cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 229 Documents
Antenatal Care dan Komplikasi Kehamilan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Barat Helwiah Umniyati; Telly Purnamasari; Esty Febriani
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 1 (2022): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.66968

Abstract

Latar Belakang: Rendahnya cakupan antenatal care (ANC) dan tingginya komplikasi kehamilan merupakan faktor risiko penting penyebab kematian ibu di Indonesia. RISKESDAS 2010 memperlihatkan komplikasi kehamilan tertinggi di Provinsi D.I. Yogyakarta (13,9%), bila dibandingkan angka nasional (6,5%) dan Jawa Barat (6,9%).Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan komplikasi kehamilan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Barat.Metode: Penelitian ini merupakan gabungan dari penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif menggunakan data RISKESDAS 2010 sedangkan penelitian kualitatif menggunakan wawancara mendalam dan FGD.Hasil: Analisis regresi cox menunjukkan bahwa menginformasikan gejala komplikasi kehamilan selama kunjungan ANC berhubungan secara signifikan dengan komplikasi kehamilan. Hasil dari penelitian kualitatif menunjukkan bahwa penerapan ANC di D.I. Yogyakarta sangat baik ketika dibandingkan dengan Jawa Barat. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah dan masyarakat. Tingginya deteksi dini risiko kehamilan oleh masyarakat (157,88%) diduga menjadi penyebab rendahnya AKI di D.I. Yogyakarta.Kesimpulan: Pelaksanaan program KIA di D.I. Yogyakarta sudah sangat baik. Disarankan bahwabidan selalu menginformasikan risiko kehamilan sejak ANC pertama. Hal ini dapat mencegah terjadinya komplikasi kehamilan, terutama di provinsi dengan angka kematian ibu yang tinggi.
Hubungan Gaya Koping Remaja dan Keterlibatan Orang Tua dengan Resiliensi pada Remaja Selama Pandemi COVID-19 Resti Ikhda Syamsiah; Retno Lestari; Laily Yuliatun
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 1 (2022): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.67065

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 telah memberikan perubahan kehidupan secara drastis bagi seluruh populasi di dunia, termasuk remaja. Perubahan proses pembelajaran dari luring menjadi daring membuat remaja mengalami kehidupan yang penuh tekanan. Hasil studi pendahuluan menunjukkan tidak adanya keterlibatan orang tua selama pembelajaran daring (85,2%). Penting bagi remaja untuk dapat beradaptasi dengan tantangan pembelajaran selama pandemi agar menjadi individu yang resilien.Tujuan: Mengetahui hubungan gaya koping dan keterlibatan orang tua dengan resiliensi pada remaja selama pandemi COVID-19.Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan analitik korelasional dengan responden 111 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Lokasi penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Jatilawang pada bulan Maret 2021. Analisis data  multivariat menggunakan uji regresi linier.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara gaya koping dengan resiliensi pada remaja dengan p < 0.001 dan ada hubungan negatif antara keterlibatan orang tua dengan resiliensi pada remaja dengan p < 0.001. Gaya koping merupakan variabel yang paling berhubungan dengan resiliensi remaja dengan nilai standardized coefficient beta 0,773.Kesimpulan: Gaya koping dan keterlibatan orang tua berpengaruh terhadap resiliensi remaja. Gaya koping merupakan faktor penentu dalam proses adaptasi positif menghadapi stress dan trauma  (resiliensi) remaja selama proses pembelajaran daring.
Analisis Health Belief Model dalam Perilaku Pencegahan Covid-19 pada Ibu Hamil Ratna Diana Fransiska; Dian Kusumaningtyas; Kentri Anggarina Gumanti
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 1 (2022): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.67465

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan kasus infeksi Covid-19 yang terus terjadi menimbulkan kekhawatiran, terutama pada ibu hamil yang termasuk dalam kelompok yang mudah terinfeksi. Pada ibu hamil, infeksi Covid-19 berisiko menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang lebih buruk dibandingkan populasi umum. Oleh karena itu, ibu hamil perlu melakukan upaya pencegahan agar tidak terinfeksi. Perlu adanya perubahan perilaku untuk meningkatkan kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19.Tujuan: Mengetahui penerapan teori Health Belief Model dalam upaya mencegah transmisi Covid-19 pada ibu hamil di Kota Malang.Metode: Penelitian analitik korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Partisipan dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling dari 5 puskesmas di Kota Malang. Pengumpulan data dilaksanakan dari bulan November 2020 sampai dengan Januari 2021, dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur Health Belief Model dan perilaku pencegahan Covid-19 pada ibu hamil.Hasil: Persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, isyarat untuk bertindak, dan persepsi manfaat memiliki pengaruh yang tidak signifikan. Persepsi hambatan dan self-efficacy mempunyai pengaruh signifikan pada perilaku ibu hamil di Kota Malang dalam pencegahan Covid-19.Kesimpulan: Komponen health belief model saling berhubungan satu sama lain dalam mempengaruhi perilaku ibu hamil melakukan pencegahan Covid-19, meskipun tidak semua signifikan secara statistik. Untuk itu diperlukan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan dan menciptakan kesadaran yang berkelanjutan untuk mencegah Covid-19.  
Menelusuri Potensi Fraud dalam Jaminan Kesehatan Nasional melalui Rekam Medis di Rumah Sakit Ida Sugiarti; Imas Masturoh; Fery Fadly
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 1 (2022): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.69056

Abstract

Latar Belakang: Akibat fraud, BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) harus membayar klaim lebih besar, sehingga terjadi kerugian negara. Salah satu bentuk fraud yang ditemukan di kelompok provider adalah upcoding. Data koding dan rekaman pelayanan kesehatan dalam rekam medis dapat digunakan sebagai deteksi fraud.Tujuan: Menelusuri potensi fraud dalam rekam medis melalui telusur keakuratan kode diagnosis dan clinical pathway.Metode: Pendekatan kuantitatif kualitatif. Jenis penelitian case study, kasus thypoid. Subjek penelitian ditentukan dengan purposive sampling. Sampel penelitian kuantitatif menggunakan berkas rekam medis. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan indept interview. Analisis data kuantitatif dengan analisis deskriptif dan Analisa data kualitatif dengan analisis konten.Hasil: Dari 87 dokumen, ketidaktepatan kode diagnosis 31,03%, dengan presentase ketidaksesuaian tarif klaim 26,44%. Terdapat berbagai penyebab upcoding diantaranya karena aturan pengkodean yang berbeda antara kode diagnosis berdasarkan ICD 10 dan kode untuk kepentingan klaim yang mengacu pada peraturan dari BPJS yang dituangkan dalam Berita Acara. 91,30% ketidaksesuaian merupakan tarif klaim naik. Ketidaksesuaian clinical pathway paling banyak pada item tes widal dengan presentase 21.84%.Kesimpulan: Upcoding tidak selalu disebut fraud, harus ada unsur kesengajaan untuk mendatangkan keuntungan finansial. Upcoding dapat merubah klaim menjadi lebih tinggi. Keberadaan clinical pathway penting sebagai acuan tindakan pelayanan kesehatan.
Optimalisasi Telemedicine Untuk Menegakkan Diagnosis Sebagai Inovasi Pelayanan Rumah Sakit selama Pandemi COVID-19: Tinjauan Sistematis Selly Gloria Lengkong; Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 2 (2022): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.67586

Abstract

Latar Belakang: Telemedicine menurut WHO adalah pemberian pelayanan kesehatan yang dipengaruhi oleh jarak sebagai faktor utama, yang dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media pertukaran informasi yang valid untuk diagnosis, tatalaksana dan pencegahan penyakit, dan sebagai pengetahuan berkelanjutan pelayanan kesehatan. Pandemi COVID-19 menuntut rumah sakit untuk beradaptasi dengan perubahan sehingga rumah sakit mampu bersaing untuk meningkatkan kualitas hidup pasien walaupun pemeriksaan dilakukan dari jarak jauh.Tujuan: Mengetahui perkembangan penggunaan telemedicine di rumah sakit, baik dengan aplikasi maupun alat-alat atau perangkat yang dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis pasien dari jarak jauh, untuk menjadi inovasi pelayanan rumah sakit selama pandemi COVID-19.Metode: Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan metode PRISMA dari 2 basis data. Artikel yang digunakan terbatas pada tahun 2017-2021.Hasil: Konsultasi, baik melalui telepon audio maupun video melalui telemedicine, masih merupakan bagian besar dari penegakkan diagnosis. Perkembangan teknologi memungkinkan rumah sakit untuk memberikan pelayanan jarak jauh dengan ditemukannya alat-alat untuk melakukan pemeriksaan fisik, skrining kegawatdaruratan pasien, dan aplikasi untuk menegakkan diagnosis pada pasien.Kesimpulan: Telemedicine dapat dioptimalisasi sebagai alat untuk menegakkan diagnosis seiring dengan perkembangan teknologi. Rumah sakit harus mengembangkan inovasi pelayanannya untuk memberikan pelayanan yang terbaik demi meningkatkan kualitas hidup pasien walaupun pelayanan tersebut dilakukan dari jarak jauh selama pandemi COVID-19.
Analisis Kelengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap Fraktur Tulang Anggota Gerak di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar Ni Made Ariska Suaryanti; Made Karma Maha Wirajaya; Made Sudiari
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 2 (2022): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.67626

Abstract

Latar Belakang: Rekam medis adalah berkas yang memuat atas catatan serta dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis yang lengkap bisa menunjang mutu pelayanan suatu rumah sakit. Laporan 10 besar penyakit rawat inap RS Bhayangkara Denpasar tahun 2020 yang menempati urutan pertama adalah fraktur tulang anggota gerak. Masih banyak ketidaklengkapan rekam medis pada kasus fraktur tulang anggota gerak.Tujuan: Menganalisis kelengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap dengan kasus fraktur tulang anggota gerak di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar tahun 2020.Metode Penelitian: Jenis penelitian yang dipergunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di RS Bhayangkara Denpasar pada bulan Maret-April. Sampel penelitian ini sejumlah 156 dokumen rekam medis. Teknik pengambilan sampel memakai metode systematic random sampling. Pengumpulan data memakai instrumen checklist.Hasil: Review identifikasi kelengkapan mencapai persentase 94%. Review laporan penting memiliki persentase sebesar 81%. Kelengkapan pada review autentikasi mencapai 99%. Review pendokumentasian dan pencatatan yang baik dan benar mencapai kelengkapan 94%.Kesimpulan: Kelengkapan keseluruhan sebesar 72%. Ketidaklengkapan tertinggi pada review laporan penting dan kelengkapan tertinggi ada pada review autentikasi.
Implementasi Tatalaksana Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil: Scoping Review Ariska Fauzianty; Sulistyaningsih Sulistyaningsih
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 2 (2022): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.69318

Abstract

Latar Belakang: Penyebab utama anemia selama kehamilan adalah defisiensi zat besi. Implementasi tatalaksana anemia yang tepat sangat penting, sehingga intervensi yang diberikan akurat dan meningkatkan kualitas pelayanan.Tujuan: Mengkaji bukti terkini implementasi tatalaksana anemia defisiensi besi selama kehamilan.Metode: Scoping review menggunakan framework Arksey dan O’Malley. Peneliti menggunakan tiga database yaitu Pubmed, Science Direct dan Gray literature (Google Scholar). Hanya artikel asli teks lengkap yang diterbitkan dalam bahasa Inggris antara 2010-2020 sesuai dengan kriteria inklusi.Hasil: Dari 110 artikel relevan, lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi dengan grade A. Terdapat dua tema peran, yaitu penerapan four pillars approach, dan pendidikan kesehatan, sedangkan hambatan adalah minimnya kompetensi pengetahuan dan keterampilan klinis tenaga kesehatan, faktor sociocultural, belum tersedia pedoman klinis komprehensif terkait penatalaksanaan anemia selama kehamilan, sarana, dan dukungan suplementasi zat besi kurang memadai.Kesimpulan:  Terdapat peran dan hambatan tenaga kesehatan dalam implementasi tatalaksana anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil.
Metode Histogram Equalization untuk Peningkatan Kualitas Citra dengan Menggunakan Studi Phantom Lumbosacral Guntur Winarno; Muhammad Irsal; Claricia Alamanda Karenina; Gando Sari; Rinda Nur Hidayati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 2 (2022): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.71469

Abstract

Latar Belakang: Pemeriksaan lumbosacral sering kali menghasilkan kualitas citra yang kurang optimal. histogram equalization merupakan tahapan memanipulasi data citra digital untuk meningkatkan kualitas citra yang dapat diimplementasikan pada citra digital radiografi lumbosacral.Tujuan: Mengevaluasi peningkatan kualitas citra digital radiografi lumbosacral dengan menggunakan histogram equalization.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Jumlah sampel terdiri dari 1 Kyouku’s anthropomorphic phantom yang dibagi menjadi citra lumbosacral proyeksi antero posterior (AP) dan lateral sebelum dan setelah direkonstruksi menggunakan histogram equalization. Kualitas citra dinilai dengan analisis grafik histogram, pengukuran nilai signal to noise ratio (SNR) merupakan parameter untuk menentukan kualitas citra radiografi, dan visual grading analysis (VGA) oleh 10 orang radiografer dianalisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank.Hasil: Hasil kualitas citra menunjukkan bahwa analisis grafik histogram memiliki visual kecerahan yang meningkat, grafik histogram terdistribusi merata, dan nilai SNR meningkat setelah direkonstruksi dengan metode histogram equalization. Hasil VGA dengan menggunakan uji wilcoxon Signed-Rank setelah direkonstruksi kembali dengan metode histogram equalization pada proyeksi AP menunjukkan nilai 0,005 dan proyeksi lateral 0,074 dengan p-value > 0,05.Kesimpulan: Terjadi peningkatan kualitas citra radiografi proyeksi AP dan lateral dengan menggunakan metode histogram equalization.
Tinjauan Penyebab Pengembalian Klaim Rawat Jalan Kasus Radioterapi di RSUD Tugurejo Semarang Periode Mei-Desember Tahun 2019 Faik Agiwahyuanto; Sri Setyana; Jaka Prasetya; Sylvia Anjani
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 2 (2022): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.72216

Abstract

Latar Belakang: Sejak ditetapkannya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Januari 2014, polemik tentang permasalahan BPJS Kesehatan masih sangat mendominasi, salah satunya pengembalian klaim di rumah sakit. Berdasarkan survei awal, dari 10 berkas klaim pasien radioterapi yang dikembalikan, 2 berkas tidak memiliki keterangan jadwal radioterapi, 4 berkas tidak melampirkan protokol radioterapi, dan 4 berkas lainnya tidak melampirkan jadwal maupun protokol pelayanan radioterapi.Tujuan: Mengetahui penyebab pengembalian klaim pada pasien rawat jalan kasus radioterapi di RSUD Tugurejo Semarang periode Mei-Desember tahun 2019.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara.Hasil: Dari 111 berkas klaim yang ditolak, 98,19% dikembalikan karena ketidaklengkapan berkas, yang terdiri dari tidak adanya keterangan hasil CT Scan (21,10%), tidak terdapat keterangan jadwal radioterapi (32,43%), dan tidak terdapat protokol radioterapi (45,04%), dan klaim dikembalikan karena ketidaktepatan kode (1,83%).Kesimpulan: Berkas klaim yang dikembalikan disebabkan karena ketidaklengkapan berkas dan ketidaktepatan kode.
Determinan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi Ade Saputra Nasution; Resty Jayanti; Rindasari Munir; Shanti Ariandini
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 2 (2022): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.72218

Abstract

Latar Belakang: Terjadinya dismenore pada usia remaja putri dapat menyebabkan rasa sakit di bagian bawah pada perut di saat atau sebelum mengalami menstruasi sehingga dapat menimbulkan sakit kepala, ketidaknyamanan, merasa kelelahan dan terjadinya mual muntah. Kejadian dismenore bisa dipicu oleh beberapa faktor seperti aktivitas fisik, tingkat stress, kualitas tidur, status gizi maupun faktor lainnya.Tujuan: Menganalisis determinan (aktivitas fisik, kualitas tidur, tingkat stres dan status gizi) mahasiswi di Bogor terhadap kejadian dismenore.Metode: Jenis kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan cross sectional sebagai pendekatan. Sebanyak 153 responden mahasiswi di Kota Bogor diseleksi sebagai sampel dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis univariat serta bivariat digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan chi-square test.Hasil: Hasil penelitian menggambarkan bahwa aktivitas fisik bernilai 0,000 yang berarti ada hubungan dengan kejadian dismenore, status gizi 0,014 yang berarti ada hubungan dengan kejadian dismenore, tingkat stres 0,005 yang memiliki arti ada hubungan dengan kejadian dismenore dan kualitas tidur bernilai 0,476 yang berarti tidak ada hubungan dengan kejadian dismenore.Kesimpulan: Dari hasil penelitian digambarkan bahwa determinan yang berhubungan dengan kejadian dismenore adalah aktivitas fisik, status gizi dan tingkat stress, sedangkan kualitas tidur tidak berhubungan dengan kejadian dismenore pada mahasiswi.