cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan)
ISSN : 24610437     EISSN : 25409131     DOI : -
Jukung adalah jurnal yang berisikan hasil-hasil penelitian ilmiah meliputi bidang rekayasa dan teknologi lingkungan yang dikelola oleh Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat. Jukung diterbitkan dua kali dalam setahun setiap bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
ANALISIS KEHILANGAN AIR DENGAN METODE NERACA AIR DAN INFRASTRUCTURE LEAKAGE INDEX (ILI) PADA PERUMDA AIR MINUM KOTA SURAKARTA Rakhmad, Galih Iman; Yuniarto, Adhi
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i2.20686

Abstract

Air tidak berekening merupakan permasalahan utama yang dihadapi Perumda Air Minum Kota Surakarta, dengan tingkat kehilangan air mencapai 42,37% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan kehilangan air secara fisik dengan menggunakan metode neraca air dan Indeks Kebocoran Infrastruktur (Infrastructure Leakage Index). Data primer diperoleh melalui kunjungan lapangan dan pengukuran langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari Perusahaan Air Minum Kota Solo. Analisis neraca air dilakukan untuk mengetahui kehilangan air secara fisik, yang kemudian digunakan untuk menghitung ILI. Hasil penelitian menunjukkan volume penyaluran air sebanyak 24.270.430 meter kubik dan kehilangan air fisik sebanyak 9.669.609 meter kubik. Nilai ILI menggambarkan efektivitas pengelolaan jaringan distribusi dalam mengendalikan kehilangan air. Kesimpulan dari studi ini menyoroti pentingnya tindakan pengendalian bebas air dan mengurangi kebocoran/kehilangan air secara fisik untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas operasional pelayanan air minum di Kota Surakarta.
ANALISIS KUANTITAS DAN KUALITAS AIR HUJAN UNTUK CADANGAN AIR BERSIH PADA SEKOLAH BERASRAMA Fadhil, Muhammad Zaini; Annisa, Nova
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i1.20669

Abstract

Sistem sekolah berasrama tidak hanya melaksanakan kegiatan belajar, namun juga kegiatan sehari- hari seperti mandi, mencuci, dan lainnya. Banyaknya siswa pada satu tempat dan adanya kegiatan sehari membuat kebutuhan air bersih menjadi tinggi. Sekolah berasrama yang hanya menggunakan PDAM sebagai penyedia air bersih akan mengalami kendala jika terjadi gangguan distribusi air. Berdasarkan itu, diperlukan sumber cadangan air bersih yang bisa didapatkan dari pemanfaatan air hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kuantitas dan kualitas air hujan pada sekolah berasrama sebagai sumber penyediaan untuk cadangan air bersih. Penelitian ini dilakukan di SMAN Banua Kalsel yang merupakan sekolah berasrama. Metode analisis kuantitas air hujan menggunakan analisis hidrologi terhadap curah hujan harian maksimum untuk mengetahui volume suplai maksimum air hujan. Analisis kualitas air hujan dilakukan pada parameter TDS, pH, dan e. coli. Pengujian sampel air hujan di SMAN Banua Kalsel terhadap parameter tersebut dibandingkan dengan baku mutu Permenkes No. 2 Tahun 2023. Hasil analisis kuantitas air hujan yaitu volume suplai maksimum dapat mencapai 973,4 m3. Kualitas air hujan yaitu parameter TDS yaitu <51 mg/L, pH 7,41, dan e. coli 140 CFU/100mL. Parameter yang belum memenuhi baku mutu adalah e. coli.
UJI EFEKTIVITAS PEMANFAATAN SERBUK BIJI KELOR SEBAGAI ALTERNATIF KOAGULAN DALAM MENURUNKAN COD, BOD, DAN TSS PADA AIR LIMBAH LAUNDRY Thabrani, Muhammad Rozan; Permadi, Didin Agustian
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i2.20681

Abstract

Penggunaan koagulan anorganik banyak digunakan dalam pengolahan air limbah. Namun, adanya dampak negatif dalam jangka panjang, membuat penggunannya mulai banyak digantikan oleh koagulan organik yang terbuat dari alam atau biokoagulan yang ramah lingkungan. Di Indonesia banyak sekali tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai biokoagulan, salah satunya Biji Kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh serbuk biji kelor terhadap parameter COD, BOD, dan TSS pada air limbah laundry, dengan menggunakan metode jar test. Variabel penelitian yang digunakan adalah variasi dosis serbuk biji kelor (0,8 gr; 1,0 gr; 1,5 gr; 2 gr; dan 3 gr). Penelitian ini dianalisis dengan melakukan perbandingan dengan baku mutu dan perhitungan presentase penyisihan setiap parameter ujinya. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan dosis serbuk biji kelor dapat mempengaruhi kadar COD, BOD, dan TSS yang terkandung pada air limbah. Dosis optimum dalam penurunan COD dan TSS adalah dosis 1,5 gram dengan penurunan COD sebesar  84% dan TSS sebesar 94%. Sementara itu, pada parameter BOD dosis optimumnya adalah dosis 1 gram dengan persen penurunan sebesar 85%.
PENURUNAN KADAR SALINITAS, COD, MINYAK DAN LEMAK PADA AIR LIMBAH DENGAN KOMBINASI FILTRASI-ADSORPSI (STUDI KASUS: AIR LIMBAH RETENTION POND PEMBANGKIT LISTRIK) Fauzia, Naufalin Akbar; Anasstasia, Titi Tiara; Hidayati, Uslah
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i2.20688

Abstract

Retention pond pada industri pembangkit listrik tempat menampung air hujan, air saluran drainase dari seluruh area pada lingkup perusahaan, serta hasil penyaringan pada unit Circulating Water Pump (CWP). Upaya pengolahan air retention pond mempertimbangkan parameter kualitas air yaitu salinitas, Chemical Oxygen Demand (COD), minyak dan lemak berdasarkan sumber air yang memasuki retention pond. Upaya pengolahan air retention pond dalam pemanfaatan air sebagai air baku. Metode yang dipilih yaitu menggunakan filtrasi dengan adsorben karbon aktif dan zeolit aktif. Variasi waktu dalam mengetahui waktu tinggal paling optimal media filter dalam mengadsorp, yaitu 0 jam; 1 jam; 2 jam; 3 jam; 4 jam; 5 jam; dan 6 jam. Efektivitas penurunan salinitas sebesar 53,846% dengan kadar akhir 6‰ di variasi 6 jam; COD sebesar 91,008% dengan kadar akhir 70,5 mg/L di variasi 5 jam; dan minyak lemak sebesar 52,275% dengan kadar akhir 0,9545 mg/L di variasi 4 jam. Model kapasitas adsorpsi Isoterm Langmuir dan Isoterm Freundlich menunjukkan besar ion dan senyawa yang teradsorp terbesar dengan rentang nilai 0,0010-0,714 mg/g pada waktu tinggal 5 jam. Oleh karena itu, waktu optimal pengolahannya pada waktu tinggal 5 jam.
PERENCANAAN TEMPAT PENAMPUNGAN SEMENTARA (TPS) DAN SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH DENGAN METODE SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) Firdausy, Muhammad Abrar; Prayoga, Muhammad Iqbal
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i1.20672

Abstract

Hulu Sungai Tengah dihadapkan pada permasalahan sampah yang belum ditangani secara optimal. Pelayanan persampahan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah hanya mencapai 54%. Perencanaan TPS akan dimulai tahun 2024 hingga 2033 dengan total 92 TPS jenis kontainer dengan volume 6 m3, berdasarkan proyeksi jumlah penduduk dan proyeki timbulan sampah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Terdapat 3 jenis skenario pilihan sistem pengangkutan sampah yaitu sistem Hauled Container System (HCS), Stationary Container System (SCS), dan campuran (HCS dan SCS). Dari ketiga skenario tersebut dianalisis jarak, waktu, dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Sementara Sistem Informasi Geografis digunakan untuk menentukan jalur pengangkutan sampah. Sistem pengangkutan sampah yang direkomendasi pada tahun 2024 hingga 2033 adalah HCS dengan jarak tempuh total 11.980.220 km, untuk pengangkutan diperlukan waktu total 386.327 jam, dan biaya perencanaan total yang dibutuhkan ialah Rp. 96.217.961.033.
PERANCANGAN KEMASAN INDUSTRI OTOMOTIF BERKELANJUTAN UNTUK MENJAGA LINGKUNGAN Adriyanti, Aissyah Lathifah; Sahroni, Taufik Roni
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i2.20682

Abstract

Aki mobil memiliki pasar yang luas dan diterima dengan baik oleh konsumen. Dengan umpan balik positif dari konsumen, industri otomotif berusaha meningkatkan kualitas produknya, yaitu kemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan desain yang meningkatkan kepuasan pelanggan di industri otomotif, sehingga perusahaan dapat meningkatkan penjualan dan memperluas segmen pasar melalui tingkat kepuasan pelanggan. Penelitian ini menerapkan Desain Berbantuan Komputer 3D (CAD) dan melakukan Analisis Keberlanjutan kemasan berbahan corrugated paper menggunakan SolidWorks 2021 untuk menjaga lingkungan. Kriteria desain mengutamakan bahan ramah lingkungan, ergonomi, daya tahan, keandalan, dan kemudahan penggunaan. Secara keseluruhan, studi ini merekomendasikan penggunaan corrugated paper untuk kemasan aki mobil di industri otomotif. Corrugated paper terbukti sebagai bahan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan yang memberikan perlindungan yang sangat baik bagi aki mobil dan mudah untuk ditangani dan digunakan. Hasil yang diperoleh dengan desain baru ini lebih baik daripada desain sebelumnya atau yang sudah ada.
KETAATAN PENGELOLAAN DAMPAK LINGKUNGAN PERTAMBANGAN BATU GAMPING SEBUAH KASUS DI PT ETERNAL RICHWAY Manganti, Eka Ruslianida Verawati; Suyanto, Suyanto; Hidayat, Achmad Syamsu; Sulaiman, Abrani
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i2.20690

Abstract

Perusahaan penambangan batugamping PT Eternal Richway  merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) semula luasnya 592 ha dan sekarang bertambah menjadi 149 ha dengan kapasitas produksinya mencapai 3.000.000 ton/tahun, berada di Desa Kaong dan Desa Pangelak yang memegang teguh hukum adat Dayak Deah, sehingga berpotensi adanya gesekan ekonomi, sosial maupun lingkungan dengan masyarakat. Terdapat kesenjangan antara pelaporan dengan kenyataan di lapangann yang terkesan ditutup tutupi, sehingga besar kemungkinan konflik akan muncul dipermukaan. Kesenjangan ini harus dibuka agar pemerintah daerah dapat mengambil langkah antisipasi konflik. Evaluasi ketaatan pengelolaan dampak lingkungan dapat membawa perbaikan pada kinerja perusahaan, sehingga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat ketaatan PT Eternal Richway terhadap aturan pengelolaan dampak lingkungan pertambangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan penerapan metode penelitian campuran (mix method). Metode campuran ini menerapkan strategi triangulasi konkuren untuk mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan, serta mengintegrasikan data tersebut pada tahap interpretasi dan pembahasan. Analisis ketaatan menggunakan perhitungan ketaatan berdasarkan adopsi dan modifikasi PROPER kategori Biru dengan indikator utama: pengendalian pencemaran air dan udara, pengelolaan B3 dan limbah B3, pengendalian kerusakan lahan, dan pengelolaan sampah. Penilaian realisasi RKL-RPL menggunakan metode checklist kemudian dihitung prosentasenya. Penentuan tingkat ketaatan akhir dilakukan dengan tingkat ketaatan yang telah diadopsi dan dimodifikasi oleh penulis. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat ketaatan akhir pelaksanaan RKL-RPL PT Eternal Richway adalah 65,45% dengan status tingkat ketaatan “Cukup Taat” artinya pelaksanaan RKL-RPL belum optimal, dan perlu adanya perbaikan dalam pelaksanaannya.
PENGARUH EMISI DARI KEGIATAN INDUSTRI MANUFAKTUR TERHADAP KUALITAS UDARA (PM2.5, PM10, BLACK CARBON DAN ORGANIC CARBON) DI KOTA TANGERANG Pratama, Achmad Sandy; Permadi, Didin Agustian
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i2.20678

Abstract

Industri manufaktur memiliki potensi untuk menghasilkan emisi melalui tahap produksinya yang memanfaatkan energi dari bahan bakar fosil. Besarnya jumlah polutan yang terkeluarkan dari lingkungan industri juga dapat bervariasi tergantung pada jenis dan kapasitas bahan bakar yang dipakai, serta tinggi rendahnya cerobong asap yang diterapkan oleh pabrik tersebut. Penelitian ini menyajikan inventarisasi emisi partikulat PM2.5, PM10, Black Carbon, dan Organic Carbon dari sektor industri manufaktur di Kota Tangerang pada tahun 2022. Menggunakan alat analisis ABC-EIM, penelitian ini berfokus pada sumber konsumsi bahan bakar, point source, dan proses produksi industri manufaktur. Hasil menunjukkan beban emisi partikulat yang signifikan dari sumber konsumsi bahan bakar dan proses produksi logam. Total beban emisi point source adalah sebesar 62 ton/tahun. Kemudia hasil pemodelan AERMOD pada pola penyebaran emisi di sekitar kawasan industri manufaktur dengan kontribusi konsentrasi partikulat sebesar 3% (PM2.5) dan 16% (PM10) oleh industri manufaktur terdekat dengan stasiun pemantauan Tangerang Pasirjaya.
PEMODELAN SEBARAN BOD DAN TSS DI PARIT GUDANG KECAP KOTA PONTIANAK MENGGUNAKAN WASP 7.5 Ananta, Bagus Verel; Purnaini, Rizki; Desmaiani, Herda
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i2.20683

Abstract

Parit Gudang Kecap berlokasi di Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak. Daerah tangkapan parit dimanfaatkan sebagai permukiman penduduk dan pada muara parit terdapat sebuah industri kecap. Kegiatan industri dan domestik yang berlangsung di sekitar parit menyebabkan menurunnya kualitas dari air parit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menginventarisasikan sumber pencemar parit, memodelkan parameter BOD dan TSS menggunakan model WASP, dan mengetahui DTBP parit. Pengambilan sampel air dilakukan dengan metode grab sampling saat kondisi air parit surut. Hasil Inventarisasi sumber pencemar parit meliputi limbah domestik (non-point source) yang merupakan sumber pencemar dominan yang berasal dari pemukiman dan limbah industri dari pabrik kecap (point source). Pemodelan kualitas air parit untuk parameter BOD dilakukan 5 skenario yaitu pengurangan beban pencemar sebesar 15%, 50%, 75%, 100% dan kombinasi skenario pengurangan beban pencemar. Pemodelan kualitas air parit untuk parameter TSS dilakukan 4 skenario yaitu pengurangan beban pencemar sebesar 75%, penambahan beban pencemar sebesar 10% dan 90%, dan kombinasi skenario pengurangan dan penambahan beban pencemar. DTBP untuk parameter BOD untuk segmen 1-5 secara berurutan sebesar 3,4; 0,96; 4,73; 3,36; 1,12; dan 7,53 kg/hari dan untuk parameter TSS untuk segmen 1-5 secara berurutan sebesar 3,8; 3,47; 11,59; 4,68; 2,24 kg/hari.
FITOREMEDIASI DENGAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) DAN UJI KADAR KONTAMINAN PADA LIMBAH PET-SET Syamsuri, Muhammad Mahfudz Fauzi; Nurmia, Oktarima
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i2.20679

Abstract

Fitoremediasi merupakan teknik penghilangan kontaminan dengan menggunakan  pendekatan berbasis tanaman air yang hemat biaya dan mudah diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah meremidiasi limbah cair Primary Effluent Treatment-Secondary Effluent Treatment (PET-SET) menggunakan tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan menguji kadar kontaminannya dengan parameter uji meliputi pH, kadar COD, fenol, dan amonia. Metode fitoremediasi yang digunakan adalah rizofiltrasi. Limbah PET-SET terlebih dahulu diencerkan dan dilakukan proses aklimatisasi. Fitoremediasi dilakukan selama lima hari. Eceng gondok efektif dalam menurunkan kontaminan limbah PET-SET, seperti pH hingga 20%, kadar COD, fenol, dan amonia masing-masing hingga 69%, 67%, dan 86%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa eceng gondok mampu meremediasi limbah PET-SET dengan baik.