cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,305 Documents
Booklet Berbasis Augmented Reality melalui Pembelajaran PBL Materi Keseimbangan Ekosistem untuk Meningkatkan Literasi Sains Kelas V SDN Sumberingin 04 Blitar Sari, Putri Ana; Fatih, Mohamad; Alfi, Cindya
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i2.2453

Abstract

This study developed an augmented reality (AR)-based booklet media for ecosystem balance material in grade V elementary school. The media was validated by material, media, and language experts and deemed very suitable for use based on teacher assessments. The media trial on students showed a significant increase in science literacy skills, with an N-Gain value of 0.83 (high category). This result indicates that the AR-based booklet media integrated with the Problem Based Learning (PBL) learning model is effective in improving students' science literacy.
Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Program Madrasah Ramah Anak untuk Meningkatkan Literasi Siswa pada Madrasah di Kabupaten Lombok Timur Hulaimi, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2462

Abstract

Perubahan kurikulum di Indonesia sering dimaknai dengan perubahan kekuasaan melalui Kementerian pendidikan yang berbeda-beda yang berimplikasi membuat kebijakan yang berbeda-beda pula. Hal ini terjadi karena belum optimalnya satuan pendidikan melaksanakan kurikulum tertentu untuk dioperasionalkannya. Di satu sisi perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan disebabkan perubahan dan tantangan zaman yang berbeda-beda. Oleh sebab itu kurikulum merupakan jawaban dari tantangan dan perubahan zaman tersebut, maka dari itu sangat wajar jika kurikulum memang harus selalu berubah sebagai suatu respon. Oleh sebab itu perubahan kurikulum tidak hanya pada aspek teoritis tetapi juga implementasi dan implikasi kurikulum tersebut harus mampu mengubah dan meningkatkan program-program dalam satuan pendidikan tersebut, salah satunya adalah program Madrasah Ramah Anak. Program ini sebagai bentuk implementasi kurikulum merdeka untuk meningkatkan literasi anak dengan cara membentuk iklim dan budaya madrasah yang menyebabkan anak senang dan betah berada di lingkungan madrasah. Dalam konteks pendidikan madrasah di kabupaten Lombok Timur, implementasi kurikulum merdeka melalui program Madrasah Ramah Anak akan memberikan pemahaman mendalam tentang sejauh mana kurikulum ini telah berhasil mencapai tujuan pendidikan literasi. Dengan demikian, hasil evaluasi dapat memberikan landasan untuk perbaikan lebih lanjut, memastikan bahwa pendidikan di madrasah dapat memberikan pendidikan berkualitas yang sesuai dengan visi kurikulum merdeka.
Konseling Kelompok Social Cognitive Career Therapy dalam Pengambilan Keputusan Karir Himsonadi, Himsonadi; Majdi, M. Zuhdi Zainul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2465

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of social cognitive career therapy group counseling in student career decision making. This study used a repetitive measure experimental design with pretest and multiple posttest designs. The subjects in this study were 6 students at the Hamzanwadi Pancor Islamic Institute. 3 male students and 3 female students were selected using a purposive sampling technique. Data collection used the career decision making self efficacy short form scale instrument. Data analysis using repeated measure ANAVA. The results of this study indicate that social cognitive career therapy group counseling is effective in improving student career decision making at the Hamzanwadi Pancor Islamic Institute. In addition, female students have a higher level of career decision making than male students. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kefektifan dari konseling kelompok social cognitive career therapy dalam pengambilan keputusan karir mahasiswa. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen repetead measure dengan pretest and multiple posttest design. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 6 orang mahasiswa di Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor. 3 mahasiswa laki-laki dan 3 mahasiswa perempuan yang diseleksi menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen the career decision making self efficacy short form scale. Analisis data menggunakan repeated measure ANAVA. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konseling kelompok social cognitive career therapy efektif di dalam meningkatkan pengambilan keputusan karir mahasiswa di Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor. Selain itu mahasiswa perempuan lebih tinggi tingkat pengambilan keputusan karirnya dibandingkan dengan mahasiswa laki-laki.
Implementasi Model Pembelajaran Karakter Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak (Analisis Model Pembelajaran Karakter Nasional) Hikmah, Suburiah Aan; Asy'ari, Muhammad Hasanil; Sanusi, Sanusi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2466

Abstract

Untuk mengetahui upaya-upaya pada pembentukan perilaku peserta didik pada mata pelajaran aqidah akhlak melalui pendidikan karakter model pembelajaran pembangunan nasional (MPN) pada siswa kelas VII di MTs NW Kumbung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan angket. Hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: pembentukan karakter peserta didik pada mata pelajaran akidah ahklak melalui pendidikan karakter model pembelajaran pembanguna nasional ada pengaruh positif yang signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di kelas VII MTs NW Kumbung.
تحليل الأخطاء اللغوية خلال قراءة النصوص العربية لدى طلبة الصف الأول الثانوي بالمعهد العصري (دراسة تاريخية للتربية الإيلامية) Harahap, Muhammad Sapii; Afandi, Ahmad; Hasibuan, Syahrial Parlindungan; Rohman, Fatkhur
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2469

Abstract

أهداف هذا البحث هي (1) تحديد نقاط الضعف لدى طلاب الصف الأول الإعدادي بمدرسة الكوثر الداخلية الإسلامية الحديثة في قراءة النصوص العربية، (2) إيجاد حلول للتغلب على نقاط الضعف لدى الطلاب في القراءة والاهتمام للنصوص العربية. واستخدم الباحث في هذا البحث الأساليب التاريخية أو الأساليب التاريخية. تتكون الطريقة التاريخية من جمع البيانات ونقد المصدر والتفسير وأخيراً التأريخ. أما مناهج البحث المستخدمة في هذا البحث فهي المنهج الجغرافي، والمنهج السوسيولوجي، والمنهج التربوي، والتربية التاريخية. نتائج هذا البحث هي 1) هناك عدة أسباب لضعف الطلاب في قراءة النصوص العربية، بما في ذلك: (أ) افتقار الطلاب إلى التركيز في عملية التعلم، (ب) اهتمام الطلاب أقل بقراءة النصوص العربية، و 2) هناك هي حلول لتحسين مهارات قراءة النصوص العربية لدى الطلاب، وهي (أ) تشجيع الطلاب على تدريب ألسنتهم على قراءة النصوص العربية اليومية، (ب) حفظ المفردات العربية في كثير من الأحيان وتطبيقها في كلامهم اليومي، (ج) عقد دورات حول موضوع "أهمية القراءة" لتشجيع الطلاب على التعلم.
أسلوب الخبر والإنشاء في قصيدة أبي إسحاق الإلبيري (دراسة تاريخية للتربية الإسلامية) Harahap, Muhammad Sapii; Manik, Wagiman; Zaky, Ahmad; Manalu, Sri Rahmayani; Isnawati, Isnawati
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i2.2473

Abstract

أهداف هذ البحث هو (1) لمعرفة أنواع وأغراض أسلوب الخبر في قصيدة أبي إسحاق الإلبيري، (2) لمعرفة أنواع وأغراض أسلوب الإنشاء في قصيدة أبي إسحاق الإلبيري. واستخدم الباحث في هذا البحث الأساليب التاريخية أو الأساليب التاريخية. تتكون الطريقة التاريخية من جمع البيانات ونقد المصدر والتفسير وأخيراً التأريخ. أما مناهج البحث المستخدمة في هذا البحث فهي المنهج الجغرافي، والمنهج السوسيولوجي، والمنهج التربوي، والتربية التاريخية. والنتيجة من هذا البحث هو 1) أن 74 بيتا بأسلوب الخبر وهي بأن جميع الأنواع من أسلوب الخبر مستمل وأغراضه كذلك إما فائدة الخبر أو لازم الفائدة. الشاعر تارة يأتي بخبر إبتدائي أو طلبي أو إنكاري في أبياته. 2) أن 41 بيتا بأسلوب الإنشاء و هي بأن أنواع أسلوب الإنشاء المستعملة هي الطلبي وغير طلبي. والأغراض من إنشاء الطلبي المستعملة هي الأمر والنهي والاستفهام والتمني والنداء. وأغراض الإنشاء غير الطلبي المستعملة هي والتعجب و والترجي.
معاني الساعة في القرآن الكريم (دراسة تاريخية للتربية الإسلامية) Harahap, Muhammad Sapii; Manik, Wagiman; Dongoran, Irham; Lubis, Hasan Hamzah; Rambe, Fitri Adika Ramadona; Sipahutar, Romat Efendi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2474

Abstract

الأهداف هذا البحث هو: 1) لمعرفة عدد كلمة الساعة في القرآن الكريم، 2) لمعرفة الآيات و السور التي ذكرت فيها كلمة الساعة في القرآن الكريم, 3) لمعرفة معانيها بحسب سياقه. واستخدم الباحث في هذا البحث الأساليب التاريخية أو الأساليب التاريخية. تتكون الطريقة التاريخية من جمع البيانات ونقد المصدر والتفسير وأخيراً التأريخ. أما مناهج البحث المستخدمة في هذا البحث فهي المنهج الجغرافي، والمنهج السوسيولوجي، والمنهج التربوي، والتربية التاريخية. ومنهج هذا البحث هو البحث المكتبي بطريقة تحليلية. ونتائج هذا البحث هو: 1) عدد كلمة الساعة في القرآن الكريم ذكرت 48 مرة. 2) وذكرت في سورة الأنعام الآية 31 و40، سورة الأعراف الآية 34 و187، سورة التوبة الآية 117، يونس الآية 45 و49، يوسف الآية 107، الحجر الآية 85، النحل الآية 61 و77، الكهف الآية 21 و37، مريم الآية 75، طه الآية 15، الأنبياء الآية 49، الحج ألآية 1، 7 و 55، الفرقان الآية 11، الروم الآية 12، 14 و55، لقمان الآية 34، الأحزاب الآية 63، سبأ الآية 3 و30، غافر الآية 46 و59، فصلت الآية 47 و50، الشورى الآية 17 و18، الزخرف الآية 61، 66 و85، الجاثية الآية 27 و32، الأحقاف الآية 35، محمد الآية 18، القمر الآية 1 و46، النازعات الآية 42. 3) فيها معنيان يعني الوقت والقيامة، ومعنى "الوقت" ذكرت 8 مرة في القرآن الكريم, ومعنى "القيامة" ذكرت 40 مرة في القرآن الكريم.
Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Kemandirian Siswa Alrosyid, Sunan; Istikomah, Istikomah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2475

Abstract

The learning environment is one of the factors that influences a learning activity which will then have an impact on student independence. Student independence is considered important for every student, especially in the field of education. Student learning independence is influenced by several factors both from within the individual and from outside the individual. The learning environment is one of the external components that influences their level of learning independence. The aim of this research isato test and analyze the influence of the student learning environment on student learning independence. The research method used is quantitative research. To collect data about the implementation of the learning environment (X) and learning independence (Y) using a questionnaire. Data analysis techniques in quantitative research use statistical analysis. The research results show that learning environment variables have a positive and significant effect on student learning independence. Abstrak Lingkungan belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi suatu kegiatan pembelajaran yang kemudian akan berdampak pada kemandirian siswa. Kemandirian siswa dianggap sebagai hal yang penting bagi setiap siswa, terutama dalam bidang pendidikan. Kemandirian belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari dalam diri individunya atau dari luar diri individu. Lingkungan belajar adalah salah satu komponen dari luar yang mempengaruhi tingkat kemandirian belajar mereka. Adapun tujuan penelitian ini yakni untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap kemandirian belajar siswa. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Untuk pengumpulan data tentang penerapan lingkungan belajar (X) dan kemandirian belajar (Y) menggunakan kuesioner (angket). Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif menggunakan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lingkungan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar siswa.
Supervisi Kepala Sekolah dalam Membina Kompetensi Pedagogik Guru PAI Sholihudin, Bagus; Astutik, Anita Puji
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2476

Abstract

Supervisi Kepala Sekolah Dalam Membina Kompetensi Pedagogik Guru PAI berperan sangat penting dan merupakan salah satu kunci keberhasilan lembaga pendidikan baik dalam proses maupun output. Penelitian ini berfokus pada supervisi akademik dan supervisi administrasi kepala sekolah dalam membina kompetensi pedagogik guru PAI di SDN Pojok 1 Kediri. Penelitian ini menggunakan penelitian kulalitatif dan Sulmbelr data dalam pelnellitian ini telrdiri dari data primelr dan data selkulndelr. Telknik pelngulmpullan data melnggulnakan telknik wawancara, obselrvasi dan dokulmelntasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala sekolah SDN Pojok 1 Kediri telah melaksanakan supervisi akademik dan administrasi dalam membina kompetensi pedagogik guru PAI yang dilakukan sangat komunikatif dan harmonis. Dan hasil supervisi kepala sekolah dalam membina kompetensi pedagogik guru yang dilaksanakan diantaranya yaitu: Kepala sekolah memeriksa perangkat ajar guru memeriksa kelengkapan berkas administrasi pembelajaran seperti Promes, Prota, Silabus, RPP, Modul Ajar dan lan-lain sesuai standar penilaian. Kedua kepala sekolah mengecek berkas administrasi dan menyesuaikan dengan kegiatan pembelajaran di kelas. Ketiga, memperbaiki dan membina ketika ditemukan ketidak sesuaian antara perangkat ajar dengan pelaksanaan pembelajaran di kelas, kepala sekolah melakukan penilaian perangkat ajar dan pelaksanaan pembelajaran. Kepala sekolah dengan cara diskusi kelompok atau secara individu mengoreksi, membina dan membantu guru untuk memperbaiki kesalahan dari hasil supervisi. Keempat, kepala sekolah menindak lanjuti kegiatan supervisi pada penguatan dan penghargaan diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar, teguran yang bersifat mendidik diberikan kepada guru yang belum memenuhi standar, dan guru diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan/diklat lebih lanjut.
Inovasi Pendidikan Islam melalui Peningkatan Profesionalitas Guru Agama Islam Sitorus, Muhammad Rum; Pohon, Sonya Elsa Triyana; Ismail, Ismail; Farabi, Mohammad Al
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2477

Abstract

Guru adalah pendidik, yang menjadi tokoh, panutan, dan identifikasi bagi para peserta didik, dan lingkungannya. Kemampuan seorang guru dalam menghadapi era pendidikan 4.0 dengan kemajuan Iptek yang semakin pesat harus selalu diasah. Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan dan urgensi dari Inovasi Pendidikan Islam Melalui Peningkatan Profesionalitas Guru Agama Islam. Penelitian ini menggunakan teknik studi literatur dari berbagai penelitian yang sudah ada yang mana peneliti menjabarkan mengenaiinovasi pendidikan islam melalui peningkatan profesionalitas guru agama Islam. Studi literatur merupakan kegiatan untuk mencari sebagian teori dari beberapa referensi yang relevan dengan topik pembahasan atau masalah yang sudah penulis temukan. Kesimpulan dari artikel ini adalah: (1) Professional secara istilah dapat diartikan sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh mereka yang khusus dipersiapkan atau dididik untuk melaksanakan pekerjaan tersebut dan mereka mendapat imbalan atau hasil berupa upah atau uang karena melaksanakan pekerjaan tersebut. (2) Kompetensi profesional guru sangat dibutuhkan sebagai upaya proses pembelajaran yang lebih baik, sehingga peserta didik akan termotivasi untuk belajar dan berprestasi. Karena guru yang profesional akan mampu melaksanakan strategi pembelajaran dan menyajikan materi dengan baik dan menyenangkan dan tidak hanya berorentasi kepada ketuntasan belajar saja tetapi proses tumbuh kembang potensi peserta didik yang meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. (3) Inovasi pendidikan adalah suatu perubahan yang baru dan bersifat kualitatif, berbeda dari hal yang ada sebelumnya serta diusahakan untuk meningkatkan kemampuan profesional tenaga pendidik (kepala sekolah dan guru) dan untuk memecahkan masalah tenaga kependidikan yang belum dapat diatasi dengan cara-cara yang konvensional. Untuk lebih mendekatkan pemahaman kita terhadap inovasi pendidikan tenaga pendidik (upaya profesionalisasi), Maka dalam konteks profesionalisasi, istilah profesi dapat dijelaskan dengan tiga pendekatan (approach), yaitu pendekatan karakteristik, pendekatan institusional, dan pendekatan legalistik. Abstract Teachers are educators, who become figures, role models and identification for students and their environment. A teacher's ability to face the era of education 4.0 with increasingly rapid advances in science and technology must always be honed. This article aims to see the implementation and urgency of Islamic Education Innovation through Increasing the Professionalism of Islamic Teachers. This research uses literature study techniques from various existing studies in which researchers describe innovations in Islamic education through increasing the professionalism of Islamic religious teachers. Literature study is an activity to search for some theories from several references that are relevant to the topic of discussion or problem that the author has found. The conclusions of this article are: (1) . Professional in terms can be interpreted as work carried out by those who are specifically prepared or educated to carry out the work and they receive rewards or results in the form of wages or money for carrying out the work. (2) Teacher professional competence is really needed as an effort to improve the learning process, so that students will be motivated to learn and achieve. Because professional teachers will be able to implement learning strategies and present material well and in a fun way and not only oriented towards learning completeness but also the process of potential growth and development of students which includes cognitive, affective and psychomotor aspects. (3) Educational innovation is a change that is new and qualitative in nature, different from what existed before and is sought to improve the professional abilities of teaching staff (school principals and teachers) and to solve problems of educational staff that cannot be resolved using conventional methods. . To bring our understanding closer to the educational innovation of teaching staff (professionalization efforts), in the context of professionalization, the term profession can be explained using three approaches, namely the characteristic approach, the institutional approach, and the legalistic approach.

Page 62 of 131 | Total Record : 1305