cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan)
ISSN : 24610437     EISSN : 25409131     DOI : -
Jukung adalah jurnal yang berisikan hasil-hasil penelitian ilmiah meliputi bidang rekayasa dan teknologi lingkungan yang dikelola oleh Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat. Jukung diterbitkan dua kali dalam setahun setiap bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
PEMANFAATAN CITRA SATELIT DALAM MEMPERKIRAKAN POTENSI EROSI SUB-SUB DAS RIAM KANAN Mazaya, Gusti Ihda; Riduan, Rony; Khair, Riza Miftahul; Annisa, Nova; Hikmah, Asyifa Nur; Ramadayanti, Siti
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22219

Abstract

Erosi adalah peristiwa perpindahan atau terangkutnya tanah atau bagian-bagian tanah dari suatu tempat ke tempat lain oleh media alami. Pada peristiwa erosi, tanah atau bagian-bagian tanah pada suatu tempat terkikis dan terangkut yang kemudian diendapkan di tempat lain. Erosi mengakibatkan sebagian besar lapisan tanah hilang, besarnya erosi yang terjadi juga menunjukkan betapa kritisnya tanah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi serta tingkat laju erosi tanah pada Sub-Sub DAS Riam Kanan terutama di wilayah Rantau Balai pada tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan berupa model Equation of Revised Universal Soil Loss (RUSLE) dengan data yang diolah menggunakan javascript pada platform Google Earth Engine. Metode RUSLE dapat memberikan hasil kehilangan tanah yang signifikan dalam menganalisis aliran permukaan. Persamaan RUSLE yang digunakan menggunakan faktor erosivitas hujan (R), faktor erodibilitas tanah (K), faktor Panjang dan kemiringan lereng (S), faktor pengelolaan tanaman (C), serta faktor tindakan konservasi (P). Hasil analisis rata-rata laju erosi yaitu sebesar 6,0849 Ton/Ha/Tahun dikategorikan sebagai erosi kelas sangat ringan. Metode analisis spasial menggunakan model RUSLE dan Google Earth Engine terbukti efektif dalam memberikan pemahaman yang lebih baik tentang potensi erosi tanah di wilayah studi.
ANALISIS KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA TANAH DATARAN RENDAH UNTUK OPTIMALISASI PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT DI KIKO Banunaek, Zofar Agluis; Blegur, Ernes Josias; Pandu, Marvin Jecson
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22224

Abstract

Tomat merupakan salah satu sayuran yang multiguna dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Saat ini permintaan tomat tidak sebanding dengan produksi tomat yang di kembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik fisik dan kimia tanah dataran rendah yang mendukung pertumbuhan tanaman tomat di Kiko. Metode yang digunakan adalah survei dan pengambilan sampel tanah menggunakan sistem diagonal pada kedalaman 0–40 cm, selanjutnya dilakukan analisis laboratorium meliputi sifat fisik tanah dan kandungan hara. Hasil penelitian menunjukkan tanah tersebut memiliki kandungan bahan organik yang rendah, sebagian besar tekstur tanah berkategori lempung berdebu, kadar air rata-rata 26,47% yang tergolong rendah, berat jenis berkisar antara 2,58-2,65 g/cm³, dan berat volume berkisar antara 1,50-1,60 g/cm³. Porositas tanah berkisar 40,7%-47,6%, tergolong rendah, sedangkan nilai permeabilitas tanah mencapai 2,76 cm/jam yang termasuk kategori rendah. Kadar NPK tidak mencapai jumlah rata-rata yang disyaratkan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas fisik dan kimia tanah memiliki peranan yang sangat penting dalam pengelolaan tanah secara optimal untuk mendukung pertumbuhan tanaman tomat di Kiko.
PENINGKATAN KINERJA PROSES ELEKTROKOAGULASI MELALUI AERASI UNTUK MENGURANGI PARAMETER MINYAK DAN LEMAK DARI INDUSTRI MINYAK KELAPA Ramadani, Tarikh Azis; Azzahro, Annisa; Setiawan, Adhi; Mayangsari, Novi Eka; Dermawan, Denny
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22193

Abstract

Pencemaran air merupakan masalah lingkungan yang sangat penting. Salah satu pencemar air adalah limbah minyak dan lemak dari industri minyak kelapa yang cenderung merusak lingkungan dan menurunkan kualitas hidup masyarakat. Pengolahan air limbah seperti elektrokoagulasi digunakan agar air limbah sesuai dengan peraturan dan menciptakan kehidupan yang berkelanjutan. Elektrokoagulasi digunakan untuk mengolah minyak dan lemak karena memiliki waktu proses yang singkat, memiliki efisiensi yang tinggi dan mudah dioperasikan. Penelitian ini mengevaluasi proses remediasi minyak dan lemak dalam reaktor elektrokoagulasi batch dengan berbagai kerapatan arus dan laju aerasi. Elektroda Al dan waktu kontak 30 menit digunakan dalam reaktor elektrokoagulasi. Minyak dan lemak dapat dihilangkan hingga 99.92% pada kondisi kerapatan arus 8.76 mA/cm2 dan laju aerasi 4.5 L/menit. Proses aerasi yang diterapkan pada proses elektrokoagulasi dipastikan dapat meningkatkan kinerja proses sebesar 13.22% bila dibandingkan dengan tanpa proses aerasi. Proses aerasi dapat memicu peningkatan mekanisme elektrokoagulasi melalui adsorpsi dan penjebakan oleh elektrokoagulan. Proses elektrokoagulasi dengan aerasi mencapai hasil yang meyakinkan meskipun kinerja sistem masih belum sesuai dengan peraturan yang berlaku.
SINTESIS PEROVSKITE (CaTiO3) DARI LIMBAH CANGKANG KERANG MUTIARA (Pinctada maxima): SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN UNTUK TEKNOLOGI SEMIKONDUKTOR Budianto, Arif; Rubi'ah, Siti; Kurniawidi, Dian Wijaya; Alaydrus, Alfina Taurida; Rahayu, Susi
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22220

Abstract

Pengelolaan limbah Cangkang Kerang Mutiara (Pinctada maxima) sebagai bahan baku ramah lingkungan dalam pengembangan teknologi semikonduktor perovskite CaTiO₃. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat listrik CaTiO3 berdasarkan parameter konduktivitas listrik dan band gap. Sintesis dilakukan menggunakan metode kopresipitasi dengan variasi suhu kalsinasi. Karakterisasi material CaTiO3menggunakan FTIR, Spektrofotometer UV-Vis, dan Zeta Potential Analyzer. Karakteristik gugus fungsi menunjukkan telah terbentuk fase perovskite pada rentang puncak yang sama. Nilai konduktivitas listrik tertinggi dan band gap terkecil diperoleh pada suhu 1100°C, yaitu 2,96×10⁻² S/m dan 2,96 eV. Berdasarkan parameter tersebut, CaTiO3 yang dihasilkan tergolong dalam kategori semikonduktor. Dengan demikian, material ini memiliki potensi untuk aplikasi dalam bidang elektronik dan energi. Hasil ini memperkuat urgensi pemanfaatan material berbasis limbah Pinctada maxima sebagai bahan baku ramah lingkungan dalam pengembangan teknologi, terutama yang berhubungan dengan teknologi semikonduktor.
ANALISIS ALAT PLAMBING HEMAT AIR DI GEDUNG PERKANTORAN (STUDI KASUS: GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS ANDALAS) Komala, Puti Sri; Nur, Ansiha; Ridwan, Ridwan; Rinanda, Bismi Lyra
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemakaian air menggunakan peralatan plambing konvensional dan membandingkannya dengan peralatan plambing hemat air serta merencanakan alat plambing hemat air di Gedung Rektorat. Jumlah pemakaian air alat plambing konvensional mengacu ke SNI 03-7065-2005. Alat plambing hemat air yang diusulkan adalah sistem dual flush dan sensor gerak, karena sistem ini lebih efisien dalam menghemat air, praktis, dan higienis. Perbandingan pemakaian air dengan alat plambing konvensional berdasarkan SNI yaitu 353,8 l/h, sedangkan pemakaian air dengan alat plambing hemat air menggunakan sistem dual flush dan sensor gerak sebesar 251,2 l/h. Perbandingan ini menunjukkan bahwa pemakaian air menggunakan alat plambing hemat air lebih rendah dibandingkan alat plambing konvensional, dimana persentase penghematan mencapai 40,4%. Oleh karena itu, perencanaan sistem plambing hemat air ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk pemakaian air yang lebih efisien.
ANALISIS KANDUNGAN UNSUR HARA BIOKONVERSI SAMPAH ORGANIK MENGGUNAKAN LARVA BSF UNTUK MENDUKUNG PENINGKATAN KESUBURAN TANAH Mirwan, Mohamad; Rizki, Azizah Mahirah
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22221

Abstract

Kesuburan tanah sangat penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman dan menjaga keseimbangan ekosistem. Pemanfaatan bahan organik sebagai alternatif pupuk menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas tamah yang terdegradasi. Penggunaan kasgot hasil biokonversi larva Black Soldier Fly (BSF) atau Maggot yang kaya unsur hara memiliki potensi sebagai penambah nutrisi pada kesuburan tanah. Maggot BSF dikenal mampu menguraikan sampah organik dengan cepat dan efisien yang menghasilkan produk berupa kasgot yang mengandung karbon (C), Nitrogen (N), Posfat (P), dan Kalium (K) yang dibutuhkan tanaman. Penelitian ini menggunakan berbagai pakan untuk maggot, termasuk campuran sampah makanan dengan bahan tambahan seperti asam amino, dedak, susu kedaluwarsa bubuk, ampas kelapa, serbuk gergaji, dan ampas kopi yang akan dianalisis reduksi sampah serta kandungan hara kasgot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan campuran sampah makanan, susu kedaluwarsa, dan ampas kelapa (Perlakuan C) memiliki efisiensi reduksi tertinggi (82%) dan menghasilkan kasgot dengan kandungan hara terbaik. Kandungan C, N, P, dan K pada Perlakuan C memenuhi standar SNI untuk kompos, menjadikannya berpotensi sebagai pupuk organik yang efektif untuk menambah nutrisi pada tanah. Dengan demikian, kasgot dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pupuk organik yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas dan kesuburan tanah
EVALUASI KINERJA TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU (TPST) DI GILI TRAWANGAN Selvia, Siska Ita; Iemaania, Zuhdiyah Matienatul; Dewi, Rika Andriati Sukma
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Gili Trawangan berdasarkan aspek fisik, aspek pengoperasian, aspek sarana dan prasarana, aspek pembiayaan, aspek organisasi dan kelembagaan dan aspek hukum/pengaturan. Evaluasi ini dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi kebijakan pada Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait dalam pengelolaan sampah di Gili Trawangan secara berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan mendeskripsikan masing-masing aspek secara detail dan membandingkan dengan beberapa standar terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran evaluasi TPST Gili Trawangan dari berbagai aspek masih memerlukan peningkatan kinerja asset, peningkatan perencanaan sistem input, proses, output. Selain itu, juga diperlukan manajemen pengelolaan TPST, peningkatan kualitas SDM, peningkatan inovasi dan pemasaran produk, serta monitoring dan evaluasi setiap kegiatan yang berlangsung guna efektivitas kinerja TPST Gili Trawangan.
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN SIMPANG EMPAT NAN SARUNAI TANJUNG SELATAN KABUPATEN TABALONG Mu'min, Badaruddin; Makarim, Muhammad Dzaky
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22222

Abstract

Simpang empat Nan Sarunai Tanjung Selatan, yang sebelumnya simpang tiga, kini berfungsi sebagai simpang empat setelah pembangunan jalan Nan Sarunai. Perubahan ini meningkatkan volume kendaraan dan kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan, serta korelasi antara volume kendaraan dan kebisingan, menggunakan metode PKJI 2023 dan aplikasi Excel dengan data volume lalu lintas dan kebisingan selama 12 jam. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kebisingan pada simpang dan kawasan disekitar simpang melebihi rata-rata standar kebisingan yang diatur dalam Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No. 53 Tahun 2007, yaitu sebesar 65 dB untuk kawasan perkantoran dan perdagangan. Penelitian ini juga menunjukkan korelasi kuat antara volume kendaraan dan kebisingan, dengan nilai korelasi r = 0,63 di simpang dan r = 0,54 di kawasan sekitar.
STUDI POLA PENGELOLAAN SAMPAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) RUMAH TANGGA DI KABUPATEN BANJAR Mahyudin, Rizqi Puteri; Husin, Muhammad; Firdausy, Muhammad Abrar; Ridhayah, Yusari; Mahreda, Emmy Sri; Mahyudin, Idiannor
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22218

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk membuat aktivitas rumah tangga semakin tinggi yang berdampak pada jumlah timbulan dan komposisi sampah yang dihasilkan salah satunya adalah sampah B3 rumah tangga. Sampah B3 rumah tangga dapat bersumber dari kegiatan sehari-hari seperti penggunaan produk pembersih, kosmetik, baterai, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting pola pengelolaan sampah B3 rumah tangga serta timbulan dan komposisi sampah B3 rumah tangga di Kabupaten Banjar. Metode penelitian meliputi interview terhadap 190 responden dengan alat bantu kuisioner, instansi pemerintah, dan instansi swasta. Penelitian dilakukan observasi lapangan dan sampling melalui kegiatan pengamatan, pemantauan, dan pengukuran langsung di lapangan. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 77,89% responden tidak mengetahui sampah B3 rumah tangga dan bahaya yang ditimbulkan, sebanyak 90% responden tidak melakukan pemilahan terhadap sampah yang dihasilkan. Timbulan sampah B3 rumah tangga di Kabupaten Banjar berdasarkan hasil penelitian sebesar 0,021 kg/orang/hari atau 0,311 liter/orang/hari. Komposisi sampah B3 rumah tangga yang paling banyak ditemukan adalah produk perawatan pribadi dengan persentase sebesar 41,32% dan produk yang paling banyak ditemukan yaitu pampers. Kesimpulan menyatakan bahwa di Kabupaten Banjar masih belum ada pengelolaan secara khusus untuk sampah B3 rumah tangga, namun ada beberapa TPS 3R dan Bank Sampah yang melakukan pemilahan dan pemanfaatan sampah B3 rumah tangga.
ANALISIS RISIKO KELONGSORAN DAN STABILITAS LERENG BERDASARKAN PENGARUH JARAK DAN PEMASANGAN SHEETPILE DI PANDANSARI, CIAWI Jonathan, Harjasa; Fansuri, M. Hamzah; Nuryanto, Fadhil M.; Siagian, Gian A.; Gultom, Sharon S.
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22223

Abstract

Dalam suatu pembangunan yang berada dekat di sekitar lereng tentunya dibutuhkan adanya perhitungan analisis stabilitas lereng untuk mendukung suatu konstruksi dapat berjalan dengan lancar. Sehingga tanah yang menjadi penahan beban memiliki daya dukung yang cukup untuk menahan beban selama proses konstruksi dan pasca-konstruksi. Pada proyek pembangunan di Desa Pandansari, Ciawi akan dibangun gedung dengan pendesainan awal pembangunan menggunakan sheetpile dengan jarak 2 m dari lereng. Kemudian dilakukan analisis apabila mengalami perubahan desain yang dimana tidak menggunakan sheetpile serta mengalami perubahan jarak yaitu mundur sejauh sejauh 7 m dari lereng. Adapun metode penelitian dilakukan berdasarkan data kemiringan lereng dan data sekunder berupa data pengeboran dalam (drilling log) serta untuk analisis menggunakan software Plaxis2D. Perubahan struktur menjadi 7 meter dari lereng mengalami peningkatan nilai safety factor menjadi 1.2412 yang sebelumnya pada pembebanan struktur 2 meter dari lereng dengan perkuatan sheetpile sebesar 1.2351.