cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
MANAJEMEN KEMITRAAN MADRASAH ALIYAH DENGAN BALAI LATIHAN KERJA DALAM PROGRAM KETERAMPILAN Siti Munirotul Yuanita; Achmad Supriyanto; Mustiningsih Mustiningsih
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p283

Abstract

Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan kemitraan Madrasah Aliyah (MA) dengan Balai Latihan Kerja (BLK). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Yang bertempat di MA Ma'arif Udanawu Blitar, peneliti sebagai instrumen kunci. Informan utama adalah ketua MA, ketua MA, tim koordinator, dan guru keterampilan. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan, pengembunan, penyajian, dan verifikasi data. Hasilnya adalah: (1) kemitraan yang dilandasi oleh kurangnya kesadaran dan pengetahuan, belum tersedianya tenaga pengajar yang memadai, mendapatkan ijazah kerja, peningkatan kompetensi peserta didik dan program ketrampilan tidak sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat dan alumni. ; (2) Manajemen kemitraan berjalan dengan baik; (3) Adanya permasalahan benturan jadwal kegiatan, memakan biaya yang mahal, serta tidak adanya dukungan orang tua siswa terhadap program. Solusinya adalah berdiskusi dengan orang tua siswa tentang program ini; dan (4) kerjasama ini berdampak pada kompetensi siswa dan wajah MA serta BLK peserta diklat.Keywords: partnership management, skills, MA Ma'arif Udanawu Abstrak: Tujuan penelitian ini mendeskripsikan manajemen kemitraan MA dengan BLK. Metodenya menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Lokasinya di MA Ma’arif Udanawu Blitar, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Informan kucinya Kepala MA, Pimpinan MA, Tim Koordinator, dan Guru Keterampilan. Datanya dikumpulkan dengan wawancara observasi, dan dokumentasi. Analisisnya menggunakan display,  kondensasi, penyajian, dan verifikasi data. Hasilnya:  (1) kemitraan didasarkan pada  kurangnya kesadaran dan pengetahuan, belum tersedia guru keterampilan, ingin memperoleh sertifikat kerja, dan meningkatkan kompetensi peserta didik, program keterampilan didasarkan tuntutan dan permintaan masyarakat dan alumni; (2) manajemen kemitraannya berjalan dengan baik; (3) terdapat masalah bentrok jadwal, mahal, dan wali murid tidak mendukung program. Solusinya dengan berkompromi dan (4) kemitraan berdampak pada kompetensi peserta didik dan citra MA serta BLK mendapat peserta pelatihan.Kata Kunci: manajemen kemitraan, keterampilan, MA Ma'arif Udanawu 
PEMBINAAN POTENSI KEPEMIMPINAN SISWA MELALUI LAYANAN EKSTRAKURIKULER Wijayanti Reka; Burhanuddin Burhanuddin; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p199

Abstract

Abstrak : Potensi kepemimpinan siswa tidak cukup hanya dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas tetapi juga di luar kelas yaitu melalui layanan ekstrakurikuler untuk memberikan kesempatan yang besar kepada siswa untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi kepemimpinan yang diperoleh siswa melalui adanya layanan ekstrakurikuler. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah wakil kepala sekolah bidang kemahasiswaan yang didukung oleh informan tambahan seperti Pembina OSIS, Pembina Ekstrakurikuler, Orang Tua, dan Siswa. Analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mereduksi, menyajikan, dan mengambil keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Paskibra, Pramuka, Taekwondo, Karate, Tari Modern, dan Penyiaran merupakan jenis layanan ekstrakurikuler yang dapat mengembangkan potensi kepemimpinan siswa melalui pembentukan kepribadian pemimpin dan penerapan langsung dalam memobilisasi, mempengaruhi, dan memotivasi orang lain. Strategi pengembangan potensi kepemimpinan siswa adalah dengan menarik perhatian siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler melalui kegiatan sosialisasi, pengabdian penuh, dan pemberian penghargaan kepada siswa dan pembina ekstrakurikuler. Partisipasi yang diberikan oleh guru SMA Negeri Taruna Nala melalui pembinaan dan untuk partisipasi orang tua diberikan melalui adanya komite sekolah. Bentuk partisipasi berupa dana dan bantuan lainnya. Pelaksanaan layanan ekstrakurikuler dilaksanakan mulai dari pembuatan program kerja, pembagian tugas dan tanggung jawab, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dalam mewujudkan tujuan pengembangan potensi siswa melalui setiap kegiatan, dan memberikan motivasi kepada siswa. Faktor pendukung dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah pembina yang berpengalaman, motivasi belajar siswa, sarana prasarana, dan dukungan dana. Faktor penghambat seperti kurangnya pengawasan, komentar orang tua siswa, kesulitan berkomunikasi, kondisi cuaca, lokasi kegiatan ekstrakurikuler, dan kurangnya motivasi siswa. melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dalam mewujudkan tujuan mengembangkan potensi siswa melalui setiap kegiatan, dan memberikan motivasi kepada siswa. Faktor pendukung dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah pembina yang berpengalaman, motivasi belajar siswa, sarana prasarana, dan dukungan dana. Faktor penghambat seperti kurangnya pengawasan, komentar orang tua siswa, kesulitan berkomunikasi, kondisi cuaca, lokasi kegiatan ekstrakurikuler, dan kurangnya motivasi siswa. melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dalam mewujudkan tujuan mengembangkan potensi siswa melalui setiap kegiatan, dan memberikan motivasi kepada siswa. Faktor pendukung dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah pembina yang berpengalaman, motivasi siswa, sarana prasarana, dan dukungan dana. Faktor penghambat seperti kurangnya pengawasan, komentar orang tua siswa, kesulitan berkomunikasi, kondisi cuaca, lokasi kegiatan ekstrakurikuler, dan kurangnya motivasi siswa. Keywords: development; leadership potential; extracurricular services. Abstrak: Potensi kepemimpinan siswa tidak cukup hanya dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas tetapi juga di luar kelas yaitu melalui layanan ekstrakurikuler dalam upaya memberikan peluang besar bagi siswa-siswi dalam mengembangkan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kepemimpinan yang diperoleh siswa melalui adanya layanan esktrakurikuler. Teknik  pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan Key dalam penelitian ini yaitu wakil kepala sekolah bidang kesiswan dengan didukung informan tambahan seperti pembina OSIS, pembina ekstrakurikuler, orangtua siswa serta siswa. Analisa data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Paskibra, Pramuka, Taekwondo, Karate, Modern dance, dan Broadcasting merupakan jenis layanan ekstrakurikuler yang dapat mengembangkan potensi kepemimpinan siswa melalui pembentukan kepribadian seorang pemimpin dan penerapan secara langsung dalam mengerakkan, mempengaruhi, dan memotivasi orang lain. Program pengembangan pada layanan ekstrakurikuler diantaranya yaitu, personal wellbeing, creativity and arts, global citizenship, dan special program. Strategi dalam mengembangkan potensi kepemimpinan siswa yaitu dengan menarik perhatian siswa-siswi untuk mengikuti kegiatan ekstrakrurikuler melalui kegiatan sosialisasi, pelayanan penuh, dan pemberian awards kepada siswa dan pembina ekstrakurikuler. Partisipasi yang diberikan oleh guru SMA Negeri Taruna Nala yaitu melalui pembinaan dan untuk partisipasi orangtua siswa diberikan melalui adanya komite sekolah, bentuk partisipasi tersebut berupa bantuan pendanaan dan bantuan lainnya. Implementasi layanan ekstrakurikuler dilakukan mulai dari pembuatan program kerja, pembagian tugas dan tanggung jawab, melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dalam mewujudkan tujuan pengembangan potensi siswa melalui setiap kegiatan, dan memberikan motivasi terhadap siswa-siswi. Faktor pendukung dalam kegiatan ekstrakurikuler yaitu pembina yang berpengalaman, motivasi siswa, sarana prasarana, dan dukungan dana. Faktor penghambat seperti kurang pengawasan, komentar dari orangtua siswa, kesulitan berkomunikasi, kondisi cuaca, lokasi kegiatan ekstrakurikuler, dan kurangnya motivasi siswa-siswi. Kata kunci: pembinaan; potensi kepemimpinan; layanan ekstrakurikuler
MODEL SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERPADU UNTUK MENINGKATKAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN Anis Farida; Rudy Wahyono; Fajar Supanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p24

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the Integrated Management Information System Model, obstacles and strategies to overcome obstacles and to analyze their implementation in improving educational services in Vocational High Schools, Malang Regency. This study used a qualitative approach, data collection was carried out using interview, observation, and documentation techniques, the sampling method was purposive sampling, namely in three Vocational High Schools that had implemented an integrated management information system and research informants namely the principal, vice principal, head of governance business, teacher representatives and student representatives. The result of this research is an integrated management information system model in SMK Malang Regency using the Master-Web application which is implemented in the curriculum, student affairs, public relations, finance, workforce, and counseling sections. The information generated can be accessed by the principal and used as material for decision making to improve the quality of the school. The obstacles are some human resources who do not master IT, are not disciplined in inputting data, lack of care, lack of infrastructure, and weak system security. Keywords: Integrated management information system model; education services; SMK Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Model Sistem Informasi Manajemen terpadu, hambatan dan strategi mengatasi hambatan serta menganalisis implementasinya dalam meningkatkan layanan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data  dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, metode pengambilan sampel dengan purposive sampling, yaitu di tiga SMK yang telah mengimplementasikan sistem informasi manajemen terpadu dan informan penelitian yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala tata usaha, perwakilan guru dan perwakilan siswa. Hasil penelitian adalah Model sistem informasi manajemen terpadu di SMK Kabupaten Malang menggunakan aplikasi Master-Web yang diimplementasikan di bagian kurikulum, kesiswaan, hubungan masyarakat, keuangan,  ketenagaan, dan bimbingan konseling. Informasi yang dihasilkan dapat diakses oleh kepala sekolah dan digunakan sebagai bahan  pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu sekolah. Hambatannya adalah beberapa SDM yang tidak menguasai IT, tidak disiplin dalam menginput data, kurang peduli,  kurangnya sarana prasarana, dan lemahnya keamanan  sistem. Kata kunci: Model sistem informasi manajemen terpadu; layanan pendidikan; SMK
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI PASCADESENTRALISASI PENDIDIKAN Noor Fazariah Handayani; Nadya Huda
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i42020p332

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui pelaksanaan pengelolaan pembiayaan pendidikan, (2) mengevaluasi pelaksanaan pengelolaan pembiayaan pendidikan, dan (3) mengetahui peran dewan pendidikan dalam pengelolaan pembiayaan pendidikan di Kota Banjarmasin. Sekolah Menengah Atas setelah pendidikan desentralisasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan evaluatif dengan model CIPP menggunakan observasi, kuesioner dokumentasi, dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah SMAN 1, 2, 3, 4, dan 5 Banjarmasin. Sampel dalam penelitian ini adalah guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah dan dewan pendidikan. Hasilnya menunjukkan: (1) Penerapan Manajemen Pembiayaan Pendidikan di SMA Negeri Kota Banjarmasin pasca desentralisasi pendidikan dengan pendekatan evaluatif menggunakan Model CIPP menunjukkan bahwa skor tertinggi ada pada variabel proses yaitu 5053 poin dan skor terendah pada variabel konteks 4667 poin; (2) Evaluasi pelaksanaan pengelolaan pembiayaan pendidikan di SMAN Banjarmasin terhadap variabel pelaksanaan anggaran pendidikan, alokasi anggaran dana pendidikan, administrasi keuangan pendidikan, akuntabilitas keuangan pendidikan, dan pengawasan keuangan pendidikan efektif / baik, sedangkan variabel sistem penyusunan anggaran pendidikan. berjalan cukup efektif. Secara umum pengelolaan pembiayaan pendidikan berjalan Efektif / Baik dengan nilai 86,12%; Keywords: Management; Financing; Education; Postdecentralization Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk : (1) mengetahui pelaksanaan manajemen pembiayaan pendidikan di SMA Negeri Kota Banjarmasin pascadesentralisasi pendidikan, (2) mengadakan evaluasi pelaksanaan manajemen pembiayaan pendidikan di SMA Negeri Kota Banjarmasin pascadesentralisasi pendidikan, dan (3) mengetahui peranan dewan pendidikan dalam manajemen pembiayaan pendidikan di SMA Negeri Kota Banjarmasin pascadesentralisasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluatif dengan model CIPP menggunakan observasi, dokumentasi, angket, dan wawancara. Populasi di penelitian ini adalah Sekolah Menengah Atas Negeri 1, 2, 3, 4, dan 5 Banjarmasin. Sampel di penelitian ini antara lain kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta dewan pendidikan. Penelitian ini memperlihatkan hasil: (1) Pelaksanaan Manajemen Pembiayaan Pendidikan di SMA Negeri Kota Banjarmasin pascadesentralisasi pendidikan dengan pendekatan evaluatif menggunakan Model CIPP menunjukkan bahwa nilai tertinggi terdapat pada variabel proses yaitu 5053 poin dan nilai terendah pada variabel  konteks sebesar 4667 poin; (2) Evaluasi pelaksanaan Manajemen pembiayaan pendidikan di SMA Negeri Kota Banjarmasin pada variabel pelaksanaan anggaran pendidikan, pengalokasian anggaran dana pendidikan, penatausahaan keuangan pendidikan, pertanggungjawaban keuangan pendidikan, dan pengawasan keuangan pendidikan berjalan dengan Efektif/Baik, sedangkan pada variabel sistem penyusunan anggaran pendidikan berjalan Cukup Efektif. Secara umum Manajemen pembiayaan pendidikan berjalan secara Efektif/Baik dengan nilai sebesar 86,12%; (3) Dewan Pendidikan Provinsi telah berperan dan ikut berkontribusi dalam penentuan kebijakan pelaksanaan manajemen pembiayaan pendidikan namun belum optimal, sehingga masyarakat kurang menyadari kehadirannya Kata kunci : manajemen; Pembiayaan; Pendidikan; Pascadesentralisasi
PENGARUH PELAKSANAAN SUPERVISI PENGAWAS SEKOLAH TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU DALAM PEMBELAJARAN DI PAUD Adinda Dwivana Larasati; Bambang Budi Wiyono; Achmad Supriyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p239

Abstract

Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengawas, pelaksanaaan, pengawasan sekolah terhadap disiplin kerja guru dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi 81 responden dengan sampel dalam penelitian ini yakni 67 responden. Uji kelayakan dengan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini yakni H 1 diterima yang dapat diartikan bahwa adanya pengaruh pelaksanaan pengawasan sekolah terhadap disiplin kerja guru dalam pembelajaran dengan pengaruh sebesar 52,1%.Kata Kunci: Supervisi, Pengawas, Sekolah, Disiplin Kerja, Guru.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan supervisi pengawas sekolah terhadap disiplin kerja guru dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner tertutup sebagai alat pengumpulan data. Populasi sebanyak 81 responden dan sampel dalam penelitian ini adalah 67 responden. Uji kelayakan dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini adalah H 1 diterima yang artinya pengaruh pelaksanaan supervisi oleh pengawas sekolah terhadap kedisiplinan kerja guru dalam pembelajaran dengan pengaruh sebesar 52,1%.Kata Kunci: Supervisi, Supervisor, Sekolah, Disiplin Kerja, Guru
PENGEMBANGAN VIDEO BAHAN AJAR SIPEJAR PADA PERKULIAHAN BLENDED LEARNING SUPERVISI PENGAJARAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED ROLE PLAYING (PBRP) Dedi Prestiadi; Maisyaroh Maisyaroh; Wildan Zulkarnain; Ahmad Nurabadi; Imron Arifin; Athalla Nauval Bhayangkara
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p72

Abstract

Abstract: Purpose of this study was to develop a video of SIPEJAR teaching materials in teaching supervision lectures through various tests on (1) video teaching materials and (2) learning syntax. The various research procedures used by the research team in this development use a modified research and development approach by Borg & Gall. The data collection instruments used in this study were questionnaires and expert validation sheets. The data analysis process in this study used quantitative descriptive. The data generated from the distribution of student questionnaire instruments were analyzed using standard formulas to describe learning problems, while in the feasibility test of existing products also used descriptive analysis through standard formulas to examine whether the product presented was feasible or not. The results in this study indicate that (1) the role-playing video for teaching supervision learning was assessed both by the first and second experts, (2) the role-playing video was considered good by the students, (3) the results of the different test showed that there was no difference in the perception of assessment between students. male and female, (4) the results of expert validation regarding the revised learning syntax were considered good, (5) the learning syntax which was originally 7 stages was revised into 6 stages. Then the theoretical-based review results state that (1) the PBRP model meets various criteria for good teaching materials, (2) the PBRP model has a long positive impact as a stimulus for students' 4C skills, student mental attainment, and student self-efficacy. Keywords: Blended learning; instructional model; Educational Supervision Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan video bahan ajar SIPEJAR pada perkuliahan supervisi pengajaran melalui berbagai pengujian terhadap (1) video bahan ajar dan (2) sintak pembelajaran. Berbagai prosedur penelitian yang digunakan oleh tim peneliti pada pengembangan ini menggunakan pendekatan r & d atau research and development Borg & Gall yang telah dimodifikasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan lembar validasi ahli. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Data yang dihasilkan dari sebaran instrumen angket mahasiswa dianalisis menggunakan formula stanfive untuk mendeskripsikan permasalahan pembelajaran, sedangkan dalam uji kelayakan produk yang ada juga menggunakan analisis deksriptif melalui rumus stanfive guna menelaah apakah produk yang disajika layak atau tidak. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa (1) video bermain peran untuk pembelajaran supervisi pengajaran dinilai baik oleh ahli pertama dan kedua, (2) video bermain peran dinilai baik oleh mahasiswa, (3) hasil uji beda, menunjukkan tidak ada perbedaan persepsi penilaian antara mahasiswa laki-laki dan perempuan, (4) hasil validasi ahli mengenai sintak pembelajaran revisi dinilai baik, (5) sintak pembelajaran yang awalnya 7 tahap direvisi menjadi 6 tahap. Kemudian hasil telaah theoritical based menyatakan bahwa (1) model PBRP memenuhi berbagai kriteria bahan ajar yang baik, (2) model PBRP memiliki dampak positif panjang sebagai stimulus adanya keterampilan 4C siswa, mental attainment siswa, dan efikasi diri siswa.Kata kunci: Blended learning; Model Pembelajaran; Supervisi Pendidikan
PENINGKATAN PARTISIPASI ORANGTUA PESERTA DIDIK BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI Argamas Viki Putra Malindo; Ali Imron; Raden Bambang Sumarsono
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i42020p379

Abstract

Abstrak: This study aims to describe (1) the Go Application management process. (2) parental understanding in using Go Application as a forum for participation. (3) the impact of using Go Applications for schools and parents of students. (4) supporting factors in using Go Applications (5) inhibiting factors in using Go Applications and their solutions. (6) handling of obstacles in the use of Go Application. The research method used is qualitative, with a case study design in SMP Negeri 3 Malang. Data collected using observation techniques, in-depth interviews, and documentation. As for data analysis using a single case analysis technique. The results of this study include (1) the process of managing Go Applications including activities from planning, organizing, implementing, and evaluating. (2) parental understanding in using Go Application as a place of participation can facilitate the work of parents and schools, the existence of communication, and parents participate. (3) the positive impact of Go Applications, namely that school members are encouraged to use IT, assisted the learning process, is easy and shortens the time. Meanwhile, for the negative impact, the implementation process requires time and the use of mobile phones that do not fit the corridor. (4) supporting factors in the use of Go Application to increase the participation of students' parents by the potential of the school which includes the principal, the IT team, teachers, committees, parents, and students. (5) inhibiting factors in the use of Go Application and the solution there are passive parents, busy parents and there is a solution in the presence of communication and coming to school. (6) handling of obstacles in the use of Go Application by motivating, adding variety, having training, and appealing.Keywords: improvement, parental participation, information technologyAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) proses pengelolaan Go Aplikasi. (2) pemahaman orangtua dalam penggunaan Go Aplikasi sebagai wadah partisipasi. (3) dampak penggunaan Go Aplikasi bagi sekolah dan orangtua peserta didik. (4) faktor pendukung dalam penggunaan Go Aplikasi (5) faktor penghambat dalam penggunaan Go Aplikasi dan solusinya. (6) penanganan atas hambatan dalam penggunaan Go Aplikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan desain studi kasus di SMP Negeri 3 Malang. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun untuk analisis data menggunakan teknik analisis kasus tunggal. Hasil penelitian ini meliputi (1) proses dalam pengelolaan Go Aplikasi meliputi kegiatan dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. (2) pemahaman orangtua dalam penggunaan Go Aplikasi sebagai wadah partisipasi terdapat memudahkan pekerjaan orangtua dan sekolah, adanya komunikasi, dan orangtua berpartisipasi. (3) dampak positif adanya Go Aplikasi, yaitu warga sekolah terpacu menggunakan IT, terbantunya proses pembelajaran, mudah dan mempersingkat waktu. Sementara itu untuk dampak negatif adalah proses implementasinya membutuhkan waktu dan penggunaan handphone yang tidak sesuai koridor. (4) faktor pendukung dalam penggunaan Go Aplikasi untuk meningkatkan partisipasi orangtua peserta didik dengan adanya potensi sekolah yang meliputi kepala sekolah, tim TI, guru, komite, orangtua, dan siswa. (5) faktor penghambat dalam penggunaan Go Aplikasi dan solusinya terdapat orangtua yang pasif, kesibukan orangtua dan terdapat solusi dengan adanya komunikasi dan datang ke sekolah. (6) penanganan atas hambatan dalam penggunaan Go Aplikasi dengan memotivasi, menambah variasi, adanya pelatihan, dan himbauan.Kata Kunci: peningkatan, siswa, teknologi informasi
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU: PERAN MEDIASI MOTIVASI KERJA Mohammad Bahrul Ulum; Endi Sarwoko; Agung Yuniarinto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i42020p299

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan terhadap kinerja guru, dan peran motivasi guru sebagai mediator peran kepemimpinan terhadap kinerja guru. Populasi seluruh guru Sekolah Menengah Pertama Islam (SMP) Islam di Kabupaten Probolinggo yang berjumlah 110, menggunakan teknik proporsional random sampling, sampel yang digunakan adalah 52 guru. Pengumpulan datanya menggunakan angket dengan skala likert 5 poin, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan Path Analysis. Pimpinan kepala sekolah telah menerapkan strategi yang jelas dan realistis, peduli kepada anggota, memiliki kemampuan untuk memotivasi, menjaga kekompakan tim, menghargai perbedaan dan kepercayaan anggota. Guru memiliki motivasi kerja yang baik yang tercermin dari pemenuhan kebutuhan fisiologis, rasa aman, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Guru juga memiliki kinerja yang baik, terlihat dari terpenuhinya target kinerja, kualitas kerja, ketepatan waktu, dan kepatuhan terhadap prinsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin kuat kepemimpinan kepala sekolah akan meningkatkan kinerja guru, maka kepemimpinan kepala sekolah juga mampu meningkatkan motivasi kerja guru, dan motivasi kerja akan berkontribusi terhadap kinerja guru. Keywords: leadership, work motivation, teacher performance Abstrak: Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan di sekolah terhadap kinerja guru, dan peran motivasi guru sebagai mediasi peran kepemimpinan di sekolah terhadap kinerja guru. Populasi seluruh guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam di Kabupaten Probolinggo yang berjumlah 110, menggunakan teknik proportional random sampling, diambil sampel sebanyak 52 guru. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner yang disusun dengan Skala Likert 5 point, sedangkan teknik analisis data menggunakan Path Analysis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan kepala sekolah telah menerapkan strategi yang jelas dan realistis, peduli terhadap anggota, memiliki kemampuan untuk memotivasi, menjaga kekompakan tim, menghargai perbedaan dan keyakinan anggota. Guru yang diteliti memiliki motivasi kerja yang baik, dicerminkan terpenuhinya kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri. Guru juga memiliki kinerja yang baik ditunjukkan dari terpenuhinya target kinerja, kualitas kerja, ketepatan waktu, dan taat asas. Temuan penelitian ini jug menunjukkan bahwa semakin kuat kepemimpinan kepala sekolah akan meningkatkan kinerja guru, kepemimpinan kepala sekolah juga mampu meningkatkan motivasi kerja guru, dan motivasi kerja akan berkontribusi pada kinerja guru. Kata kunci : kepemimpinan kepala sekolah; motivasi kerja, kinerja guru
PERBEDAAN MINAT BERWIRAUSAHA BERDASARKAN JENIS KELAMIN MAHASISWA Maulana Amirul Adha; Imron Arifin; Maisyaroh Maisyaroh; Sultoni Sultoni; Sunarni Sunarni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p208

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah, (1) untuk mengetahui tingkat niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin laki-laki, (2) untuk mengetahui tingkat niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan, dan (3) untuk mengetahui perbedaan niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan, dan (3) untuk mengetahui perbedaan niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan. berdasarkan jenis kelamin siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel di setiap fakultas di Universitas Negeri Malang (UM) menggunakan proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 381 mahasiswa. Analisis deskriptif dan independent sample t-test dengan SPSS 24 merupakan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian ini adalah, (1) Tingkat niat berwirausaha mahasiswa UM berdasarkan jenis kelamin laki-laki berada pada kriteria sangat baik,Abstrak:  Tujuan penelitian ini: (1) tahu apa pun minat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin-laki, (2) mengetahui minat tinggi berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan, dan (3) melihat adakah perbedaan minat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel  proporsional random sampling  digunakan di masing-masing fakultas di lingkungan Universitas Negeri Malang (UM) dengan jumlah sampel 381 mahasiswa. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis deskriptif dan  independent sample t-test dengan bantuan program SPSS 24.0. Hasil penelitian ini yakni; (1) tingkat minat berwirausaha mahasiswa UM berdasar jenis kelamin laki-laki berada pada kriteria sangat baik, (2) tingkat minat berwirausaha mahasiswa UM berdasar jenis kelamin perempuan berada pada kriteria yang sangat baik, dan (3) tidak ada perbedaan minat berwirausaha berdasarkan jenis kelamin mahasiswa UM.
PENGARUH CONSUMPTION ABROAD DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP PERUBAHAN KEPEMIMPINAN STRATEGIS PENDIDIKAN TINGGI Teguh Triwiyanto; Junaidin Junaidin; Asmaa Abusamra
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p32

Abstract

Abstract: Consumtion abroad is one of the real impacts of globalization, there is a movement of consumers going abroad and have non-resident status where services are consumed, including higher education. In Indonesia, economic growth is influenced by the level of education and technology, both of which converge in the classroom teaching and learning. Higher education has a strategic role to play in meeting education and technology in the teaching and learning classroom. The factors of knowledge and power, domestic politics, in education have a lot of influence on the development direction of this strategic field. Considered and careful strategic leadership, preserving distinctiveness, and promoting equality among cultures are the long-term commercial interests of higher education, as well as offering individual and social benefits. Key words: Consumption Abroad; technological developments; changes in strategic leadership Abstrak: Consumtion abroad merupakan salah satu dampak globalisasi yang nyata, terjadi arus perpindahan konsumen pergi ke luar negeri dan berstatus bukan penduduk dimana jasa dikonsumsi, termasuk pendidikan tinggi. Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan teknologi, keduanya bertemu di dalam kelas pengajaran dan pembelajaran. Pendidikan tinggi memiliki peran strategis terhadap pertemuan pendidikan dan teknologi dalam kelas pengajaran dan pembelajaran tersebut. Faktor-faktor pengetahuan dan kuasa, politik domestik, dalam pendidikan banyak memberikan pengaruh terhadap arah pengembangan bidang strategis tersebut. Kepemimpinan strategis yang dipertimbangkan dan berhati-hati, menjaga kekhasan, dan mempromosikan kesetaraan di antara budaya adalah kepentingan komersial jangka panjang dari pendidikan tinggi, serta menawarkan manfaat individu dan sosial. Kata kunci: Consumption abroad; perkembangan teknologi; perubahan kepemimpinan strategis