WHO, kanker adalah penyakit yang paling berbahaya. Dewasa ini para peneliti sedang berusaha memahami mekanisme molekular kanker. Berdasarkan dogma sentral, hanya protein coding gene yang diketahui fungsinya, sementara non-coding gene belum dapat dijelaskan. Kemudian, diketahui bahwa non-coding RNA (ncRNA) berperan dominan dalam regulasi molekular sel, sehingga berpengaruh secara langsung kepada proliferasi kanker. Dalam hal ini, instrumen RNA-seq maupun Tiling Array sudah mengumpulkan banyak data biologis dan mendeposisikannya kepada database genom. Diketahui bahwa, ncRNA tidak hanya dapat berperan sebagai biomarker untuk diagnostik kanker, namun juga akan dapat dikembangkan sebagai agen terapeutik. Kanker payudara memiliki empat subtipe molekular, yaitu luminal A, luminal B, Her-2 dan triple negative/basal-like. Kanker Payudara Triple-negative (TNBC) merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan belum ditemukan pengobatan yang efektif. Memahami mekanisme dan struktur ncRNA pada Biomarker TNBC merupakan langkah awal untuk menentukan agen terapeutik dan propilaksis terbaik. Diketahui bahwa jalur ekspresi lincRNA-RoR/miR-145/ARF6 berperan dalam proliferasi TNBC. Berdasarkan pencarian di GenBank, ditemukan  lema-lema ncRNA untuk jalur tersebut. Hasil pencarian diolah dengan software Vienna RNA Package, untuk ditentukan struktur 2 dimensi (2-D) yang solid. Kedepannya, diharapkan dengan mencegah terbentuknya struktur 2-D tersebut, maka semua gen tersebut akan menjadi tidak aktif dan menghentikan proliferasi kanker.
EKSTRAKSI GADOLINIUM DAN SAMARIUM DARI MINERAL MONASIT SECARA EKSTRAKSI DENGAN LIGAN ETILENDIAMINTRIMETILENFOSFONAT (EDTMP) Anggraeni, Anni; Sofyatin, Titin; Bahti, Husein H.
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.129 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n3.9163

Abstract

Unsur tanah jarang yaitu gadolinium dan samarium telah banyak dimanfaatkan pada berbagai industri, bahkan bidang kedokteran. Pada penelitian ini telah dilakukan isolasi Unsur Tanah Jarang (UTJ) dari mineral monasit sebanyak 500 g dan mengelompokkannya berdasarkan pH pengendapan menjadi UTJ Berat, UTJ sedang, dan UTJ ringan, masing-masing kelompok UTJ tersebut dianalisis dengan instrumen XRF dan ICP-OES. Kajian ekstraksi UTJ sedang dengan ligan EDTMP yaitu: Gd-EDTMP, Sm-EDTMP, Ce-EDTMP telah dilakukan dan efisiensi ekstraksinya di evaluasi menggunakan metode spektrofotometri sinar tampak menggunakan xylenol orange. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokkan berhasil dilakukan secara pengendapan dengan ammonium hidroksida pada pH 6,30 – 6,90 untuk mengendapkan UTJ berat, pH 6,8-7,08 untuk UTJ sedang, dan pH 7,31-8,23 untuk UTJ ringan, Hasil analisis masing-masing kelompok UTJ menunjukkan bahwa UTJ sedang Gd, Sm, Eu, dan Tb masih terdapat pada UTJ berat dan ringan dengan kandungan yang berbeda, Rendemen kelompok berat sebanyak 98,4321 gram, kemurniannya 96,62% dengan komposisi CeO2, Dy2O3, Er2O3,Gd2O3, La2O3, Nd2O3, Pr6O11, Sm2O3, Tb4O7, dan Y2O3, UTJ sedang sebanyak 0,2035 gram, kemurniannya 93,08% dengan komposisi Ce, Eu, Gd, La, Nd, Sm, Tb, dan Y, dan ringan sebanyak 11,6981 gram, kemurniannya 86,95% dengan komposisi CeO2, La2O3, Nd2O3, Pr6O11, Tb4O7, dan Y2O3. Kajian ekstraksi terhadap sampel simulasi individu UTJ Gd, Sm, dan Ce melalui pembentukan kompleks dengan ligan EDTMP menunjukkan bahwa kondisi optimum ekstraksi pada pH 6 dengan efisiensi ekstraksi di atas 70%. Aplikasi kondisi ekstraksi dari kajian ekstraksi sampel simulasi terhadap UTJ sedang dari monasit belum memberikan hasil yang memuaskan.
Pemurnian Pretrombin-2pH Hasil Ko-Ekspresi Chaperone pada Escherichia coli ER2566 Menggunakan Sistem IMPACT Maksum, Iman Permana; Budiantoro, Ogi; Hasan, Khomaini; Soemitro, Soetijoso; Subroto, Toto
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.794 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n2.14605

Abstract

Pemurnian pretrombin-2 merupakan tahap penting dalam produksi trombin sebagai salah satu komponen lem fibrin untuk mengganti teknik jahitan pascabedah mata. Pemurnian pretrombin-2 melalui sistem IMPACT memanfaatkan aktivitas pemotongan intein yang membawa penanda afinitas chitin-binding domain dan tidak memerlukan enzim protease tambahan. Pemotongan pretrombin-2pH dari CBD-intein dapat dilakukan melalui C-terminal intein dengan induksi perubahan pH dan suhu tanpa memerlukan reagen kimia tambahan. Namun dibutuhkan kondisi pH, suhu dan waktu inkubasi yang sesuai untuk memotong pretrombin-2pH dari C-terminal intein. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi pH, suhu dan waktu inkubasi pemotongan yang dibutuhkan dalam pemurnian pretrombin-2pH dengan memanfaatkan aktivitas pemotongan C-terminal intein. Metode yang dilakukan adalah ekspresi gen CBD-intein-pt2pH menggunakan vektor pTWIN1 dalam E. coli ER2566 disertai dengan ko-ekspresi chaperone menggunakan plasmid pG-KJE8, isolasi CBD-intein-PT2pH dengan metode sonikasi, pemurnian pretrombin-2pH menggunakan sistem IMPACT, serta karakterisasi pretrombin-2pH hasil pemurnian dengan metode SDS-PAGE. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi inkubasi pemotongan yang dibutuhkan untuk mendapatkan pretrombin-2pH murni adalah pada suhu 25oC, selama 48 jam dengan perubahan pH lingkungan kolom dari 8,5 ke 7,0. Namun efisiensi pemotongan yang dihasilkan sangat kecil. Hal ini mungkin disebabkan oleh kondisi suhu dan waktu inkubasi yang belum optimum serta diduga masih terdapat reaksi proteolisis yang mendegradasi pretrombin-2pH murni yang dihasilkan.
IDENTIFIKASI POPULASI BAKTERI DALAM SPONS PENCUCI PIRING DENGAN METODE PCR-RFLP Gaffar, Shabarni; Maksum, Iman Permana; Julaeha, Euis
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.895 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n2.9154

Abstract

Spons pencuci piring 200.000 kali lebih kotor dibanding dudukan toilet. Berbagai bakteri penyebab penyakit seperti Eschericia coli, Pseudomonas dan Staphylococcus, berkembang biak di permukaan yang basah. Selain itu, 500 ribu bakteri hidup di dalam saluran pembuangan bak cuci piring. Jika spons dalam kondisi tidak kering (lembab karena direndam), maka akan menjadi markas semua bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan populasi bakteri yang terdapat pada spons cuci piring yang basah. Identifikasi dilakukan dengan metoda molekular berbasis DNA yaitu teknik PCR-RFLP gen 16s rDNA. Metoda PCR-RFLP merupakan genetik fingerprinting yang akurat, cepat dan sederhana. Koloni bakteri yang ditumbuhkan dari spons pencuci piring di lisis dan digunakan sebagai templat untuk PCR. Hasil PCR gen 16s rDNA yang berukuran 1400 pb, dipotong dengan enzim restriksi, Hinf1. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat pola pemotongan yang berbeda-beda. Pola yang berbeda ini menunjukkan terdapat empat populasi yang berbeda hidup pada spons basah. Kami mengidentifikasi bahwa salah satu mikroba yang tumbuh adalah E. coli yang merupakan bakteri patogen.
Aplikasi Desain Eksperimen Plackett-Burman dan Response Surface Methodology Box-Behnken pada Produksi Senyawa Pengontras Magnetic Resonance Imaging Gadolinium Dietilentriaminpentaasetat-Folat Fauzia, Retna Putri; Mutalib, Abdul; Soedjanaatmadja, Ukun M.S.; Anggraeni, Anni; Yusuf, Muhammad; Bahti, Husein H.
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.635 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n1.12813

Abstract

Desain Plackett-Burman digunakan untuk menyeleksi variabel yang memiliki pengaruh utama dalam produksi Gadolinium Dietilentriaminpentaasetat-Folat (Gd-DTPA-Folat) sebagai senyawa pengontras Magnetic Resonance Imaging (MRI). Tujuh variabel seperti rasio mol Gadolinium (Gd) dan ligan Dietilentriaminpentaasetat-Folat (DTPA-Folat), suhu, laju pengadukan, pH, waktu reaksi dan volume pelarut diseleksi dalam proses produksi. Faktor dummy yang tidak memiliki pengaruh secara kimia ditambahkan juga dalam eksperimen. Dari ketujuh variabel, rasio mol Gd dan DTPA-Folat, laju pengadukan dan volume pelarut memiliki pengaruh yang positif terhadap persentase hasil rendemen Gd-DTPA-Folat. Tahapan selanjutnya adalah mengetahui interaksi antara faktor-faktor yang berpengaruh positif dalam eksperimen dan menghasilkan respon optimum untuk keseluruhan variabel menggunakan Response Surface Methodology Box-Behnken. Pendekatan statistik dalam studi untuk eksperimen desain menggunakan Software Design Expert 9.0.6.2. Kesimpulan dalam hasil penelitian adalah bahwa kondisi reaksi optimum dalam produksi Gd-DTPA-Folat, yaitu rasio mol Gd dan DTPA-Folat 10:1, laju pengadukan 500 RPM dan volume pelarut sebanyak 20 mL (untuk 2,5 x 10-4 mmol ligan). Prediksi hasil rendemen Gd-DTPA-Folat pada kondisi optimum adalah 87,3296%.
PEMANFAATAN KULIT KACANG TANAH (Arachis hypogaea) UNTUK BIOADSORPSI LOGAM KALSIUM DAN MAGNESIUM Pratomo, Uji; Lubis, Rubianto A.; Hendrati, Diana; Sofyatin, Titin; Nuraini, Vidia Afina
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.371 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n3.9216

Abstract

Masyarakat Indonesia banyak menggunakan air tanah sebagai sumber air untuk keperluan rumah tangga dan industri. Kontaminan air tanah penyebab kesadahan berupa ion-ion divalen Ca2+ dan Mg2+ menimbulkan masalah bagi penggunaan domestik dan industri, seperti terbentuknya kerak pada peralatan dan konsumsi deterjen yang lebih tinggi. Salah satu metode yang efektif untuk melunakkan air sadah adalah adsorpsi menggunakan biosorben. Biosorben yang digunakan pada penelitian ini adalah kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L.) yang mengandung berbagai gugus fungsi sehingga efektif mengadsorpsi ion-ion logam Ca2+ dan Mg2+ dalam matriks air sadah. Adsorpsi dengan metode batch dilakukan melalui berbagai variasi berat adsorben, pH, dan waktu pengadukan. Kondisi optimum diperoleh pada pH 9 dan berat kulit kacang tanah sebanyak 1 g. Nilai kapasitas adsorpsi terhadap ion Ca2+ dan Mg2+ masing-masing sebesar 3,62 dan 2,89 mg/g. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kulit kacang tanah sangat berpotensi sebagai biosorben yang ramah lingkungan, mudah, dan murah untuk menyerap logam Ca dan Mg.
Kinetika Degradasi Serbuk Antosianin Daun Miana (Coleous scutellarioides L. Benth) Var. Crispa Hasil Mikroenkapsulasi Cisilya, Theresia; Lestario, Lydia N.; Cahyanti, Margareta N.
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.487 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n3.16063

Abstract

Tanaman miana (Coleous scutellarioides) merupakan salah satu tanaman tropis yang mengandung antosianin yang dapat berpotensi sebagai zat warna alami. Pigmen antosianin memiliki stabilitas yang rendah, namun dapat ditingkatkan dengan mikroenkapsulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kinetika degradasi serbuk antosianin daun miana hasil mikroenkapsulasi. Mikroenkapsulasi dilakukan dengan menambahkan maltodekstrin berbagai konsentrasi (8, 10, 12, dan 14% b/v) dalam ekstrak daun miana. Daun miana diekstrak menggunakan pelarut asam tartarat 2% (b/v). Serbuk antosianin disimpan dalam inkubator pada suhu 25, 35, dan 45°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi degradasi antosianin mengikuti orde 2. Kinetika degradasi yang paling stabil adalah pada penambahan maltodekstrin 8% yang ditunjukkan dengan konstanta laju degradasi, waktu paruh, dan energi aktivasi.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA FLAVONOIDA DARI DAUN BENALU KAKAO (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) Sembiring, Helmina Br.; Lenny, Sovia; Marpaung, Lamek
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.266 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n3.10920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi senyawa fitokimia dan menguji aktivitas antioksidan ekstrak metanol, ekstrak  etil asetat, total flavonoida dan flavonoid aglikona  daun benalu kakao (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.). Serbuk kering daun D. pentandra (L.) Miq. (10 kg) dimaserasi dengan menggunakan metanol, ekstrak metanol diekstraksi kembali dengan etil asetat, ekstrak etil asetat dipartisi dengan n-heksana. Residu yang tersisa (total flavonoida) dihidrolisis dengan HCl 2 N sehingga diperoleh flavonoid aglikona.  Diperoleh ekstrak metanol sebanyak  830 g (8,3%), ekstrak etil asetat 108 g (1,08%), total flavonoida 45 g (0,06%) dan flavonoid aglikona 6,2 g (0,06%) dan semua ekstrak  berwarna hitam. Berdasarkan hasil skrining fitokimia yang dilakukan ekstrak metanol D. pentandra (L.) Miq.  mengandung senyawa flavonoida, tanin, terpenoid, saponin dan tidak terdeteksi adanya alkaloid. Ekstrak etil asetat mengandung senyawa flavonoida, terpenoid dan saponin dan tidak terdeteksi adanya tanin dan alkaloid. Total flavonoida hanya mengandung flavonoida dan tidak terdeteksi adanya saponin, tanin, alkaloid dan terpenoid. Ekstrak metanol, etil asetat, total flavonoida dan flavonoid aglikona daun D. pentandra (L.) Miq. memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50  berturut-turut sebesar 30,31; 36,23; 24,07 dan 18,22 mg/mL. Sedangkan asam askorbat sebagai kontrol menunjukkan nilai IC50  12,08  mg/mL. Senyawa flavonoida dari daun benalu kakao (D. pentandra (L.) Miq.) dapat berfungsi sebagai antioksidan namun aktivitasnya lebih rendah dari pada asam askorbat.
SINTESIS DAN STUDI IN SILICO SENYAWA 3-NITRO-N-[(PYRIDIN-4-YL) CARBONYL]BENZOHYDRAZIDE SEBAGAI KANDIDAT ANTITUBERKULOSIS Ruswanto, Ruswanto; Mardhiah, Mardhiah; Mardianingrum, Richa; Novitriani, Korry
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.505 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n2.9183

Abstract

InhA adalah enoyl-acyl carrier protein reductase didalam Mycobacterium tuberculosis yang merupakan target yang menarik untuk pengembangan obat baru terhadap TBC , penyakit yang membunuh lebih dari dua juta orang setiap tahun. InhA adalah target utama obat isoniazid dalam pengobatan infeksi tuberkulosis. Pada penelitian ini telah disintesis turunan isoniazid yaitu senyawa 3-nitro-N-[(pyridin-4-yl)carbonyl]benzohydrazide melalui reaksi asilasi antara 3-nitrobenzoil klorida dengan isoniazid dengan menggunakan pelarut tetrahidrofuran. Persentase hasil sintesis adalah 59,11%. Kemurnian hasil sintesis ditunjukkan dengan adanya noda tunggal pada KLT (Komatografi lapis tipis) dan jarak lebur yang sempit. Berdasarkan hasil identifikasi Spektrofotometer UV, Spektrofotometer IR dan Spektrometer 1H-NMR menunjukkan senyawa hasil sintesis 3-nitro-N-[(pyridin-4-yl)carbonyl]benzohydrazide sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu dalam penelitian ini juga dilakukan uji in silico: (1) Uji toksisitas dilakukan dengan menggunakan tiga parameter seperti benigni, crammer rules dan kroes TTC, (2) Interaksi senyawa 3-nitro-N-[(pyridin-4-yl)carbonyl]benzohydrazide terhadap InhA yang menunjukkan bahwa 3-nitro-N-[(pyridin-4-yl)carbonyl] benzohydrazide memiliki interaksi dengan reseptor enoyl-acyl carrier protein reductase (InhA) lebih baik daripada isoniazid dengan nilai binding affinity 3-nitro-N-[(pyridin-4-yl)carbonyl]benzohydrazide sebesar -9,17647 kkal/mol dan isoniazid -7,1034 kkal/mol.

Page 10 of 38 | Total Record : 372