cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,396 Documents
Systematic Literature Review: The Influence of Management Accounting Information Systems on Organizational Performance Mery Rohaya Sihombing; Wirmie Eka Putra; Yuliusman; Fredy Olimsar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64670

Abstract

The rapid advancement of information technology has made Management Accounting Information Systems (MAIS) essential for supporting managerial decision-making and improving organizational efficiency, yet the extent of their influence on organizational performance remains fragmented in the literature. This research aims to analyze and map the development of literature regarding the influence of Management Accounting Information Systems (MAIS) on organizational performance. The study applies a Systematic Literature Review (SLR) approach following PRISMA guidelines. Articles were identified from Scopus, Google Scholar, Emerald, and ScienceDirect databases from 2023–2025. Initial identification found 152 articles, and after screening, 25 articles met inclusion criteria. Findings indicate that MAIS positively influences organizational performance through improved decision-making quality, operational efficiency, managerial control, and strategic alignment. However, organizational culture, technological readiness, and top management support remain important moderating factors. In conclusion, the mere implementation of MAIS is insufficient; rather, its effectiveness depends on contextual alignment and organizational capabilities, and future research should explore mediating variables and emerging technologies such as artificial intelligence and cloud-based systems.
Instrumen Situation Awareness pada Industri Pertambangan: Systematic Literature Review Pendekatan Human-Centered dan Machine Learning Singgare Krisandita; Zulkifli Djunaidi; Mufti Wirawan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64676

Abstract

Industri pertambangan merupakan salah satu sektor dengan tingkat risiko keselamatan kerja tertinggi. Human factors dan human error diidentifikasi sebagai penyebab utama kecelakaan, terutama seiring transformasi industri menuju smart mining yang meningkatkan kompleksitas interaksi manusia, mesin, dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis instrumen Situation Awareness (SA) yang digunakan dalam konteks operasional pertambangan, memetakan karakteristik pendekatan berbasis manusia (human-centered) dan teknologi cerdas (Machine Learning), serta mengevaluasi kekuatan dan keterbatasan masing-masing pendekatan dalam mendukung keselamatan kerja. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada panduan PRISMA dengan kerangka PICOC. Pencarian dilakukan pada database Scopus dan PubMed menggunakan kombinasi kata kunci terstruktur, dengan kriteria inklusi artikel tahun 2016–2026 yang membahas instrumen SA di lingkungan pertambangan. Sebanyak 8 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan pergeseran paradigma SA dari pendekatan human-centered assessment menuju cyber-physical awareness yang mengintegrasikan machine learning, sensor fusion, IoT, LiDAR, dan computer vision. Pendekatan berbasis ML/AI mendominasi dengan keunggulan pada hazard detection dan monitoring real-time, sedangkan pendekatan human-centered unggul dalam cognitive assessment. Tingkat validasi instrumen masih bervariasi, dengan sebagian besar berada pada tahap prototipe atau simulasi. Instrumen SA berpotensi mendukung transformasi keselamatan pertambangan menuju pendekatan yang lebih proaktif dan prediktif. Pengembangan ke depan perlu diarahkan pada integrasi human-AI collaboration, penguatan validasi lapangan, dan implementasi operasional jangka panjang.
Kajian Alternatif Metode Perbaikan Tanah Lunak pada Jalan Tol Trans Sumatera: Analisis dengan Metode Elemen Hingga Dony Afi Hardono; Herman Wahyudi; Yudhi Lastiasih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64694

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur dasar transportasi yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional. Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi Seksi 4 Tempino – IC Ness menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Pada STA 156+300 – 157+000, perencanaan awal direncanakan dengan metode stripping. Namun, kondisi tanah di lokasi tersebut menunjukkan lapisan tanah lunak yang rentan mengalami penurunan, sebagaimana terbukti dengan terjadinya longsoran pada STA 156+500 – 156+575 saat tahap konstruksi timbunan berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas timbunan jalan pada lokasi dengan tanah lunak serta mengevaluasi alternatif metode perbaikan tanah yang paling efektif. Beberapa metode yang diusulkan meliputi soil substitution yang dikombinasikan dengan preloading, penggunaan material ringan seperti geofoam, serta metode pile slab. Analisis dilakukan dengan pendekatan numerik menggunakan Metode Elemen Hingga untuk menilai respon tanah dan timbunan terhadap beban yang bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi mengikuti desain Rencana Teknik Akhir (RTA) menghasilkan penurunan sebesar 7,7 cm dalam 1 tahun dan tetap 7,7 cm dalam 10 tahun, sehingga dinilai tidak memenuhi syarat. Metode Soil Substitution 3 m + Preloading menunjukkan performa paling seimbang, dengan penurunan hanya 2 cm baik dalam 1 tahun maupun 10 tahun, sehingga dinyatakan memenuhi. Metode Pile Slab menunjukkan hasil terbaik dengan Safety Factor mencapai 2 baik pada kondisi pseudostatis maupun gempa, sehingga aspek penurunan dan keamanan dinyatakan memenuhi.
Pengaruh High Performance Work Systems terhadap Employee Innovative Behavior dengan Psychological Empowerment sebagai Variabel Mediasi pada PT. Fokus Inti Nugraha Ribka Elizabeth Hendrik; Oloan Situmorang
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64698

Abstract

Inovasi karyawan menjadi faktor strategis bagi perusahaan jasa distribusi dalam menghadapi persaingan industri yang semakin kompetitif. PT. Fokus Inti Nugraha sebagai perusahaan jasa distribusi di Tangerang Selatan menghadapi tantangan dalam mendorong perilaku inovatif karyawan di tengah penerapan sistem kerja yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh High-Performance Work Systems (HPWS) terhadap Employee Innovative Behavior (EIB) dengan Psychological Empowerment (PE) sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. Fokus Inti Nugraha. Penelitian ini didasarkan pada Social Exchange Theory (SET) yang menjelaskan bahwa karyawan akan membalas dukungan organisasi dalam bentuk perilaku kerja positif, termasuk inovasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT. Fokus Inti Nugraha yang berjumlah 120 orang dengan teknik sampling jenuh (sensus). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) HPWS berpengaruh positif dan signifikan terhadap EIB (β=0,377; t=4,785; p<0,05); (2) HPWS berpengaruh positif dan signifikan terhadap PE (β=0,959; t=187,928; p<0,05); (3) PE berpengaruh positif dan signifikan terhadap EIB (β=0,617; t=8,076; p<0,05); dan (4) PE memediasi pengaruh HPWS terhadap EIB secara signifikan dengan koefisien tidak langsung sebesar 0,591 (t=7,955; p<0,05), dengan jenis mediasi parsial (partial mediation). Temuan ini mengonfirmasi bahwa HPWS merupakan anteseden penting dari perilaku inovatif karyawan, baik secara langsung maupun melalui peningkatan pemberdayaan psikologis. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen untuk memperkuat praktik HPWS guna mendorong inovasi karyawan.
Laporan Kasus: Herniorafi Hernia Umbilikalis pada Anjing Ras Shih-Tzu Betina Umur Empat Bulan I Made Dharma Kusuma Wandira; I Putu Krisna Ardhia Pradnyandika; I Wayan Wirata
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64720

Abstract

Hernia umbilikalis merupakan kondisi pada anjing yang ditandai oleh penonjolan dari lapisan perut, lemak perut atau Sebagian dari organ abdominal melalui daerah sekitar umbilikus (pusar). Secara umum disebabkan factor kongenital akibat dari penutupan cincin umbilical yang tidak lengkap setelah lahir. Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan proses diagnosis, penanganan, dan perawatan pascaoperasi hernia umbilikalis pada anjing Shih-Tzu betina berumur empat bulan. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan klinis, pemeriksaan fisik, hematologi, dan radiografi. Tindakan bedah dilakukan menggunakan metode herniorafi di bawah anestesi umum dengan premedikasi atropine sulfate, serta induksi menggunakan ketamin dan xylazine. Kantong hernia dibuka, isinya direposisi ke dalam rongga abdomen, dan cincin hernia diinsisi untuk merangsang vaskularisasi. Penjahitan dilakukan dengan benang yang dapat diserap. Terapi pascaoperasi meliputi pemberian cefotaxime secara intravena dosis 20 mg/kg dua kali sehari selama 3 hari, dilanjutkan cefixime dosis 10 mg/kg per oral dua kali sehari selama 5 hari, serta meloxicam 0,5 mg/kg satu kali sehari selama 5 hari untuk mengatasi nyeri dan peradangan. Pada hari ke-7 pascaoperasi, anjing menunjukkan aktivitas meningkat, nafsu makan dan defekasi normal, serta luka operasi tampak mengering. Pada hari ke-10, luka telah sembuh total tanpa tanda peradangan.
Tanggung Jawab Para Pihak pada Restrukturisasi Kredit Bank dalam Hal Penggunaan Nama Pihak Lain untuk Pengajuan Kredit di Bank Lius Leo Nardi Mendrofa; Gunawan Djayaputera
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64723

Abstract

Restrukturisasi kredit merupakan instrumen krusial dalam penyelamatan Non-Performing Loan (NPL) dan perlindungan debitur beritikad baik. Namun, kompleksitas hukum timbul ketika fasilitas kredit yang macet tersebut diajukan menggunakan nama pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum para pihak bank, debitur tercatat, dan pengguna dana riil dalam proses restrukturisasi kredit, serta mengevaluasi kesesuaian Putusan Pengadilan Negeri Bekasi terkait sengketa ini dengan teori kepastian hukum dan nilai keadilan. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi batasan pertanggungjawaban ketika terjadi wanprestasi pada perjanjian kredit yang melibatkan penyalahgunaan nama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan spesifikasi deskriptif analisis. Penulis menerapkan pendekatan konseptual (conceptual approach) untuk menelaah data sekunder berupa bahan hukum primer, seperti Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dan regulasi OJK, serta data primer yang diperoleh melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab dalam restrukturisasi kredit tidak hanya melekat pada debitur kontraktual, tetapi juga pada bank dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dan Know Your Customer (KYC) secara ketat. Kelalaian bank dalam prosedur verifikasi atau kegagalan menawarkan restrukturisasi sebelum eksekusi jaminan dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun debitur yang meminjamkan namanya tetap memiliki kewajiban kontraktual, perlindungan hukum melalui restrukturisasi harus diutamakan demi menjaga stabilitas sistem keuangan dan keadilan substantif bagi para pihak.
Pengembangan Pusat Perkotaan sebagai Pusat Ekonomi Baru untuk Menunjang Keseimbangan dan Pemerataan Ekonomi Kornelius Septyo Pramudito
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64742

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan kawasan perkotaan baru sebagai strategi pemerataan ekonomi melalui studi kasus Kawasan Perkotaan Baru Bogor Barat dan Bogor Timur. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya disparitas wilayah akibat urbanisasi dan keterbatasan pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi ekonomi wilayah dalam mendukung pengembangan kawasan perkotaan baru berbasis struktur ekonomi dan spasial. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis Location Quotient (LQ) dan Shift Share (SS) berbasis data PDRB sektoral, serta integrasi analisis spasial dan estimasi investasi kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bogor Barat didominasi sektor primer seperti pertanian dan pertambangan, sedangkan Bogor Timur lebih unggul pada sektor jasa, industri pengolahan, dan aktivitas perkotaan. Analisis Shift Share menunjukkan bahwa sektor perdagangan kompetitif di kedua wilayah, sementara Bogor Timur memiliki daya saing lebih tinggi pada sektor industri pengolahan. Integrasi analisis spasial menunjukkan bahwa pengembangan kawasan perkotaan baru berpotensi mendorong pertumbuhan sektor non-basis melalui investasi infrastruktur dan perluasan kawasan terbangun. Kesimpulannya, pengembangan kawasan perkotaan baru berbasis struktur ekonomi dan spasial mampu menjadi instrumen strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pertumbuhan wilayah berkelanjutan.
Perbandingan Metode Machine Learning Klasik (Naive Bayes dan SVM) dan IndoBERT untuk Analisis Sentimen Ulasan Produk pada Platform Tokopedia Endah Kurnia Fitri; Abdul Halim Anshor; M. Syaibani Anwar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64746

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah ulasan produk pada platform e-commerce yang menghasilkan data teks dalam jumlah besar dan tidak terstruktur sehingga memerlukan metode analisis sentimen yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja metode machine learning klasik (Naive Bayes dan Support Vector Machine) dengan model deep learning IndoBERT dalam klasifikasi sentimen ulasan produk Tokopedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen komparatif. Data yang digunakan merupakan dataset sekunder dari Kaggle yang terdiri dari ulasan produk Tokopedia. Proses analisis dilakukan melalui tahap preprocessing, ekstraksi fitur TF-IDF untuk model klasik, serta fine-tuning IndoBERT untuk model berbasis transformer. Evaluasi model menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IndoBERT memberikan performa terbaik dengan accuracy 97,80% dan F1-score 97,66%, diikuti oleh SVM dan Naive Bayes. Meskipun perbedaan akurasi relatif kecil, IndoBERT menunjukkan kemampuan lebih baik dalam mengenali kelas sentimen minoritas seperti negatif dan netral. Kesimpulannya, model berbasis transformer lebih unggul dalam menangkap konteks bahasa dibandingkan metode klasik, terutama pada dataset yang tidak seimbang.
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kesehatan di Puskesmas X Fadhilah Amani Rindawan; Doni Hikmat Ramdhan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64769

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan tingkat pertama, khususnya Puskesmas, yang berperan sebagai garda terdepan dalam sistem kesehatan nasional. Tingginya jumlah kunjungan pasien di Puskesmas X Kota Bogor belum sepenuhnya mencerminkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan, sehingga diperlukan evaluasi berbasis Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas X Kota Bogor berdasarkan sembilan unsur pelayanan sesuai PermenPANRB Nomor 14 Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 98 responden yang diambil menggunakan teknik convenience sampling dari total populasi 4.210 pasien. Instrumen penelitian berupa kuesioner SKM dengan skala Likert 1–4, yang dianalisis menggunakan metode Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IKM sebesar 80,23 berada pada kategori “Baik”, dengan sebagian besar unsur pelayanan dinilai baik oleh responden. Namun, unsur waktu pelayanan memperoleh nilai terendah dan berada pada kategori “Kurang Baik”. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum pelayanan di Puskesmas X sudah baik, tetapi diperlukan perbaikan pada aspek efisiensi waktu pelayanan untuk meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Evaluasi Kinerja Kontrak Konstruksi Design and Build terhadap Waktu (Studi Kasus: Pembangunan Ruas Tol Serbelawan-Pematangsiantar STA 30+00 S/D 58+000) Isak Sahat Maruli Siregar; Anthoni Veery Mardianta; M. Ridwan Anas
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64791

Abstract

Kontrak Design and Build banyak digunakan dalam proyek infrastruktur karena mengintegrasikan tanggung jawab desain dan konstruksi dalam satu entitas kontraktual serta diharapkan mempercepat penyelesaian proyek. Namun, penerapannya tidak selalu menjamin ketepatan waktu, terutama ketika proyek menghadapi kendala pembebasan lahan, perubahan desain, keterlambatan administrasi, dan pembagian risiko yang lemah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja waktu Proyek Jalan Tol Serbelawan–Pematangsiantar serta mengidentifikasi variabel kinerja kontrak yang paling memengaruhi penyelesaian proyek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan indikator Earned Value Management, meliputi Schedule Performance Index, Schedule Deviation, Schedule Achievement Rate, dan Time to Open to Traffic. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap 18 ahli, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen kontrak, addendum, jadwal, dan laporan kemajuan bulanan. Analisis regresi linier berganda dilakukan menggunakan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan signifikan, dengan durasi meningkat dari 670 menjadi 2.196 hari kalender melalui 12 addendum kontrak. Sebagian besar periode pelaksanaan mencatat nilai SPI kurang dari 1 dan deviasi jadwal negatif. Keandalan kontrak dalam mitigasi risiko menjadi satu-satunya variabel yang berpengaruh signifikan dan dominan terhadap kinerja waktu, dengan koefisien regresi 0,839. Dengan demikian, penerapan Design and Build memerlukan penguatan alokasi risiko, perencanaan, koordinasi, proses persetujuan, dan pengendalian jadwal berkelanjutan secara konsisten dan terukur.

Filter by Year

2016 2026