cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,062 Documents
Hubungan Karakteristik Demografis (Usia dan Jenis Kelamin) dan Kualitas Tidur dengan Risiko Terjadinya Gerd pada Masyarakat Perkotaan Rt 001/Rw 016 dan Rt 06/Rw 006 Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Shaffdika, Kyra Narumi Najwa; Eliana, Fatimah; Arsyad, Muhammad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63660

Abstract

Gastro-esophageal reflux disease (GERD) is a digestive disorder characterized by the backflow of stomach acid into the esophagus, causing symptoms such as heartburn and acid regurgitation. The prevalence of GERD shows a significant upward trend. In Indonesia, the prevalence of GERD in urban populations is reported to reach 9,35%. Demographic characteristics, such as age and gender, are known to influence GERD risk. In addition, poor sleep quality, which is common in urban communities, is thought to contribute to GERD incidence. This study employed a quantitative cross-sectional design using primary data. Data were collected through questionnaires assessing respondents’ demographic characteristics, sleep quality, and GERD. Data analysis was conducted using the chi-square test to determine the relationships between variables. Sleep quality was the only variable significantly associated with the risk of GERD (p = 0,004). In contrast, age (p = 0,451) and gender (p = 0,627) showed no significant association. Poor sleep quality may increase esophageal sensitivity to gastric acid, thereby increasing the risk of GERD. This study shows a significant relationship between sleep quality and the risk of GERD in the urban communities of RT 001/RW 016 and RT 006/RW 006, Cililitan Subdistrict, East Jakarta. Meanwhile, age and gender do not have a significant association. From an Islamic perspective, maintaining health is the responsibility of every individual regardless of age or gender, which can be achieved through the implementation of regular eating and sleeping patterns as a preventive measure to reduce the incidence of GERD.
Analisis Pola Diagnosa Penyakit Pasien Berbasis Clustering untuk Optimalisasi Pelayanan Klinik Amalia, Irhaz; Yulistia, Yulistia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63663

Abstract

Pemanfaatan data rekam medis di fasilitas pelayanan kesehatan pada umumnya masih difokuskan pada kepentingan administrasi dan pelaporan, sehingga informasi strategis yang terkandung di dalamnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pengelompokan diagnosis penyakit pasien sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan medis di klinik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah data mining dengan kerangka kerja CRISP-DM serta teknik clustering menggunakan algoritma K-Means. Data yang dianalisis berupa data diagnosis pasien peserta BPJS pada periode Januari 2024 hingga Februari 2025, dengan atribut jenis kelamin, usia, lokasi, dan diagnosis penyakit. Penentuan jumlah klaster optimal dilakukan menggunakan metode Elbow dan menghasilkan tiga klaster utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap klaster merepresentasikan karakteristik pasien dan jenis diagnosis yang dominan pada wilayah serta kelompok usia tertentu. Informasi yang diperoleh dari hasil pengelompokan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pihak klinik sebagai dasar dalam perencanaan program sosialisasi dan penyuluhan kesehatan yang lebih tepat sasaran, serta sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam upaya peningkatan mutu pelayanan medis.
Pengaruh Pemberian Multimodal Analgesia terhadap Kebutuhan Opioid dan Lama Rawat Inap pada Pasien Bedah Geriatri: Meta-Analisis Maghfiroh, Halima Aulia Ita; Astuti, Ratna Kusuma
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63664

Abstract

Penatalaksanaan nyeri pascaoperasi pada pasien bedah geriatri merupakan tantangan klinis karena meningkatnya risiko efek samping opioid dan komplikasi pascaoperasi. Multimodal analgesia dilaporkan mampu mengurangi kebutuhan opioid dan mempercepat pemulihan, namun bukti pada populasi geriatri masih terbatas dan heterogen. Meta-analisis ini bertujuan mengevaluasi efektivitas multimodal analgesia dibandingkan analgesia standar dalam menurunkan kebutuhan opioid dan lama rawat inap pada pasien bedah geriatri. Pencarian sistematis dilakukan pada PubMed, Cochrane Central, Web of Science, dan Scopus untuk publikasi periode Januari 2015–Desember 2024. Kriteria inklusi meliputi uji acak terkontrol (RCT) pada pasien berusia ≥65 tahun yang menjalani pembedahan elektif dengan intervensi multimodal analgesia. Outcome primer adalah kebutuhan opioid dan lama rawat inap, dengan penilaian risiko bias menggunakan Cochrane Risk of Bias 2 dan analisis menggunakan model efek acak. Dari 847 artikel yang diidentifikasi, lima RCT dengan total 494 partisipan memenuhi kriteria inklusi. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa multimodal analgesia secara signifikan menurunkan kebutuhan opioid (MD = −3,5 mg), memperpendek lama rawat inap (MD = −0,8 hari), menurunkan skor nyeri 24 jam, serta mengurangi insiden delirium dan postoperative nausea and vomiting (PONV). Kualitas bukti dinilai moderat untuk kebutuhan opioid dan rendah untuk lama rawat inap. Disimpulkan bahwa multimodal analgesia efektif dalam mengurangi kebutuhan opioid, mempercepat pemulihan, dan menurunkan komplikasi pascaoperasi pada pasien bedah geriatri. Pendekatan ini layak dipertimbangkan sebagai standar perawatan pada populasi usia lanjut.
Perlindungan Konsumen dalam Perjanjian Elektronik dengan Menerapkan Penyesuaian Bahasa Hukum dalam Platform Digital Dewi, Retno Catur Kusuma; Haryani, Anik Tri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63666

Abstract

Terwujudnya Undang-Undang Perlindungan Konsumen adalah sebagai bentuk jaminan atas perlindungan hak-hak konsumen di Indonesia khususnya bagi konsumen. Keterbatasan informasi yang disediakan oleh pelaku usaha dalam perjanjian elektronik platform digital seringkali konsumen dihadapkan pada persoalan ketidakmengertian ataupun ketidakjelasan dalam penggunaan Bahasa hukum yang komplek dan tidak komunikatif, sehingga perjanjian baku yang disediakan pelaku usaha berlaku secara sepihak dan konsumen harus menerima serta menandatangani tanpa tawar menawar lagi atau “take it or leave it”. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi penyesuaian Bahasa hukum dalam platform digital guna meningkatkan pemahaman dan perlindungan konsumen bagi para pihak. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisi terhadap ketetuan peraturan perunfdang-undangan yang relevan, serta studi kasus dari beberapa platform digital popular di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunaan Bahasa hukum yang sederhana, transparan dan kontekstual dalam perjanjian elektronik dapat melindungi konsumen dalam mempekuat asas konsensualisme dalam Hukum Perdata. Sehingga dalam penelitian ini diperlukan adanya standar kebahasaan dalam perjanjian eletronik dalam platform digital yang mudah dipahami dan tidak mengurangi kekuatan hukumnya.
Efek Pemberian Ekstrak Daun Lidah Buaya (Aloe Vera) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Tikus Putih Jantan (Rattus Novergicus) Galur Wistar Proposal Simbolon, Boyke Marthin; Hutasoit, Maria Angelina Br; Tarigan , Elviyanti Br
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63668

Abstract

Burn injuries are a major cause of morbidity and mortality worldwide, accounting for approximately 180,000 deaths annually. Conventional treatments for burns often cause side effects such as allergic reactions and antibiotic resistance. Aloe vera has been traditionally used as a natural remedy for burns due to its bioactive compounds. This study aims to investigate the effect of aloe vera leaf extract administration on burn wound healing in male Wistar rats (Rattus norvegicus). This experimental research employs a post-test only control group design with 12 rats divided into four groups: negative control, positive control (silver sulfadiazine), and two treatment groups receiving different doses of aloe vera extract. Second-degree burns were induced using a heated iron plate. Parameters observed include wound diameter, healing time, and histopathological analysis of skin tissue. Aloe vera leaf extract contains bioactive compounds such as vitamins A, C, E, flavonoids, saponins, and tannins that play roles in wound healing through anti-inflammatory, antibacterial activities, and collagen synthesis stimulation. This research is expected to provide scientific evidence regarding the effectiveness of aloe vera as a safe, affordable, and accessible natural treatment alternative for burns in the community.
Efek Mediasi Kepuasan Pelanggan pada Hubungan Kualitas Layanan dan Produk dengan Loyalitas Pelanggan Restoran Remiasa, Marcus; Hutoyo, Agam Pilar Bajik; Aprilia, Lola
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63701

Abstract

The purpose of the study was to obtain empirical evidence of the indirect influence of customer satisfaction in the relationship between service quality and product quality and restaurant customer loyalty. The research sample consisted of 160 respondents who were visitors to Hachi-Hachi Bistro Surabaya. Sample extraction is carried out using a non-probability sampling technique with a purposive sampling type where each customer does not have the same probability to become a research sample. The distribution of questionnaires is carried out in 2 ways, namely offline (face-to-face) and online (using google forms). The research hypothesis was tested using a structural equation model (SEM) with AMOS version 23. The results of this study provide empirical evidence that customer satisfaction mediates the relationship between service quality and product quality with customer loyalty. This study also proves that service quality and product quality have a significant positive effect on customer satisfaction, and subsequently customer satisfaction has a significant positive effect on customer loyalty.
Utilization of Sustainable Livelihood Assets in the Development of Tourism Villages in Labuan Bajo, West Manggarai Regency Inayah, Nurul; Prayitno, Gunawan; Adrianto, Dimas Wisnu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63704

Abstract

Labuan Bajo is one of the villages located in Komodo District, West Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Province. This area is known as the gateway to Komodo National Park, which is the natural habitat of the Komodo dragon, one of Indonesia's ancient animals. Labuan Bajo has become a magnet for tourists from around the world thanks to its stunning natural beauty, from exotic beaches and small islands to extraordinary underwater riches. This study aims to provide an understanding of the value of sustainable livelihoods, which will ultimately facilitate the formulation of recommendations for better development and management in the tourist village of Labuan Bajo. The human dimension shows a fairly good score (59.83), indicating that community involvement and capacity are beginning to take shape, although there is still a need for improvement in terms of skills and management. The dimension with the lowest score is finance (35.75), which indicates significant weaknesses in terms of funding, investment, and distribution of economic benefits. This situation makes finance the most vulnerable aspect, which could hinder sustainability if not addressed immediately. Given these weaknesses, it is hoped that future research will expand the variables, adopt more diverse data collection methods (such as in-depth interviews or longitudinal secondary data), and increase the number and distribution of samples to obtain more complete and accurate results.
Implementasi Kebijakan Penyaluran Obat Keras di Apotek Wilayah Kabupaten Sanggau Tampubolon, Erik Budianto; Rochmawati, Ida; Madya, Faizal
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan penyaluran obat keras di apotek wilayah Kabupaten Sanggau, berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan teori kebijakan publik Van Metter dan Van Horn. Sumber informasi dipilih melalui purposive sampling dan incidental sampling, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyaluran obat keras di apotek Kabupaten Sanggau belum optimal. Beberapa faktor penghambat meliputi belum jelasnya standar penyerahan obat keras, terbatasnya sumber daya manusia dan anggaran BPOM Sanggau, serta beban kerja petugas yang meningkat. Komunikasi antar organisasi tidak berjalan konsisten, dan pemahaman stakeholder serta masyarakat terkait ketentuan obat keras masih rendah. Sosialisasi yang terbatas dan ketidakselarasan antara peraturan lama dengan kebutuhan situasi terkini turut menghambat implementasi kebijakan. Selain itu, belum ada kebijakan baru di luar ketentuan yang ada, yang menyebabkan peraturan lama tetap menjadi acuan hukum meski sudah kurang relevan.
Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Restoran, Pajak Hotel, dan Pajak Hiburan Serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Marhani, Yollanda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63727

Abstract

The revenue source that contributes most to local first-year earnings in the city of Padang is municipal taxes from Regional Original Revenue. Taxes collected both in urban and rural areas include land and building taxes (PBB P2), hotels, entertainment and restaurants. This study aims to determine the effectiveness and contribution of restaurant tax, hotel tax, entertainment tax, as well as rural and urban land and building tax (PBB P2) in Padang City varies greatly during 2018- 2021. This research method uses quantitative methods or as numerical values and using descriptive techniques that begin with data collection and end with data analysis and use saturated samples. The Padang City Regional Revenue Agency (Bappenda) provided the data used in this study. The results of this study indicate that the level of effectiveness is above 100%. This is because the Municipal Government of Padang has succeeded in achieving its tax revenue target. Then the restaurant tax and hotel tax have a positive effect on local revenue in 2018-2021, while the entertainment tax and rural and urban land and building tax (PBB P2) have a negative effect in 2018-2021. entertainment and PBB P2 Padang City in 2018-2021 is less effective because the percentage contribution annually is less than 20%.
Pengembangan Metodologi Six Sigma Berbasis Dmaic dengan Pendekatan Internet of Things (IOT) Untuk Meningkatkan Pengendalian Mutu di Industri Manufaktur Saputra, Maryudi Rahma; Suef , Mokh
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63735

Abstract

In the manufacturing industry, quality control is a crucial factor in ensuring high-quality products that meet established standards. This study aims to develop a Six Sigma (SS) methodology with an Internet of Things (IoT) approach to enhance quality control effectiveness in the acrylic manufacturing industry. The method used in this study follows the DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) approach, combined with IoT technology to detect, analyze, and optimize the production process in real-time. This study employs a quantitative and qualitative (mixed-method) approach, collecting data through IoT sensor installations, production data analysis, and quality inspection. The collected data is analyzed using statistical methods and Six Sigma techniques to identify the main factors causing defects in acrylic production. Subsequently, an IoT system is implemented to improve automatic quality monitoring, reduce process variation, and optimize production efficiency. The research findings indicate that the integration of Six Sigma and IoT can significantly reduce product defect rates compared to conventional methods. Furthermore, the application of an IoT-based monitoring system enhances the speed of anomaly detection in the production process, allowing corrective actions to be taken more quickly and accurately. In conclusion, implementing this methodology can be an effective solution for the manufacturing industry to improve operational efficiency, reduce waste, and ensure consistent product quality.

Filter by Year

2016 2026