cover
Contact Name
Ari Septian
Contact Email
ariseptian@unsur.ac.id
Phone
+628121428312
Journal Mail Official
ariseptian@unsur.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Suryakancana Jalan Dr. Muwardi Komplek Pasir Gede Raya Cianjur 43216
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
PRISMA
ISSN : 20893604     EISSN : 26144611     DOI : https://doi.org/10.35194/jp.v9i2
Core Subject : Education, Social,
This journal focuses on mathematics education and disciplined inquiry into the teaching and learning of mathematics. The scope of the journal are: Mathematics Learning Model, Media Learning Mathematics, Curriculum in Mathematics Teaching, Assessment and Evaluation in Mathematics Teaching, Ethnomatics in Mathematics Learning, Design Didactical in Mathematics Learning, Lesson Study in Mathematics Learning
Articles 287 Documents
Analisis Penalaran Adaptif Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan ILL Structured Problems pada Materi Trigonometri Oktriani, Tantri; Supratman, Supratman; Nimah, Khomsatun
PRISMA Vol 12, No 2 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v12i2.3159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemamuan penalaran adaptif siswa dalam menyelesaikan ILL structured problem pada materi trigonometri. Jenis penelitian ini merupakan penelitin kualitatif deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah think aloud. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Sumber data dalam penelitian ini siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Ciawi Kabupten Tasikmalaya. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 peserta didik kelas X-3. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah satu soal penalaran adaptif matematis, Teknik pengumpulan data berupa melalui tes dan wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis hasil penalaran daptif matematis peserta didik dalam menyelesaikan ILL structured problem yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) S1 dapat menyelesaikan soal penalaran adaptif matematis pada indikator memberikan jawaban dengan penarikan kesimpulan. 2) S2 dapat menyelesaikan soal penalararan adaptif matematis pada indikator menyusun dugaan (conjecture); menilai kebenaran jawaban dari suatu permasalahan; dan memberikan jawaban dengan penarikan kesimpulan. Selanjutnya 3) S3 dapat menyelesaikan soal penalaran adaptif matematis pada semua indikator yaitu menyusun dugaan (conjecture); merencanakan dan menyelesaikan masalah matematika; memberikan penjelasan terkait prosedur yang digunakan; menilai kebenaran jawaban dari suatu permasalahan; dan memberikan jawaban dengan penarikan kesimpulan.
Pengaruh Model PjBL Berbasis TPACK dan Gaya Kognitif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Saputri, Titin Rezeki; Kamid, Kamid; Mujahidawati, Mujahidawati
PRISMA Vol 12, No 2 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v12i2.3387

Abstract

Saat membuat rencana pelajaran, guru harus mempertimbangkan kemampuan pemecahan masalah siswa, metode pengajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa, serta gaya belajar siswa. Pembelajaran melalui Project Based Learning (PjBL) berbasis TPACK dengan mempertimbangkan gaya kognitif siswa merupakan model pembelajaran yang dapat digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran PjBL berbasis TPACK dan gaya kognitif mempengaruhi kemampuan siswa MTs Nurul Falah Kota Jambi dalam menyelesaikan masalah dengan materi Pola Barisan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan faktorial . Teknik Simple Random Sampling digunakan untuk proses pengambilan sampel. Instrumen yang digunakan adalah 18 soal Group Embedded Figure Test (GEFT) dan 10 soal Tes Kemampuan Pemecahan Masalah. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan variansi (ANAVA) dua jalur. Berdasarkan temuan penelitian, terdapat pengaruh model pembelajaran PjBL berbasis TPACK dan gaya kognitif terhadap kemampuan siswa MTs Nurul Falah Kota Jambi dalam menyelesaikan masalah dengan materi Pola Barisan dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05.
Students' Difficulty in Understanding Problems in the Contextual Problem-Solving Process Samosir, Christina Monika; Herman, Tatang; Prabawanto, Sufyani; Melani, Rini; Mefiana, Syifa Ananda
PRISMA Vol 13, No 1 (2024): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v13i1.3726

Abstract

The main procedure that students need to master in the problem-solving process is understanding the problem before proceeding to the next steps. This research aims to investigate students' difficulties and the factors causing these difficulties in understanding the problem. This research is qualitative in nature and is based on the philosophy of phenomenology. The research was conducted in an eighth-grade class at one of the Junior High Schools in Bandung, consisting of 28 students. Data collection techniques included tests, interviews, and think-aloud methods. The data collection instruments used were tests and interview guides. The tests used in this research had been previously validated for content, construct, and face validity by mathematics education experts. Data analysis in qualitative research involves data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings of this research indicate that the difficulties faced by students in understanding the problem include difficulties in comprehending language, difficulties in grasping both explicit and implicit meanings, difficulties in identifying the necessary information, and difficulties in connecting meanings. The main factors causing students' difficulties in understanding the problem are a lack of careful reading skills and a lack of understanding of the concepts held by students.
Analisis Miskonsepsi Matematika Siswa pada Materi Aljabar Berdasarkan Tes Diagnostik Three Tier Multiple Choice Arianta, Yasvialan; Kartini, Kartini; Yuanita, Putri; Maimunah, Mimunah
PRISMA Vol 12, No 2 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v12i2.3169

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui miskonsepsi dan persentase miskonsepsi yang dialami peserta didik kelas VIII SMPN 37 Pekanbaru (23 orang) dalam konsep materi aljabar pada April 2023. Lembar tes diagnostik Three Tier yang digunakan sudah valid dan layak digunakan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Tes diagnostik Three Tier yang diberikan terdiri atas 12 soal materi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat miskonsepsi dalam menentukan unsur-unsur aljabar.  Miskonsepsi dalam melakukan operasi aljabar yang dalam pengerjaannya siswa tetap melanjutkan perhitungan ketika variabel yang ditemukan tidak sejenis. Miskonsepsi dalam operasi perkalian dan pembagian terlihat dari kesulitan siswa dalam mengikuti tahapan penyelesaian yang panjang dalam operasinya. Miskonsepsi pemfaktoran bilangan aljabar dan substitusinya terlihat dari siswa yang kurang memahami proses pemfaktoran aljabar. Hal ini menyebabkan miskonsepsi siswa yang dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan motivasi serta pemahaman siswa yang masih minim.
Middle School Students’ Proportional Reasoning Ability in Solving Proportional and Non-proportional Problem Fathiyah, Ifa; Suryadi, Didi; Prabawanto, Sufyani
PRISMA Vol 13, No 1 (2024): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v13i1.3841

Abstract

The objective of this descriptive qualitative study is to describe students' proportional reasoning ability in solving each type of proportional problem, namely missing-value problem, numerical comparison problem, and qualitative comparison problem. A non-proportional problem was also included in this study to assess students' ability in one of the indicators used to measure proportional reasoning ability. The instrument used in this study consists of mathematical word problems on the proportion concept. The participants involved nine eighth-grade students, who were chosen from a total of 49 eighth-grade students at a school in Bandung City. These students were selected using a technique known as purposive sampling, by looking at the answers of students who best represent the answers of other students. The gathered data were analyzed using content analysis and narrative analysis techniques. According to the results, students appeared to have difficulty solving proportional problems of all types using proportional reasoning. Students are still struggling with distinguishing between proportional and non-proportional situations, as well as direct and inverse proportions. Furthermore, students often encounter difficulties when attempting to solve numerical comparison and qualitative comparison problems. This might be a consequence of students' lack of experience in solving these types of problems. Another tendency is the use of the cross-multiplication algorithm in solving missing-value problems without knowing the purpose of using the algorithm.
Efektivitas Manajemen Kelas pada Pembelajaran Matematika terhadap Kurangnya Peningkatan Konsentrasi Minat Belajar Siswa Supa, Dhea Juwita Ananda; Siregar, Sakinah Ubudiyah; Harahap, Risma Delima
PRISMA Vol 12, No 2 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v12i2.3190

Abstract

Penelitian ini memuat tentang analisis konsentrasi belajar matematika yang terjadi pada berbagai jenjang pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pentingnya efektivitas manajemen kelas terhadap kurangnya peningkatan konsentrasi minat belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif. Seluruh siswa kelas X IPS1 yang berjumlah 20 siswa digunakan sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket (kuesioner), dan tes wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor berkonsentrasi terhadap minat pembelajaran matematika memberikan kontribusi paling tinggi terhadap kemampuan  matematis siswa, ini diakibatkan karena pembelajaran yang dilakukan peneliti menuntut siswa untuk mengingat kembali materi yang telah dipelajari dan mampu mengkoneksikannya dengan materi yang sedang dipelajari. Hasil penelitian ini memberi implikasi untuk guru dan sekolah sebagai acuan guna meningkatkan hasil belajar siswa yang optimal.
Students' Specializing Thinking in Solving Arithmetic Sequence and Series Problems Lorenza, Nella; Sudirman, Sudirman; Susiswo, Susiswo
PRISMA Vol 13, No 1 (2024): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v13i1.3930

Abstract

Specializing thinking is a mathematical thinking process that is very important in the mathematics learning process. Specializing thinking is thinking by starting with special things. The application of specializing thinking can be an effective strategy for teachers to improve students' mathematical thinking abilities in dealing with various problems. This research aims to describe students' specializing forms of thinking in solving problems of arithmetic sequences and series. This research method is descriptive qualitative research with a case study approach. The subjects in this research were 2 class X high school students who successfully solved arithmetic sequence and series problems. The instruments used are tests and interviews. The data in this research are the results of the subject's work and the results of interview transcripts. The research results show that two forms of specializing thinking were found in solving arithmetic sequences and series problems, that is explicit schematic representation and implicit schematic representation. It is hoped that the results of this research can provide a valuable contribution to mathematics teachers in designing more meaningful learning.
Analisis Proses Jawaban Tes Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Siregar, R.Maisaroh Rezyekiyah; Saragih, Sahat; Napitupulu, E.E; Mulyono, Mulyono; Susandi, Aidil
PRISMA Vol 12, No 2 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v12i2.3256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kemampuan komunikasi matematis siswa Kelas X SMA yang berada di Kota Pariaman. Pendekatan yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kelas X semester ganjil 2022/2023 sebanyak 20 orang yang ditentukan dengan purposive sampling. Teknis analisis data menggunakan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengumpulan data terdiri dari dua bagian: tes tertulis dan wawancara. Tes tulisan digunakan dalam pengukuran kemampuan komunikasi matematis, dan wawancara dilaksanakan untuk mendapatkan data yang lebih akurat dan detail tentang kemampuan komunikasi matematis siswa. Menurut analisis peneliti, taraf kesuksesan keterampilan komunikasi siswa pada indikator pertama berada pada level sedang yaitu sebesar 55%. Kemampuan siswa terhadap indikator kedua sebesar 32,5%, termasuk dalam level rendah dan pada indikator ketiga pencapain kemampuan siswa sebesar 30% berada di level rendah. Kesimpulan hasil wawancara terhadap siswa berkemampuan rendah, mendeskripsikan bahwa matematika suatu pelajaran yang sukar, jenuh, tidak asik, dan penuh hafalan.
Systematic Literatur Review: Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Ditinjau dari Motivasi Belajar Matematika Zuliyanti, Putri; Novaliyosi, Novaliyosi
PRISMA Vol 12, No 2 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v12i2.3242

Abstract

Motivasi belajar sangat berpengaruh dalam peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis. Selain itu dengan motivasi belajar yang dimiliki peserta didik juga akan membuat pemahaman konsep matematisnya baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur review terkait dengan kemampuan pemahaman konsep matematis yang ditinjau dari motivasi belajar matematika peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah SLR (Systematic Literature Review). Pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi atau menelaah semua artikel yang memiliki topik penelitian yang sama pada penelitian ini. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 14 artikel jurnal nasional yang diperoleh dari google scholar dan Sinta. Teknik analaisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik meta-sintesis yang bertujuan untuk menyimpulkan banyak informasi dari artikel yang didapat sehingga memiliki analisis yang baik.Sehingga dari artikel-artikel tersebut didapatkan hasil bahwa motivasi belajar matematika mempunyai peranan penting terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik. Peserta didik yang memiliki motivasi belajar matematika yang rendah akan berdampak pada pemahaman konsep matematisnya sehingga hal ini membuat hasil belajar yang didapat kurang maksimal. Rendahnya pemahaman konsep matematis peserta didik disebabkan karena kebiasaan mereka yang hanya menghafal rumusnya saja sehingga mudah lupa dengan materi yang sudah pernah dipelajari sebelumnya. Selain itu disebabkan juga karena peserta didik masih kebingungan ketika menyelesaikan soal yang berbeda dari contoh guru.
Analysis of Ability to Understand Mathematical Concepts Class Students XI in Geometric Transformation Materials Herawati, Wina; Imswatama, Aristya; Setiani, Ana
PRISMA Vol 13, No 1 (2024): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v13i1.4005

Abstract

The low ability of students to understand mathematical concepts is proven by the majority of students not being able to reformulate the solution to the problem given. This research aims to describe students' ability to understand mathematical concepts for each indicator so that it is known which indicators students experience problems with. The method used in this research is descriptive qualitative. The instruments in this research are test and interview instruments. The research subjects were 26 students of class XI Science 1 SMAN 5 Sukabumi City. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In data reduction, researchers summarize the data and classify the data. Based on the results of data analysis, it was concluded that students with high and medium abilities had excellent concept understanding abilities in restating a concept, classifying objects according to the concept, and presenting concepts in various forms of mathematical representation. while students with low abilities are in the good category. Highly capable students are able to restate the concepts they have learned and apply concepts or problem solving algorithms very well. Meanwhile, students with medium and low ability are in the sufficient category. In linking various concepts, high, medium and low ability students have quite good ability to understand mathematical concepts.