cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,329 Documents
Analisis Model Peluang Kecelakaan Sepeda Motor dengan Big Five Personality Kore, Desri M. Hale; Djahamouw, Putri D. K; Artati, Mardiana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62472

Abstract

Traffic accidents occur due to many factors, one of which is the human factor which is the main cause but is still often ignored. This study was conducted to determine the influence of human characteristics and personality on a person's chances of experiencing a motorcycle accident. The results of the analysis of the structural equation modeling and multinomial logistic regression methods were obtained from a one-time accident probability model Log P = -0.977 – 21.33X31 – 2.42 X32 – 1.401X5.31 and a more than one accident chance model Log P = -0.108 – 21.33X31 + 0.481X5.22 + 0.181X6.52 + 0.292X7.4. Primary school education level, junior high school education level, brake and motorcycle light checks, chatting while driving and personality neuroticism (pre-pandemic) have a significant influence on the chances of accidents either once or more than once. From this relationship, it can be concluded that there is a need for prevention to minimize the accident rate such as early introduction of traffic safety, the importance of vehicle inspections, good and correct driving attitudes and the existence of psychological tests for personality.
Evaluasi Waktu Tempuh Kendaraan Dan Kinerja Ruas Jalan Rute Sicincinbukittinggi Saat Penerapan Sistem Satu Arah Pada Musim Mudik Lebaran 2024 Satria, Fachrian; Yossyafra; Yosritzal , Yosritzal
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62488

Abstract

West Sumatra stands as one of the regional divisions with a high number of Lebaran homecoming travelers, as many residents migrate to various parts of Indonesia. This leads to an increase in vehicle volume entering West Sumatra during the Lebaran period. The West Sumatra Provincial Government, in collaboration with the West Sumatra Police Department, implemented a One Way System traffic management scheme on the Sicincin–Bukittinggi road segment during the 2024 Lebaran season, from three days before (H-3) until three days after (H+3) Lebaran. This study aims to evaluate vehicle travel time and road segment performance on the Sicincin–Bukittinggi route during the One Way System implementation and to provide route recommendations for the system. The evaluation results show that the VC Ratio before and after Lebaran ranged from 0.37 to 0.82 and 0.62 to 0.91, respectively. The route via Padang Panjang offers an average travel time savings of approximately 10 minutes, while the route via Malalak increases travel time by around 5 minutes. Therefore, the One Way System through Padang Panjang is recommended, along with caution for traffic surges after Lebaran.
Hubungan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Berbasis Aplikasi Terhadap Percepatan Pengumpulan Berkas Klaim BPJS Di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu Variza, Mega Ayu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62344

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan instrumen penting dalam meningkatkan efisiensi administrasi, termasuk pengelolaan klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang menjadi sumber pendapatan utama rumah sakit. Namun, implementasi SIMRS di Indonesia masih menghadapi kendala, terutama pada aspek integrasi dengan aplikasi BPJS (VClaim) yang menyebabkan keterlambatan verifikasi dan kelengkapan berkas klaim. RS Bhayangkara Bengkulu telah menggunakan aplikasi KHANZA-SIMRS sejak tahun 2020, tetapi efektivitasnya dalam mempercepat pengumpulan klaim BPJS masih belum optimal, sehingga diperlukan evaluasi empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan penggunaan SIMRS terhadap percepatan pengumpulan berkas klaim BPJS di RS Bhayangkara Bengkulu serta mengidentifikasi variabel dominan yang paling berhubungan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel berjumlah 60 responden yang terdiri atas staf administrasi, petugas klaim BPJS, dan tenaga IT yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk hubungan bivariat dan regresi logistik untuk analisis multivariat. Analisis univariat menunjukkan mayoritas responden menilai SIMRS dalam kategori baik pada kualitas sistem (57%), kualitas informasi (68%), kualitas layanan (63%), dan penggunaan SIMRS (62%). Uji bivariat menunjukkan semua variabel independen berhubungan signifikan dengan percepatan klaim (p < 0,05). Analisis multivariat menemukan bahwa kualitas informasi merupakan faktor dominan yang berhubungansignifikan terhadap percepatan pengumpulan berkas klaim (OR = 825, p < 0,001), dengan kontribusi 88,4% (Nagelkerke R²). Implementasi KHANZA-SIMRS di RS Bhayangkara Bengkulu terbukti meningkatkan percepatan pengumpulan berkas klaim BPJS, dengan kualitas informasi sebagai faktor paling berhubungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya validasi dan integrasi data untuk mempercepat proses klaim serta merekomendasikan optimalisasi SIMRS melalui peningkatan akurasi informasi dan penguatan bridging dengan aplikasi BPJS
Analisis Kritis Prospek Pemerintahan Efektif Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ogan Komering Ilir Pebriadi, Elpis; Putra , Raniasa
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62355

Abstract

This study analyzes the prospects for effective governance at the Investment and One-Stop Integrated Services Agency (DPMPTSP) of Ogan Komering Ilir (OKI) Regency using qualitative case study methods and document analysis. DPMPTSP demonstrates remarkable procedural effectiveness, with performance targets achieving more than 650% for licensing services and 438% for investment realization by 2024, as well as consistently achieving a Public Satisfaction Index (IKM) of "GOOD" to "VERY GOOD." However, its substantive effectiveness still faces challenges, such as low public assessments of apparatus competence and complaint handling, and a gap between massive investment and local economic impact. DPMPTSP's prospects are determined by political commitment in the Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) and inhibiting factors such as gaps in human resource capacity, a non-transformative bureaucratic culture, and digital exclusion in services. Strategic recommendations cover three areas: (1) developing human resource capacity with a focus on analysis and facilitation, (2) establishing a proactive unit for investment and MSME assistance, and (3) strengthening the feedback system for continuous service improvement.
Pemetaan Permukiman Kumuh Di Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan Rotoni, Rotoni; Poerwadi, Petrus; Usop, Tari Budayanti; Sutrisno, Herwin; Susi, Theresia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62388

Abstract

Permukiman kumuh tetap menjadi persoalan struktural dalam pembangunan wilayah di Indonesia, termasuk di kawasan pedalaman seperti Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Ketidakseimbangan antara laju pertumbuhan kota dan perdesaan dengan ketersediaan lahan, infrastruktur, serta layanan dasar menjadi penyebab utama munculnya kawasan kumuh. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis tingkat kesesuaian kondisi fisik pemukiman di Kelurahan Kasongan Lama terhadap rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Katingan dan (2) memetakan serta mengklasifikasikan tingkat kekumuhan di RT 02, RT 04, RT 06, RT 07 dan RT 012 melalui pendekatan spasial dan skoring. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh wilayah RT 02, RT 04, RT 06, RT 07 dan RT 012 tidak termasuk dalam kawasan yang ditetapkan dalam RTRW sebagai zona pemukiman formal, yang berimplikasi pada regulasi, legalitas lahan, izin pemanfaatan ruang dan risiko yang lebih tinggi terhadap kerentanan di bantaran sungai atau pinggir sungai. Selanjutnya, analisis spasial dan skoring menunjukkan bahwa kelima RT tersebut diklasifikasikan dalam kategori “kumuh ringan” kondisi fisik dan sarana-prasarana belum kritis berat namun telah melewati ambang layak yang memerlukan intervensi. Implikasi penelitian ini menekankan bahwa intervensi penanganan permukiman di Kelurahan Kasongan Lama harus memperhatikan legalitas dan kesesuaian fungsi lahan dengan RTRW, memperkuat infrastruktur di bantaran sungai, serta mengalokasikan prioritas berdasarkan pemetaan spasial agar sumber daya dialokasikan secara tepat. Metode AHP + skoring spasial yang digunakan dalam penelitian ini menawarkan kerangka operasional yang lebih praktis dan kontekstual di tingkat RT, sambil tetap selaras dengan standar nasional yang diatur dalam Permen PUPR No. 14/PRT/M/2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.
Peran Strategis Polres Sleman dalam Penanggulangan Kejahatan Jalanan (Klitih): Pendekatan Preventif, Represif, dan Rehabilitatif Mustafa, Zainal; Hakim, Lukman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62390

Abstract

Abstrak dibuat dalam dua bahasa, Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi Polres Sleman dalam menanggulangi kejahatan jalanan yang dikenal sebagai klitih di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Klitih sebagai bentuk juvenile delinquency telah menimbulkan keresahan masyarakat akibat sifatnya yang spontan, brutal, dan seringkali tanpa motif jelas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan narasumber kunci (personel Polres Sleman, masyarakat, dan tokoh masyarakat), observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polres Sleman menjalankan peran strategis melalui pendekatan tiga pilar: preventif (patroli rutin, sosialisasi, program "Ibu Memanggil"), represif (penegakan hukum), dan kolaboratif (kerja sama dengan instansi daerah dan komunitas). Keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada sinergi dengan masyarakat dan lembaga terkait. Kendala utama adalah keterbatasan personel, perlindungan hukum bagi pelaku anak di bawah umur, dan dinamika sosial teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik dan integratif yang memadukan aspek keamanan, hukum, dan sosial merupakan kunci efektivitas penanggulangan klitih.
Evaluasi Implementasi Pelayanan Administrasi Kecamatan dan Kelurahan di Kota Administrasi Jakarta Pusat Abdillah, Syukur; Istania , Ratri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62395

Abstract

Penelitian ini mengkaji digitalisasi pelayanan administrasi di Kecamatan dan Kelurahan Kota Administrasi Jakarta Pusat melalui aplikasi PM.1 Camat/Lurah (sebelumnya ePMsakti). Meskipun tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan daring ini sangat tinggi (di atas 90%) dengan nilai UEQ yang excellent pada aspek pragmatis dan hedonis, implementasi pencatatan Pernyataan Ahli Waris (PAW WNI) dan pengukuran kualitas pelayanan elektronik masih terkendala. Faktor utama hambatan meliputi keterbatasan otoritas Walikota Administrasi, kurangnya sinkronisasi regulasi antarinstansi, dan kapasitas SDM pelaksana yang terbatas. Sementara masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap digitalisasi, hambatan literasi digital terutama pada kelompok usia lanjut masih menjadi tantangan. Rekomendasi penelitian mencakup penguatan otoritas dan koordinasi lintas birokrasi, peningkatan kapasitas SDM serta literasi digital masyarakat, dan pengembangan aplikasi yang lebih inklusif dan terintegrasi. Dengan dukungan kelembagaan kuat dan pendekatan adaptif, PM.1 Camat/Lurah daring berpotensi menjadi model layanan publik digital yang efisien, transparan dan inklusif di Jakarta Pusat.
Analisis Manajemen Risiko Dalam Proses Pengambilan Keputusan Persetujuan Bangunan Gedung Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadusatu Pintu Kota Manado Mamahit, Susan Imelda; Thambas, Arthur H; Dundu, Ariestides K Torry
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62416

Abstract

This study aims to examine the application of risk management in the decision-making process of Building Approval (PBG) in Manado City, identify dominant risks that affect service performance, and formulate mitigation strategies that are in line with construction engineering management principles. The research approach is quantitative descriptive-analytical with the support of statistical analysis using primary data from 30 respondents consisting of consultants/applicants, technical assessment teams (TPA/TPT), and DPMPTSP verifiers. Risk identification is carried out through the Risk Breakdown Structure (RBS) method which divides risks into seven categories: technical, administrative, legal, social, environmental, financial, and operational. A total of 28 out of 31 identified risks were declared valid and reliable. The results of the analysis showed nine dominant risks with a high level of severity, including incompatibility with the plan drawings with field conditions, calculations of structures that do not follow SNI 1726:2019 and SNI 2847:2019 standards, overlapping central-regional regulations, limited expert personnel, and low understanding of the applicant of the PBG online system. These risks have an impact on validation delays, technical inconsistencies, and increased costs due to design revisions. Based on the SWOT analysis, the mitigation strategy is in the WO (Weakness–Opportunities) quadrant, which emphasizes the use of external opportunities to improve internal weaknesses through strengthening cross-agency regulations, digitizing the licensing system, improving human resource competence, and effective collaboration between stakeholders. The results of the study confirm that the implementation of integrated risk management can increase the effectiveness, transparency, and accountability of the building licensing system in Manado City in accordance with the principles of good governance.
The Influence of Factors Related to Safety Culture Maturity on Offshore Drilling Operations in Saudi Arabia Lumanauw, Jimmy; Erislan, Erislan; Irianto, Hari Eko; Sugiarto, Sugiarto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62418

Abstract

Offshore drilling operations are a high-risk activity that requires a work safety system that is not only compliance-based, but also supported by a mature safety culture. Safety culture maturity is an important indicator in assessing the extent to which safety values have been embedded and applied thoroughly in the work environment. This study aims to analyze the influence of five groups of factors on the level of maturity of safety culture, namely: organizational and managerial factors, individual and culture, communication and participation, technical and operational, and external factors. The research was conducted on three jack-up rigs owned by COSL Drilling Saudi Limited in Saudi Arabia, involving 300 respondents from various levels of work. The quantitative approach was used with stratified random sampling techniques and data analysis was carried out using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method. The results showed that all independent factors had a significant influence on safety culture maturity, with individual and cultural factors as the most dominant factors. This research contributes to identifying priority areas for strengthening safety culture to build a proactive, adaptive, and sustainable work safety system in the offshore drilling industry.
Keadilan Iklim, Keamanan Manusia, dan Tata Kelola Krisis: Pembelajaran Regional dari Badai Melissa di Jamaika dan Cuba Tahun 2025 Ratana Pugu, Melyana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62439

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara keadilan iklim, keamanan manusia, dan tata kelola krisis di Jamaika dan Kuba, dengan fokus pada pembelajaran yang diambil dari Badai Melissa yang melanda kedua negara pada Oktober 2025. Menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis data terbaru, penelitian ini mengidentifikasi dampak signifikan dari badaiSiklon Melissa terhadap infrastruktur, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok-kelompok rentan seperti masyarakat pesisir dan petani kecil. Meskipun kedua negara telah mengembangkan kerangka kebijakan untuk menghadapi bencana, analisis menunjukkan adanya kesenjangan dalam partisipasi masyarakat dan respons kebijakan terhadap kebutuhan lokal. Temuan menunjukkan bahwa modal sosial dan jaringan kolaboratif memainkan peran kunci dalam meningkatkan ketahanan masyarakat pasca-bencana. Namun, tantangan seperti kurangnya sumber daya, koordinasi antar lembaga yang lemah, dan resistensi terhadap perubahan masih menghambat efektivitas tata kelola krisis. Penelitian ini menekankan perlunya kebijakan yang lebih inklusif dan responsif, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Dengan merumuskan rekomendasi kebijakan yang berbasis pada temuan ini, penelitian ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis bagi pembuat kebijakan dan praktisi dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan bencana alam di masa depan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi yang lebih adil dan berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat di kawasan Karibia.

Filter by Year

2016 2026