cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 4 (2024): November" : 7 Documents clear
Kesiapan Integrasi e-Puskesmas dengan SATUSEHAT di Puskesmas Kota Denpasar Sukarmayasa, I Made; Farmani, Putu Ika; Wirajaya, Made Karma Maha; Laksmini, Putu Ayu
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.99335

Abstract

Latar Belakang: Kesiapan Puskesmas di Kota Denpasar sangat diperlukan dalam mengintergrasikan e-Puskesmas dengan SATUSEHAT. Kesiapan ini diukur dengan melihat individu atau organisasi untuk menerima dan memanfaatkan teknologi di Puskesmas. Pada penelitian sebelumnya, banyak fasilitas kesehatan di Indonesia termasuk puskesmas yang menghadapi berbagai tantangan dalam mengadopsi teknologi, seperti kurangnya pelatihan SDM.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesiapan integrasi e-Puskesmas dan SATUSEHAT di Puskesmas Kota Denpasar dengan metode TRI.Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan desain Cross-Sectional dan responden 108 pegawai 11 Puskesmas Kota Denpasar yang terlibat dalam integrasi. Variabel yang diteliti adalah Optimism, Innovativeness, Discomfort, dan Insecurity, menggunakan kuesioner skala Likert 1-5. Data dianalisis dengan skor TRI dalam 3 kategori dan disajikan dalam tabel.Hasil: Kesiapan integrasi e-Puskesmas dengan SATUSEHAT di 11 Puskesmas Kota Denpasar dinilai melalui empat komponen: Optimism (1,11), Innovativeness (0,79), Discomfort (0,59), dan Insecurity (0,88), dengan nilai total TRI sebesar 3,37.Kesimpulan: Kesiapan integrasi e-Puskesmas dengan SATUSEHAT di 11 Puskesmas Kota Denpasar didapatkan jumlah nilai TRI sebesar 3,37 yang artinya pegawai di Puskesmas Kota Denpasar memiliki nilai kesiapan yang sedang dalam mengadaptasi sebuah teknologi baru.
Pengaruh Media dalam Meningkatkan Kesertaan Program Keluarga Berencana di Jawa Barat Suhenda, Dadang; Lestari, Weny; Nasution, Ade Saputra; Ghani, Mochamad Wahyu; Nuraini, Nuraini
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.99346

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ke empat dunia, jika tidak dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan pengelolaan kebijakan yang baik, akan menyebabkan terjadinya bencana demografi. Diperlukan pengendalian penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB) salahsatunya melalui pemakaian kontrasepsi.Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan keterpaparan informasi KB dengan dengan kesertaan ber-KB di Provinsi Jawa Barat.Metode: Metode penelitian kuantitatif sederhana dengan menggunakan data sekunder SKAP 2019. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensia.Hasil: Diketahui bahwa rata-rata umur responden wanita adalah 32 tahun. Pendidikan tertinggi SMA sebanyak 34,6% dan sebagian besar tidak bekerja sebanyak 59,1 %. Responden wanita lebih banyak tinggal di kota dengan proporsi sebanyak 69,1% dan 30,9% tinggal di Desa. Hasil uji lanjut menggunakan chi-square diketahui bahwa terdapat hubungan informasi KB dengan kesertaan ber-KB. Responden yang pernah mendengar informasi KB memiliki kecenderungan untuk menggunakan KB sebesar 1/0,267 = 3,745 kali lebih besar dibandingkan dengan responden yang belum pernah terpapar informasi KB.Kesimpulan: Paparan media massa tentang informasi KB pada WUS baik itu melalui radio, televisi, maupun internet dapat meningkatkan pengetahuan tentang KB dan 3,7 kali berpeluang untuk ber-KB. Keterpaparan media tentang informasi KB perlu lebih efektif dan dan memiliki jangkauan lebih luas termasuk menjangkau kepesertaan KB pada laki-laki
Pemanfaatan Ekstrak Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata) sebagai Sediaan Krim Anti-Aging Mutia, Maya Sari; Rusip, Gusbakti; Kurniawan, Gracella Verren; Sartika, Dewi; Nadia, Felanda Ahsan; Henny, Henny
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.99524

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya kesadaran akan pentingnya perawatan kulit berbahan alami mendorong permintaan produk anti-aging. Biji labu kuning (Cucurbita moschata) yang mengandung antioksidan seperti vitamin E, karotenoid, dan asam lemak esensial, efektif melawan radikal bebas dan memperlambat penuaan kulit, menjadikan pilihan tepat untuk krim anti-aging ramah lingkungan.Tujuan: Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui manfaat dari ekstrak biji Cucurbita Moschata sebagai krim anti-penuaan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group. Penelitian dilakukan di Laboratorium Farmakologi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (Mei-Juli 2024). Sampel berupa krim anti-aging dengan ekstrak biji labu kuning, yang diuji pada lima kelompok tikus: kontrol negatif, kontrol positif, dan tiga kelompok dengan konsentrasi 4%, 8%, dan 12%. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon pada SPSS untuk menilai efektivitas dosis krim terhadap tanda penuaan.Hasil: Ekstrak biji labu kuning dengan konsentrasi 4%, 8%, dan 12% terbukti efektif meningkatkan kelembapan kulit. Analisis histopatologi menunjukkan bahwa konsentrasi 12% secara signifikan meningkatkan kepadatan serat kolagen, mendukung efektivitas krim dalam mengatasi tanda-tanda penuaan.Kesimpulan: Ekstrak biji labu kuning dengan konsentrasi 4%, 8%, dan 12% efektif meningkatkan kelembapan, aktivitas antioksidan, dan densitas kolagen. Konsentrasi 12% sebagai dosis optimal yang memberikan hasil terbaik dibandingkan konsentrasi 4% dan 8%.
Dampak Pijat Bayi pada Bonding dan Attachment Ibu-Bayi di Jenawi, Karanganyar Nugraheni, Angesti; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Kusmawati, Iffah Indri; Putri, Noviyati Rahardjo; Argaheni, Niken Bayu
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.99678

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan memberikan bukti ilmiah tentang dampak pijat bayi terhadap hubungan emosional ibu dan bayi. Hasilnya diharapkan menjadi referensi dalam mendukung pengasuhan berkualitas, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap edukasi kesehatan, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan emosional dan perkembangan holistik anak.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menguji apakah pijat bayi dapat meningkatkan bonding dan attachment antara ibu dan bayi.Metode: Desain penelitian menggunakan one group pre-test post-test untuk membandingkan perubahan sebelum dan sesudah intervensi pijat bayi. Melibatkan 39 ibu dan bayi di Puskesmas Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Responden mengikuti sesi pijat bayi selama satu bulan. Data dikumpulkan melalui observasi dan pelaporan online melalui whats app. Analisis uji beda menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank untuk melihat perubahan skor bonding dan attachment.Hasil: Pijat bayi tidak menunjukkan perubahan yang signifikan pada bonding (nilai p = 0,25), tetapi memberikan dampak positif yang jelas pada attachment, dengan perbedaan yang signifikan (nilai p = 0,0025). Dalam hal ini berarti pijat bayi dapat memperkuat keterikatan emosional antara ibu dan bayi, meskipun efeknya pada bonding langsung tidak bermakna.Kesimpulan: Pijat bayi membantu memperkuat attachment emosional antara ibu dan bayi, meskipun tidak memiliki dampak signifikan pada bonding
Pemberian Ekstrak Daun Saga untuk Mengatasi Batuk pada Balita Kusumastuti, Nurry Ayuningtyas; Haeriyah, Siti; Sartika, Rini; Winarni, Lastri Mei
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.99729

Abstract

Latar Belakang: Batuk merupakan infeksi saluran pernafasan akut yang paling banyak ditemukan, terutama pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Kejadian batuk  ini terjadi 3 sampai 6 kali dalam setahun. Batuk ini akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang karena menjadi penghambat dalam proses pertumbuhan dan perkembangan balita. Penanganan batuk yang telah diterapkan oleh penelitian-penelitian sebelumnya menggunakan jeruk nipis, suplementasi madu, minuman jahe dan madu, kunyit, dan kencur.Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun saga dalam mengatasi batuk pada balita.Metode: Penelitian ini menggunakan metode true eksperimental dengan two group pretest posttest control group design. Jumlah sampel 32 balita yang mengalami batuk akut dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 16 responden, yaitu kelompok intervensi yang diberikan ekstrak daun saga dan kelompok kontrol yang tidak diberikan. Teknik sampling random control trial (RCT). Instrumen menggunakan visual analog scale (VAS) untuk batuk dan SOP untuk pembuatan ekstrak daun saga. Analisis data menggunakan Mann Whitney.Hasil: Hasil penelitian pemberian ekstrak daun saga berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan intensitas batuk dengan hasil p-value sebesar 0,009.Kesimpulan: Pemberian ekstrak daun saga dapat mengatasi batuk pada balita di wilayah Kecamatan Margasari.
Psychoeducational Intervention terhadap Fungsi Seksual, Ansietas, dan Depresi Penyintas Kanker Ginekologi: Systematic Review Susiladewi, Ida Ayu Md. Vera; Afiyanti, Yati; Waluyo, Agung
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.99850

Abstract

Latar Belakang: Gangguan fungsi seksual akibat kanker ginekologi dan pengobatannya mengganggu kehudupan pasien yang mengakibatkan rendahnya kualitas hidup dan tingginya ansietas dan depresi. Psychoeducational intervention dalam rehabilitasi pasien kanker ginekologi memiliki banyak diterapkan dalam praktik perawatan pasien.Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas psychoeducational intervention  terhadap peningkatan fungsi seksual, ansietas, depresi dan kualitas hidup pasien dengan kanker ginekologi.Metode: Penelitian ini menggunakan metode systematic review yang dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2024. Penulis menggunakan lima basis data artikel penelitian berbahasa Inggris. Penelitian yang memenuhi syarat dianalisis dan diekstraksi oleh dua penulis secara independen.Hasil: Sebanyak 1.157 artikel telah diidentifikasi dari lima database jurnal, yaitu Cochrane Library, PubMed, Taylor & Francis, ProQuest, dan Scopus. Dari jumlah tersebut, terdapat tujuh artikel yang memenuhi kriteria seleksi dan diikutsertakan dalam tulisan ini. Kelayakan metode penelitian dianalisis dan dikritik menggunakan instrumen Critical Appraisal Skills Programme (CASP) atau Joanna Briggs Institute (JBI). Intervensi psikoedukasi terbukti efektif dalam meningkatkan fungsi seksual serta mengurangi kecemasan dan depresi.Kesimpulan: Intervensi psikoedukasi efektif meningkatkan fungsi seksual khususnya pada domain intimasi dan gairah seksual. Intervensi psikoedukasi juga memberikan dampak positif terhadap ansietas dan depresi yang dialami perempuan dengan kanker ginekologi.
Efektivitas Komunikasi Perubahan Sosial dan Perilaku dalam Peningkatan Pengetahuan Gizi Remaja: Scoping Review Maulidiyanti, Mareta; Hawadi, Lydia Freyani; Anshari, Dien
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.101643

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja perempuan merupakan masa krusial dalam mengembangkan pola makan bergizi yang berdampak pada kesejahteraan reproduksi di masa depan. Upaya preventif melalui edukasi gizi yang efektif khususnya pada remaja yang memiliki peran penting pada kualitas sumber daya manusia sangat krusial untuk dilakukan dalam jangka panjang. Namun, studi evaluasi berbagai pendekatan komunikasi perubahan sosial dan perilaku belum komprehensif sehingga menunjukkan pentingnya penelitian dibidang ini.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana intervensi Komunikasi Perubahan Sosial dan Perilaku (KPSP)/Social Behavior Change Communication (SBCC) dengan berbagai platform dapat  meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja perlunya gizi seimbang, serta mendorong penerapan kebiasaan makan sehat.Metode: Penelitian menggunakan metode scoping review yang dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA. Terdapat 1142 artikel teridentifikasi diawal. Setelah ekstraksi dilakukan dengan melihat relevansi maka 13 artikel dipilih untuk dianalisis.Hasil: Hasil menunjukkan bahwa pendidikan gizi berbasis media sosial dan booklet menjadi platform yang paling efektif untuk menjangkau remaja, sementara pendekatan berbasis komunitas memberikan dampak yang lebih mendalam melalui dukungan personal.Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa penanganan  KPSP, yang diterapkan melalui berbagai platform secara efektif mendorong perubahan positif dalam perilaku melalui penggunaan pesan dan intervensi yang terfokus melalui berbagai media.

Page 1 of 1 | Total Record : 7